Anda di halaman 1dari 5

UJIAN TENGAH SEMESTER

HI di AMERIKA LATIN
“ HUGO CHAVEZ ”

Oleh :
ERSI GHAISANI MASTURAH
151160030
HI 2016 / KELAS B

JURUSAN ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN”

YOGYAKARTA

2018
HUGO CHAVEZ
⚫ Biografi

Rafael Hugo Chavez Frias, Presiden Venezuela


ke-53 yang terkenal karena, kebijkannya yang
kontroversial, kritik tajamnya terhadap globalisasi
neoliberal dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat
serta sikap anti-imperialismenya. Beliau lahir pada 28
Juli 1954 dari pasangan Hugo dan Elena, guru sekolah
dasar di Desa Sabaneta, Barinas, di pinggiran
Venezuela. Terlahir dari keluarga yang miskin
membuat dirinya dekat dengan rakyat dan bertekat
untuk mengubah kehidupan rakyatnya.

Pada awalnya Chavez tidak tertarik dengan politik. Beliau bercita -cita
sebagai atlet bisbol yang kemudian ambisinya mengantarkan dirinya masuk
militer karena, militerlah yang memiliki akademi olahraga yang bagus pada
waktu itu. Lama - kelamaan, obsesi menjadinya atletnya luntur saat ia mulai
tertarik pada dunia militer dan diusia ke- 17, Chavez memutuskan untuk
melanjutkan studinya di Akademi Militer Venezuela. Beliau juga mulai
mempelajari ideologi politik Simon Bolivar yang merupakan tokoh idolanya
hingga membaca Buku Harian Che Guevara. Tanpa sadar, ideologi sosialispun
mulai tumbuh didirnya. Hingga pada tahun 1977, Beliau membentuk sebuah
gerakan revolusioner bernama Pasukan Pembebasan Rakyat Venezuela (ELPV)
dan Pasukan Revolusi Bolivaria-200 (EBR-200) yang kemudian gerakan tersebut
digunakan untuk menggulingkan Presiden Carlos Andres Peres pada 1992.

Basis pendukungnya yang kuat mengantarkannya menjadi seorang presiden


pada tahun pada tahun 1998, setelah dipenjara selama tujuh tahun atas
kegagalan kudeta yang dipimpinnya. Beliau merupakan sosok pemimpin yang
dcintai rakyatnya, namun dibenci oleh Amerika dan sekutunya. Setelah menjadi
Presiden, Beliau berkali-kali mengalami guncangan pemerintahan hingga
mendapatkan ancaman pembunuhan. Hingga pada 6 Maret 2013 di usia 58
tahun Hugo Chavez wafat setelah dua tahun berjuang melawan kanker yang
dideritanya.

⚫ Perjalanan Karir

1. Letnan Dua

Hugo Chavez merupak 67 dari 374 siswa yang lulus dari akademi militer pada
tahun 1975. Ia berpangkat sebagai letnan dua yang ditempatkan di unit khusus
dan bertugas menupas pemberontakan. Unit tersebut dibentuk pada tahun 1960
dengan tujuan memerangi gerilyawan yang beroperasi dan berbasis di hutan.

2. Ketua Partai Politik Gerakan Republik Kelima

Partai yang memiliki paham politik Bolivarianisme ini fokus pada penerapan
reformasi sosialis sebagai bagian dari proyek sosial bernama Revolusi Bolivarian.
Partai ini didirikan tahun 1997 dan bergabung dengan beberapa partai lain dan
membentuk Partai Sosialis Bersatu Venezuela (PSUV) yang beliau pimpin sampai
meninggal dunia.

3. Presiden

Terpilih pada tahun 1998, dan menjadi presiden hingga tahun 2013. Pada
masa kepemimpinannya, Beliau telah menerapkan konstitusi baru, mendirikan
dewan demokrasi partisipasi, menasionalisasi sejumlah industri penting,
meningkatkan anggaran kesehatan dan pendidikan, dan mengurangi tingkat
kemiskinan secara besar-besaran.

⚫ Kelebihan dan Kekurangan

Menurut penulis Hugo Chaves bukanlah soerang presiden yang biasa, ia


terkenal karena karekteristiknya. Tentu tidak semuanya karakter dalam diri
beliau baik. Berikut adalah kelebihan dari sorang Hugo Chavez. Pertama, beliau
adalah seseorang yang berani dan tegas, ia merupakan penentang utama
Amerika di dunia internasional yang ia anggap sebagai imperialis jahat. Ia
menganggap keterpurukan negaranya disebabkan oleh sistem ekonomi kapitalis
yang berasal dari Amerika Serikat. Ia terkenal tegas keluar dari keanggotaan PBB
dan IMF, yang menurutnya mengekang kebebasan negara. Kedua, ia adalah
sosok presiden yang sangat sayang pada rakyatnya. Kebiajkan yang ia buat
berorintasikan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya dan oleh karena itu,
ia sangat dicintai oleh rakyatknya. Ketiga, beliau juga merupaka seorang yang
pekerja keras beliau hanya tidur dua hingga tiga jam sehari dan menghabiskan
sebagian besar waktunya untuk mengurusi pemerintahannya dari dalam Istana
Miraflores. Terkakhir, pantang menyerah terbukti dari dua kudeta yang ia pimpin,
wlaupun gagal beliau terus berusaha untuk mendapatkan kekuasaan sehingga,
dapat mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Disisi lain belaiu juga memiliki kekurangan yaitu dianggap sebagai pemimpin
yang otoriter beliau mengubah konstitusi untuk memungkinkan kekuasaan
presiden tanpa batas. Beliau juga sangat membatasi kebebasan pers dan rajin
menasionalisasi industri negara. Beliau juga dikejam karen gaya kepemimpinanya
yang diktator. Human Right Watch mengatakan bahwa saat memimpin tahun
1999-2013, Chavez menafikan jaminan hak asasi manusia. Banyak yang tidak
tahan pada perlakuan rezim Chavez melarikan diri ke luar negeri, salah satunya
ke Amerika.

⚫ Kemiripan dengan Jokowi dan Ahok

Menurut saya, jika di Indonesia terdapat Hugo Chavez maka sosok yang
mirip dengan belaiu adalah Presiden Joko Widodo dan mantan Gubernur DKI
Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Chavez mirip dengan Jokowi dilihat dari
gaya kepemimpinan dalam hal mendengarkan langsung aspirasi rakyat. Jika
Jokowi terkenal dengan aksi blusukannya, Chavez terkenal dengan adanya kantor
harapan yang dibuat untuk menampung aspirasi rakyat dan acara televisi Alo
President yang ia bintangi.
Sedangkan, kemiripannya dengan Ahok adalah sikapnya yang tegas dan
berani. Bedanya adalah Chavez tegas terhadap pihak luar negeri lembut kepada
rakyatnya sedangkan Ahok tegas pada keduanya.