Anda di halaman 1dari 6

TUGAS

Asuhan Keperawatan dari Kasus

Ditulis untuk memenuhi sebagian persyaratan Mata Kuliah KMB 1

Oleh Kelompok 3

Annisa Gustina Putri

Elsa Novriyanti

Ester Zalukhu

Husnul Mubarok

Nur Azizah

Dosen Pengampu :

Ns.Mira Andika.S.Kep.M.Kep

PRODI S1 KEPERAWATAN

STIKES MERCUBAKTIJAYA PADANG

2019
Asuhan Keperawatan
A. Pengkajian

1. Identitas
Nama : Tn. B
Umur : 47 Tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Alamat : Padang
Status : Menikah
Dx medis : Gagal Jantung Congestif

2. Riwayat kesehatan
a. Riwayat kesehatan sekarang
Klien mengeluh nyeri dada kiri menjalar hingga kelengan kiri dan punggung kiri,
klien mengeluh sesak nafas jika beraktifitas, klien mengeluh terasa lemas dan
lelah, klien menyatakan nyeri berada pada skala 5, nyeri dikeluhkan pasien tiba-
tiba , nyeri dikeluhkan pasien seperti tertusuk-tusuk.

b. Riwayat kesehatan dahulu


Klien mengatakan memiliki riwayat hipertensi sejak 2 tahun yang lalu.
Riwayat perokok berat sejak 15 tahun yang lalu.

c. Riwayat kesehatan keluarga


Klien mengatakan bahwa ayah klien mengatakan menderita hipertensi dan
diabetes melitus tipe 2

3. Pemeriksaan fisik
TTV :
TD : 150/100 mmHg
Nadi : 120 x/menit
Suhu : 38c
Rr : 26 x/menit

Jantung
Inspeksi : ictus cordis tidak terlihat.
Palpasi : ictus cordis berada di ruang intercostal ke V dengan kekuatan tidak
angkat kuat.
Perkusi : batas jantung kanan atas berada di SIC II Linea para sternalis dexstra
dan kanan bawah di SIC IV Linea para sternalis dexstra. Batas jantung
kiri atas di SIC II Linea para sternalis sinistra. Dan kiri bawah di SIC
IV Linea medio clavikula sinistra.
Askultasi : bunyi jantung I –II irama ireguler.

4. Pemeriksaan penunjang
a. Pemeriksaan EKG didapatkan Atrial Fibrilation
b. Pemeriksaan rontgen thorak tidak terlihat cardiomegaly

B. Diagnosa Keperawatan
Analisis Data
No. Data Masalah etiologi
1. Ds : Ketidakefektifan pola Hipertensi
- Pasien mengeluhkan sesak nafas
nafas pada saat
beraktifitas.
Do :
- Didapatkan
Rr : 26 x/menit
Sao2 : 90 %
2. Ds : Penurunan curah Penurunan irama
- Pasien mengatakan jantung jantung
riwayat perokok sejak 15
tahun yang lalu
Do :
- Sao2 : 90%
- Balance cairan : +350
- Irama jantung ireguler
- EKG didapatkan trial
Fibrilatio
- TD: 150/100 mmHg
- Nadi : 120x/menit kulit
pucat
3. Ds : