Anda di halaman 1dari 10

UKAI PREPARATION

FORMULASI (HLB, TONISITAS, RHEOLOGI, STABILITAS, TAB DENSITY, KOMPRESIBILITAS, PEMANTAUAN QC)

1. Industri Farmasi melakukan tes kerapuhan tablet ramipril 10 mg. Diambil 20 tablet tablet lalu pada
penimbangan awal diperoleh berat 0,988 gram lalu setelah pengujian 0,972 gram. Berapa
persentase kerapuhan tablet tersebut ?
a. 0,08
b. 0,161
c. 0,808
d. 0,8
e. 1,619
Penyelesaian :
sebelum –sesudah/sebelum x 100%
(0,988-0,972)/0,988 x 100% = 1,619
2. Industri farmasi membuat sediaan krim hidrokortison dengan bobot 5 gram. Sediaan mengandung
100 mg bahan aktif. Nilai serapan yang diperoleh 0,4123. Nilai slope dan intersep adalah 0,0284
dan 0,0013 dengan pengenceran 20 kali dan volume awal adalah 10 ml. Berapa % kandungan
hidrokortison ?
a. 2,49
b. 2,59
c. 2,69
d. 2,79
e. 2,89
Penyelesain :

3. Industri Farmasi memiliki bioavailibilitas tablet fenobarbital 100 mg dan injeksi fenobarbital 100
mg. AUC dari tablet fenobarbital adalah 50 µg dari injeksi fenobarbital 75 µg. Berapa bioavailibilitas
absolut dari tablet tersebut ?
a. 0,25
b. 0,375
c. 0,66
d. 1,25
e. 1,5
Pokoke auc iv dibawah, dosis dikali dibalik.
Penyelesaian :
𝐹 𝑎𝑏𝑠𝑜𝑙𝑢𝑡 = (𝐴𝑈𝐶)𝑝𝑜. 𝐷𝑜𝑠𝑖𝑠 𝑖𝑣
(𝐴𝑈𝐶)𝑖𝑣. 𝐷𝑜𝑠𝑖𝑠 𝑝𝑜
𝐹 𝑎𝑏𝑠𝑜𝑙𝑢𝑡 = 50 µg . 100𝑚𝑔
75 µg. 100𝑚𝑔
𝐹 𝑎𝑏𝑠𝑜𝑙𝑢𝑡 = 500
750

𝐹 𝑎𝑏𝑠𝑜𝑙𝑢𝑡 = 0,66
4. Suatu pabrik memproduksi obat mata yang mengandung pilokarpin 2% yang dilarutkan dalam NaCl
100 ml, diketahui a=0,310 dan b= 0,576. Barapa gram kandungan NaCl tersebut ?
a. 0,15
b. 0,25
c. 0,35
d. 0,45
e. 0,55

5. Suatu industri akan membuat salep ZnO dengan formula ZnO 200 gr, paraffin cair 150 gr, white
ointment 650 gr. white ointment dibuat dari sera alba 50 gr dan paraffin cair 950 gr. Salep yang
akan dibuat adalah 10 kg. Berapa gram sera alba yang ditimbang ?
a. 162,5
b. 325
c. 487,5
d. 600
e. 725
Penyelesaian :
Krim ZnO = 200 gr
Parafin 100
Oinment 650
Total = 1000 gram = 1kg

Salep => 10kg/1kg


= 10

White ointment total 650 gram x 10 = 6500


White ointment terdiri dari sera alba 50 dan parafin 950
Sera alba 50/1000 x 6500 = 325

6. Perusahaan farmasi akan membuat salep 2-4 sebanyak 2 batch. Satu batch dapat memproduksi
5000 g. dengan formula satu kemasannya :
Asam salisilat 200 mg
Sulfur 400 mg
Vas. Album as 10 g
Berapa bram asam salisilat yang ditimbang untuk kebutuhan satu batch ?
a. 100
b. 1000
c. 10000
d. 100000
e. 1000000
Penyelesaian L
1batch = 5000 gram
Asam salisilat = 200 mg
Asam salisilat = 0,2 mg
Asam salisilat = 0,2 mg x 5000 gr
Asam salisilat = 1000 gr
7. Suatu industri farmasi akan membuat sediaan suspensi teofilin 60 mg/5ml sebanyak 1 liter. Zat aktif
yang digunakan adalah teofilin sodium glycinate. Diketahui 125 mg teofilin sodium glycinate setara
dengan 60 mg teofilin hidrat. Berapa gram teofilin sodium glycinate yang ditimbang ?
a. 12
b. 60
c. 125
d. 2
e. 25
Penyelesaian ;
60mg/ 5 ml = x/1000
60.000 = 5x
x= 12.000 mg
x = 12 gram
8. Dibuat emulsi dari minyak ikan. Emulsi tersebut diukur tegangan permukaannya dengan cincin
Dunoy. Keliling cincin adalah 13 cm dan faktor koreksinya adalahh 0,92. Jika nilai yang terbaca
adalah 1950 dyne, maka berapakah tegangan permukaan emulsi tersebut ? (dyne/cm)
a. 60
b. 62
c. 69
d. 80
e. 138
Penyelesaian :
tegangan muka = ½ r h d g
tegangan muka = ½ x 2,07 x 0,92 x 1950
teganagn muka = 11611

