Anda di halaman 1dari 16

HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN

KELENGKAPAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN


KEPERAWATAN DI INSTALASI RAWAT INAP
RSUD CIDERES TAHUN 2019

M Zaenal Abidin
NPM. E.17.14.2010.98
LATAR BELAKANG
 DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN ADALAH BUKTI BAHWA TANGGUNG JAWAB
HUKUM & ETIK PERAWAT TERHADAP KLIEN SUDAH DIPENUHI DAN BAHWA KLIEN
TELAH MENERIMA ASUHAN KEPERAWATAN YANG BERMUTU
 PENDOKUMENTASIAN INI SANGAT PENTING KARENA MERUPAKAN SUATU ALAT
PEMBUKTIAN HUKUM (MEDIKO LEGAL) DARI SUATU KEJADIAN DAN MERUPAKAN ALAT
PENILAIAN KUALITAS DARI ASUHAN KEPERAWATAN YANG DIBERIKAN KEPADA PASIEN.
 BERDASARKAN STUDI PENDAHULUAN YANG DILAKUKAN PENELITI DI RSUD CIDERES
KABUPATEN MAJALENGKA DIKETAHUI BAHWA DARI 239 BERKAS REKAM MEDIS RAWAT
INAP YANG DIJADIKAN SAMPEL TAHUN 2017, CATATAN ASUHAN KEPERAWATANLAH
YANG PALING SERING DITEMUI TIDAK LENGKAP ATAU KOSONG DIBANDINGKAN
CATATAN KESEHATAN PASIEN LAINNYA. DARI HASIL EVALUASI UNIT REKAM MEDIS
DIKETAHUI BAHWA 13% FORMULIR PENGKAJIAN KEPERAWATAN TIDAK LENGKAP DAN
10.04% KOSONG (KELENGKAPAN HANYA 76.9%), 8% DAFTAR DIAGNOSA KEPERAWATAN
TIDAK LENGKAP DAN 12% KOSONG (KELENGKAPAN 79%), DAN 6% FORMULIR REKAM
ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN PULANG TIDAK LENGKAP DAN 1.25% KOSONG. DAPAT
DISIMPULKAN ANGKA TERSEBUT BELUM MENCAPAI MINIMAL 80% TARGET RSUD
CIDERES DALAM HAL KELENGKAPAN DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN.
TUJUAN PENELITIAN

 DIKETAHUINYA GAMBARAN PENGETAHUAN PERAWAT


PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI INSTALASI RAWAT INAP
RSUD CIDERES TAHUN 2019
 DIKETAHUINYA GAMBARAN KELENGKAPAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN
KEPERAWATAN DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD CIDERES TAHUN 2019
 DIKETAHUINYA HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN
PELAKSANAAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI
INSTALASI RAWAT INAP RSUD CIDERES TAHUN 2019
METODE PENELITIAN
 Variabel Penetitian
 Variabel bebas (Independen)
Dalam penelitian ini variabel bebasnya adalah
Pengetahuan perawat.
 Variabel terikat (dependent)
Dalam penelitian ini variabel terikatnya adalah
Kelengkapan pendokumentasian asuhan
keperawatan
Definisi Operasional
No Variabel Definisi operasional Cara ukur Alat ukur Hasil ukur Skala ukur

Variabel independen
1 Pengetahuan Pemahaman perawat tentang Angket Kuesioner 1. Pengetahuan Kurang Jika Ordinal
dokumentasi asuhan keperawatan Skor total < 75%
di Instalasi Rawat Inap RSUD 2. Pengetahuan Baik Jika skor
Cideres total ≥ 75%

Variabel dependen
1 Kelengkapan dokumentasi Terisinya pencatatan Studi dokumentasi Lembar checlist 1. lengkap ≥80% Ordinal
asuhan keperawatan pelaksanaan asuhan keperawatan 2. Tidak lengkap <80%
yang meliputi lima tahap
(pengkajian, diagnosis,
perencanaan, implementasi, dan
evaluasi) yang dilakukan oleh
perawat berdasarkan SPO yang
berlaku.di Instalasi Inap RSUD
Cideres
Hipotesis Penelitian

