Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN PELAKSANAAN

KEPALA RUANG DI RUANG SOEPARJO RUSTAM ATAS


RUMAH SAKIT Dr. MARGONO SOEKARJO

STASE KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN KEPERAWATAN


SEMESTER II

Oleh:

CUCU ROSMAWATI
I4B018048

KEMENTERIAN RISET TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN

FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN

JURUSAN KEPERAWATAN

PROGRAM PROFESI NERS

PURWOKERTO

2019
LAPORAN PELAKSANAAN
KEPALA RUANG DI RUANG SOEPARJO RUSTAM ATAS
RUMAH SAKIT Dr. MARGONO SOEKARJO
Hari Rabu, 18 September 2019

A. Perencanaan
Kamar Nama Diagnosa Medis Kamar Nama Diagnosa Medis
202 A Sri Hartini Abdominal pain 211 B Mihadi paraparese 1
Nferior
202 B Sri Hartini abdominal pain, ileus 212 A Suwarti TM Mamae,
HT
203 B Tumisem Ca Mamae 212 B Tusri Batu renal
205 B Siti Nafisah Hemel 214 B Yuwanto CHF
206 A Nur Laelatul kista Tiroid 215 A Aris HPS, Stroke
infark
206 B Sadiyem SNH, HPD, DM tipe 216 B Darsino susp SOL
2
207 A Rudi P Febris 217 B Sunaryati DM
207 B Wiworo NSTEMI, DM 218 A Dariah abdominal
pain
208 A Mariam abdominal pain 218 B Oni K Ca Mamae
208 B Sopiyah Cholelithiasis.konstipas 219 B Nono Woundehisensi
i kronik post
laparatomy
209 B Herdis Dyspagia curiga 220 A Komariyah ICH
akalasia
210 A Utik S Ca Recti 220 B Ny. Darsiti RF

PP1 : Nurhadi PP2 : Muhammad Nur Akmal PP3: Selinna Nur Anisa
PA : PA : PA :
P : Ridho Tristantiningsih P : Adinda Handayani T P : Zahrotul Uliyah
S : Diki Purnomo S : Aditya Pandu W S : Ika Wahyuni

a. Perawat Primer 1
Perawat primer 1 terdiri dari 11 pasien
1. Ny. Darsiti (75 tahun) dengan RF 220 B

2. Ny. Nur Laelatul (33 tahun)dengan kista Tiroid 206 A

3. Ny. Siti Nafisah (61 tahun) dengan Hemel 205 B


4. Ny. Oni Kusmiatin (32 tahun) dengan Ca Mamae 218 A

5. Ny. Utik Sulistyani (57 tahun) dengan Ca Recti 210 A

6. Ny. Sopiyah (47 tahun) dengan Cholelithiasis.konstipasi kronik 208 B

7. Tn. Herdis (58 tahun) dengan Dyspagia curiga akalasia 209 B

8. Ny. Sri Hartini (80 tahun) dengan abdominal pain, ileus 202 B

9. Ny. Mariam (82 tahun) dengan abdominal pain 208 B

10. Ny. Sunaryati (56 tahun) dengan DM 217 B

11. Tn. Rudi Pramono (44 tahun) dengan Febris 207 A

b. Perawat Primer 2
Perawat primer 2 terdiri dari 5 pasien
1. Tn. Darsino (35 tahun) dengan susp SOL 216 B

2. Tn. Mihadi (62 tahun) dengan paraparese 1 Nferior 211 B

3. Ny. Sadiyem (77 tahun) dengan SNH, HPD, DM tipe 2 206 A

4. Tn. Aris (60 tahun) dengan HPS, Stroke infark 215 A

5. Ny. Komariyah (50 tahun) dengan ICH 220 A

c. Perawat Primer 3
Perawat primer 3 terdiri dari 8 pasien
1. Ny. Tumisem (60 tahun) dengan Ca Mamae 203 B

2. Ny. Nono (64 tahun) dengan Woundehisensi post laparatomy 219 B

3. Tn. Yuwanto dengan CHF 214 B

4. Ny. Dariah dengan abdominal pain 218 B

5. Tn. Wiworo (55 tahun) dengan NSTEMI, DM 207 B

6. Ny. Suwarti (67 tahun) dengan TM Mamae, HT 212 A

7. Ny. Tusri (59 tahun) dengan Batu renal 212 B

8. Ny. Sri Hartini (80 tahun) dengan Abdominal pain 202 B


1. Perencanaan Kegiatan
Perencanaan Kegiatan Ruangan
Tanggal Waktu Kegiatan
18 07.05 - Mengikuti Apel Pagi
September 07.30
2019 Melakukan meeting morning :
1. Setting tempat
2. Membuka dengan salam
3. Perkenalan
4. Doa pembukaan
5. Menyampaikan materi :
a. Isi amanat apel pagi
- Terkait dengan PPI (Selalu perhatikan dan menjaga
kebersihan, apabila ada alat sarana dan prasarana
yang rusak/tidak terpakai/perlu kalibrasi segera
laporkan ke bagian Rumah tangga)
- Untuk pengisian MPRI dilakukan oleh PA yang
lagi piket
- CPPT diisi oleh PP selama 24 jam untuk
mengetahui perkembangan pasien
b. Memperkenalkan anggota tim
6. Mempersilakan perawat dinas malam untuk melaporkan
perkembangan pasien selama shif malam (timbang terima
operan jaga)
7. Mempersilakan untuk perawat yang dinas pagi untuk
mengklarifikasi kembali apabila ada hal yang belum jelas
8. Menanyakan masalah pada perawat dinas malam tentang
masalah atau kendala yang mungkin muncul pada saat
bertugas
9. Memberitahukan perkembangan project yang sedang
dilakukan selama stase manajemen
a. Alur Compain
b. Penanda risiko jatuh dan stiker risiko jatuh
10. Memberikan reinforcement dan motivasi positif bagi
perawat dinas malam dan semua staff yang akan bertugas
pada pagi hari
11. Memandu do’a bersama sebelum memulai kegiatan shift
pagi
12. Menutup meeting morning dengan salam
08.05 – Melakukan operan keliling ruangan
08.15
08.15 – Melakukan pre conference bersama Ka.Tim dan PA
08.30
08.30 – Melakukan supervise dan controlling
12.00
12.00 – Istirahat, salat, dan makan
12.30
13.30 – Melakukan post conference
13.50
12.50 – Memberikan reinforcment positif kepada Ka.Tim dan PA setelah
14.00 menyelesaikan tugasnya
14.10 – Mengikuti operan jaga
14.20
B. Pengorganisasian
1. Bagan struktur organisasi

Kepala Ruang
Cucu Rosmawati, S. Kep

Perawat Primer 1 Perawat Primer 2 Perawat Primer 3


Nurhadi, S.Kep M.Nur Akmal H, S.Kep Selinna Nur A, S.Kep

Perawat Assosiet 1 Perawat Assosiet 2 Perawat Assosiet 3


Ridho Tristantiningsih, S.Kep Adinda Handayani T, S.Kep Zahrotul Uliyah, S.Kep
Diki Purnorno, S.Kep Aditya Pandu W, S.Kep Ika Wahyuni, S.Kep

C. Pengarahan
a. Membuka meeting morning dengan salam dan perkenalan.
b. Memimpin do’a sebelum memulai meeting morning.
c. Menyampaikan informasi apel pagi
d. Menyampaikan visi dan misi
e. Memperkenalkan anggota tim yang bertugas pada dinas pagi
f. Menyampaikan informasi apel
g. Mempersilahkan untuk pembacaan SPO
h. Mempersilahkan perawat yang dinas malam untuk melaporkan
perkembangan pasien selama shif malam.
i. Menanyakan apakah ada masalah atau kendala selama bertugas.
j. Menyampaikan program kegiatan dari projek.
k. Memberikan reinforcement dan motivasi positif bagi perawat yang dinas
malam dan pagi.
l. Memandu do’a bersama sebelum memulai kegiatan shift pagi.
m. Menutup meeting morning dengan salam.
n. Melakukan operan keliling ruangan pasien untuk melihat
perkembangannya dan menginformasikan tentang pergantian petugas
kesehatan yang berjaga.
o. Melakukan preconference untuk mengetahui kesiapan dan perencanaan
yang telah dibuat oleh PP.
p. Membagi tugas dan tanggung jawab kepada perawat primer sesuai dengan
kamar pasien yang dikelolanya.
q. Melakukan supervisi ke ruang perawat dan memberi motivasi kepada
KaTim dan PA untuk mencapai kinerja yang optimal dan profesional.
r. Melakukan post conference dan memberikan reinforcement positif kepada
PP dan PA setelah menyelesaikan tugasnya.
s. Melakukan timbang terima (operan jaga).

D. Pengawasan
Penilaian Kinerja
1. Kinerja
a) Perawat Primer
1) Mampu merancang asuhan keperawatan dengan baik.
2) Mampu memandu jalannya pre dan post conference dengan baik.
3) Mampu membimbing dan memotivasi PA dengan baik.
4) Mampu mendokumentasikan asuhan keperawatan secara lengkap,
rapi, dan jelas.
5) Mampu melaksanakana tugasnya dengan baik
b) Perawat Asosiet
1) Mampu melaksanakan implementasi keperawatan dengan baik,
terutama edukasi kepada keluarga tentang perawatan pasien di
rumah sakit ataupun di rumah.
2) Menunjukkan sikap caring kepada pasien dan keluarga
3) Mampu mendokumentasikan kegiatan secara lengkap sesuai
program dan terapi.
4) Mampu bekerjasama dalam tim.
2. Kegiatan
a) Proses meeting morning dan sore berjalan dengan baik dan semua
peserta mengikuti.
b) Proses timbang terima berjalan dengan baik dan jelas.
c) Proses sosialisasi mengenai projek diruangan. Semua peserta meeting
morning tampak antusias mengikutinya.
d) Proses pre conference berjalan dengan baik, tentang rencana PP
terhadap masing-masing pasien kelolaannya dan semua PA
memahami rencana yang telah dibuat oleh masing-masing KaTim
e) PP dan PA melaksanakan masukan dari Kepala Ruang pada saat
supervisi
f) Proses post conference berjalan dengan baik tentang rencana PP
terhadap masing-masing pasien kelolaannya dan PA melaksanakannya
dengan baik tentang rencana yang telah dibuat oleh masing-masing PP
g) Evaluasi oleh pembimbing berjalan dengan baik
h) Proses timbang terima berjalan dengan baik.
3. Saran
a) Perawat diharapkan dapat meningkatkan kerjasama antar tenaga
kesehatan.
b) Perawat diharapkan selalu menerapkan tentang
…………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………
………………………………………………………………………….
c) Perawat diharapkan selalu menerapkan
…………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………
………………………………………………………………………….
d) Perawat harus selalu mengoptimalkan kinerjanya dalam melakukan
implementasi keperawatan sehingga pasien dan keluarga merasa lebih
puas dengan pelayanan yang diberikan.

Purwokerto, 18 September 2019


Kepala Ruang

( Cucu Rosmawati, S.Kep )