Anda di halaman 1dari 17

PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI

DALAM EVALUASI KINERJA EKSPLORASI


EXPLORATION MONITORING SYSTEM
4 DESEMBER 2019

DIREKTORAT PEMBINAAN PENGUSAHAAN MINERAL


DIREKTORAT JENDERAL MINERAL DAN BATUBARA
2019
1
OUTLINE
A. PENDAHULUAN
B. EXPLORATION MONITORING SYSTEM

2
A. PENDAHULUAN

KEWENANGAN PEMERINTAH DALAM


PENGELOLAAN DATA PERTAMBANGAN

Permen ESDM Kepmen ESDM


UU no. 4/2009
11/2018 1806/2018
• Pasal 6 ayat (1)p PASAL 61 AYAT (1)T: KEWAJIBAN
inventarisasi oleh pemerintah PEMEGANG IUP/IUPK WAJIB
MENYERAHKAN SELURUH DATA PENYAMPAIAN
• Pasal 6 ayat (1)q YANG DIPEROLEH DAR KEGIATAN DOKUMEN RKAB DAN
pengelolaan informasi oleh EKSPLORASI DAN OPERASI
pemerintah PRODUKSI KEPADA PEMERINTAH TRIWULANAN SESUAI
• Pasal 87 ayat (1) SESUAI DENGAN FORMAT YANG
seluruh data informasi milik KEWENANGANNYA
pemerintah
DITENTUKAN

3
OUTLINE
A. PENDAHULUAN
B. EXPLORATION MONITORING SYSTEM

4
A. PENDAHULUAN

SAAT INI YANG DIHARAPKAN


1. Pelaporan kegiatan eksplorasi dan data sumberdaya 1. Data Lengkap dan Akurat
cadangan dilakukan manual (paper-based) secara Ketersediaan data sangat lengkap, meliputi data
berkala (tahunan dan triwulanan) produksi, pengolahan, pemurnian, stock inventory, dan
penjualan
2. Rekapitulasi data sumberdaya dan cadangan
dilakukan secara manual 2. Perangkat Evaluasi dan Analisa
Tersedianya perangkat yang membantu dalam melakukan
3. Data Sumberdaya dan Cadangan pada Aplikasi evaluasi terhadap hasil kegiatan eksplorasi mineral dan
MOMS tidak dilakukan verifikasi batubara
4. Proses evaluasi atas realisasi kinerja produksi dan 3. Data Sumberdaya dan Cadangan Terverifikasi
penjualan dilakukan secara manual Diperlukan sistem untuk memverifikasi data sumberdaya
5. Data neraca sumberdaya dan cadangan yang dan cadangan mineral
terintegrasi dengan data produksi hingga penjualan 4. Integrasi Neraca Sumberdaya Cadangan dan Produksi
mineral dan batubara, belum tersedia secara optimal Tersedianya neraca sumberdaya dan cadangan yang
terintegrasi dengan data produksi tambang seluruh
6. Pemerintah Daerah belum memiliki sistem pelaporan
komoditas di Indonesia
sumberdaya dan cadangan yang terintegrasi dengan
data produksi dan penjualan , sebagai bahan evaluasi 5. Evaluasi dan Pengawasan yang Efektif
dan laporan kepada Pemerintah Pusat Rekapitulasi data dan evaluasi sumberdaya dan cadangan
dilakukan dengan efisien, efektif, dan optimal

5
B. APLIKASI “EXPLORATION MONITORING SYSTEM”
MOMS RENCANA DAN
REALISASI Data ditampilkan menggunakan grafik dan
PEMASARAN
DASHBOARD bar untuk menyediakan informasi kepada
MOMS pimpinan.

RENCANA DAN
FRONT END
LOGIN MOMS REALISASI
PRODUKSI MOMS
Evaluator melakukan evaluasi data yang
telah diinput. Membuat data ad-hoc sesuai
SUMBERDAYA DAN MINE MARKET kebutuhan.
CADANGAN

6
B. APLIKASI “EXPLORATION MONITORING SYSTEM”
MOMS RENCANA DAN
REALISASI Data ditampilkan menggunakan grafik dan
PEMASARAN
DASHBOARD bar untuk menyediakan informasi kepada
MOMS pimpinan.

