Anda di halaman 1dari 2

PROSEDUR TINDAKAN LUMBAL PUNKSI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


PPI/001/IV/2014 00 1 dari 2

RSUD MAMUJU
Ditetapkan
SPO Direktur
Tanggal terbit
(STANDAR
PROSEDUR 06-05-2014
OPERASIONAL)
dr.TITIN HAYATI,MARS
NIP:
Lumbal Punksi adalah suatu pemeriksaan Liquo Cerebro Spinal
(LCS) untuk memperoleh informasi spesifik yang dapat mempercepat
PENGERTIAN
diagnose, pengobatan atau menentukan pengobatan / kemajuan
penyakit.

Membantu penegakan diagnose dan mengetahui perkembangan


TUJUAN
penyakit.

Prosedur pemeriksaan lumbal punksi dilakukan diruangan tindakan,


KEBIJAKAN sesuai indikasi dan petugas menggunakan APD (masker, sarung
tangan steril) / sesuai prosedur.
Indikasi pemeriksaan lumbal punksi :
1. Diagnosa
a. Infeksi : Myelitis Encephalitis.
b. Tumor : Medula Spinalis.
2. Terapi : Intra Thekal.
3. Evaluasi : Penyakit Meningitis.
PROSEDUR
Langkah – langkah :
1. Dokter dan perawat melakukan kebersihan tangan
2. Dokter dan perawat memakai APD (Masker dan Sarung
tangan)
3. Pasien diberitahu tindakan yang akan dilakukan
4. Pasien miring ke kiri, tarik garis lurus yang menghubungkan
Krista illiaca kiri dan kanan
PROSEDUR TINDAKAN LUMBAL PUNKSI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


PPI/004/III/2014 00 2 dari 2

RSUD MAMUJU
5. Jarum Lumbal Punksi ditusukkan dititik ini / satu celah diatas,
satu celah dibawah
6. Lakukan tindakan aseptik atau desinfeksi lokasi tusukan dan
area sekitar tusukan
7. Berikan injeksi obat anastesi secara intra kutan, subkutan
kedalam ligamentum intenspinalis kiri dan kanan tunggu sekitar
2 menit
8. Lakukan penusukan jarum Lumbal Punksi pada media tegak
lurus
9. Setelah melewati ligamentum inten spinalis stilitel dicabut dan
diperhatikan kondisi cairan (jernih, keruh atau berdarah)
10. Apabila tidak ada cairan yang menetes, jarum ditusukkan
beberapa meli meter, lebih dalam dan di putar sedikit sampai
cairan menetes
11. Untuk mengukur Tekanan Intra Kranial (TIK) dipasang
manometer, ukur tinggi permukaan cairan (TIK adalah ukuran
tinggi tersebut dalam satuan centimeter air
12. Teteskan 3 (tiga) tetes cairan liquor kedalam tabung reagen
Nonne, dan dapat diliat adanya reaksi reagen tersebut
13. Selanjutnya teteskan 3 cc sampai 5 cc cairan liquor pada botol
steril untuk pemeriksaan sellen, protein, glucose dan elektrolit
untuk biakan kuan, kemudian kirim ke laboratorium
14. Tutup lukan dengan balutan dan plester
15. Setelah selesai tindakan, dokter dan perawat melepas APD
16. Dokter dan perawat melakukan kebersihan tangan.
1. Instalasi Rawat Jalan
UNIT TERKAIT 2. Instalasi Rawat Inap
3. Departemen Saraf