Anda di halaman 1dari 127

BUKU SAKU SUPERVI

SOR
KONSTRUKSIPLTU

PTPL
N(Per
ser
o)PUSATMANAJ
EMENPROYEK
2019
PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

BUKU SAKU
SUPERVISOR
KONSTRUKSI PLTU

PT PLN (Persero) Pusat


Manajemen Proyek

2019

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

~ Halaman ini sengaja dikosongkan ~

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Kata Pengantar
Salah satu keberhasilan pembangunan proyek
ketenagalistrikan pada tahap konstruksi dipengaruhi
oleh kualitas pengawasan. Untuk menjaga kualitas
pembangunan tersebut PLN Pusmanpro dalam hal ini
sebagai pengawas konstruksi perlu pemahaman
dalam melaksanakan pekerjaan pengawasan tersebut
secara teknis maupun non teknis/kontraktual.
Untuk menunjang pelaksanaan pengawasan tersebut,
khususnya untuk proyek PLTU maka dipandang perlu
untuk membuat Buku Saku Supervisor Konstruksi
Proyek PLTU sebagai salah satu panduan bagi
supervisor dalam melaksanakan tugasnya agar hasil
pekerjaan dapat memenuhi standar dan kualitas yang
diharapkan, disamping dokumen-dokumen terkait
lainnya yang telah disetujui oleh pemberi kerja.
Penyusunan buku saku ini masih jauh dari sempurna,
saran dan masukan sangat dibutuhkan demi
kesempurnaan buku saku ini.
Demikian disampaikan, semoga dapat bermanfaat
bagi kita semua.
PLT General Manager

M. Dahlan Djamaluddin

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Daftar Isi
Kata Pengantar _____________________________ 1
Daftar Isi __________________________________ 2
1 Pendahuluan _________________________ 4
2 Lingkup Pekerjaan Proyek PLTU__________ 8
2.1 Peralatan UtamaPLTU__________________ 8
2.2 Peralatan Pendukung PLTU ____________ 10
2.3 Bangunan dan Fasilitas Lainnya _________ 15
3 Layout PLTU _________________________ 19
4 Siklus PLTU __________________________ 21
4.1 Siklus Air dan Uap ____________________ 21
4.2 Siklus Bahan Bakar ___________________ 22
5 Requirement Item Critical Milestone _____ 24
5.1 Contract Effective Date (CED)___________ 25
5.2 First Piling __________________________ 25
5.3 First Concrete Pouring ________________ 26
5.4 First Column Steel Structure ____________ 27
5.5 First Backfeeding _____________________ 27
5.6 Hydrostatic Test _____________________ 29
5.7 First Boiler Firing _____________________ 30
5.8 Steam Blow Out _____________________ 31
5.9 First Synchronize _____________________ 32
5.10 Load Test ___________________________ 34
5.11 Load Rejection Test ___________________ 34

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

5.12 Reliability Run _______________________ 35


5.13 Performance Test ____________________ 36
5.14 Commercial Operation Date____________ 36
6 Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan ________ 38
7 Penutup ____________________________ 40
Daftar Pustaka ____________________________ 41
LAMPIRAN ________________________________ 42

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

1 Pendahuluan
Supervisi konstruksi PLTU merupakan proses
pengawasan dan pengendalian terhadap pekerjaan
konstruksi dari kontraktor atau sub kontraktor
sehingga pekerjaan yang dilaksanakan sesuai dengan
target pada kontrak yang telah disepakati antara
pemberi kerja dan penyedia barang / jasa
(kontraktor). Pada umumnya proyek pembangunan
PLTU dilakukan dengan skema proyek EPC dimana
kontraktor pelaksana bertanggungjawab
melaksanakan desain, pengadaan, konstruksi, dan
pengujian sampai dengan diserah terimakannya PLTU
tersebut.
Tugas utama pengawas antara lain sebagai berikut:
1. Memastikan seluruh pekerjaan sesuai dengan
tahapan dan lingkup kontrak.
2. Memastikan kesesuaian spesifikasi teknis
peralatan di kontrak.
3. Memastikan metode kerja sesuai dengan standar
praktis dan kaidah Keselamatan dan Kesehatan
Kerja (K3).
4. Memastikan pelaksanaan mengikuti jadwal
pekerjaan yang telah disepakati.

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

5. Memastikan kecukupan sumber daya pelaksana


pekerjaan di lapangan.
6. Memastikan pelaksanaan proyek memenuhi
peraturan dan regulasi yang berlaku.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan


kontrak pembangunan PLTU antara lain :
1. Ruang lingkup pekerjaan yang menjadi tanggung
jawab pelaksana.
Sebagai referensi pada dokumen kontrak PLTU Lontar
Extension (1x315 MW), Summary of Work ada pada
Buku Kontrak II.
Apabila terjadi perubahan terhadap lingkup
pekerjaan, agar diperhatikan pengertian “Variation”
yang tertera pada Book I Part 2 General Conditions of
Contract clause 2.1 Definitions point 2.1.52 yang
menyatakan bahwa“Variation adalah setiap
perubahan pekerjaan, yang telah mendapatkan
persetujuan dari Pemberi Kerja, dimana
menyebabkan bertambah atau berkurangnya biaya
maupun waktu penyelesaian pekerjaan sesuai
Kontrak. Kemudian perlu juga diperhatikan pasal yang
mengatur “variation” pada dokumen kontrak Book I
Part 2 General Condition of Contract clause 2.47

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Variation dan memastikan perintah perubahan


lingkup kerja terdokumentasi secara tertulis dan
diberikan oleh perwakilan pemilik pekerjaan yang
berwenang.

2. Klausul kontrak terkait Contract Schedule Key


Date, Effective Date kontrak, denda
keterlambatan dan perpanjangan waktu kontrak.
Contract Schedule Key Date dapat dilihat pada klausa
Schedule 4 Contract Schedule Key Dates.
Effective Date Kontrak dapat dilihat pada Part 2
General Conditions of Contract Clause 2.1 Definitions.
Beberapa pasal penting terkait tanggal efektif, jangka
waktu dan denda keterlambatan dapat dilihat pada
lampiran.

3. Pengendalian biaya pelaksanaan pekerjaan perlu


diketahui terkait nilai kontrak dan nilai item item
yang menjadi dasar perhitungan besaran denda.
Nilai kontrak dapat dilihat dalam dokumen kontrak
klausul Contract Agreement.
Untuk rincian nilai pekerjaan, dapat dilihat pada
klausul Summary of Contract Price Schedule, 1.1 dan
Detailed Price Schedule 1.2.

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Sebagai contoh Nilai Kontrak dan rincian nilai


pekerjaan, dapat dilihat pada lampiran (lampiran 12
dan 13).

4. Garansi Performa Proyek.


Dalam mengelola kontrak proyek pembangkit PLTU
terdapat beberapa parameter performa pembangkit
dan peralatan PLTU yang digaransi pada kontrak
tersebut, yang dapat dilihat pada Schedule 6 Plant
Performance Guarantee (contoh terlampir).

5. Jaminan Pelaksanaan Pekerjaan


Dalam mengelola kontrak pembangunan PLTU perlu
dipastikan validitas dan masa berlaku jaminan
pelaksanaan terkait pelaksanaan kontrak tersebut
(lampiran 19). Jaminan pelaksanaan besarnya adalah
10% dari total nilai kontrak.
Pasal yang mengatur terkait jaminan pelaksanaan
dapat dilihat pada pasal Performance Security
(lampiran 20).

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

2 Lingkup Pekerjaan Proyek PLTU


2.1 Peralatan UtamaPLTU
1. Boiler and Auxilliary System
Adalah sebuah sistem dalam fasilitas ketenagalistrikan
yang berfungsi untuk menghasilkan uap dengan
menggunakan metode teknologi tungku pembakar
(furnace). Instalasi yang termasuk dalam sistem ini
meliputi (namun tidak terbatas pada) struktur baja
penyangga baja, penggiling dan penghancur batubara,
drum, pipa tekanan, pemanas dan economizer,
Saluran udara, saluran penguras, pekerjaan pipa,
penyaring gas buang dan lainnya.

2. Steam Turbine and Auxilliary System


Sistem dalam fasilitas ketenagalistrikan yang
berfungsi untuk mengubah energi kinetik dari uap
tekanan tinggi menjadi energi mekanik melalui
turbine shaft.Instalasi yangtermasuk sistem ini
meliputi (namun tidak terbatas pada) turbin uap,
governors, glands, sistem injeksi oli, sistem
pengendali motor (motor control system), casing
turbin, dan lainnya.

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

3. Generator and Auxiliary


Sistem dalam fasilitas ketenagalistrikan yang
berfungsi untuk merubah energi mekanik dari turbin
uap menjadi energi listrik melalui teknologi medan
magnet pada excitation system. Instalasi yang
termasuk dalam sistem ini meliputi (namun tidak
terbatas pada) generator, excitation system, proteksi
kebakaran untuk generator, penyerap muatan lebih
(surge absorbers), sistem pendingin, dan lainnya.

4. Condenser and Feed Water Heating Plant


Sistem dalam fasilitas ketenagalistrikan yang
berfungsi untuk menkonversi ulang uap bertekanan
rendah kembali menjadi air, menggunakan teknologi
pertukaran suhu dengan media pendingin atau
dengan blow-down condenser.
Instalasi yang meliputi termasuk (namun tidak
terbatas pada) Sistem Pertukaran Panas (Heat
exchanger System), Sistem Ekstraksi Udara (Air
Removal System), Tangki, Sistem Pembersih (Cleaning
System), Pompa Kondensat (Condensate Pumps),
Platform, railings, dan lainnya.

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

2.2 Peralatan Pendukung PLTU


1. Circulating Water System
Sistem dalam fasilitas ketenagalistrikan yang
berfungsi untuk memastikan, menjaga, dan mengatur
siklus dan neraca air yang dibutuhkan oleh fasilitas
ketenagalistrikan.
Instalasi yang termasuk didalamnya meliputi (namun
tidak terbatas pada) pompa, pekerjaan pipa,
pengerjaan jalur air, dan lainnya.

2. Pre Treatment Plant


Sistem dalam fasilitas ketenagalistrikan yang
berfungsi untuk memproses dan mengubah
karakteristik air alami sehingga dapat diproses
menggunakan demineralization plant.
Instalasi yang meliputi (namun tidak terbatas pada)
pompa, pipa pengumpul, unit proses, dosing unit, dan
lainnya.

3. Desalination System
Sistem dalam fasilitas ketenagalistrikan yang
berfungsi untuk mengubah tingkat salinitas dari air
laut yang akan diproses oleh demineralization plant,
melalui metode osmosis, elektrik, dan tekanan.

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Instalasi yang meliputi (namun tidak terbatas pada)


sistem membran permeable, sistem destilasi, sistem
Reverse Osmosis, evaporator unit, tangki
penyimpanan, pompa, dan lainnya.

4. Demineralization Plant
Sistemdalam fasilitas ketenagalistrikanyang berfungsi
untuk mengubah karakteristik dari air hasil pre-
treatment atau desalination menjadi tingkat yang
dibutuhkan agar memenuhi kriteria layak digunakan
dalam proses.
Instalasi yang meliputi (namun tidak terbatas pada)
sistem demineralisasi, sistem deionisasi, pompa
transfer liquid, penyaringan dan pemisahan, filter
penyimpanan, pompa, dan lainnya.

5. Waste Water Treatment Plant


Sistem dalam fasilitas ketenagalistrikan yang
berfungsi untuk menjernihkan kembali air yang telah
terkontaminasi oleh proses pada proses
pembangkitan listrik, agar air hasil penjernihan dapat
disirkulasikan atau digunakan kembali.

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Instalasi yang meliputi (namun tidak terbatas pada)


sistem injeksi zat kimia, sistem penyaringan, pompa,
pipa pengumpul, dan lainnya.

6. Coal Handling System


Sistem dalam fasilitas ketenagalistrikan yang
berfungsi untuk penanganan, proses, penyimpanan,
dan pemindahan batubara di dalam fasilitas
ketenagalistrikan, untuk bahan bakar keperluan
operasional.
Instalasi yang meliputi (namun tidak terbataspada)
dredgers, kereta pengangkut, penghancur batubara,
conveyor belts, dan lainnya.

7. Ash Handling System


Sistem dalam fasilitas ketenagalistrikan yang
berfungsi untuk penanganan abu sisa pembakaran di
dalam boiler, yang dihasilkan melalui fly ash silo
maupun bottom ash silo.
Kegiatan konstruksi dan/atau kegiatan instalasi yang
meliputi (namun tidak terbatas pada) bottom ash silo,
fly ash silo, ash hopper, ash disposal, piping, valves
and accessories for ash transportation, dan lainnya.

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

8. Fuel Oil System


Sistem dalam fasilitas ketenagalistrikan yang
berfungsi untuk penanganan dan penyimpanan bahan
bakar cair seperti High Speed Diesel atau Heavy Fuel
Oil.
Instalasi yang meliputi (namun tidak terbatas pada)
pompa, pipa pengumpul, tangki penyimpan,
pekerjaan pipa, dan lainnya.

9. Fire Fighting System


Sistem yang dipasang untuk mengendalikan dan
memadamkan api saat terjadi kebakaran.
Instalasi yang meliputi (namun tidak terbatas pada)
sprinklers, hidran, pompa pemadam kebakaran, dan
lainnya.

10. Transformer and Auxilliary


Sistem dalam fasilitas ketenagalistrikan yang
berfungsi untuk menaikkan tegangan dari listrik hasil
konversi energi oleh generator menjadi tegangan
yang sama dengan sistem transmisi yang tersambung
dengan pusat listrik.
Instalasi yang meliputi (namun tidak terbatas pada)
transformator tenaga, penahan muatan lebih (surge

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

arresters), transformator tegangan, transformator


arus, dan lainnya.

11. Switchyard and Accessories


Kelompok peralatan yang digunakan untuk melakukan
switching, proteksi dan pengendalian peralatan yang
digunakan untuk menyalurkan listrik yang dihasilkan
pembangkit ke jaringan.
Instalasi yang meliputi (namun tidak terbatas pada)
busbars, switchgears untuk gardu induk, insulators &
fittings, dan lainnya.

12. Limestone & Sand Handling System (untuk Boiler


tipe CFB)
Sebuah sistem dalam fasilitas ketenagalistrikan yang
berfungsi untuk penanganan, proses, penyimpanan,
dan pemindahan pasir dan batu gamping di dalam
fasilitas ketenagalistrikan.
Kegiatan konstruksi dan/atau kegiatan instalasi yang
meliputi (namun tidak terbatas pada) dredgers, kereta
pengangkut, penghancur batu, conveyor belts,
pneumatic conveyer dan lainnya.

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

2.3 Bangunan dan Fasilitas Lainnya


1. Administration Building
Fasilitas ketenagalistrikan yang berfungsi untuk
menunjang kegiatan operasional harian yang bersifat
non-konstruksi dan administratif.
Kegiatan konstruksi meliputi : bangunan kantor,
bangunan arsip, serta bangunan serupa, dan
mencakup sistem penunjang bangunan seperti sistem
air bersih, drainase lokal bangunan, Jaringan
pembuangan, pekerjaan pipa, pemadam api, dan
lainnya.

2. Elevator System
Sistem dalam fasilitasketenagalistrikan yang berfungsi
untuk mobilisasi vertikal pekerja, dan pada umumnya
diinstalasi untuk Boiler dengan ketinggian tertentu.
Seluruh kegiatan konstruksi dan/atau kegiatan
instalasi yang meliputi (namun tidak terbatas pada)
elevator box, kipas penghisap, ventilasi, insulasi,
sistem pendingin, dan lainnya.

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

3. Heating Ventilation Air Conditioning (HVAC)


System
Sistem yang dipasang untuk menjaga suhuoptimal
untuk mendukung kenyamanan bekerja para tenaga
kerja lewat pengaturan sirkulasi udara dalam fasilitas
proyek.
Seluruh pekerjaan konstruksi dan/atau instalasi yang
meliputi (namun tidak terbatas pada) exhaust fan,
ventilasi, ducts, unit AC (Air Conditioner), material
insulasi, dan lainnya.

4. Black-Start Generator System


Sistem yang dipasang untuk membantu menyalakan
pembangkit saat start-up serta untuk menyediakan
tenaga pada peralatan proyek di saat darurat.
Seluruh pekerjaan konstruksi dan/atau instalasi yang
meliputi (namun tidak terbatas pada) generator
diesel, mulut pipa bahan bakar (fuel nozzles), dan
lainnya.

5. Laboratory, Workshop & Warehouse Facilities


Sistem yang digunakan untuk mendukung operasi dan
maintenance PLTU, baik untuk analisa sampel,
pengerjaan alat alat maupun penyimpanan spare part.

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

6. Lighting System
Sistem yang mencakup pemasangan penerangan di
dalam maupun di luar area pembangkitan listrik
sehingga level iluminasi yang diharapkan dapat
tercapai.
Seluruh pekerjaan konstruksi dan/atau instalasi
meliputi (namun tidak terbatas pada) lampu, fixtures,
dan lainnya.

7. Telecommunication System
Sistem yang dipasang untuk membantu personil
proyek melakukan komunikasi satu sama lain dan
memungkinkan pesan penting disampaikan diantara
mereka.
Seluruh pekerjaan konstruksi dan/atau instalasi yang
meliputi (namun tidak terbatas pada) sistem telepon,
paging systems, fiber optics (contohnya kabel LAN),
radio, dan lainnya.

8. Access Road and Road Work


Sistem infrastruktur dalam fasilitas ketenagalistrikan
yang berfungsi untuk memfasilitasi mobilisasi
material, pekerja, serta transportasi peralatan
konstruksi dan komponen fasilitas.

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Kegiatan konstruksi meliputi : pembangunan jalan


akses, jalur inspeksi, pekerjaan drainase, rambu jalan,
gorong-gorong, jembatan dan lainnya.

9. Crane and Hoist


Sistem dalam fasilitas ketenagalistrikan yang
berfungsi sebagai peralatan angkat-angkut untuk
keperluaninstalasi peralatan, pemeliharaan peralatan,
maupun untuk pemindahan peralatan.
Instalasi hoist and crane pada umumnya terpasangdi
area/bangunan (namun tidak terbatas pada) Main
Building, Gas Insulated Switchgear. Workshop and
Warehouse, Circulating Water Pump House, dan
lainnya.

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

3 Layout PLTU

Gambar 1 Layout Sipil PLTU

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 19


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Gambar 2 Layout Mechanical, Electrical dan I & C PLTU

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 20


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

4 Siklus PLTU
4.1 Siklus Air dan Uap

Gambar 3 Siklus Air dan Uap di PLTU type Coal Pulverized

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 21


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

4.2 Siklus Bahan Bakar

Gambar 4 Siklus Bahan Bakar di PLTU type Coal Pulverized

(a)

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 22


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

(b)
Gambar 5 Diagram Alir Bahan Bakar PLTU

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

5 Requirement Item Critical Milestone

Gambar 6 Tahapan Pembangunan& Komisioning PLTU


SPLN

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 24


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

5.1 Contract Effective Date (CED)


Contract Effective Date adalah milestone sebagai
suatu titik dimana proses konstruksi dimulai.
Prasyarat yang harus dipenuhi antara lain :
- Kontrak telah ditandatangani
- Serah terima lahan dari pemberi kerja kepada
kontraktor (beserta izin-izin terkait)
- Kepastian pendanaan proyek

5.2 First Piling


First Piling adalah milestone yang menandai
dimulainya pekerjaan piling oleh kontraktor di lokasi

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 25


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

konstruksi. Milestone ini menandakan dimulainya


pekerjaan struktural bawah tanah di area fasilitas
ketenagalistrikan.
Pekerjaan pra syarat yang harus diselesaikan:
- Pekerjaan site preparation selesai dilaksanakan
- Pekerjaan survey tanah telah dilaksanakan
- Pekerjaan Pile loading test telah dilaksanakan

5.3 First Concrete Pouring


First Concrete Pouring adalah milestone yang
menandai dimulainya pekerjaan pengecoran beton
oleh kontraktor di lokasi konstruksi. Milestone ini
menandakan dimulainya pekerjaan sipil di area
fasilitas ketenagalistrikan.
Pekerjaan pra syarat yang harus diselesaikan:
- Pekerjaan Pancang di area yang akan diconcrete
sudah terlaksana dan lolos uji.
- Pemasangan bekisting dan pembesian sesuai
dengan desain approved
- Pekerjaan mix design telah dilaksanakan sesuai
ketentuan kontrak

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

5.4 First Column Steel Structure


First Erection Steel Structure adalah milestone yang
menandai dimulainya pekerjaan pendirian struktur
baja untuk struktur penopang oleh kontraktor di
lokasi konstruksi. Milestone ini menandakan
dimulainya pekerjaan bangunan vertikal atau gedung
di area fasilitas ketenagalistrikan.
Pekerjaan pra syarat yang harus diselesaikan :
- Pekerjaan Concrete untuk pondasi di bawahnya
sudah selesai dilaksanakan dan umur beton sudah
melebihi 28 hari.
- Anchor Bolt dan base plate sudah terpasang

5.5 First Backfeeding


First Backfeeding adalah milestone yang menandaidi
mulainya proses komisioning dengan diterimanya
energy listrik dari jaringan yang terhubung melalui
system evakuasi daya untuk melakukan pengujian
yang memerlukan pasokan daya yang tetap dalam
suatu proyek pembangkit.
Pekerjaan pra syarat yang harus diselesaikan:
- Pekerjaan konstruksi transmission line telah
selesai dilaksanakan dan lolos pengujian

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

- Pekerjaan Konstruksi Gardu Induk telah selesai


dan lolos pengujian (jikaada)
- Pekerjaan Konstruksi Overhead line/UGC to
Transformer telah selesai dilaksanakan dan lolos
pengujian
- Pekerjaan Instalasi Generator Transformer telah
selesai dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Instalasi Unit Auxiliary Transformer
telah selesai dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Kalibrasi metering unit telah selesai
dilaksanakan
- Pekerjaan Instalasi Grounding dan penangkal petir
telah selesai dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Instalasi MV/LV System telah selesai
dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Instalasi Electrical and Control
Protection telah selesai dilaksanakan dan lolos
pengujian
- Pekerjaan Instalasi relay proteksi sudah mendapat
persetujuan dari pengelola jaringan setempat
- Pekerjaan Instalasi Battery UPS dan DC system
telah selesai dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Instalasi Emergency Diesel Generator
telah selesai dilaksanakan dan lolos pengujian

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

- Pekerjaan Instalasi Fire Fighting System telah


selesai dilaksanakan dan siap dioperasikan
- Pekerjaan Steel Structure telah selesai
dilaksanakan untuk Main Column dan Main
Bracing dengan pengujian bolt tightening
- Pekerjaan hanger dan support telah selesai untuk
Main Pipe yang akan terkena hydrostatic test

5.6 Hydrostatic Test


Hydrostatic Test adalah milestone dimana proses
pengujian hydrostatic per bagian pressure parts dan
perpipaan secara menyeluruh selesai dilakukan.
Milestone ini dianggap tercapai apabila seluruh
prosedur pengujian telah dilakukan dan memberikan
hasil yang layak.
Pekerjaan pra syarat yang harus diselesaikan:
- Pekerjaan Instalasi Water Intake Sytem telah
selesai dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Instalasi Peralatan Water Pre Treatment
System dan atau Desalination Plant telah selesai
dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Instalasi Water Treatment Plan telah
selesai dilaksanakan dan lolos pengujian

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

- Pekerjaan Instalasi Demineralized Plant telah


selesai dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Instalasi Boiler pressure part telah
selesai dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Instalasi pompa untuk Hydrostatic test
telah selesai dilaksanakan dan lolos pengujian

5.7 First Boiler Firing


First Boiler Firing adalah milestone yang menandai
dimulainya proses pembakaran pada tungku boiler,
baik menggunakan batubara maupun start-up fuel.
Pekerjaan pra syarat yang harus diselesaikan:
- Pemasangan peralatan pendukung Boiler telah
selesai dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pemasangan Insulasi boiler dan peralatan
pendukung telah selesai dilaksanakan
- Pekerjaan Instalasi Fuel Oil System telah selesai
dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Instalasi Coal Handling System dan Coal
Firing Equipment telah selesai dilaksanakan dan
lolos pengujian
- Pekerjaan Instalasi Combustion System telah
selesai dilaksanakan dan lolos pengujian

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

- Pekerjaan Instalasi Close Cooling Water System


telah selesai dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Instalasi Compreesed Air dan
Instrument Air System telah selesai dilaksanakan
dan lolos pengujian
- Pekerjaan Instalasi Condensate System telah
selesai dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Instalasi Feed Water System telah
selesai dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Instalasi Boiler Drain/Vent System telah
selesai dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Chemical Cleaning telah dilakukan dan
lolos pengujian
- Pekerjaan Chemical Sampling System telah selesai
dan teruji

5.8 Steam Blow Out


Steam Blow Out adalah milestone yang menandai
dimulainya proses pembersihan pipa menggunakan
uap yang dihasilkan dari tungku boiler dan kemudian
dihembuskan melalui pipa main steam pada suhu dan
tekanan tertentu. Uap yang dihasilkan pada First
Steam Blow ini akan dialirkan menuju sistem pipa by

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

pass dan kemudian dikeluarkan melalui temporary


pipe (termasuk silencer).
Pekerjaan pra syarat yang harus diselesaikan:
- Pekerjaan Instalasi Dosing and Chemical Injection
System telah selesai dilaksanakan dan lolos
pengujian
- Pekerjaan Instalasi Bottom and Fly Ash Handling
telah selesai dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Instalasi Electrostatic Precipitator (ESP)
telah selesai dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Instalasi Flue Gas System telah selesai
dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Instalasi CEMS telah selesai
dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Chemical Cleaning telah selesai
dilaksanakan dan hasilnya telah disetujui oleh PLN

5.9 First Synchronize


First Synchronization adalah milestone yang
menandaidimulainya proses komisioning pada
unit/power area dengan mengkalibrasi parameter
tertentu yang meliputi (namun tidak terbatas pada)
keluaran (output) generator listrik, termasuk
frekuensi, amplitudo, dan generator spinning rate.

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Milestone ini tercapai setelah unit generator


pembangkit telah sinkron dengan jaringan transmisi/
distribusi nasional/lokal.
Pekerjaan pra syarat yang harus diselesaikan:
- Pekerjaan Instalasi Turbine dan Auxilliary System
telah selesai dilaksanakan dan lolos pengujian
(termasuk turning gear)
- Pekerjaan Instalasi Generator System telah selesai
dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Instalasi Boiler, Turbin dan Generator
control and protection system telah selesai
dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Instalasi Boiler, Turbin dan Generator
interlock system telah selesai dilaksanakan dan
lolos pengujian
- Pekerjaan Instalasi Hydroulic Oil system telah
selesai dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Instalasi Generator Gas Cooling System
telah selesai dilaksanakan dan lolos pengujian
- Pekerjaan Test Bypass operation & safety valve
telah dilaksanakan
- Pekerjaan Instalasi Air removal & gland steam
system telah selesai dilaksanakan dan lolos
pengujian

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

- Pekerjaan First rolling ST Generator no load test,


dummy synchron telah dilaksanakan
- Pekerjaan Instalasi Generator Excitation System
telah selesai dilaksanakan dan lolos pengujian

5.10 Load Test


Load Test adalah milestone saat unit pembangkit
listrik diuji untuk pertama kalinya dengan scenario
beban yang didasari oleh karaketristik operasional,
syarat dan ketentuan kontrak, serta kondisi khusus
yang diatur regulasi untuk menguji kapabilitas unit
dalam membangkitkan listrik pada daya tertentu.
Milestone ini tercapai setelah diselesaikannya
aktivitas saat load testing yang meliputi (namun tidak
terbatas pada) Run Back Test, Start-up Test, dsb.
Suatu laporan yang terdokumentasi untuk perilaku
operasional saat kondisi trip akan dianggap sebagai
prasyarat yang perlu dipenuhi untuk pencapaian
milestone ini.

5.11 Load Rejection Test


Load Rejection Test adalah milestone ketika unit
pembangkitan tenaga listrik diuji dalam kondisi

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

pemadaman tiba-tiba untuk memahami perilaku


komponen mekanik, kelistrikan, serta instrumentation
& control saat kondisi trip (mekanisme pemadaman
listrik seketika untuk melindungi sirkuit saat terjadi
kelebihan beban, korsleting, kerusakan sistem, dsb).
Pengujian ini dinyatakan selesai apabila seluruhtipe
skenario pembebanan telah dilakukan dan
pembangkit dinyatakan mampu untuk beroperasi
dalam house-load dan full-speed-no-load. Sebuah
laporan yang terdokumentasi terkait perilaku
operasional system saat kondisi trip dapat
dipertimbangkan sebagai prasyarat sebelum
milestone ini tercapai.

5.12 Reliability Run


Reliability Run adalah milestone ketika unit
pembangkitan listrik dan sistem auxiliaries pendukung
telah terpasang dan diuji secara terus-menerus
selama periode tertentu untuk memahami keandalan
system berdasarkan kondisi operasi komersial dan
kebutuhan jaringan listrik. Milestone ini dikatakan
selesai saat total durasi pelaksanaan reliability run
yang tertera pada kontrak telah tercapai.

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

5.13 Performance Test


Performance Test adalah milestone dimana system
dalam pembangkit listrik diuji berdasarkan standard
yang telah ditentukan seperti batas pembebanan,
heat rate, dan karakteristik operasional. Milestone ini
tercapai apabila hasil pengujian memenuhi
persyaratan standard yang secara kontraktual dan
secara peraturan legal.

5.14 Commercial Operation Date


Commercial Operation Date (COD) merupakan “finish
milestone” dimana pembangkit listrik beroperasi
secara komersial sehingga listrik dapat digunakan
setelah mendapatkan Sertifikat Laik Operasi (SLO).
Pekerjaan pra syarat yang harus diselesaikan:
- Semua sekuen proyek telah selesai dilaksanakan
sesuai peraturan, standar, dan prosedur yang
telah disetujui
- Sertifikat Layak Operasi PLTU telah diterbitkan
Untuk mencapai target milestone di atas, pekerjaan
konstruksi terkait masing-masing milestone harus
diselesaikan tepat waktu dan tepat mutu. Sebagai
salah satu syarat dipenuhinya kaidah tepat mutu
untuk pekerjaan konstruksi tersebut, maka terdapat

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

pekerjaan dan pengujian yang harus dipenuhi oleh


Pelaksana Pekerjaan sesuai dengan persyaratan yang
tercantum didalam Buku Kontrak, Approved Drawing,
dan/atau Standar Nasional maupun Internasional.
Daftar Pekerjaan dan Pengujian yang harus
dilaksanakan sebagaimana terlampir (namun tidak
terbatas) pada lampiran 1.

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

6 Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan


No. Kegiatan Dokumen Referensi
1. Memeriksa kesesuaian jadwal
pekerjaan
a. Memeriksa schedule key date dan Buku kontrak IV, Schedule 4
target pencapaiannya
b. Memeriksa milestone proyek dan Project master schedule
target pencapaiannya
c. Memeriksa kelengkapan fase Project master schedule
pekerjaan dan urutannya
d. Memeriksa delivery time material Project master schedule
2. Memeriksa kesesuaian design Approval drawing
3. Memeriksa persyaratan teknis untuk Buku kontrak part 4 Technical Requirement, berisi uraian
peralatan persyaratan system dan spesifikasi peralatan yang harus
dipenuhi dalam proyek PLTU sesuai dengan kontrak yang
telah disepakati para pihak
a. Pekerjaan sipil Buku kontrak part 4.4 Civil Works, berisi tentang uraian
persyaratan system dan spesifikasi peralatan dalam proyek
PLTU yang termasuk dalam bidang Sipil beserta standard
yang dijadikan acuan, misalnya untuk finishing lantai area
Boiler and Auxilliary harus mengikuti standar ASTM D1308,
material chimney harus merujuk pada standar ASTM A36 -
A167-C612, material dan pemasangan HDPE harus sesuai
dengan ASTM D1693-1004-4833, dan lain sebagainya.
b. Pekerjaan mekanikal Buku kontrak part 4.5 Mechanical Works, berisi tentang
uraian persyaratan system dan spesifikasi peralatan dalam
proyek PLTU yang termasuk dalam bidang Mekanikal
berserta standard yang dijadikan acuan, seperti untuk
Pressure Parts Boiler harus mengacu pada ASME B31.1 dan
ASME Boiler Pressure Vessel Code, System Fire Fighting
harus mengacu pada standar NFPA, Tangki Air mengacu
pada AWWA D-100, tangki minyak mengacu pada API 650,
dan lain sebagainya.
c. Pekerjaan elektirkal Buku kontrak part 4.6 Electrical Works, berisi tentang
uraian persyaratan system dan spesifikasi peralatan dalam
proyek PLTU yang termasuk dalam bidang Elektrikal beserta
standard yang dijadikan acuan, seperti Generator
Transformer and Auxilliary mengacu pada IEC 60076,
Power Generator and Auxilliary mengacu pada IEC60043-3
dan lain sebagainya
d. Pekerjaan instrument dan control Buku kontrak part 4.7 Instrument and Control System,
berisi tentang uraian persyaratan system dan spesifikasi
peralatan dalam proyek PLTU yang termasuk dalam bidang
Instrumen dan Kontrol, seperti untuk proteksi semua
peralatan Instrumen harus mengacu pada IEC 60529 dan
lain sebagainya
e. Pekerjaan erection dan Buku kontrak part 4.8 Erection and Commissioning, berisi
commissioning tentang uraian pekerjaan dalam proyek PLTU termasuk
didalamnya semua perihal yang berkaitan dengan proses
Erection dan tahapan dalam kegiatan Commissioning.
4. Memeriksa peralatan kerja − Buku kontrak Book I
− Sertifikat peralatan (SILO)
− Sertfikat Operator (SIO)
5. Memeriksa kesiapan tenaga kerja − Buku kontrak Book I
− Project master schedule (resources)
6. Memeriksa kesesuaian material dan − Master list
penanganannya − Material receiving report (MRR)
− Dokumen manufaktur (teknik penyimpanan)

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 38


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

No. Kegiatan Dokumen Referensi


7. Memeriksa kesesuaian mutu
pekerjaan
ITP
a. Pekerjaan sipil
Prosedur
b. Pekerjaan mekanikal
Standard
c. Pekerjaan elektirkal
d. Pekerjaan instrument dan control
8. Memeriksa pemenuhan aspek K3 − HSE plan
dan lingkungan − JSA
− Working permit
− Regulasi yang berlaku

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 39


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

7 Penutup
Demikian buku ini disusun, tentunya masih banyak
kekurangan, kami selalu membuka tangan untuk kritik
dan masukkan yang bersifat membangun untuk
kebaikkan bersama.
Kami berharap semoga buku ini membawa manfaat
dan menjadi pegangan bagi pengawas lapangan, baik
yang baru maupun senior.

