Anda di halaman 1dari 3

Pengajuan Judul Skripsi

Nama : Rochmad fajar suryawan


Nim : 2016006031
Konsentrasi :
Judul Sripsi

Pengembangan modul pembelajaran Electronik Fuel injection Kelas XII Teknik kendaraan
ringan SMK N 1 CANGKRINGAN

Permasalah

Sistem Electronik fuel injection salah satu keterampilan yang wajib dimiliki oleh setiap
lulusan dari jurusan Teknik kendaraan ringan. Oleh karena itu pembelajaran untuk
kompetensi Sistem Electronik Fuel Injection harus dilakukan secara maksimal. Upaya untuk
memaksimalkan proses pembelajaran sering mengalami berbagai macam kendala. Salah
satu faktor yang dirasakan oleh guru dalam pembelajaran sistem Electronik Fuel Injection
adalah masalah strategi pembelajaran. Metode yang digunakan dalam pembelajaran masih
terbatas sehingga proses pembelajaran terkesan monoton dan kadang terasa
membosankan. Hal ini dikarenakan dalam proses pembelajaran tersebut didominasi oleh
guru dalam bentuk ceramah dan pemberian tugas. Dari sistem pembelajaran yang ada
membuat peserta didik akan merasa jenuh dengan sistem-sistem pembelajaran yang ada,
pelajaran sistem Electronic Fuel Injection hendaknya menggunakan modul pembelajaran
yang memadai sehingga bisa membuat peserta didik bisa mudah untuk memahami materi-
materi yang ada.
Berdasarkan observasi yang dilakukan pada tanggal 20 september 2019 dan informasi
dari guru teknik kendaraan rintgan di SMK N 1 CANGKRINGAN , menemukan bahwa
permasalahan tersebut juga disebabkan oleh beberapa faktor seperti, keterbatasan sumber
daya yang tersedia,baik dari siswa maupun pengajar mata pelajaran, model pembelajaran
yang didominasi model ceramah, interaksi antara pengajar dan siswa masih kurang, dan
kurangnya sumber belajar siswa seperti bahan ajar tertulis maupun modul belajar, kurang
tersedianya modul pembelajaran untuk sistem Electronic Fuel Injection yang bisa digunakan
ketika proses pembelajaran berlangsung. Akibatnya berpengaruh pada nilai siswa. Saat ini
penggunaan modul pembelajaran sangat penting untuk menunjang keberhasilan didalam
sebuah kegiatan belajar mengajar.untuk itulah seorang guru dituntut harus kreatif didalam
proses pembelajaran tersebut.salah satunya dengan menggunakan modul pembelajaran
yang mudah dioperasikan untuk menunjang keberhasilan pembelajaran,peserta didik akan
lebih memahami materi yang diajarkan dari pada menggunakan metode ceramah atau yang
lainya.
Modul belajar dinilai lebih mudah dipelajari oleh siswa secara mandiri , sehingga dengan
pengembangan modul belajar diharapkan siswa lebih mudah memahami dan mengerti
kegiatan pembelajaran memelihara sistem bahan bakar injeksi. Alasan lain memilih modul
sebagai solusi dalam kegiatan pembelajaran adalah dengan analisis kelebihan
menggunakan modul. Pertama, berdasarkan cara belajar siswa dapat belajar secara individu
maupun kelompok tanpa menunggu bantuan dari guru/pengajar. Kedua,berdasarkan
tujuan yaitu tujuan pembelajaran dirumuskan secara khusus dengan standar pada
perubahan tingkah laku. Ketiga, berdasarakan karakteristik media, modul merupakan paket
pengajaran yang bersifat self instruction yaitu untuk mengembangkan dirinnya secara
optimal
Berdasarkan permasalahan dari observasi, maka permasalahan tersebut merupakan
permasalahan yang menarik untuk dikaji terutama upaya peningkatanya. Sebab ,
penguasaan materi Sistem Electronik Fuel Injection merupakan keterampilan yang wajib
dimiliki untuk semua peserta didik jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Berdasarkan
permasalahan tersebut, Penggunaan media pembelajaran sebagai upaya peningkatan
kemampuan siswa dalam sistem Electronic Fuel Injection harus lebih dimaksimalkan. Oleh
karena itu, peneliti melakukan penelitian yang berjudul “Pengembangan Modul
Pembelajaran Sistem Electronic Fuel Injection kelas XII Teknik Kendaraan Ringan SMK N 1
CANGKRINGAN.

Yogyakarta, Oktober 2019


Yang Mengajukan

(Rochmad fajar suryawan)

Menyetujui

Pembimbing I Pembimbing II

Rabiman, M.Pd. Dianna Ratnawati M,Pd.


NIDN. 0017047502 NIDN.