Anda di halaman 1dari 9

UNIT KEGIATAN BELAJAR MANDIRI

(UKBM 1-02.5)

1. Identitas
a. Nama Mata Pelajaran : Sosiologi X (Peminatan)
b. Semester : Ganjil
c. Kompetensi Dasar :

3.2 Mengenali dan mengidentifikasi realitas individu, kelompok, dan


hubungan sosial di masyarakat
4.2 Mengolah realitas individu, kelompok, dan hubungan sosial sehingga
mandiri dalam memposisikan diri dalam pergaulan sosial di masyarakat

d. Indikator Pencapaian Kompetensi:

3.2.1 Mengenali faktor-faktor pendorong interaksi


3.2.2 Mengidentifikasi faktor-faktor pendorong interaksi
3.2.3 Menentukan faktor-faktor pendorong interaksi
3.2.4 Menguraikan faktor-faktor pendorong interaksi
4.1.1 Mengelompokkan data hubungan sosial sehingga mandiri dalam
memposisikan diri dalam pergaulan sosial di masyarakat
4.1.2 Menginterpretasikan hubungan sosial sehingga mandiri dalam
memposisikan diri dalam pergaulan sosial di masyarakat

e. Materi Pokok : Faktor-faktor pendorong interaksi


f. Alokasi Waktu : 1 pertemuan (135 menit)
g. Pertemuan ke :3
h.Tujuan Pembelajaran :

Melalui pembelajaran Problem Based Learning dengan metode diskusi dan tanya
jawab, anda dituntut mampu mengenali dan mengidentifikasi konsep imitasi, sugesti,
motivasi, empati, dan simpati (faktor-faktor pendorong interaksi) yang ada di
masyarakat dan mampu menginterpretasikan faktor-faktor pendorong interaksi dalam
realitas pergaulan di masyarakat. Selama proses pembelajaran ini, diharapkan anda
terdorong mempunyai rasa ingin tahu, bertanggung jawab, displin, bersikap jujur,
percaya diri dan pantang menyerah sebagai pengamalan dan penghayatan ajaran
agama yang Anda anut, serta menumbuhkan karakter positif dan dapat
mengembangkan budaya literasi, kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi,
berkolaborasi, dan berkreasi.
i. Materi Pembelajaran
Agar konsep dan teori yang akan Anda pelajari pada UKB ini dapat Anda kuasai dengan
baik, maka terlebih dahulu bacalah Buku Teks Pelajaran (BTP) berikut: (1) Mulyadi dkk,
2012. Panduan Sosiologi. Bogor: Yudhistira (2) Suranto, Wijayanti, dkk. 2013. Buku Siswa
Sosiologi X Wajib. Klaten: Cempaka Putih hal. 64 (3) Khoiriyah, Siti. 2014. Sosiologi. Solo: PT.
Tiga Serangkai Pustaka Mandiri hal.67 dan buku lain yang sekiranya Anda temukan
berkaitan dengan materi imitasi, identifikasi, sugesti, motivasi, empati, simpati untuk
keperluan ini, anda boleh mencarinya di internet.

2. Peta Konsep

Sugesti Motivasi
Identifikasi
Simpati
Imitasi Empati

Interaksi

1. Hubungan Individu - Individu


2. Hubungan Individu - Kelompok
3. Hubungan Kelompok- Kelompok

3. Kegiatan Pembelajaran
a. Pendahuluan
Sebelum Anda memulai untuk mengikuti kegiatan belajar ini, pastikan Anda sudah
memahami tentang pengertian dan syarat terjadinya interaksi sosial. Coba Anda ingat dan
pahami kembali materi tersebut melalui pertanyaan-pertanyaan berikut!
1. Mengapa manusia melakukan interaksi dengan orang lain?
2. Cobalah sebutkan beberapa hal yang didapatkan dari berinteraksi dengan individu
maupun kelompok lain!