 Hipotesa dalam penelitian ini adalah:


 H0: Tidak ada hubungan hubungan pengetahuan perawat
dengan kelengkapan pendokumentasian asuhan
keperawatan di Instalasi RSUD Cideres tahun 2019
 Ha: ada hubungan pengetahuan perawat dengan
kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan di
Instalasi RSUD Cideres tahun 2019
Populasi dan Sampel
 Populasi
 Populasi dalam penelitian ini adalah semua
perawat yang bekerja di Instalasi rawat Inap
yaitu 167.
 Sampel
 teknik SIMPLE RANDOM SAMPLING, sampel
penelitian ini adalah 63. MEMAKAI METODE
SOLVIN
Instrumen Penelitian
 PADA KUESIONER PENGETAHUAN BERISI 30 PERTANYAAN MENGENAI TATA CARA
PENGISIAN ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN PILIHAN JAWABAN YA DAN TIDAK.
 KELENGKAPAN DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN DILAKUKAN OBSERVASI
TEHADAP STATUS REKAM MEDIS DENGAN BANTUAN LEMBAR CHEK LIST.
 INSTRUMEN YANG DIGUNAKAN DALAM PENELITIAN INI DI SADUR DARI DARI
NELFIANTI TENTANG PENGETAHUAN TATACARA PENGISIAN REKAM MEDIS PADA
ASUHAN KEPERAWATAN SERTA INSTRUMEN INI SUDAH DILAKUKAN UJI VALIDITAS
DAN REALIBILITASNYA YAITU VARIABEL PENGETAHUAN TATA CARA PENGISIAN
DENGAN 30 ITEM PERTANYAAN, DIPEROLEH NILAI R HITUNG > 0,3 DAN NILAI
ALPHA CRONBACH 0,9685 >0,6 (MEMENUHI SYARAT YANG TELAH DITETAPKAN).
Tehnik Pengumpulan Data
 Dalam penelitian ini untuk variabel pengetahuan data
diperoleh dengan menggunakan kuesioner pertanyaan
yang telah disiapkan dan disusun sedemikian rupa
sehingga responden hanya tinggal mengisi atau
menandainya dengan mudah dan cepat. Instrumen
diberikan kepada perawat di Instalasi Rawat Inap RSUD
Cideres. Sebelum pengisian kuesioner dilakukan
persetujuan menjadi responden, kemudian kuesioner yang
telah disusun diberikan kepada responden, dan responden
dipersilahkan mengisi angket yang tersedia.
Analisa Data
 Analisa Univariat
 VARIABEL PENGETAHUAN JIKA JAWABAN YA MENDAPAT SKOR 1 DAN JIKA TIDAK
MENDAPAT SKOR 0, SETELAH ITU MENETUKAN KATEGORI PENGETAHUAN BAIK
JIKA SKOR TOTAL ≥ 75% DAN KURANG JIKA SKOR TOTAL < 75% TABULASI
DISAJIKAN DALAM BENTUK TABEL DISTRIBUSI DIHITUNG BERDASARKAN
PRESENTASE.
 VARIABEL KELENGKAPAN DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN, JIKA LENGKAP
MENDAPAT SKOR 1 DAN JIKA TIDAK LENGKAP MENDAPAT SKOR 0 SETELAH ITU
MENETUKAN KATEGORI PELAKSANAAN, APAKAH SESUAI STANDAR DAN TIDAK

 Adapun nilai persentase yang didapat dihitung dengan rumus


sebagai berikut:
F
P x100%
N
Analisa Bivariat
 Analisa ini menggunakan metode uji statistik chi-square
Dengan p value = 0,05 apabila didapatkan hasil penelitian
dengan p value < 0,05 maka secara statistik terdapat
hubungan yang bermakna antara variabel independen
dengan variabel dependen. Apabila p value > 0,05 maka
tidak terdapat hubungan antara variabel independen
dengan variabel dependen.
HASIL PENELITIAN

