Anda di halaman 1dari 2

Tugas Personal 01

(Minggu 2 / Sesi 3)

Pengantar:

Tugas personal pertama akan mengambil bahan dari materi-materi yang dibahas pada minggu
pertama dan minggu kedua, baik yang berasal dari Lecturer Notes, materi ppt, buku yang menjadi
bahan referensi, dan peraturan perundangan yang terkait dengan materi minggu pertama dan kedua.

Jawablah tugas ini dengan dalam bentuk Essay dan cantumkanlah sumber jawaban kalian di setiap
akhir jawaban (misalnya jika dari buku, tulislah nama penulisnya, judul buku, tahun terbit dan
halaman yang dikutip. Jika dari sumber internet tulislah link sumber tersebut dan tanggal berapa
kalian mengakses sumber tersebut)

! Pada setiap halaman pertama (cover) dari lembar jawaban yang di submit harus mencantumkan
nama dan NIM mahasiswa

Nama : Andina Kartika Hendrianto


NIM : 2201919320

Soal:
1. Pada tahun 2016 lalu, Pemerintah Indonesia menerapkan Tax Amnesty kepada masyarakat
Indonesia. Berkaitan dengan hal tersebut, berikan penjelasan dan analisis tentang “aturan hukum
yang mendasari dilakukannya tax amnesty” dan kaitkan penjelasan tersebut dilihat dari tujuan
hukum serta unsur-unsur hukum !
Jawab:
Aturan hukum yang mendasari dilakukannya Tax Amnesty ( Pengampunan Pajak) adalah
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2016 Tentang Pengampunan Pajak. UU
tersebut di sahkan oleh Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 11 Juli 2016.

Sesuai dengan pasal 24 UU No. 11 Tahun 2016, bahwa ketentuan pelaksanaan pengampunan
pajak diatur dengan Peraturan Menteri Keuangan. Menteri Keuangan menerbitkan Peraturan
Menteri Keuangan Nomor PMK-118/PMK.03/2016 tentang Pelaksanaan Undang-Undang
Nomor 11 Tahun 2016 Tentang Pengampunan Pajak.

LAWS6095 – Legal Aspect in Economic


Dalam Pelaksanaan secara teknis, Direktorat Jenderal Pajak selaku pelaksana utama dari
kegiatan pengampunan pajak menggunakan SE-30/PJ/2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan
Pengampunan Pajak untuk menunjang pelaksanaan tersebut.
Direktorat Jenderal Pajak mengeluarkan PER-07/PJ/2016 tentang Dokumen dan Pedoman
Teknis Pengisian Dokumen dalam rangka Pelaksanaan Pengampunan Pajak.

Tujuan diberlakukannya hukum supaya tercipta ketertiban, ketentraman, kedamaian,


kesejahteraan dan kebahagiaan dalam tata kehidupan bermasyarakat. Jika hukum dapat
ditegakkan maka tiap perkara dapat diselesaikan melalui proses pengadilan berdasarkan
ketentuan hukum yang berlaku. Hukum ini juga bertujuan untuk menjaga dan mencegah orang
tidak menjadi hakim atas dirinya sendiri. Hal ini terkategori sebagai sumber hukum materil
Sumber Hukum yang isinya mengikat masyarakat untuk mematuhinya dikarenakan sesuai dan
bersumber dari kesadaran hukum yang hidup dalam masyarakat tersebut. Dapat diartikan bahwa
hal-hal yang akan menjadi sumber ditulis dalam sebuah aturan
Sumber:http://taxamnestyindonesia2016.blogspot.com/2016/08/peraturan-yang-menjadi-dasar-
hukum-tax.html tgl 8-6-2018

2. Salah satu materi yang dipelajari dalam mata kuliah ini adalah tentang objek hukum, dimana
benda merupakan objek hukum dalam perekonomian. Oleh karena itu perlu dipelajari tentang
bagaimana konsep hukum benda dalam hukum. Tugas kalian adalah: berikan contoh sebuah
benda yang menjadi objek transaksi dalam perdagangan dan analisis benda tersebut berdasarkan:
bezit, levering, verjaring, dan bezwaring ! (lihat materi ppt dan LN)
Jawab:
Contoh benda yang menjadi obyek hukum yaitu Tanah.
a) Bezit atau kedudukan berkuasa, Tanah disebut sah milik seseorang jika seseorang tersebut
memiliki sertifikat hak milik.
b) Levering atau penyerahan, Tanah merupakan benda tidak bergerak, maka berlaku penyerahan
yuridis yang bertujuan untuk memindahkan hak kebendaan kepada orang lain. Perbuatan ini
merupakan formal (resmi) yang umumnya diikuti dengan pembuatan akta tanah.
c) Verjaring atau daluarsa, dalam kasus transaksi tanah ini bila pemilik tidak mengurus atau
merawat tanahnya maka hak kepemilikannya bisa hilang.
d) Bezwaring atau kebebanan, Tanah bisa di jadikan pembebanan sebagai jaminan hutang yang
di miliki perusahaan atau orang pemiliknya.

== Selamat Mengerjakan ==

LAWS6095 – Legal Aspect in Economic

Anda mungkin juga menyukai