Sebelum belajar pada materi ini silahkan kalian membaca dan memahami cerita di bawah
ini.
Cosplayer Delights Jepang

https://noma.org/japan-fest
Interaksi adalah kunci dari semua kehidupan sosial. Hal ini terjadi dalam rangka manusia
memenuhi beragam kebutuhannya, mulai dari makan, pekerjaan, hingga eksistensi
dirinya. Demikian dapat dikatakan bahwa interaksi merupakan suatu proses fundamental
dalam masyarakat, sebagaimana Talcott Parson berpendapat, bahwa tindakan dan
interaksi sosial dipengaruhi oleh dua macam orientasi, yaitu orientasi motivasi dan
orientasi nilai-nilai yang bersifat sosial. Interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang
dinamis menyangkut hubungan orang perorang, antara kelompok manusia maupun
antara orang perorang dengan kelompok manusia. Disadari benar bahwa melalui
interaksi, pihak-pihak yang terlibat di dalamnya dapat mengalami perubahan baik
perasaan maupun perilaku orang-orang bersangkutan. Di dalam Cosplayer Delights
Jepang, semua orang dari belahan dunia manapun berkumpul dan dipersatukan oleh
figur karakter yang mereka sukai. Dalam ajang ini, terbentuk beragam hubungan dan
proses-proses sosial yang menyusun unsur-unsur dinamis dari masyarakat. Menurut
Sutherland, interaksi sosial merupakan saling mempengaruhi secara dinamis dari
kekuatan-kekuatan dalam kontak diantara pribadi dan kelompok yang menghasilkan
perubahan sikap dan tingkah laku partisipan. Jika manusia tidak dapat memuaskan
kebutuhan tertentu oleh dirinya sendiri, maka hal ini dapat mendorong timbulnya
organisasi formal, institusi-institusi dan birokraasi.

Pertanyaan:

1. Coba paparkan proses interaksi apa saja yang anda amati pada gambar diatas!
2. Jelaskan mengapa semakin heterogen suatu masyarakat, intensitas interaksinya semakin
tinggi?
3. Setelah menjawab pertanyaan di atas, coba jelaskan pula apa pengaruhnya makin tinggi
maupun makin rendahnya intensitas interaksi pada individu dan kelompok?

Nahhh,bagaimana? Sudah ada bayangan untuk belajar tentang faktor-faktor


pendorang interaksi??? Yukkk kita lanjutkan belajarnya!

Setelah menyelesaikan persoalan tersebut, silahkan anda lanjutkan ke kegiatan belajar


berikut dan ikuti petunjuk yang ada dalam UKBM ini.

b. Kegiatan Inti
1. Petunjuk Umum UKBM
a) Baca dan pahami materi pada Buku Teks Pelajaran
1. Mulyadi dkk, 2012. Panduan Sosiologi. Bogor: Yudhistira
2. Suranto, Wijayanti, dkk. 2013. Buku Siswa Sosiologi X Wajib. Klaten: Cempaka Putih
hal. 64
3. Khoiriyah, Siti. 2014. Sosiologi. Solo: PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri hal.67
b) Kerjakan UKBM ini dibuku kerja atau langsung mengisikan pada bagian yang telah
disediakan.
c) Kalian dapat belajar bertahap dan berlanjut melalui kegiatan ayo berlatih, apabila
kalian yakin sudah paham dan mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan
dalam kegiatan belajar 3 kalian boleh sendiri atau mengajak teman lain yang sudah
siap untuk mengikuti tes formatif agar kalian dapat belajar ke UKBM berikutnya.

2. Kegiatan Belajar
Ayo……ikuti kegiatan belajar berikut dengan penuh kesabaran dan
konsentrasi!!!
Kegiatan Belajar 1

Bacalah uraian singkat materi dan contoh berikut dengan penuh konsentrasi!

Definisi
Imitasi adalah tiruan; bukan asli
Identifikasi adalah kecenderungan atau keinginan seseorang untuk menjadi sama dengan
pihak lain
.
Imitasi berasal dari bahasa Inggris, imitation yang artinya tiruan atau peniruan. Imitasi
merupakan suatu keinginan seseorang untuk meniru segala sesuatu yang ada pada orang
lain. Hal ini disebabkan adanya minat, perhatian atas sikap mengagumi terhadap pihak lain
yang dianggap sesuai dengan kehendak. Sedangkan identifikasi adalah kecenderungan atau
keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan pihak lain. Identifikasi sifatnya
lebih mendalam daripada imitasi, oleh karena itu kepribadian seseorang dapat terbentuk
atas dasar proses ini. Pengaruh yang terjadi pada identifikasi umumnya lebih kuat bila
dibandingkan dengan imitasi.

