Anda di halaman 1dari 2

tt o

PEMBER]AN INSTRUKSI

,.
Nomor Dokumen No . Revisi Hal:l/2
085/SPO/02iRS THURSINA/X/20 I 9 A

STANDAR Tanggal Berlaku Ditetap Direktur


PROSEDUR
OPRASIONAL

l0 September 2019
tK.421.0t.2002
Pemberian instruksi adalah segala bentuk tindakan, pemberian obat-obatan
PENGERTIAN
yang diperintahkan oleh dokter yang merawat pasien atau bila diperlukan
oleh dokterjaga atau petugas perawat yang berkompeten

Unnrk memperjelas dan menyeragamkan tata cara pemberian instruksi yang


TUJUAN
dapat diperganggung j awabkan.

PROSEDUR
1. Semua pemberian irstruksi adalah tanggung jawab DPJP atau dokter
jaga jika dalam keadaan gawat darurat.
2. Setiap pemberian instruksi atau resep obat harus dilakukan secara
tertulis, kecuali dalam keadaan gawat darurat dapat diberikan
instruksi kepada perawat atau dokterjaga melalui telepon.
3. Untuk pasien baru yang belum diperiksa sendiri oleh DPJP, maka
pemberian instruksi melalui telepon hanya boleh diberikan kepada
dokterjaga yang memeriksa pasien tersebut .

4. Dokter jaga atau perawat yang berkompeten yang menerima instruksi


tersebut akan menuliskannya dan akan membacakannya ulang untuk
pengecekan.

5. Permintaan pemeriksaan penunjang laboratorium dan diagnostik


imajing harus disertai indikasi klinis apabila hasil berupa intepretasi.
6. Instruksi didokumentasikan dilokasi lembar CPPT bagian (Instruksi
Tenaga Kesehatan Termasuk Pasien Bedah,/Prosedur)
7. Catatan instruksi tersebut harus diparaf oleh DPJP pada keesokan
harinya
lt a
PEMBERIAN INSTRUKSI

Nomor Dokumen No. Revisi Hal:2/2

085/SPO/02/RS THURSINADS2OI9

1. Unit Rawat Inap

UNIT TERKAIT
2. Unit Gawat Darurat
3. Kamar Operasi