Anda di halaman 1dari 3

Hasil wawancara penentuan KKM kelompok 4

Pewawancara = Farhan Ali Akbar (F)

Narasumber = Bu Rita (B)

Lokasi = SMAN 42 Jakarta

Waktu = 02 Desember 2019 Pukul 10.38 WIB

F = Bagaimana cara menentukan kkm untuk mata pelajaran agama?

B = Yang menentukan KKM itu sekolah, biasanya semua mata pelajaran sama, misalnya mata
pelajaran fiqh 75, maka mata pelajaran yang lain juga 75. KKM itu sudah kesepakatan dari tim
managemen sekolah. Biasanya jika sekolah sudah menentukan seperti itu ketika rapat dinas,
guru-guru akan ditanya apakah kira-kira anak didik mampu mencapai KKM yang telah
ditentukan.

F = Yang dimaksud managemen sekolah itu orang khusus atau guru-guru mapel bu ?

B = Management sekolah itu terdiri dari kepala sekolah yang di bantu dengan waka kurikulum ,
waka kesiswaan, sarana, dan staf-staf. Ada juga beberapa guru yang memang di tunjuk untuk
menentukan KKM karena dianggap berkompetensi untuk memajukan prestasi akademik sekolah.

F = Lalu untuk siswa yang belum mencapai nilai kkm, program tindak lanjutnya bagaimana?

B = Siswa yang belum mencapai hasil KKM harus remedial tetapi sebelumnya guru harus
memberikan pengayaan kepada siswa tersebut, tetapi faktanya guru hanya memberikan tugas
saja, seharusnya guru harus memberikan pengayaan dulu mengenai pelajaran yang tidak tuntas
tersebut.

F = Jika dikatakan seharusnya, berarti apakah masih banyak guru belum melakukan program
pengayaan dengan baik ?

B = Menurut yang kamu alami pasti di kenyatannya kebanyakan yang terjadi, guru hanya
memberikan tugas pada siswa, lalu memberi waktu untuk ulangan remed. Padahal jika mengikuti
tata cara, guru tentu harus masuk kelas lagi untuk memberikan pelajaran pengulangan pada
siswa. Namun hal tersebut pasti merepotkan guru tersebut sehingga guru banyak yang
mengambil jalan singkatnya. Dan pada akhirnya jika dirasa guru sudah melakukan remedial
dengan baik, lalu masih ada siswa yang sudah di remedial namun tetap tidak bisa, ya tetap di
loloskan dari KKM.

F = Untuk program remedial, yang di remedialkan itu per indikator atau per bab?

B = Program remedialnya perindikator seperti yang sudah ditentukan yaitu tujuan instruksional
khusus atau TIK, misalnya yang diujiankan ada 7 indikator, dan siswa tidak tuntas hanya di
indicator 2 dan 4 maka yang diujiankan kembali indicator 2 dan 4 tersebut.

F = Untuk hasil remedial, Apakah nilai yang di ambil dari rata-rata nilai sebelum remedial
ditambah nilai sesudah remedial atau bagaimana?

B = Nilai remedialnya diambil dari nilai yang didapat setelah remedial, nilainya bisa digunakan
untuk ketuntasan belajar siswa, tapi biasanya guru memberikan nilainya sesuai dengan KKM
atau dilebihkan, tergantung dari gurunya sendiri.

F = Bagaimana dengan Ibu sendiri ?

B = : Saya tergantung pribadi dan prestasi siswa yang bersangkutan. Semisal ada siswa yang
selalu membawa harum nama sekolah melalui lomba futsal yang selalu dimenangkannya. Namun
ketika dikelas ada penilaian bola voli, siswa tersebut dapat dikatakan kurang mampu, maka Ibu
akan tetap berikan poin lebih pada siswa tersebut. Karena penilaian bukan selalu tentang hasil
belajar, akan tetapi di dalamnya juga ada aspek sika juga.

F = Untuk menentukan nilai akhir suatu pelajaran, nilai apa sajakah yang digunakan? Porsi atau
bobotnya sama atau tidak?

B = semua nilai dari indicator itu yang dikumulatifkan hasilnya yang didapat di satu semester
tersebut.

F = Sekarang kan sudah kurikulum 2013, katanya sekarang penilaiannya terbagi tiga yaitu
afektif, kognitif, dan psikomotorik, benar begitu bu?

B = Ya memang sepeeti itu sekarang


F = Lalu, apakah ada perhitungan nilai akhir untuk ranah afektif (sikap) dan psikomotor (skill)?
Bagaimana perhitungannya?

B = tidak semua mata pelajaran ada penilaian kogniti, afektif, dan psikomotorik, ada mata
pelajaran yang hanya ada penilaian kogniti dan afektif saja. Untuk bobot penilaian afektif,
kognitif, dan psikomotorik didapat dari ketercapaian KKM pada setiap indicator dan
diakumulatif, misalnya psikomotorik ada 7 indikator di akumulatif dapat hasil 95, kemudian
kognitif diakumulatif dapat 85 , afektif minimal harus B (85) tidak boleh C

F = Apabila siswa sudah mencapai nilai atau melebihi KKM bagaimanakah program
pengayaannya?

B = Pengayaan itu diberikan diawal pelajaran, pada ketika masuk pelajaran dan diberikan kepada
siswa yang belum memenuhi KKM , untuk anak-anak yang sudah memenuhi KKM tidak
diberikan pengayaan.

F = Oh jadi seperti itu bu. Berarti untuk anak-anak yang sudah tuntas KKM tidak diberikan
pelajaran-pelajaran tambahan atau yang lainnya karna memang sudah tuntas ?

B = Ya. Remedial adalah untuk anak yang belum tuntas; demikian juga dengan pengayaan.