Perhatikan persoalan berikut yaaa!!

Justin Jedlica adalah pria asal New York yang berusia 32 tahun, pria tersebut melakukan
operasi plastik sebanyak 125 kali untuk menjadikan wajahnya mirip dengan boneka Ken,
pasangan Barbie. Dalam melakukan operasi tersebut, Justin menghabiskan uang sebesar US$
158 ribu atau setaa Rp. 1,9 milliar untuk melakukan seluruh operasi perombakan wajah dan
tubuh sehingga sesuai dengan Ken. Oleh karena itu, Justin sering menyebut dirinya sebagai
“a living doll”. Operasi plastik yang dilakukan Justin antara lain, Implan otot lengan, termasuk
bicep dan trisep, pengangkatan alis serta lima kali operasi hidung untuk menjadikannya
mancung sempurna. Dalam situsnya, Justin menyatakan bahwa operasi plastik pertamanya
dilakukan ketika dia berusia 18 tahun. Alasannya, karena sejak kecil Justin terobesi pada
kehidupan sempurna Ken dan Berbie, terutama Ken. Pasagan boneka tersebut tinggal
dirumah mewah di pinggir pantai serta memiliki karakter fisik yang dianggap sepurna oleh
masyarakat. Justin menyatakan bahwa keluarganya sebenarnya tidak menyetujui apa yang
akan dilakukan Justin, namun Justin telah bertekad untuk mendapatkan penampilan yang
optimal seperti Ken.
Sumber: www.vemale.com dan www.bintang.com
Pertanyaan:

1. Berdasarkan paparan di atas, coba utarakan pendapatmu tentang sikap dan keputusan Justin
Jedlica, apakah menurut kalian keputusannya tersebut sudah tepat atau tidak. Jika sudah
tepat maupun tidak, berikanlah alasanmu!
2. Jelaskan pendapat anda mengapa hal tersebut terjadi!
3. Jelaskan pendapat anda bagaimana dampak yang dialami Justin Jedlica dalam berinteraksi di
masyarakat terhadap keputusannya!

Agar lebih memahami, ayo berlatih berikut ....

Ayoo berlatih!
Setelah Anda memahami uraian singkat materi di atas, coba diskusikan dengan
teman anda soal berikut ini:

Kegiatan Belajar 2

Definisi

Sugesti adalah penerimaan yang tidak didasarkan pada penalaran


Motivasi adalah pendapat yang dikemukakan (untuk dipertimbangkan); ajuran; saran

Sugesti adalah pengaruh yang diberikan oleh pihak lain, baik itu berupa pandangan, sikap,
maupun perilaku sehingga orang yang mendapat pengaruh tersebut akan mengikutinya
tanpa berfikir panjang. Orang yang mampu memberikan sugesti biasanya mempunyai
kedudukan, kewibawaan, atau sifat otoriter sehingga disegani. Motivasi merupakan
dorongan dari dalam diri seseorang untuk melakukan tindakan.

Pertanyaan:

1. Paparkan pendapatmu mengapa artis-artis yang digunakan dalam iklan sabun selalu cantik
dan menarik?
2. Uraikan mengapa anak-anak kecil selalu tertarik untuk makan makanan junk food?
3. Nah, jika sudah mendapatkan jawabannya, cobalah mencari benang merah atas perilaku
mereka tersebut!
4. Menurut anda, benang merah yang anda temukan tadi berpengaruh apa terhadap interaksi
sosial?

Makin menarik bukan???


Agar lebih mahir mengerjakan, yuk lihat masalah di bawah ini:

Kegiatan Belajar 3

Definisi

Simpati adalah proses dimana seseorang merasa tertarik pada pihak lain
Empati adalah ketertarikan pad a pihak lain yang diikuti pengaruh terhadap kejiwaan dan
fisik seseorang

Pada dasarnya simpati adalah dorongan manusia untuk melakukan interaksi dengan orang
lain karena merasa tertarik dengan orang tersebut, sehingga simpati dapat berfungsi
menguatkan komunikasi terhadap pihak-pihak yang membuat tertarik sehingga komunikasi
menjadi sangat efektif. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya simpati adalah
kesamaan pandangan, kesamaan kepentingan, dan kesamaan rasial. Empati adalah
kemampuan merasakan keadaan orang lain dan ikut merasakan situasi yang dialami atau
dirasakan orang lain.

