Anda di halaman 1dari 2

Nama : Sandi Indra Anggalo

Kelas : E - Teologia
Nirm : 2020185849

 TEMA KITAB YOSUA :


 Keberhasilan
Allah memberikan keberhasilan kepada orang – orang Israel pada waktu mereka menanti
rencana Induk-nya. Kemenangan diraih ketika mereka percaya kepada Allah dan bukan kepada
kekuatan militer, otot, atau kemampuan pikiran mereka. Pekerjaan Allah dilakukan menurut
cara Allah akan membawa keberhasilan. Akan tetapi standar untuk berhasil tidak ditetapkan
oleh masyarakat disekitar kita tetapi oleh firman Allah. Kita harus menyesuakan pikiran kita
dengan cara berfikir kita dengan cara berfikir Alah untuk bisa melihat standar – nya bagi
keberhasilan.
 Iman
Orang – orang Israel menunjukan Iman mereka dengan mempercayai Allah setiap hari
untuk menyelamatkan dan memimpin mereka. Dengan melihat bagaimana Allah mengenapi –
Janji – janjinya pada masa lalu mereka membangun keyakinan yang kuat bahwa Allah akan
tetap setia pada masa yang akan datang. Kekuatan kita untuk melakukan pekerjaan Allah
berasal dari tindakan kita mempercayai dia . iman dimulai dengan percaya bahwa dia bisa
dipercaya.
 Bimbingan
Allah memberikan intruksi – intruksi kepada israel untuk setiap aspek hidup mereka
hukumannya menuntun cara hidup sehari – hari mereka, dan perintah – perintah mahu – nya
yang khusus memberi mereka kemenangan dalam pertempuran bimbingan dari Allah untuk
kehidupan sehari – hari bisa ditemukan dalam firman – nya . dengan tetap berhubungan dengan
Allah. Kita akan memiliki hikmat yang diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan besar
dalam kehidupan.
 Kepemimpinan
Yosua adalah contoh seorang pemimpin yang baik, dia yakin kepada kekuatan allah berani
menghadapi perlawanan, dan mau menerima nasip allah . untuk untuk menjadi seorang
pemimpin yang kuat seperti Yosua. Kita harus siap mendengarkan dan bergerak cepat ketika
Allah memberi kita perintah . ketika ia menerima intruksi – intruksinya kita harus tekun
melakukan intruksi – intruksi tersebut . pemimpin – pemimpin yang kuat dipimpin oleh Allah.

 TEMA KITAB HAKIM – HAKIM :


 Merosot atau kompromi
Setiap kali ada seorang hakim yang meninggal. Bangsa itu mengalami kemerosotan dan
kegagalan karena melakukan kompromi terhadap tujuan mulia mereka dengan banyak cara
mereka meninggalkan misi untuk menghalau seluruh penduduk negeri keluar dari tanah
perjanjian. Dan mereka melakukan kebiasaan – kebiasaan orang disekitar mereka . ketika Allah
memberi kita suatu misi. Misi itu tidak boleh dicemari oleh keinginan untuk mendapat
persetujuan dari masyarakat. Kita harus tetap melihat Kristus, yang adalah Hakim dan
pembebas.
 Mundur atau murtad
Kehancuran Moral Israel berasal dari kebebasan sangat besar yang dipunyai oleh setiap
suku. Tidak ada kesatuan dan pemerintahan dan ibadah. Hukum tidak berfungsi akhirnya
penyembahan berhala dan agama buatan manusia membawa kepada ditinggalnya sama sekali
iman kepada Allah. Kalau kita menilai kebebasan kita sendiri lebih daripada dedikasi Allah.
Kita sudah menempatkan berhala dihati kita , kita harus terus menerus menghormati hak
pertama Allah atas hidup kita dan semua keinginan kita.
 TEMA KITAB RUT :
 Kesetiaan
Kehidupan rut dipimpin oleh kesetiaannya kepada Allah dan itu kelihatan dalam kesetiaannya
kepada orang – orang yang dikenalnya untuk bisa bersikap setia dan penuh kasih dalam
berbagai hubungan. Kita harus meniru kesetiaan Allah dalam hubungan kita dengan orang lain.
 Kebaikan Hati
Sama seperti Boas menunjukan kesetiaan hatinya dengan membeli kembali tanah untuk
menjamin warisan rut dan naomi , begitu juga Kristus menunjukan kebaikannya dengan mati
bagi kita untuk menjamin kehidupan kekal kita. Kebaikan Allah harus memotivasi kita untuk
mengasihi dan meghormati dia.
 Integritas
Apabila kita sudah mengalami kesetiaan dan kebaikan Allah . kita harus merespon dengan
menunjukan integritas . sama seperti nilai – nilai hidup Boas dan Rut sangat berbeda dengan
Nilai – Nilai budaya yang digambarkan di dalam kitab Hakim – Hakim begitu hidup kita juga
harus terlihat jelas dunia di sekitar kita.
 Perlindungan
Pengharapan kita adalah kepada Allah . tidak peduli bagaimana menghancurkan situasi kita.
Kita harus percaya bahwa dia bisa bekerja dalam kehidupan setiap orang. Entah orang itu
adalah seorang raja atau seorang asing di negeri asing
 Kemakmuran atau berkat
Kita memberi dan menerima berkat dengan tidak peduli bagaiman kondisi ekonomi kita. Kita
bisa mengasihi dan menghormati orang – orang yang dibawah Allah ke dalam hidup kita kasih
adalah berkat yang besar.