Anda di halaman 1dari 3

1. Motivasi bergabung dengan nusantara sehat?

Terjadinya Keterbatasan sumber daya manusia pada sektor kesehatan


khususnya di daerah perbatasan, terpencil, dan Kepulauan (DPTK)
membuat masyarakat setempat mengalami kesulitan dalam memperoleh
pelayanan fasilitas kesehatan yang memadai. Nusantara Sehat merupakan
program Kementerian Kesehatan yang bertujuan untuk pemenuhan tenaga
kesehatan utamanya di DTPK untuk meningkatkan pelayanan primer di
tingkat pertama. Dengan bergabung melalui program nusantara sehat.
Sebagai tenaga Perawat, saya ingin mengabdikan diri kepada masyarakat
melalui ilmu dan pengalaman belajar yang telah saya dapatkan guna untuk
membangun kesehatan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Selain itu, nusantara sehat merupakan program kesehatan yang cukup
menantang bagi saya, karena akan berhadapan dengan lingkungan dan
budaya yang berbeda.

2. Ceritakan tantangan terbesar dalam pendidikan dan dunia kerja?


Tantangan terbesar dalam dunia pendidikan yaitu ketika saya di percaya
menjadi koordinator camat pada saat pelaksaan PKL di desa gunung sari
dan kelurahan tendebura di kecamatan watubangga, pada saat itu kami
berkunjung ke pasar Kelurahan Tandebura dan tidak melihat ada WC di
lingkungan pasar itu, kami kadang melihat orang-orang buar air kecil di
sekitaran semak-semak pasar. Dari itu kami langsung melaporkan masalah
itu ke Camat watubangga. Akhirnya dengan cara meyakinkan masyarakat
untuk bergotong royong membuat WC di lingkungan pasar.
Tantangan terbesar dalam dunia kerja yaitu ketika saya seorang perawat
dipercayakan Oleh kepala Puskesmas untuk menjadi programer Promosi
Kesehatan di Puskesmas Wundulako. Pada saat itu saya melakukan
kunjungan ke rumah-rumah warga untuk melaksanakan kegiatan
pembinaan PHBS Rumah Tangga. Sebagaimana kita ketahui Rumah
Tangga dikatakan sudah ber PHBS apabila sudah memenuhi 10 indikator
salah satunya yaitu tidak merokok didalam rumah. Kebiasaan merokok
dalam rumah inilah yang jadi masalah dan jumlahnya masih tinggi, secara
otomatis menurunkan persentase PHBS dalam rumah tangga. Oleh karena
itu sebagai tenaga promkes saya tidak henti-hentinya melakukan pendekatan
dan memberikan penyuluhan tentang bahaya asap rokok untuk orang-orang
di sekitarnya, saya berharapnya mereka mengerti dan berhenti untuk
merokok atau paling tidak mereka tidak merokok dalam rumah lagi.

3. Ceritakan prestasi terbesar anda dalam dunia pendidikan dan dunia kerja?
Sedangkan di dunia kerja, Dengan keterlibatan saya bersama bapak
babinkamtibmas Brigadir Jamal serta tim pengurus bank sampah, Pada saat
penilaian lomba kelurahan sehat , kelurahan silea mendapatkan nilai plus
dan berhasil juara dan mewakili kabupaten kolaka lomba lomba Kelurahan
sehat tingkat Provinsi.

4. Ceritakan pengalaman dalam merintis/ terlibat dalam pemberdayaan


masyarakat?
Pengalaman pada saat menjadi programer promkes puskesmas wundulako
merupakan pengalaman saya dalam melakukan kegiatan pemberdayaan
masyarakat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di kelurahan silea kecamatan
wundulako kabupaten kolaka. Kami bersama dengan bapak babinkamtibmas
kelurahan silea (sebagai pencetus) yaitu bapak Brigadir Jamal mengadakan
program bank sampah. Dimana kegiatan bank sampah ini dapat menjadi
suatu pemberdayaan model baru warga kelurahan silea yaitu warga diajak
untuk membersihkan lingkungan dari sampah-sampah yang sulit untuk
terurai contohnya sampah besi dan plastik. Bank sampah ini mempunyai
sistem yaitu sampah di bawah ke bank sampah dan di pilah antara sampah
plastik dan sampah besi, kemudian jumlah timbangan sampah tersebut di
catat dalam buku rekening yang sifatnya manual. Dimana dibuku rekening
itu dicatat berapa jumlah kilo yang sudah di kumpulkan per orang yang
kemudian sampah tersebut akan dijual 1x/minggu. Sukur Alhamdulillah
program bank sampah ini berjalan sampai sekarang, dan berkat adanya bank
sampah ini masyrakat kelurahan silea lebih bisa merawat kebersihan
lingkungan dari sampah plastik dan besi. Sehatnya dapat uangnya pun dapat.

5. Sebagai tenaga kesehatan, hal apa yang bisa anda kontribusikan untuk
membantu dalam membangun bangsa?
Dengan berbekal pengetahuan, pengalaman, dan pemahaman yang saya
miliki sesuai basic pendidikan saya, Sebagai tenaga perawat yang bisa saya
kontribusikan adalah pada kegiatan pelayanan peningkatan status kesehatan
anak dengan berfokus pada pemberian imunisasi dasar dan imunisasi
tambahan pada anak. Hal ini menjadi fokus saya karena Imunisasi anak hari
ini menentukan kesehatan anak pada masa depannya agar tidak gampang
sakit

6. Ceritakan target professional anda dalam 5 tahun dan 10 tahun ke depan ?


Dalam 5 tahun ke depan, saya berkeinginan mendapatkan pengalaman
internasional dalam bidang pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan
konsentrasi keilmuan saya dengan melanjutkan studi di salah satu perguruan
tinggi di Luar negeri. Dan 10 tahun ke depannya, setelah menyelesaikan
studi, saya ingin mengabdikan diri kepada masyarakat di Indonesia dengan
menjadi tenaga pengajar bidang kesehatan masyarakat khsususnya
epidemiologi.