9. Suatu Industri farmasi akan membuat tablet azitromisin 250 mg, namun bahan yang tersedia
adalah azitromisin dihidrat. Bobot molekuk azitrimisin adalah 749,02 g/mold an bobot molekul
azitromisin dihidrat adalah 785,02 g/mol. Berapa berat tablet yang dibutuhkan jika menggunakan
azitromisin dihidrat ?
a. 262,01 mg
b. 278 mg
c. 289 mg
d. 250 mg
e. 200 mg
Penyelesaian =
250/749,02 = x/785,02
749,02x = 196.255
262,015

10. Suatu industry farmasi akan memproduksi krim dengan komposisi :


Vaselin 30%
Asetilsalisilat 20 g
Emulgator 2 g
Aqua ad 100 g
Emulgator yang digunakan adalah tween 60 dan Span 60. Tween 60 (HLB = 15 ) dan Span 60 (HLB
=5) serta HLB campuran = 12. Berapa jumlah masing masing emulgator yang dibutuhkan?
a. 1,0 : 1,0
b. 1,1 : 0,9
c. 1,2 : 0,8
d. 1,3 : 0,7
e. 1,4 : 0,6
Penyelesaian :
HLB total. W total = {[15.x] + {5.(2-x)]}
12.2 = 15x + 10 =5x
24-10 = 10x
x 1,4 gram (tween) dan 0,6 gram (span)

11. Sebuah industry farmasi akan membuat emulsi minyak ikan. Untuk menghasilkan sediaan yang
optimal maka perlu dilakukan perhitungan HLB. Emulgator yang digunakan adalah tween 80
sebesar 25% (HLB = 15) dan Span 80 sebesar 75% (HLB=4,3). Berapakah HLB campuran yang
diperoleh?
a. 3,2
b. 3,7
c. 6,9
d. 10
e. 15
Penyelesaian :
Nilai HLB yang dihasilkan :
25% Tween 80 = 25% x 15 = 3,75
75% Span 80 = 75% x 4,3 = 3,22
total = 6,9

12. Bagian R&D suatu perusahaan farmasi akan membuat injeksi lidokain HCl 2 % sebanyak 5 ml.
Untuk membuat larutan larutan menjadi isotonis maka perlu ditambahkan NACl. Diketahui 1 %
lidokain HCl setara dengan 0,22 gram NaCl. Berapa NaCl yang diperlukan untuk menjadi isotonis?
a. 0,0022
b. 0,011
c. 0,023
d. 0,022
e. 0,09

Penyelesaian = master ukai no 355


Lidokain HCl 1% = 0,22 gram NaCl
Maka Lidokain HCl 2% = (0,22 x 2) = 0,44 gram NaCl
5 mL lidokain HCl 2% setara dengan 5 ml/100ml x 0,44 gram NaCl = 0,022 gram NaCl
Perhitungan jumlah NaCl yang ditambahkan
5 mL NaCl 0,9% setara dengan = 5mL/100 mL x 0,9 gram NaCl = 0,045 g NaCl
NaXl yang perlu ditambahkan agar 5 ml sediaan lidokain HCl 2% menjadi isotonis adalah ∆Tf =
0,045-0,022 = 0,023 gram NaCl

SOAL DISKUSI SELASA, 10 DESEMBER 2019

13. Hitung HLB Campuran pada krim sebanyak 12 kg. Tween 3% (HLB=15) dan Span 1% (HLB=6,7).
Berapakah HLB campuran pada formula tersebut?
a. 6,9
b. 10,7
c. 12,9
d. 15,4
e. 27,6
Jawaban :
Rumus : (B1 x HLB1) + (B2 x HLB2) = (Bcampuran x HLBcampuran)
Tween 3% x 12 kg = 360 g
Span 1% x 12 kg = 120 g
(360x15) + (120x6,7) = (360+120) x
6204 = 480 x
X = 12,925 (c)

14. Sediaan suspensi CMC Na adalah contoh dari aliran?


a. Plastis
b. Pseudoplastis
c. Dilatan
d. Tiksotropik
e. Newton
Jawaban :
b. Pseudoplastis
aliran Platis untuk sediaan : krim, salep
aliran Pseudoplastis untuk sediaan : suspensi
aliran Dilatan untuk sediaan : Pasta

15. Seorang apoteker akan menghitung HLB agar diperoleh sediaan yang sesuai dengan kebutuhan.
Produk yang akan dibuat mengandung emulgator A dengan nilai HLB 15, dan emulgator B yang
memiliki nilai HLB 5. Digunakan emulgator A sebanyak 2 bagian dan emulgator B sebanyak 3
bagian. Berapakah HLB campuran yang akan diperoleh?
a. 7
b. 9
c. 23
d. 45
e. 17
Jawaban :
HLB campuran = (B1 x HLB1) + (B2 x HLB2)
= (2 x 15) + (23 x 5) = 45
16. Industri farmasi melakukan pengujian daya alir pada sediaan gel natrium diklofenak. Diketahui sifat
aliran dapat membentuk gel pada pendiaman dan menjadi cair jika dikocok.
Disebut apakah sifat aliran dari semisolid tersebut?
a. Newton
b. Pseudoplastis
c. Plastis
d. Dilatan
e. Tiksotropik
Jawaban : b. psudoplastis
Tipe Aliran Keterangan Contoh
Plastis (Bingham bodies) Adanya partikel-partikel yang Krim, salep
terflokulasi dalam suspensi pekat.

Kurva plastik tidak melewati titik


(0,0), tetapi memotong sumbu
shearing stress, dikenal dengan
harga yield. Harga stress dibawah
yield volume, zat bertindak sebagai
bahan elastis (seperti zat padat)
Pseudoplastis (shear thinning system) Polimer-polimer dalam larutan, yang Dispersi cair dari tragakan, Na
merupakan kebaikan dari sistem alginat, metil selulosa, CMC Na,
plastis, yang tersusun dari partikel- suspensi
partikel yang terflokulasi dalam
suspensi.

Viskositas berkurang dengan


meningkatnya rate of shear (cairan
menjadi encer)
Dilatan (shear thickening system) Suspense-suspensi yang Pasta
berkonsentrasi tinggi (kira-kira 50%
atau lebih) dan partikel-partikel kecil
yang mengalami deflokulasi

Suspemsi tertentu (persentase zat


padat terdispersi tinggi) 
peningkatan daya hambat untuk
mengalir dengan meningkatnya rate
of shear. Volume meningkat dengan
terjadinya shear.
Sumber : modul belajar ukai batch 4

17. bagian kontrol kualitas di industri farmasi akan menetapkan kadar sifat alir ibuprofen melalui
indeks nilai kompresibilitas. berdasarkan hasil pengujian didapatkan nilai bulk density 0.5 g/ml
dan tapped density 0.3 g/ml. berapakan nilai kompresibilitas adalah?
𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 𝑎𝑤𝑎𝑙−𝑣𝑜𝑢𝑚𝑒 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟 0,5−0,3
𝑣𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 𝑎𝑤𝑎𝑙
𝑥 100% = 0,5
x 100 = 40

a. 20

b. 30

c. 40

d. 50
e. 60

18. Suatu industri farmasi akan membuat formulasi paraffin liquidum dengan
menggunakan kombinasi 3 bagian tween 80 (HBL = 15) dan 2 bagian span 80

(HBL = 4) sebagai emulgator. Berapa nilai HBL dari kombinasi tersebut?

a. 10,2

b. 10,3

c. 10,4

d. 10,5

e. 10,6

Tween 80 (HLB = 15) (x-4)

Span 80 (HLB = 4) (15-x)

(x-4) : (15-x) = 3 : 2

(x-4)2 = 3 (15-x)

2x – 8 = 45 – 3x

5x = 53

X = 10,6 (Nilai HLB campuran = 10,6)

19. Tween 80 (hlb=15) 25% dan span 80 (hlb=4,3) 75%. Berapa hlb campuran?
a. 3,......

b. 3,.......

c. 6,.......

d. 10,.....