RENCANA DAN
FRONT END
LOGIN MOMS REALISASI
PRODUKSI MOMS
Evaluator melakukan evaluasi data yang
telah diinput. Membuat data ad-hoc sesuai
SUMBERDAYA DAN MINE MARKET kebutuhan.
CADANGAN

SUMBERDAYA
DAN CADANGAN
Data ditampilkan menggunakan grafik dan
FRONT END DASHBOARD bar untuk menyediakan informasi kepada
LOGIN EMS DATA EKSPLORASI
EMS EMS pimpinan.

COMPETENT
EMS PERSON

7
B. APLIKASI “EXPLORATION MONITORING SYSTEM”

Features
1. Rekapitulasi data
sumberdaya dan
cadangan mineral
2. Verifikasi data
sumberdaya dan
cadangan
3. Evaluasi kinerja
eksplorasi
pertambangan mineral
4. Sebaran sumberdaya
dan cadangan mineral

9
B. APLIKASI “EXPLORATION MONITORING SYSTEM”

Data Sumberdaya dan Cadangan

Mine Market
Input data
1. Resources and
Reserves Dashboard
2. Competent Front End MOMS
MOMS
person (CP)
3. Upload
documents
Verification Dashboard EMS

1. Data sesuai
dokumen Front End EMS
2. CP terdaftar
3. Dokumen
lengkap

10
B. APLIKASI “EXPLORATION MONITORING SYSTEM”

Data Sumberdaya dan Cadangan

Sumberdaya dan Cadangan PT …


Tonase

11
B. APLIKASI “EXPLORATION MONITORING SYSTEM”
Penilaian Komponen Kinerja Eksplorasi melalui RKAB

Coverage Area
Perbandingan luas area eksplorasi tingkat lanjut terhadap luas prospek
CA
Reserve Replacement Ratio
Perbandingan penemuan cadangan baru terhadap produksi

RRR pada tahun berjalan

Budget Exploration to Revenue Ratio


Perbandingan anggaran eksplorasi terhadap penjualan

BERR pada tahun berjalan

12
B. APLIKASI “EXPLORATION MONITORING SYSTEM”
Coverage Area (CA)
Evaluasi Kinerja Eksplorasi

Input data Verification


1. Luas tiap
1. Data sesuai
Blok/Prospek
dokumen
2. Luas Tahapan
Kegiatan
Eksplorasi per
blok/prospek
Front End EMS

Input data
1. Realisasi
kegiatan
eksplorasi
Dashboard EMS

13
B. APLIKASI “EXPLORATION MONITORING SYSTEM”
Budget Exploration to Revenue Ratio (BERR)
Evaluasi Kinerja Eksplorasi

Input data Verification


1. Rencana Biaya
1. Data sesuai
Eksplorasi
dokumen

Input data
Front End EMS
1. Realisasi Biaya
Eksplorasi

MOMS
1. Realisasi
penjualan dan Dashboard EMS
pemasaran

14
B. APLIKASI “EXPLORATION MONITORING SYSTEM”
Reserve Replacement Ratio (RRR)
Evaluasi Kinerja Eksplorasi

Input data
1. Penambahan
Cadangan Verification Dashboard EMS

1. Data sesuai
dokumen Front End EMS

Penambahan Cadangan:
1. Cadangan tahun N – Cadangan tahun N-1 + MOMS
Produksi tahun N-1 1. Realisasi
2. Penemuan Cadangan baru pada lokasi baru produksi
3. Penambahan cadangan tidak bisa kurang dari 0

16
B. APLIKASI “EXPLORATION MONITORING SYSTEM”

RENCANA PENGAMBANGAN
Penyempurnaan Sistem

Pemerintah Provinsi
Penambahan features sebagai User
evaluasi kinerja lainnya

Mencakup seluruh IUP di


Indonesia
Mobile Apps

Integrasi Exploration Data


Warehouse

17
KESIMPULAN

1. Penilaian komponen kinerja eksplorasi dilakukan untuk mengetahui progress hasil


kegiatan eksplorasi dan mendorong perusahaan untuk meningkatkan performa
kegiatan eksplorasinya.

2. Evaluasi kinerja eksplorasi akan dimonitor melalui aplikasi online untuk


mempermudah dan mempercepat dalam pengumpulan data dan implementasi
pemenuhan indicator kinerja eksplorasi.

18
19