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Daftar Pustaka

Hardjomuljadi, Sarwono. Pengantar Kontrak


Konstruksi FIDIC Conditions of Contract. 2014. Logoz
Publishing.
Keputusan Direksi PT PLN (Persero) No.
0965.K/DIR/2014 Tentang SPLN K6.001 : 2014
Komisioning Pusat Listrik Tenaga Uap.
Kumpulan Standar Internasional PT PLN (Persero)
Pusat Manajemen Proyek
Pedoman Manajemen Proyek Investasi Pembangunan
Sistem Ketenaglistrikan. 2016. Edisi 3. Program
Management Office, PT PLN (Persero).
Pedoman Supervisi Konstruksi Pembangkit dan
Jaringan PT PLN (Persero) Jasa Manajemen
Konstruksi. 2011. PT PLN (Persero) Jasa Manajemen
Konstruksi.
Pengendalian Proyek Gardu Induk/Pekerjaan
Elektrikal. Tim Pembekalan Supervisor JMK. PT PLN
(Persero) Jasa Manajemen Konstruksi.
Pembangunan Integrasi Monitoring dan Pengendalian
Jadwal dan Biaya Book 1. 2016. PT PLN (Persero).

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

SPLN No. 107 : 1993 tentang Color Standard for Pipe


and Storage Tank in The Power Plant. PT PLN
(Persero).

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

LAMPIRAN

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Lampiran 1 Pekerjaan dan Pengujian


1. Pekerjaan Sipil
1.1 Pekerjaan Persiapan
= gaya izin pada sebuah paku keling/baut.
Pekerjaan Survey
Referensi : Dokumen Kontrak dan Approval
Dokumen Drawing
Acceptance : Hasil pekerjaan survey berupa
Criteria koordinat lokasi (Global dan Lokal),
elevasi permukaan tanah, dan
pekerjaan terkait harus sesuai
spesifikasi dalam Buku Kontrak dan
Approval Drawing
Cone Penetration Test (Sondir)
Referensi : Dokumen Kontrak dan Approval
Dokumen Drawing
Acceptance : Kekuatan tanah tiap kedalaman dan
Criteria stratifikasi tanah secara pendekatan
harus sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Standar Penetration Test (SPT)
Referensi : Dokumen Kontrak dan Approval
Dokumen Drawing
Acceptance : Daya dukung tanah harus sesuai

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Criteria spesifikasi dalam Buku Kontrak dan


Approval Drawing

1.2 Pekerjaan Tanah


Material Resources Test -Structural Backfill Material
Test
Referensi : ASTM D1557
Dokumen
Acceptance : Struktur material timbunan harus
Criteria sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Material Resources Test -General Backfill Material
Test
Referensi : ASTM D2049
Dokumen
Acceptance : Kondisi umum material timbunan
Criteria harus sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Material Resources Test - Trench Fill Material Test
Referensi : ASTM D2044
Dokumen
Acceptance : Material timbunan untuk parit harus
Criteria sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Material Resources Test - FRP Backfil Material Test

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Referensi : ASTM D2310


Dokumen
Acceptance : Material timbunan untuk lokasi pipa
Criteria bawah tanah berbahan FRP harus
sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Material Resources Test - Gabion Test (Size of Mesh)
ReferensiD : SNI 03-3046-92
okumen
Acceptance : Ukuran mesh pada material gabion
Criteria harus sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Material Resources Test -Geotextile Material Tensile
Test
Referensi : ASTM D4595
Dokumen
Acceptance : Tegangan tarik material geotextile
Criteria harus sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Material Resources Test -Geotextile Material CBR
Test
Referensi : DIN 54307
Dokumen
Acceptance : Hasil pengujian CBR pada material
Criteria geotextile harus sesuai spesifikasi
dalam Buku Kontrak dan Approval
Drawing

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

CBR Test
Referensi : SNI 1738-2011
Dokumen
Acceptance : Nilai kekerasan tanah harus sesuai
Criteria spesifikasi dalam Buku Kontrak dan
Approval Drawing
Sand Cone Test
Referensi : SNI 2828-2011
Dokumen
Acceptance : Kepadatan tanah harus sesuai
Criteria spesifikasi dalam Buku Kontrak dan
Approval Drawing

1.3 Pekerjaan Sub Structure


Reinforcement Bar Test
Referensi : ASTM A615
Dokumen
Acceptance : Material Sesuai dengan data di Mill
Criteria Certificate dan untuk yield, tensile
dan bending strength sesuai dengan
spesifikasi dalam kontrak
Agregate Abrasion Test
Referensi : ASTM 31
Dokumen ASTM C127
Acceptance : Nilai abrasi untuk material agregate

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Criteria harus sesuai dengan Spesifikasi


dalam Buku Kontrak atau Approval
Drawing
Design Mix Conform
Referensi : ACI 318
Dokumen
Acceptance : Perhitungan dalam Mix Desain harus
Criteria sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Tes Kubus atau Silinder
Referensi : ASTM C39
Dokumen
Acceptance : Destructive Pressure sesuai dengan
Criteria kelas mixing dan usia betonnya
Slump Test
Referensi : ASTM C143
Dokumen
3
Acceptance : Dilakukan setiap 50 m sekali, nilai
Criteria slump harus sesuai spesifikasi dalam
Buku Kontrak dan Approval Drawing
Water Content Test (Batching Plant)
Referensi : ASTM C231
Dokumen
Acceptance : Kandungan air harus sesuai
Criteria spesifikasi dalam Buku Kontrak dan
Approval Drawing

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Agregat Gradasi Test (Batching Plant)


Referensi : ASTM C136
Dokumen ASTM D75
Acceptance : Gradasi material agregat untuk
Criteria pekerjaan pengecoran harus sesuai
spesifikasi dalam Buku Kontrak dan
Approval Drawing
Specific Gravity Test
Referensi : ASTM C127
Dokumen
Acceptance : Nilai specific gravity harus sesuai
Criteria spesifikasi dalam Buku Kontrak dan
Approval Drawing
Organic Impurities
Referensi : ASTM C40
Dokumen
Acceptance : Kandungan zat organik dalam
Criteria material pasir harus sesuai
spesifikasi dalam Buku Kontrak dan
Approval Drawing
Surface Moisture
Referensi : ASTM C70
Dokumen
Acceptance : Nilai kelembapan permukaan pasir
Criteria harus sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Temperature

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Referensi : ASTM C31


Dokumen
Acceptance : Suhu permukaan concrete selama
Criteria masa curing harus dikontrol sesuai
spesifikasi dalam Buku Kontrak dan
Approval Drawing
Grouting
Referensi : ASTM C109
Dokumen ASTM C31
ASTM C39
Acceptance : Material dan pelaksanaan pekerjaan
Criteria grouting harus sesuai spesifikasi
dalam Buku Kontrak dan Approval
Drawing
Concrete Pre Stress - Reinforcement Test
Referensi : ASTM A615
Dokumen
Acceptance : Hasil pengujian material besi polos
Criteria harus sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan standar pabrikan
Concrete Pre Stress - Spiral Reinforcing Test
Referensi : ASTM A82
Dokumen
Acceptance : Hasil pengujian material besi ulir
Criteria harussesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Compressive Test
Referensi : ASTM D1143

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Dokumen
Acceptance : Nilai kuat tekan material pile harus
Criteria sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Tensile Test
Referensi : ASTM D3689
Dokumen
Acceptance : Nilai kuat tarik material pile harus
Criteria sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Lateral Test
Referensi : ASTM D3966
Dokumen
Acceptance : Nilai kuat tegangan geser harus
Criteria sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
PDA Test
Referensi : ASTM D4945-96
Dokumen
Acceptance : BTA 100% = Tidak ada kerusakan
Criteria BTA 80-99% = Kerusakan Ringan
BTA 60-79% = Kerusakan Serius
BTA <60% = Patah
Steel Pile Test - Yield Strength Test
Referensi : ASTM A53
Dokumen
Acceptance : Nilai tegangan luluh sesuai dengan
Criteria Mill Certificate dan Sesuai spesifikasi

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

dalam Buku Kontrak dan Approval


Drawing
Steel Pile Test - Tes Komposisi Karbon
Referensi : ASTM A252
Dokumen
Acceptance : Komposisi Karbon tidak lebih dari
Criteria 0,30% danSesuai spesifikasi dalam
Buku Kontrak dan Approval Drawing
Steel Pile Test - Welding Test
Referensi : AWS D1.1
Dokumen
Acceptance : Pekerjaan welding test untuk
Criteria material steel pile harus sesuai
spesifikasi dalam Buku Kontrak dan
Approval Drawing

1.4 Pekerjaan Super Structure


Reinforcement Bar Test
Referensi : ASTM A615
Dokumen
Acceptance : Material Sesuai dengan data di Mill
Criteria Certificate dan untuk yield, tensile
dan bending strength sesuai dengan
spesifikasi dalam kontrak
Agregat Abrasion Test
Referensi : ASTM 31

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Dokumen ASTM C127


Acceptance : Nilai abrasi untuk material agregate
Criteria harus sesuai dengan Spesifikasi
dalam Buku Kontrak atau Approval
Drawing
Design Mix Conform
Referensi : ACI 318
Dokumen
Acceptance : Perhitungan dalam Mix Desain harus
Criteria sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Tes Kubus atau Silinder
Referensi : ASTM C39
Dokumen
Acceptance : Destructive Pressure sesuai dengan
Criteria kelas mixing dan usia betonnya serta
Sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Slump Test
Referensi : ASTM C143
Dokumen
3
Acceptance : Dilakukan setiap 50 m sekali, nilai
Criteria slump harus sesuai spesifikasi dalam
Buku Kontrak dan Approval Drawing

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Water Content Test (Batching Plant)


Referensi : ASTM C231
Dokumen
Acceptance : Kandungan air harus sesuai
Criteria spesifikasi dalam Buku Kontrak dan
Approval Drawing
Agregat Gradasi Test (Batching Plant)
Referensi : ASTM C136
Dokumen ASTM D75
Acceptance : Gradasi material agregat untuk
Criteria pekerjaan pengecoran harus sesuai
spesifikasi dalam Buku Kontrak dan
Approval Drawing
Specific Gravity Test
Referensi : ASTM C127
Dokumen
Acceptance : Nilai specific gravity harus sesuai
Criteria spesifikasi dalam Buku Kontrak dan
Approval Drawing
Organic Impurities
Referensi : ASTM C40
Dokumen
Acceptance : Kandungan zat organik dalam
Criteria material pasir harus sesuai
spesifikasi dalam Buku Kontrak dan
Approval Drawing