Pertanyaan:

1. Jelaskan apa yang mendasari perbuatan pada gambar diatas?


2. Menurut anda apakah kita selalu mempunyai kewajiban untuk membantu orang lain?
Jelaskan!
c. Penutup

Bagaimana Anda sekarang?


Setelah anda belajar bertahap dan berlanjut melalui kegiatan belajar 1, 2, dan 3, berikut
diberikan Tabel untuk mengukur diri Anda terhadap materi yang sudah Anda pelajari.
Jawablah sejujurnya terkait dengan penguasaan materi pada UKBM ini di Tabel berikut.

Tabel Refleksi Diri Pemahaman Materi


No Pertanyaan Ya Tidak
1. Apakah Anda telah memahami pengertian imitasi,
identifikasi, sugesti, motivasi, simpati, dan empati dalam
interaksi sosial?
2. Dapatkah Anda menjelaskan perbedaan antara imitasi,
identifikasi, sugesti, motivasi, simpati, dan empati dalam
interaksi sosial?
3. Dapatkah Anda menentukan masalah kontekstual yang ada
dengan imitasi, identifikasi, sugesti, motivasi, simpati, dan
empati dalam interaksi sosial?
4. Dapatkah Anda menyelesaikan masalah kontekstual yang
berkaitan dengan imitasi, identifikasi, sugesti, motivasi,
simpati, dan empati dalam interaksi sosial?

Jika menjawab “TIDAK” pada salah satu pertanyaan di atas, maka pelajarilah kembali
materi tersebut dalam Buku Teks Pelajaran (BTP) dan pelajari ulang kegiatan belajar 1,
2, atau 3 yang sekiranya perlu Anda ulang dengan bimbingan Guru atau teman sejawat.
Jangan putus asa untuk mengulang lagi!. Dan apabila Anda menjawab “YA” pada
semua pertanyaan, maka lanjutkan berikut.

Dimana posisimu?
Ukurlah diri Anda dalam menguasai materi faktor-faktor pendorong interaksi dalam
rentang 0 – 100, tuliskan ke dalam kotak yang tersedia.

Setelah Anda menuliskan penguasaanmu terhadap materi, lanjutkan kegiatan berikut


untuk mengevaluasi penguasaan Anda!.
Yuk Cek Penguasaanmu terhadap Materi Faktor-faktor Pendorong Interaksi!

Agar dapat dipastikan bahwa Anda telah menguasi materi faktor-faktor pendorong
interaksi, maka kerjakan soal berikut secara mandiri di buku kerja Anda masing-masing.