e. 15,

% x HLB

(25% x 15 ) + (75%x4,3) = 3,75+3,225=6,975


20. Kecepatan alir serbuk 100 mg dimasukkan ke dalam tabung 250 mL, kemudian dimampatkan
sehingga didapatkan volume serbuk 70 cc kemudian dimampatkan kembali menjadi 60 cc
berapakah persen kemampatan tersebut
A. 10 % B. 12% C. 13% D. 14, 2% E. 18 %

21. Dilkukan uji volume sedimentasi pada suspensi. Didapatkan hasil bahwa volume akhir=volume
awal. Maka nilai volume sedimentasi sebesar?
a.1
b. 0,75
c. 0,5
d. 0,25
e. 0,01

22. Seorang apoteker di bagian litbang akan mengembangkan formula tablet metformin 500 mg.
Sebagai bentuk evaluasi sediaan ditentukan Hausnerr ratio. Parameter apakah yang ingin diketahui
dari evaluasi tersebut?
a. Jumlah kadar dalam sediaan
b. Laju alir
c. Kekerasan
d. Kompaktibilitas
e. Distribusi ukuran partikel.

23. Apoteker RND melakukan uji kadar krim triamsinolon 0,1% per 10 gr. Diketahui bobot dari 20 tube
adlah 200gr. Berapakah bobot saampel yang i timbang agar setara 100mg triamsinolon?
a. 100mg
b. 120mg
c. 140mg
d. 60mg
e. 180mg

24. Kecepatan alir serbuk 100mg dimasukan dalam tabung 250mL, kemudian dimaampatkan sehingga
didapatkan volume serbuk volume serbuk 70cc kemuian dimampatkan kembali mejadi 60 cc.
Berapakah % kemamptan tersebut?
a. 10%
b. 12%
c. 13%
d. 14,2%
e. 18%
25. Untuk membuat sama mefenamat 500mg dilakukan pengujian mutu, di timbang 20 tablet dengan
berat rata-rata 625mg. Syarat konsentrasi kadar obat dalam famakope 90%-110%. Berapakah % b/b
kaddar konsentrasi minimal pada tablet asam mefenamat tsb?
a. 62%
b. 80%
c. 90%
d. 72%
e. 82%

26. Prokain HCI 1 % dalam 100ml. Nilai ekuivalensi prokain HCl adalah 0,2 maka berapa NaCl yang
dibutuhkan agar membuat isotonis?
a. 0,46
b. 0,56
c. 0, 66
d. 0,76
e. 0,86

27. Suatu industri farmasi akan membuat tablet glimepirid 4mg dengan bobot tablet sebesar 200mg.
Besar bets uutk setiap proses produksi tablet tersebut adalah 1.000.000 tablet. Diketahui bahwa
konsentrasi sodium strach glycolate dalam formula tiap tablt tersebut adalah 0,5%
Berapakah jumlah sodium starch dalam tiap batch produksi?
a. 10kg
b. 100kg
c. 150kg
d. 200kg
e. 250kg

28. Berapa nilai F (bioavailabilitas absolut) dalam persen dari sedian bermerek padaa tabel tersebut?
IV Generik Merk
Dosis 200 200 200
AUC 48 36 36
Cmax 1,5 0,6
T1/2 3,4 4,6

a. 40
b. 50
c. 75
d. 100
e. 200
Penyelesaian =
Fabsolut = AC po/ AUC iv x 100%
= 36/48 x 100%
= 0,75 x 100%
= 75
29. Sebuah industri farmasi mengembangkan formulasi tablet pct 500mg dengan bobot tablet 620mg.
Hasil uji friabilitas dan diperoleh data berat 20 tablet sebelum dilakukan uji friabilitas adalah 12.400
mg dan berat setelah uji 12.32o mg. Berapakah presentasi hasil uji kerapuhan tablet tsb?
a. 1,9787
b. 64,51
c. 99,354
d. 0,7321
e. 0,6451

Penyelesaian =
Kerapatan = awal- akhir / awal x 100%
= 12.400 -12.320/ 12.400 x `100%
= 0,6451
30. Sebuah industri farmasi mengembangkan formulasi tablet alopurinol dengan bobot tablet 150mg.
Evaluaso tablet yang dilakukan meliputi evaluasi uji kerapuhan. Hasil penimbangan berat 20 tablet
sebelum pwngujian adalah 3000 mg dan berat setelah pengujian adalah 2915mg.Berapakah
presentase hasil uji kerapuhan pada sediaan tablet tsb?
a. 0,007
b. 1,910
c. 97,166
d. 1,844
e. 2,833
Penyelesaian =
Awal –akhir/awal x 100%
3000-2915/3000 x 100 %
2,833