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Surface Moisture
Referensi : ASTM C70
Dokumen
Acceptance : Nilai kelembapan permukaan pasir
Criteria harus sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Temperature
Referensi : ASTM C31
Dokumen
Acceptance : Suhu permukaan concrete selama
Criteria masa curing harus dikontrol sesuai
spesifikasi dalam Buku Kontrak dan
Approval Drawing
Grouting
Referensi : ASTM C109
Dokumen ASTM C31
ASTM C39
Acceptance : Material dan pelaksanaan pekerjaan
Criteria grouting harus sesuai spesifikasi
dalam Buku Kontrak dan Approval
Drawing
Material Test – High Strength Steel Test - Grade
Material
Referensi : ASTM A572
Dokumen
Acceptance : Nilai kekuatan material steel
Criteria structure harus sesuai dengan Mill

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Certificate dan Sesuai spesifikasi


dalam Buku Kontrak dan Approval
Drawing
Material Test - Low Sulfur (0,010% max) - Yield Test
Referensi : ASTM A588
Dokumen
Acceptance : Nilai tegangan luluh untuk material
Criteria dengan kadnungan sulfur rendah
harus sesuai dengan Mill Certificate
dan Sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Material Test High Strength Steel Test - Yield test (for
12mm<thickness<56mm)
Referensi : ASTM A370
Dokumen
Acceptance : Nilai tegangan luluh untuk material
Criteria dengan ketebalan
12mm<thickness<56mm harus
sesuai dengan Mill Certificate dan
Sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Material Test - High Strength Bolt Test
Referensi : AISC Spec
Dokumen ASTM A325
Acceptance : Nilai kekuatan material baut harus
Criteria sesuai dengan Mill Certificate dan
persyaratan kontrak serta approval
drawing

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Non-Destructive Test
Referensi : AWS D1.1
Dokumen
Acceptance : 100% Visual Check
Criteria 100% Radiography Test, atau
100% UT + 100% MT
RT, UT, MT refer to ASME Section
VIIII
Sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Verticality Check
Referensi : Dokumen Kontrak dan Approved
Dokumen Drawing
Acceptance : Sesuai dengan Approved Drawing
Criteria dan ketentuan dalam Buku Kontrak
Toleransi +/- 5 mm atau 1/1000 x
tinggi
Sheet Material Test - Yield Strength
Referensi : ASTM A446
Dokumen
Acceptance : Nilai tegangan luluh untuk material
Criteria berupa lembaran logam harus sesuai
spesifikasi dalam Buku Kontrak dan
Approval Drawing
Sheet Material Test - Hot Deep Galvanized
Referensi : ASTM A525
Dokumen

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Acceptance : Nilai kandungan lapisan galvanis


Criteria harus sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Tes Material Metal Plate dan bentuk lain
Referensi : ASTM A36
Dokumen JIS G3101
JIS G3136
Acceptance : Hasil pengujian material plat logam
Criteria dan bentuk yang lain harus sesuai
spesifikasi dalam Buku Kontrak dan
Approval Drawing
Tes Material Metal Siding, Roof
Referensi : ASTM A792
Dokumen
Acceptance : Kandungan dan nilai kuat tekan
Criteria material dinding dan atap harus
sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Leakage Test for Water Proofing
Referensi : Sesuai spesifikasi dalam Buku
Dokumen Kontrak dan Approval Drawing
Acceptance : Tidak ada kebocoran atau rembesan
Criteria pada pengujian sesuai persyyaratan
kontrak

1.5 Pekerjaan Access Road and Bridge


Gradation test material Access Road base Course-
Sub Base

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Referensi : ASTM D693


Dokumen
Acceptance : Gradasi material agregat harus
Criteria sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
CBR Test for Sub Grade
Referensi : ASTM D698
Dokumen SNI 1738-2011
Acceptance : Hasil kekerasan lapisan sub grade
Criteria harus sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Asphalt Primer Test
Referensi : ASTM D2027
Dokumen
Acceptance : Pekerjaan aspal cutback (medium
Criteria curing type) sesuai spesifikasi dalam
Buku Kontrak dan Approval Drawing
Asphalt Concrete Test
Referensi : ASTM D3515
Dokumen ASTM D1074
Acceptance : Pengujian asphalt concrete sesuai
Criteria spesifikasi dalam Buku Kontrak dan
Approval Drawing
Asphalt Cement Test
Referensi : ASTM D946
Dokumen ASSHITO M20
Acceptance : Pengujian ashpalt cement sesuai
Criteria spesifikasi dalam Buku Kontrak dan

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Approval Drawing
1.6 Pekerjaan Bangunan Air
Dredging
Referensi : Sesuai Spesifikasi dalam buku
Dokumen Kontrak dan Approval Drawing
Acceptance : Luas dan kedalaman dredging harus
Criteria sesuai Spesifikasi dalam buku
Kontrak dan Approval Drawing
Breakwater – Specific Gravity
Referensi : Sesuai Spesifikasi dalam buku
Dokumen Kontrak dan Approval Drawing
Acceptance : Nilai spesifikasi gravity untuk
Criteria material breakwater harus sesuai
Spesifikasi dalam buku Kontrak dan
Approval Drawing
Reinforcement Bar Test (bab 1.3)
Referensi : ASTM A615
Dokumen
Acceptance : Material Sesuai dengan data di Mill
Criteria Certificate dan untuk yield, tensile
dan bending strength sesuai dengan
pesifikasi dalam kontrak
Agregate Abrasion Test
Referensi : ASTM 31
Dokumen ASTM C127
Acceptance : Sesuai dengan Spesifikasi dalam
Criteria Buku Kontrak atau Approval

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Drawing
Design Mix Conform
Referensi : ACI 318
Dokumen
Acceptance : Sesuai spesifikasi dalam Buku
Criteria Kontrak dan Approval Drawing
Tes Kubus atau Silinder
Referensi : ASTM C39
Dokumen
Acceptance : Destructive Pressure sesuai dengan
Criteria kelas mixing dan usia betonnya serta
sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Slump Test
Referensi : ASTM C143
Dokumen
Acceptance : Dilakukan setiap 50 m3 sekali, nilai
Criteria slump harus sesuai spesifikasi dalam
Buku Kontrak dan Approval Drawing
Water Content Test (Batching Plant)
Referensi : ASTM C231
Dokumen
Acceptance : Sesuai spesifikasi dalam Buku
Criteria Kontrak dan Approval Drawing
Agregat Gradasi Test (Batching Plant)
Referensi : ASTM C136
Dokumen ASTM D75
Acceptance : Sesuai spesifikasi dalam Buku

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Criteria Kontrak dan Approval Drawing


Specific Gravity Test
Referensi : ASTM C127
Dokumen
Acceptance : Sesuai spesifikasi dalam Buku
Criteria Kontrak dan Approval Drawing
Organic Impurities
Referensi : ASTM C40
Dokumen
Acceptance : Sesuai spesifikasi dalam Buku
Criteria Kontrak dan Approval Drawing
Surface Moisture
Referensi : ASTM C70
Dokumen
Acceptance : Sesuai spesifikasi dalam Buku
Criteria Kontrak dan Approval Drawing
Temperature
Referensi : ASTM C31
Dokumen
Acceptance : Sesuai spesifikasi dalam Buku
Criteria Kontrak dan Approval Drawing
Grouting
Referensi : ASTM C109
Dokumen ASTM C31
ASTM C39
Acceptance : Sesuai spesifikasi dalam Buku
Criteria Kontrak dan Approval Drawing
Concrete Pre Stress - Reinforcement Test

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Referensi : ASTM A615


Dokumen
Acceptance : Sesuai spesifikasi dalam Buku
Criteria Kontrak dan Approval Drawing serta
standar pabrikan
Concrete Pre Stress - SpiralReinforcing Test
Referensi : ASTM A82
Dokumen
Acceptance : Sesuai spesifikasi dalam Buku
Criteria Kontrak dan Approval Drawing
Compressive Test
Referensi : ASTM D1143
Dokumen
Acceptance : Sesuai spesifikasi dalam Buku
Criteria Kontrak dan Approval Drawing
Tensile Test
Referensi : ASTM D3689
Dokumen
Acceptance : Sesuai spesifikasi dalam Buku
Criteria Kontrak dan Approval Drawing
Lateral Test
Referensi : ASTM D3966
Dokumen
Acceptance : Sesuai spesifikasi dalam Buku
Criteria Kontrak dan Approval Drawing
PDA Test
Referensi : ASTM D4945-96
Dokumen

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Acceptance : BTA 100% = Tidak adakerusakan


Criteria BTA 80-99% = Kerusakan Ringan
BTA 60-79% = Kerusakan Serius
BTA <60% = Patah
Sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Steel Pile Test - Yield Strength Test
Referensi : ASTM A53
Dokumen
Acceptance : Sesuai dengan Mill Certificate dan
Criteria sesuai spesifikasi dalam Buku
Kontrak dan Approval Drawing
Steel Pile Test - Tes Komposisi Karbon
Referensi : ASTM A252
Dokumen
Acceptance : Komposisi Karbon tidak lebih dari
Criteria 0,30% dan sesuai spesifikasi dalam
Buku Kontrak dan Approval Drawing
Steel Pile Test - Welding Test
Referensi : AWS D1.1
Dokumen
Acceptance : Sesuai spesifikasi dalam Buku
Criteria Kontrak dan Approval Drawing
Fender Test
Referensi : ISO 2781 (density tes)
Dokumen ASTM D2240 (hardness); D 412
(tensile and elongation)
Acceptance : Material fender sesuai spesifikasi

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Criteria dalam Buku Kontrak dan Approval


Drawing
Bollard Test
Referensi : ASTM F3016
Dokumen
Acceptance : Material bollard sesuai spesifikasi
Criteria dalam Buku Kontrak dan Approval
Drawing

2. Pekerjaan Mekanikal
2.1 Boiler
Penetrant Test
Referensi : ASME VIII Rules for Construction of
Dokumen Pressure Vessel
Acceptance : Permukaan benda uji harus bebas
Criteria dari:
a) Linear Indication
b) Rounded Indication > 5 mm
c) 4 atau lebih Rounded Indication
dalam satu baris dengan jarak ≤
1,5 mm (ujung ke ujung)
Keterangan =
Berdasarkan requirements Kontrak :
a) Minimal 20% shop weld Pressure
Parts harus diuji dengan Non-
Destructive Test.