Fenomena Pokemon Go

Jalan-jalan di kota Yokohama, Jepang pada hari Minggu 7 Aguskus 2016 yang lalu tiba-tiba dibanjiri oleh lebih
dari ratusan Pikachu. Warga kota dan para turis berkumpul di panggir jalan untuk menyambut si Pocket Monster lucu
berwarna kuning tersebut. Rupanya hal tersebut merupakan bagian dari acara Festival Pikachu atau Pikachu Taiyou
Hassei-Chu yang sudah digelar sejak tahun 2014 silam. Seolah-olah hari itu, Pikachu benar-benar menguasai kota
Yokohama. Konon tak kurang dari 1000 Pikachu dalam berbagai bentuk memenuhi kota Yokohama. Festival pikachu
tahun ini sangatlah ramai dan meriah karena seiring dengan kepopuleran game pokemon go besutan Niantic Labs di
seluruh dunia termasuk di Indonesia dan tentu saja di negeri asal pokemon, Jepang. Makanya pada event tahun ini,
banyak ditemukan para trainer pokemon Go yang berkeliaran dengan smartphone di tangan untuk mencari pokemon.
Seperti yang kita ketahui pikachu adalah salah satu pokemon paling populer di seluruh dunia. Selain di Jepang,
kepopuleran pokemon go berhasil membuat seorang remaja di New Mexico berdandan habis-habisan saat berburu
monster pokemon di dekat rumahnya. Remaja yang benama Ginny DiGuiseppi, dalam foto-foto yang diunggahnya di
Imgur kamis (14/7), Ginny mengenakkan setelah cosplay kuning-putih yang dipadukan dengan bawahan warna biru.
Melihat gaya fashion yang disamakan dengan trainer di pokemon go, banyak netizen yang merasa terkesima dan
terinspirasi. Dengan mengubah penampilan asli sesuai dengan penampilan trainer dalam pokemon go miliknya, Ginny
mencari pokemon meggunakan penampilan layaknya trainer dalam game pokemon go.
Dengan maraknya pokemon go diseluruh dunia, banyak hal terjadi salah satunya banyaknya penggunan game
pokemon go yang bermain pokemon go. Hal ini terkait dengan maraknya promosi pokemon go di segala aplikasi
ataupun web-web yang terdapat di internet. Dengan menggunakan daya tarik yang memikat, banyak pecinta game
yang akan menjajal game pokemon go tersebut. “Keluar dan tangkap pokemon!” merupakan simbol dari pokemon go.
Game ini juga gratis dan dapat diakses di beberapa negara yang sudah terdapat pokemon. Namun dibalik ketenaran
dan banyaknya pengguna yang memainkan pokemon go, banyak orang ataupun nitizen yang berduka terhadap apa
yang terjadi dengan para pemain pokemon go. Banyak yang terjadi dengan para pemain pokemon go, seperti misalnya
seorang perempuan di Amerika serikat menemukan mayat ketika dia sedang mencari pokemon di sebuah sungai dekat
rumahnya. Polisi berkata pria yang ditemukanya sudah tewas 24 jam sebelumnya. Selain itu ada juga empat orang
yang ditangkap setelah mereka menggunakan game ini untuk mengumpat para pemain ke tempat yang terpencil dan
merampoknya. Berita kedukaan terbaru harus dialami Jiansheng Chen, pria berusia 60 tahun ini dilaporkan tewas
ditembak oleh penjaga keamanan lingkungan di Chesaleake, Virginia saat bermain Pokemon Go. Demikian dikutip
dari laman KTLA, Rabu (1/2/2017). Berdasarkan laporan pengacara Chen, Greg Sandler, kepada stasiun TV lokal
WTKR, Chen saat itu sedang bermain Pokemon Go demi sang cucu, memarkir mobilnya dekat dengan sebuah
tempat hiburan yang kebetulan terdapat Pokemon Gym. Saat ditanya alasannya parkir di lokasi itu, Chen yang tak
lancar berbahasa inggris ini pun akhirnya terlibat perdebatan dan akhirnya berujung pada penembakan oleh
penjaga keamanan sebanyak lima kali. Kematian tragis yang menimpa Chen kembali menambah daftar panjang
kejadian tragis yang berhubungan dengan Pokemon. Meskipun bukan menjadi penyebab utama atas kejadian
yang menimpa Chen, Pokemon Go beberapa kali terindikasi menjadi penyebab beberapa kecelakaan saat
berkendara.
Merespon kejadian ini, banyak orang yang mengirimkan keperdulian berupa saran mereka di dalam media
sosial, seperti memberikan saran berupa bermain dengan teman-teman jika pergi ke tempat baru atau tidak dikenal
dan selalu siaga dengan suatu kejadian. Selain itu, banyak juga laporan mengenai orang-orang yang jatuh atau melukai
dirinya akibat kurang konsentrasi di jalan karena fokus bermain pokemon go. Hal ini karena permainan ini berkerja
dengan waktu yang nyata, jika permain berada dekat dengan pemain lain, mungkin dapat ditemukan pemain lain yang
memainkan permainan pokemon go juga.

Sumber: www.kupaman.com/artikel, www.brilio.net/amp/wow/cosplay, www.jateng.tribunnews.com/2016,


www.rappler.com/indonesia/139369, http://tekno.liputan6.com/read/2843068
Pertanyaan:

1. Berdasarkan paparan di atas, cari dan temukan faktor-faktor pendorong interaksi dan
berikan ulasan serta argumen anda mengapa mengkatogarikan demikian!

Ini adalah bagian akhir dari UKBM materi faktor-faktor pendorong interaksi,
mintalah tes formatif kepada guru anda sebelum belajar ke UKBM berikutnya.
Sukses untuk Anda!!!