Anda di halaman 1dari 2

MATA KERING / DRY EYE

: 100/SOP/KLINIK/III
No.Dokumen
/2019

No. Revisi :
SOP
Tgl. : 01 Maret 2019

MulaiBerlaku

Halaman : 1/2

PIMPINAN KLINIK
ASKLIN
UMI RAHMAWATI,
KOTA BEKASI
MARS

1. Pengertian Mata kering/dry eye adalah suatu keadaan keringnya permukaan


kornea dan konjungtiva akibat berkurangnya produksi komponen air
mata (musin, akueous, lipid). Penyebab lain adalah meningkatknya
evaporasi air mata akibat factor lingkungan rumah, kantor, atau akibat
lagoftalmus.

2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah–langkah bagi petugas dalam


melakukan diagnosis dan terapi kasus mata kering.

3. Kebijakan SK Pimpinan Klinik No....../36/SK/KLINIK/2019 Tentang layanan


Medis dan Layanan Terpadu pada Klinik Umi Rahma.

4. Referensi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Panduan Praktek Klinis Bagi
Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama, Jakarta
2017.
5. Prosedur/Lan 1. Pasien datang dengan keluhan mata terasa gatal dan seperti
gkah-langkah berpasir, dapat disertai sensasi terbakar, merah, perih, dan silau.
Anamnesis ditemukan factor risiko: usia>40 tahun, menopause,
penyakit sistemik (sindromSjogren, sklerosis sistemik progresif,
amiloidosis), penggunaan lensa kontak, penggunaan computer
dalam waktu lama.
2. Dilakukan pemeriksaan fisik dengan hasil temuan :visus normal,
foamy tears pada konjungtiva forniks.
3. Dilakukan pemeriksaan penunjangsederhana (bila diperlukan):
Penilaian produksi air mata dengan Tes Schirmer menunjukkan
hasil<10mm (nilai normal ≥20 mm).
4. Terapi:
Pemberian air mata buatan, yaitu tetes mata karboksimetil selulosa
atau sodium hialuronat
5. Konseling dan edukasi:
a. Pasien dijelaskan bahwa mata kering adalah keadaan menahun
dan pemulihan total sukar terjadi, kecuali pada kasus ringan,
saat perubahan epitel kornea dan konjungtiva masih reversibel.
b. Rujukan:
Dilakukan rujukan ke spesialis mata bila keluhan tidak
berkurang setelah terapi atau timbul komplikasi. Komplikasi
antara lain: keratitis, penipisan kornea, infeksi sekunder
olehbakteri, dan neovaskularisasi kornea.
6. Hal-hal yang -
harus
diperhatikan
7. Unit Terkait 1. Pelayanan Umum
2. Apotik
8. Dokumenterka Rekam Medis
it
9. Rekamanhisto
No Yang dirubah Isi Perubahan Tgl.Mulai
risperubahan
diberlakukan

2/2