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

b) 100% field weld Pressure Parts


harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
Magnetic Particle Test
Referensi : ASME VIII Rules for Construction of
Dokumen Pressure Vessel
Acceptance : Permukaan benda uji harus bebas
Criteria dari:
a) Linear Indication
b) Round Indication > 5 mm
c) 4 atau lebih Round Indication
sejajar yang dengan jarak ≤ 1,5
mmdalam satu baris dengan
jarak ≤ 1,5 mm(ujung ke ujung)
Keterangan =
Berdasarkan requirements Kontrak :
a) Minimal 20% shop weld Pressure
Parts harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
b) 100% field weld Pressure Parts
harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
Radiography Test
Referensi : ASME VIII Rules for Construction of
Dokumen Pressure Vessel

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Acceptance : Kriteria hasil Radiography test yang


Criteria dipertimbangkan sebagai cacat
apabila melebihi ukuran sebagai
berikut:
a) 1/10 t untuk t kurang dari 3 mm
b) 1/64 in untuk 1/8 in <t<1/4 in
c) 1/32 in untuk 1/4 in < t < 2 in
d) 1/16 in untuk t > 2 in

Keterangan =
Berdasarkan requirements Kontrak :
a) Minimal 20% shop weld Pressure
Parts harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
b) b) 100% field weld Pressure Parts
harus diuji dengan Non-

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 67


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Destructive Test.
Ultrasonic Test
Referensi : ASME VIII Rules for Construction of
Dokumen Pressure Vessel
Acceptance : Apabila gelombang balik (respon)
Criteria melebihi 20% dari referensi, harus
dipertimbangkan dengan kriteria
sebagai berikut:
a) Indication dengan karakteristik
crack, lack of fusion, atau
incomplete penetration tidak
dapat diterima.
b) Indication tidak dapat diterima
apabila panjang gelombang
melebihi ketentuan berikut:
¼ in untuk t≤ ¾ in
⅓t untuk ¾ in < t < 2 ¼ in
¾ in untuk t > 2 ¼ in
Dimana t adalah ketebalan las.
Keterangan =
Berdasarkan requirements Kontrak:
a) Minimal 20% shop weld Pressure
Parts harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
b) 100% field weld Pressure Parts

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

harus diuji dengan Non-


Destructive Test.
Post Weld Heat Treatment
Referensi : ASME VIII Rules for Construction of
Dokumen Pressure Vessel
Acceptance : Pelaksanaan sesuai dengan
Criteria ketentuan pada table UCS-56 pada
ASME VIII Rules for Construction of
Pressure Vessel
Hydrostatic Test Boiler Proper
Referensi : ASME B31.1 Power Piping
Dokumen
Acceptance : Tekanan Pengetesan Minimum 1,5x
Criteria MAWP (Minimum Allowable
Working Pressure). TIDAK ADA
KEBOCORAN atau REMBESAN
Hydrostatic Test Boiler External Pipe
Referensi : ASME B31.1 Power Piping
Dokumen
Acceptance : Tekanan Pengetesan minimum 1,5 x
Criteria desain pressure tapi tidak boleh
melebihi Maximum Allowable Test
Pressure (MATP) dari komponen
yang tidak di isolasi. TIDAK ADA
KEBOCORAN atau REMBESAN
Chemical Cleaning
Referensi : ASTM A 380

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Dokumen ASTM A967


ASME B31.3 Process Piping
ES 14-602-02
Permen LH No. 08 Tahhun2009
Acceptance : Sampling Tube bersih dari
Criteria kontaminan pada temperatur dan
pH sesuai dengan desain operasi

2.2 Steam Turbine


Alignment Check
Referensi : Manufacture Document
Dokumen
Acceptance : Manufacture Document
Criteria Keterangan =
Contoh hasil inspeksi alignment

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 70


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Bolt Tightening
Referensi : Dokumen Kontrak dan Approved
Dokumen Drawing
Acceptance : Nilai moment sesuai dengan
Criteria spesifikasi dalam Buku Kontrak dan
Approved Drawing
Oil Flushing
Referensi : BS 5540
Dokumen NAS 1638
ISO Cleanliness Code
SAE AS4059 rev E table
GOST 17216-2001 table
NAV Air 10-1A-17 table
ISO /DIS 4406
Defence Standard. 05/42
SAE 749
Acceptance : NAS 1638
Criteria

Clearance Check
Referensi : Manufacture Document
Dokumen

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 71


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Acceptance : Manufacture Document


Criteria

2.3 Condenser
Penetrant Test
Referensi : ASME VIII Rules for Construction of
Dokumen Pressure Vessel
Acceptance : Permukaan benda uji harus bebas
Criteria dari:
a) Linear Indication
b) Rounded Indication > 5 mm
c) 4 atau lebih Rounded Indication
dalam satu baris dengan jarak ≤
1,5 mm (ujung ke ujung)
Keterangan =
Berdasarkan requirements Kontrak :
a) Minimal 20% shop weld Pressure
Parts harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
b) 100% field weld Pressure Parts
harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
Magnetic Particle Test
Referensi : ASME VIII Rules for Construction of
Dokumen Pressure Vessel
Acceptance : Permukaan uji harus terbebas dari:

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Criteria a) Linear indication


b) Round Indication > 5 mm
c) 4 atau lebih round indication
sejajar yang dengan jarak ≤ 1,5
mm dalam satu baris dengan
jarak ≤ 1,5 mm (ujung ke ujung)
Keterangan =
Berdasarkan requirements Kontrak :
a) Minimal 20% shop weld Pressure
Parts harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
b) 100% field weld Pressure Parts
harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
Radiography Test
Referensi : ASME VIII Rules for Construction of
Dokumen Pressure Vessel
Acceptance : Kriteria hasil Radiography test yang
Criteria dipertimbangkan sebagai cacat
apabila melebihi ukuran sebagai
berikut:
a) 1/10 t untuk t kurang dari 3 mm
b) 1/64 in untuk 1/8 in <t<1/4 in
c) 1/32 in untuk 1/4 in < t < 2 in
d) 1/16 in untuk t > 2 in

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Keterangan =
Berdasarkan requirements Kontrak :
a) Minimal 20% shop weld Pressure
Parts harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
b) 100% field weld Pressure Parts
harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
Water Filling Test Condenser - Water Side
Referensi : API 660
Dokumen ASME Code Section VIII Division 1
Acceptance : Holding time selama 1 jam dengan
Criteria tekanan operasi. Tidak ada
kebocoran atau rembesan.
Keterangan =
Air untuk condenser berbahan
austenitic stainless steel harus
menggunakan potable waterdengan

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 74


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

ion chloride tidak melebihi 50 mg/kg


Water Filling Test Condenser - Steam Side
Referensi : API 660
Dokumen ASME Code Section VIII Division 1
Acceptance : Holding time selama 1 jam dengan
Criteria tekanan operasi. Tidak ada
kebocoran atau rembesan.
Keterangan =
Air untuk condenser
berbahanaustenitic stainless steel
harus menggunakan potable water
dengan kadar ion chloride tidak
melebihi 50 mg/kg
Pneumatic test tube ti
Referensi : API 660
Dokumen
Acceptance : Tekanan test 173 kPa (25
Criteria pound/inch²) kemudian test
kebocoran dengan air sabun. Tidak
ada rembesan air sabun atau
gelembung udara air sabun pada
permukaan yang diuji.
Nozzle Reinforcements Pads Pneumatic Test
Referensi : API 660
Dokumen
Acceptance : Tekanan test 173 kPa (25
Criteria pound/inch²) kemudian test
kebocoran dengan air sabun. Tidak

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

ada rembesan air sabun atau


gelembung udara air sabun pada
permukaan yang diuji.

2.4 Rotating Equipment


Alignment Check
Referensi : Manufactur Document
Dokumen
Acceptance : Manufacture Document
Criteria Keterangan =
Contoh report alignment

Dimension Check
Referensi : Approval drawing dan dokumen
Dokumen manufaktur
Acceptance : Dimensi peralatan (termasuk gap)
Criteria sesuai dengan approval drawing dan
dokumen manufaktur

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 76


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

2.5 TangkiAir
Verticality Check/Plumbness Check
Referensi : AWWA D-100
Dokumen
Acceptance : Maksimum out-of-plumbness di titik
Criteria tertinggi shell dibandingkan dengan
titik terendah shell tidak melebihi
1/200 dari total tinggi shell
Roundness Check
Referensi : AWWA D-100
Dokumen
Acceptance : Pada ketinggian 0,3 m dari bottom
Criteria corner weld, tidak boleh melebih
toleransi sebagai berikut:

Visual Welding Inspection


Referensi : AWWA D-100
Dokumen
Acceptance : Permukaan uji harus bebas dari :
Criteria • Crack
• Lack of Fusion
• Unfilled Craters

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 77


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

• Overlap
• Weld size less than specified
(insufficient throat or leg)
• Butt Joint Reinforcement in exess
of allowable limit given
• Fillet Weld Convexity in exess of
allowable
• Undercut
• In exess of the limits given
• Porosity
• Plate Missalignment in exess of the
limit given
Radiography Test
Referensi : AWWA D-100
Dokumen ASME Section V
Acceptance : Apabila pada pembacaan film
Criteria ditemukan cacat seperti di bawah
ini, maka harus ditolak :
• Crack, incomplete fusion atau
inadequate penetration
• Individual elongated inclusion
dengan panjang 2/3 tebal plat
yang paling tipis.
• Dengan catatan 6
mm<panjang<19mm

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

• Kumpulan inclusion line denga


panjang total 6T (T adalah tebal
plat tertipis)
• Roundness indication dengan
ukuran melebihi seperti yang
disebutkan pada standar ASME
Section VIII
Vacuum Test
Referensi : AWWA D-100
Dokumen
Acceptance : Tekanan Vacuum minimal 2 psi (13,8
Criteria kPa). Tidak ada kebocoran pada
sambungan las ketika dilakukan
inspeksi menggunakan air sabu,
minyak tanah, atau media lain
sejenis (kebocoran terindikasi
dengan munculnyanya gelembung
udara)
Water Filling Test
Referensi : AWWA D-100
Dokumen
Acceptance : Tidak ada kebocoran pada
Criteria sambungan di bottom, shell maupun
roof
Painting
Referensi : SPLN No. 107 tahun 1993

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Dokumen SSPC
Acceptance : Warna dan ketebalan sesuai dengan
Criteria ketentuan pada drawing approval
dan SPLN No. 107 tahun 1993
Dimension Check
Referensi : Approval drawing
Dokumen
Acceptance : Dimensi shell dan plat sesuai dengan
Criteria approval drawing

2.6 Tangki Minyak


Verticality Check/Plumbness Check
Referensi : API 650
Dokumen
Acceptance : Maksimum out-of-plumbness di titik
Criteria tertinggi shell di bandingkan dengan
titik terendah shell tidak melebihi
1/200 dari total tinggi shell
Roundness Check
Referensi : API 650
Dokumen
Acceptance : Pada ketinggian 0,3 m dari bottom
Criteria corner weld, tidak boleh melebih
toleransi sebagai berikut:

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Visual Welding Inspection


Referensi : API 650
Dokumen
Acceptance : Permukaan uji harus bebas dari :
Criteria Crater Crack, surface crack, arc
strike, atau adjacent to weld joint
Undercut tidak melebihi 0,4 mm
atau batasan pada clause 5.2.1.4
Surface porosity tidak melebihi
panjang100mm untuk satu kluster
dan diameter tiap kluster tidak lebih
dari 2,5mm
Liquid Penetrant Test
Referensi : API 650
Dokumen ASME Section VIII
Acceptance : Permukaan benda uji harus bebas
Criteria dari:
a) Linear Indication
b) Rounded Indication > 5 mm
c) 4 atau lebih Rounded Indication
dalam satu baris dengan jarak ≤

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 81


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

1,5 mm (ujung ke ujung)


Magnetic Particle Test
Referensi : API 650
Dokumen ASME Section VIII
Acceptance : Permukaan uji harus terbebas dari:
Criteria a) Linear indication
b) Round Indication > 5 mm
c) 4 atau lebih round indication
sejajar yang dengan jarak ≤ 1,5
mm dalam satu baris dengan
jarak ≤ 1,5 mm (ujung ke ujung)
Radiography Test
Referensi : AWWA D-100
Dokumen ASME Section VIII
Acceptance : Kriteria hasil Radiography test yang
Criteria dipertimbangkan sebagai cacat
apabila melebihi ukuran sebagai
berikut:
a) 1/10 t untuk t kurang dari 3 mm
b) 1/64 in untuk 1/8 in <t<1/4 in
c) 1/32 in untuk 1/4 in < t < 2 in
d) 1/16 in untuk t > 2 in

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Keterangan =
Titik yang harus di tes :

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 83


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Ultrasonic Test
Referensi : API 650
Dokumen ASME Section V
Manufacture Document
Acceptance : ASME Section V
Criteria Manufacture Document
Vacuum Test
Referensi : API 650
Dokumen
Acceptance : Parsial Vacuum test dengan tekanan
Criteria vacuum 21 kPa – 35 kPa. Tidak ada
kebocoran pada saat pengetesan
(ditandai dengan gelembung)
menggunakan air sabun atau media
sejenis.
Tracer Gas Testing (alternatif)
Referensi : API 650
Dokumen
Acceptance : Tidak ada kebocoran atau rembesan
Criteria pada tekanan 1 x 10-4 Pa m3/s atau
lebih kecil.
Hydrostatic test
Referensi : API 650
Dokumen
Acceptance : Penurunan settlement tidak
Criteria melebihi 13 mm per 10 m atau 50
mm uniform settlement setelah
holding time selama 24 jam pada

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

kondisi tangki penuh terisi air.


Keterangan =
Air menggunakan potable water.
Laju pengisian air :

Kemudian ukur elevasi pada kondisi


berikut :
• Sebelum terisi air
• Setelah tank terisi 25%
• Setelah tank terisi 50%
• Setelah tank terisi 75%
Painting
Referensi : SPLN No. 107 tahun 1993
Dokumen SSPC
Documet Contract
Approved Drawing
Acceptance : Sesuai dengan spesifikasi dalam
Criteria Buku Kontrak dan Approved
Drawing.
Warna sesuai SPLN No. 107 tahun
1993
Dimension Check
Referensi : Approval drawing
Dokumen

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 85


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Acceptance : Dimensi shell dan plat sesuai dengan


Criteria approval drawing

2.7 Piping
Penetrant Test
Referensi : ASME VIII Rules for Construction of
Dokumen Pressure Vessel
Acceptance : Permukaan benda uji harus bebas
Criteria dari:
a) Linear Indication
b) Rounded Indication > 5 mm
c) 4 atau lebih Rounded Indication
dalam satu baris dengan jarak ≤
1,5 mm (ujung ke ujung)
Keterangan =
Berdasarkan requirements Kontrak :
a) Minimal 20% shop weld Pressure
Parts harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
a) 100% field weld Pressure Parts
harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
Magnetic Particle Test
Referensi : ASME VIII Rules for Construction of
Dokumen Pressure Vessel
Acceptance : Permukaan uji harus terbebas dari:

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Criteria a) Linear indication


b) Round Indication > 5 mm
c) 4 atau lebih round indication
sejajar yang dengan jarak ≤ 1,5
mm dalam satu baris dengan
jarak ≤ 1,5 mm (ujung ke ujung)
Keterangan =
Berdasarkan requirements Kontrak :
a) Minimal 20% shop weld Pressure
Parts harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
b) 100% field weld Pressure Parts
harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
Radiography Test
Referensi : ASME VIII Rules for Construction of
Dokumen Pressure Vessel
Acceptance : Kriteria hasil Radiography test yang
Criteria dipertimbangkan sebagai cacat
apabila melebihi ukuran sebagai
berikut:
a) 1/10 t untuk t kurang dari 3 mm
b) 1/64 in untuk 1/8 in <t<1/4 in
c) 1/32 in untuk 1/4 in < t < 2 in
d) 1/16 in untuk t > 2 in

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Keterangan =
Berdasarkan requirements Kontrak :
a) Minimal 20% shop weld Pressure
Parts harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
b) 100% field weld Pressure Parts
harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
Ultrasonic Test
Referensi : ASME VIII Rules for Construction of
Dokumen Pressure Vessel
Acceptance : Apabila gelombang balik (respon)
Criteria melebihi 20% dari referensi, harus
dipertimbangkan dengan kriteria
sebagai berikut:
a) Indication dengan karakteristik
crack, lack of fusion, atau

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 88


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

incomplete penetration tidak


dapat diterima.
b) Indication tidak dapat diterima
apabila panjang gelombang
melebihi ketentuan berikut:
> ¼ in untuk t≤ ¾ in
>⅓t untuk ¾ in < t < 2 ¼ in
> ¾ in untuk t > 2 ¼ in
Dimana t adalah ketebalan las.
Keterangan =
Berdasarkan requirements Kontrak:
a) Minimal 20% shop weld Pressure
Parts harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
b) 100% field weld Pressure Parts
harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
Post Weld Heat Treatment
Referensi : ASME VIII Rules for Construction of
Dokumen Pressure Vessel
Acceptance : Pelaksanaan sesuai dengan
Criteria ketentuan pada table UCS-56 pada
ASME VIII Rules for Construction of
Pressure Vessel
Hydrostatic Non Boiler External Pipe
Referensi : ASME B31.1 Power Piping

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Dokumen
Acceptance : Tekanan Pengetesan minimum 1,5 x
Criteria desain pressure tapi tidak boleh
melebihi Maximum Allowable Test
Pressure (MATP) dari komponen
yang tidak di isolasi. TIDAK ADA
KEBOCORAN atau REMBESAN
Keterangan :
Sebagai alternatif (Apabila disetujui
pemberi kerja), tes kebocoran ini
dapat dilakukan dengan pneumatic
test, mass spectrometer and halide
test, initial service test
Initial Service Test
Referensi : ASME B31.1 Power Piping
Dokumen
Acceptance : Tekanan Pengetesan adalah tekanan
Criteria operasi, kemudian di tahan selama
10 menit. TIDAK ADA KEBOCORAN
atau REMBESAN
Pneumatic Test
Referensi : ASME B31.1 Power Piping
Dokumen
Acceptance : Tekanan Pengetesan Minimum 1,2x
Criteria MAWP. TIDAK ADA KEBOCORAN
atau REMBESAN pada saat
pengecekan menggunakan air sabun

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Holiday Test
Referensi : NACE RP 0188
Dokumen NACE RP 0274
NACE RP 0490
ASTM D5162
Acceptance : type coating polyuretane 8
Criteria volt/mikron maksimum voltage 20kV
type coating liquid epoxy 8
volt/mikron maksimum volatge 20kV
type coating epoxy powder 5
volt/mikron
type coating three layer pp 10
volt/mikron maksimum voltage 25kV
type coating coal tar 18kV < voltage
< 22kV
type coating three layer polyamide
10 volt/mikron

2.8 Alat Angkat – Angkut (Hoist&Crane, Stacker


Reclaimer, dll)
Load Test
Referensi : Permenaker No. Per.05/Men/1985
Dokumen
Acceptance : Mampu menahan beban sampai
Criteria 125% dari beban maks.

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

2.9 Fire Fighting System


Penetrant Test
Referensi : ASME VIII Rules for Construction of
Dokumen Pressure Vessel
Acceptance : Permukaan benda uji harus bebas
Criteria dari:
a) Linear Indication
b) Rounded Indication > 5 mm
c) 4 atau lebih Rounded Indication
dalam satu baris dengan jarak ≤
1,5 mm (ujung ke ujung)
Keterangan =
Berdasarkan requirements Kontrak :
a) Minimal 20% shop weld Pressure
Parts harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
b) 100% field weld Pressure Parts
harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
Radiography Test
Referensi : ASME VIII Rules for Construction of
Dokumen Pressure Vessel
Acceptance : Kriteria hasil Radiography test yang
Criteria dipertimbangkan sebagai cacat
apabila melebihi ukuran sebagai
berikut:

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

a) 1/10 t untuk t kurang dari 3 mm


b) 1/64 in untuk 1/8 in <t<1/4 in
c) 1/32 in untuk 1/4 in < t < 2 in
d) 1/16 in untuk t > 2 in

Keterangan =
Berdasarkan requirements Kontrak :
a) Minimal 20% shop weld Pressure
Parts harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
b) 100% field weld Pressure Parts
harus diuji dengan Non-
Destructive Test.
Hydrostatic Non Boiler External Pipe
Referensi : ASME B31.1 Power Piping
Dokumen
Acceptance : Tekanan Pengetesan minimum 1,5 x
Criteria desain pressure tapi tidak boleh

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 93


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

melebihi Maximum Allowable Test


Pressure (MATP) dari komponen
yang tidak di isolasi. TIDAK ADA
KEBOCORAN atau REMBESAN
Keterangan =
Sebagai alternatif (Apabila disetujui
pemberi kerja), tes kebocoran ini
dapat dilakukan dengan pneumatic
test, mass spectrometer and halide
test, initial service test
Initial Service Test
Referensi : ASME B31.1 Power Piping
Dokumen
Acceptance : Tekanan Pengetesan adalah tekanan
Criteria operasi, kemudian di tahan selama
10 menit. TIDAK ADA KEBOCORAN
atau REMBESAN
Pneumatic Test
Referensi : ASME B31.1 Power Piping
Dokumen
Acceptance : Tekanan Pengetesan Minimum 1,2x
Criteria MAWP. TIDAK ADA KEBOCORAN
atau REMBESAN pada saat
pengecekan dengan air sabun
Function Test
Referensi : NFPA 850 ; 20 ; 72 ; 12 ; 15 ; 25 ; 11 ;
Dokumen 291 ; 10 ; 85
SPLN K6.001.2.2014

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Acceptance : Sesuai dengan spesifikasi di dalam


Criteria Buku Kontrak dan Approved
Drawing

3. Pekerjaan Elektrikal
3.1 Pekerjaan Pemasangan Kabel
Dimensions & Construction Check
Referensi : IEC 60840
Dokumen Dokumen Kontrak
Approved Drawing
Acceptance : Dimensi peralatan sesuai dengan
Criteria technical data serta sesuai
spesifikasi dalam Dokumen Kontrak
dan Approved Drawing
HV Test
Referensi : IEC 60502-2
Dokumen IEC 60840
Acceptance : No flash over or break down occur
Criteria during testing.
Insulation Resistance Test
Referensi : IEC 60840-2
Dokumen
Acceptance : No breakdown
Criteria
Outer Sheath
Referensi : IEC 60364-6
Dokumen

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Acceptance : Extra low voltage (test voltage


Criteria 250Vdc) ≥ 0.5 MΩ
Up to 500V (test voltage 500Vdc)≥
1.0 MΩ
Over 500V (test voltage 1000Vdc) ≥
1.0 MΩ
Conductor Resistance
Referensi : IEC 60840 – 2
Dokumen
Acceptance : Max 0.0601
Criteria
Hot Set Test
Referensi : IEC 60840
Dokumen
Acceptance : Hasil pengujian sesuai dengan
Criteria technical data pabrikan
Capacitance Test
Referensi : IEC 62067 (2001)
Dokumen
Acceptance : Hasil pengujian sesuai dengan
Criteria technical data pabrikan
Partial Discharge
Referensi : IEC 60840
Dokumen
Acceptance : 54kV . AC, max 10pc
Criteria
Flame Retardant
Referensi : IEC 60332-3

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Dokumen
Acceptance : Cables installed on the test ladder to
Criteria achieve a nominal total volume of
non-metallic material of 1.5 l/m of
test sample. The flame application
time is 20 min. The maximum extent
of the charred portion measured on
the sample shall not have reached a
height exceeding 2 .5 m above the
bottom edge of the burner.

3.2 Pemasangan Transformator


Measurement Of Voltage Ratio
Referensi : IEC 60076- 1
Dokumen
Acceptance : Maximum ratio deviation ±0.5%
Criteria Polarity conform to specification
Measurement Of Winding Ratio
Referensi : IEC 60076- 1
Dokumen
Acceptance : Conform to design value
Criteria
Insulation Resistance Including Polarization Index
Referensi : IEC 60076- 1
Dokumen
Acceptance : Insulation resistance > 1000 Mohm.
Criteria Polarization Index> 1.25

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

No Load Losses And Excitation Current


Referensi : IEC 60076- 1
Dokumen
Acceptance : No Load losses is not exceed 100 kW
Criteria plus tolerance 15%
Load Losses And Impendance Voltage
Referensi : IEC 60076- 1
Dokumen
Acceptance : Losses on tap 0 (tap nominal) is not
Criteria exceed 330
KW plus 15% tolerance.
Impedance on tap 0 (tap nomina l) is
14.5% plus tolerance±7.5%.
Voltage Withstand Test
Referensi : IEC 60076-5
Dokumen
Acceptance : No flash over or break down occur
Criteria during testing
Induce Over Voltage Test And Partial Discharge
Referensi : IEC 60076-3
Dokumen
Acceptance : No breakdown or collapse during
Criteria induced test.
PD at 1.58 Ur is not exceed 70 pC.
The PD levels measured during the
one hour period do not exhibit any
rising trend and no sudden
sustained increase in the levels

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

occur during the last 20 min of the


test. The measured PD levels during
the one hourperiod do not increase
by more than 50 pC. The PD level
measured at a volt age leve l of
(1,2 Ur)/V3 after the one hour
period does notexceed 70 pC.
Lightning Impulse
Referensi : IEC 60076-3
Dokumen
Acceptance : No failure or collapse during testing,
Criteria No significant difference waves hape
Switching Impulse
Referensi :
Dokumen
Acceptance : No failure or collapse during testing
Criteria
Power Taken By Fans
Referensi : IEC 60076- 1
Dokumen
Acceptance : Maximum ratio deviation ±0.5%
Criteria
Ratio And Polarity
Referensi : IEC 60076- 1
Dokumen
Acceptance : Conform to design value
Criteria

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Temperature Rise Test


Referensi : IEC 60076-2
Dokumen
Acceptance : Top oil rise < 5OK
Criteria Average winding rise< 55 K
Hot spot rise < 68 K
Capacitance And Tan Delta Test
Referensi : IEC 60076-1
Dokumen ANSI C57.12.90
Acceptance : The dissipat ion factor (tan ơ)
Criteria maximum is 0.5% at 20°. The
capacitance value only for future
comparison.
Sound Level
Referensi : IEC 60076-10
Dokumen
Acceptance : Sound Pressure Level shall not
Criteria exceed the guaranteed value given
in the specification
Sweep Fequency Response Analysis
Referensi : Factory Standard
Dokumen
Acceptance : No passing criteria for SFRA test, the
Criteria pattern obtained during factory test
will be used as reference for
futurediagnostic.

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

3.3 Pemasangan Grounding


Grounding Test
Referensi : PUIL
Dokumen SNI 04-0225-2000
Acceptance : R <0.1 ohm
Criteria

4. Pekerjaan Instrumen dan Kontrol


Distributed Control System Installation
Referensi : a) ISA RP 60.1 Control centre
Dokumen Facilities
b) ISA RP 60.2 Control Centre
Design Guide and Terminology
c) ISA RP 60.3 Human Engineering
for Control Centre
d) ISA RP 60.4 Documentation for
Control Centre
e) ISA RP 60.6 Name Plates, Label,
and Tags for Control Centre
f) ISA RP 60.8 Electrical Guide for
Control Centre
g) ISA-SP90, Instrumentation and
Computer Grounding
h) IESNA 9 Ilumination Engineering
Society North America

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Acceptance : All signals to and from the Central


Criteria Control Room shall be electric/
electronic. The standard signal shall
be analogue 4-20 mA using 2-wire
system, standard thermocouple,
RTD output, and/or suitable pulse
signal.Instruments located on
control panels and central control
room (CCR) shall be microprocessor
based. On platforms with processing
facilities, a Distributed Control
System (DCS) shall be provided for
monitoring and controlling the
process, and for generating alarms
in case of process upsets
Distributed Control System (DCS) Test
Referensi : ISA-SP67.16WG1, EMI/RFI Design
Dokumen Requirements
Acceptance : Nilai setiap element pada hasil
Criteria pengetesan sesuai dengan dokumen
manufaktur dan ketentuan dalam
kontrak
Impulse Line
Referensi : a) SS Tubing for Non Corrosive
Dokumen tubing ASTM A213 GRTP 304
(Temp > 537⁰C)
b) SS Tubing for Non

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Corrosivetubing ASTM A213


GRTP 316 (Temp > 648⁰C)
c) SS Tubing for Non Corrosive
tubing ASTM A213 GR TP 316L
(Temp > 450⁰C)
d) Carbon Steel for Non Corrosive
tubing ASTM A210 GR A1
(Temp>412⁰C)
e) Copper Tube ASTM B88 or B75 or
annealed soft tamper (max
205⁰C)
f) S 7.0.01 Quality Standard for
Instrument Air
Acceptance : Impulse line sesuai dengan dokumen
Criteria manufaktur dan ketentuan dalam
kontrak
Transmitter
Referensi : a) IEC 61000-4-2 Electromagnetic
Dokumen Compatibility (EMC) – Part 4:
Testing and Measurement
Techniques – Section 2:
Electrostatic Discharge Immunity
Test
b) IEC 61000-4-3 Electromagnetic

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Compatibility (EMC) – Part 4:


Testing and Measurement
Techniques – Section 3:
Radiated, RadioFrequency,
Electromagnetic Field Immunity
Test
c) IEC 61131-3 1993 Programmable
Controllers – Part 3:
Programming languages
Acceptance : All electronic transmitters shall be
Criteria 24 V DC loop-powered type with 4 –
20 mA Smart analog output signal.
Electronic Transmitters shall have
integral LCD display. Where this is
not possible, a suitable separate
local loop indicator shall be
provided. Local electrical control
and field alarm switches shall be
hermetically sealed SPDT Micro
Switch activated. The switches shall
be rated for 110 V AC 5 Amps. or 24
V DC – 2 Amps
Transducer Installation
Referensi : a) ISO 5167-2 Orifice plates
Dokumen b) ISO 5167-3 Nozzles and Venturi
nozzles

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

c) ISO 5167-4 Venturi Tubes


d) ISO 6817 Electromagnetic
Flowmeters
e) ISO 9951 Turbine Meters -
measurements gas flow
f) ISO 10790 Guidance to the
selection, installation and use of
Coriolis meters
g) ISO 14511 Thermal mass
flowmeters
h) ISO 2715 Volumetric
measurement by Turbine Meter
Systems
Acceptance : Material dan pemasangan
Criteria transducer sesuai dengan dokumen
manufaktur dan ketentuan dalam
kontrak
Instrument Cable Loop Test
Referensi : API RP 554 Process Inst and control
Dokumen
Acceptance : Cable loop test dilaksanakan sesuai
Criteria dengan dokumen manufaktur dan
ketentuan dalam kontrak
Calibration
Referensi : ISO 17025 General requirements for
Dokumen the competence of Testing and

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Calibration Laboratories
Acceptance : Kalibrasi dilaksanakan sesuai dengan
Criteria dokumen manufaktur dan
ketentuan dalam kontrak
Control Valve
Referensi : a) ISA 75.01.01 Flow Equations for
Dokumen Sizing Control Valves
b) ISA 75.02 Control Valve Capacity
Test Procedure
c) ISA 75.08 Installed Face-to-Face
Dimensions for Flaned Clamp Or
Pinch Valves
d) ISA 75.08.01 Face-to-Face
Dimensions for Integral Flanged
Globe-Style Control Valve Bodies
e) ISA 75.08.02 Face-to-Face
Dimensions for Flangeless
Control Valves
f) ISA 75.08.03 Face-to-Face
Dimensions for Socket Weld
&Screwed Globe Control Valves
g) ISA 75.08.04 Face-to-Face
Dimensions for Buttweld-End
Globe-Style Valves
h) ISA 75.08.05 Face-to-Face

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Dimensions for Buttweld Globe


Control Valves
i) ISA 75.08.06 Face-to-Face
Dimensions for Flanged Globe
Control Valves
j) ISA 75.08.07 Face-to-Face
Dimensions for Separable
Flanged Globe Control Valves
k) ISA 75.11.01 Inherent Flow
Characteristic and Rangeability of
Control Valves
l) ISA 75.13 Method of Evaluating
the Performance of Positioners
m) ISA 75.17 Control Valve
Aerodynamic Noise Prediction
n) ISA 75.19.01 Hydrostatic Testing
of Control Valves
o) ISA 75.22 Face-to-Centerline
Dimensions for Flanged Globe-
Style Angle Control Valves
Acceptance : Material dan pemasanagan control
Criteria valve sesuai dengan dokumen
manufaktur dan ketentuan dalam
kontrak

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Process Analyzer
Referensi : API RP 555 Process Analyzer
Dokumen
Acceptance : Process analyzer sesuai dengan
Criteria dokumen manufaktur dan
ketentuan dalam kontrak

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Lampiran 2 BOOK II Summary of Work PLTU LONTAR (1 x


315 MW)

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 109


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Lampiran 3 Surat Perjanjian PLTU LONTAR (1x315MW)

Lampiran 4 Surat Perjanjian PLTU Asam-Asam (1x100 MW)

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 110


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Lampiran 5 General Condition of Contract Book 1 PLTU


Lontar Extension (1x315 MW)

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 111


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Lampiran 6 Surat Perjanjian Contract Book ISchedule 4


PLTU KALSELTENG 2 (2x100 MW)

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 112


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Lampiran 7 Contract Book I Part 3 Special Conditon of


Contract PLTU KALSELTENG 2 (2x100 MW)

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 113


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Lampiran 8 Contract Book I Part 2 General Condition of


Contract PLTU KALSELTENG 2 (2x100 MW)

Lampiran 9 Contract Book I Part 2 General Condition of


Contract PLTU KALSELTENG 2 (2x100 MW)

Lampiran 10 Contract Book I Part 2 General Condition of


Contract PLTU KALSELTENG 2 (2x100 MW)

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 114


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Lampiran 11 Contract Book I Part 2 General Condition of


Contract PLTU KALSELTENG 2 (2x100 MW)

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 115


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Lampiran 12 Surat Perjanjian (ContractAgreement) Pasal 4


Ref Kontrak PLTU KALSELTENG 2 (2x100 MW)

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 116


Lampiran 13 Contract Book IV Detailed Price Schedule of Contract PLTU Lontar
Extension (1x315 MW)

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

117
PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Lampiran 14 Contract Book Schedule PLTU Lontar


Extension (1 x 315 MW)

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 118


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Lampiran 15 Contract Book Schedule 6 Plant Perfomance


Guarantees of Contract PLTU Lontar Extension (1x315 MW)

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 119


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Lampiran 16 Contract Schedule 6 Plant Perfomance


Guarantees of Contract PLTU KALSELTENG 2 (2x100 MW)

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 120


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Lampiran 17 Contract Book IPart 3 Special Conditon of


Contract PLTU KALSELTENG 2 (2x100 MW)

Lampiran 18Book II General Klausul 4.3 Technical


Requirementof Contract PLTU KALSELTENG 2 (2x100 MW)

Lampiran 19 Surat Perjanjian (ContractAgreement)


Kontrak PLTU Lontar Extension (1 x 315 MW)

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 121


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

Lampiran 20 Book I Part 2 General Condition of Contract,


Pasal 2.9.

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU 122


PT PLN (PERSERO) PUSAT MANAJEMEN PROYEK

BUKU SAKU SUPERVISOR KONSTRUKSI PLTU


PTPL
N(Per
ser
o)PUSATMANAJ
EMENPROYEK
J
L.Sl
ametNo.1-GajahMungk
ur
Semar
ang-50232