N Pengetahuan f %
o Perawat
1 Baik 34 54
2 Kurang Baik 29 46
Jumlah 63 100

BAHWA GAMBARAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG


PENDOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN DI INSTALASI RAWAT INAP
RSUD CIDERES KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2019 KURANG DARI
SETENGAHNYA PENGETAHUAN PERAWAT KURANG BAIK SEBANYAK 29
(46%) KURANG
HASIL PENELITIAN

N Kelengkapan Dokumentasi ASKEP f %


o
1 Lengkap 36 57,1
2 Tidak Lengkap 27 42,9

Jumlah 63 100

Berdasarkan tabel 4.2 diketahui bahwa gambaran kelengkapan pendokumentasian asuhan

keperawatan di Instalasi Rawat Inap RSUD Cideres Kabupaten Majalengka tahun 2019 kurang

dari setengahnya kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan tidak lengkap sebanyak

27 (42,9%).
HASIL PENELITIAN
Kelengkapan Dokumentasi P Value
Jumlah
Pengetahuan Tidak Lengkap Lengkap

n % n % n %

Baik 0,001
Kurang Baik 8 29,6 26 72,2 34 54
19 70,4 10 27,8 29 46

Jumlah 27 100 36 100 63 100

bahwa pengetahuan perawat dengan pengetahuan baik dan tidak lengkap


pendokumentasiannya sebanyak 8 orang (29,6%). Sedangkan perawat dengan
pengetahuan kurang baik dan tidak lengkap pendokumentasiannya sebanyak 19
orang (70,4%).
Hal tersebut menunjukan bahwa proporsi perawat dengan pengetahuan kurang
baik dan pendokumentasian tidak lengkap lebih tinggi dibandingkan dengan
pengetahuanya baik dan pendokumentasiannya tidak lengkap.
Hasil analisis statistik dengan menggunakan uji chi-square diperoleh α 0,001
yang menunjukkan kurang dari 0,05 (α 0,000< 0,05) maka Ho ditolak artinya
terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kelengkapan
pendokumentasian asuhan keperawatan di Instalasi Rawat Inap Kabupaten
Majalengka tahun 2019.
KESIMPULAN DAN SARAN
 KESIMPULAN
1. Pengetahuan perawat tentang pendokumentasian asuhan keperawatan di
Instalasi Rawat Inap RSUD Cideres Kabupaten Majalengka tahun 2019 kurang
dari setengahnya kurang baik (46%).
2. Kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan di Instalasi Rawat Inap
RSUD Cideres Kabupaten Majalengka tahun 2019 kurang dari setengahnya
tidak lengkap (42,9%).
3. Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan
kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan di Instalasi Rawat Inap
Kabupaten Majalengka tahun 2019. (α 0,001)
KESIMPULAN DAN SARAN
43

 SARAN
1. Bagi Perawat

Melanjutkan pendidikan dan mengikuti pelatihan untuk menambah

pengetahuan terkait pendokumentasian asuhan keperawatan.

2. Bagi Profesi

Hasil penelitian ini diharapkan dapat lebih meningkatkan

pelaksanaan dokumentasi asuhan keperawatan sebagai bukti

pekerjaan perawat dan dokumen yang sah secara hukum.

3. Bagi Institusi Pendidikan

Hasil penelitian ini diharapkan sebagai bahan masukan untuk


52
meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang dokumentasi

asuhan keperawatan.

4. Bagi Peneliti

Dapat dilakukan penelitian selanjutnya tentang pengaruh pelatihan

terhadap kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan.

5. Bagi Rumah sakit

Perlunya ada pelatihan tentang pendokumen asuhan keperawatan

untuk lebih meningkatkan pengetahuan perawat tentang hal

pendokumentasian. perlunya evaluasi dan pengawasan terhadap

pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan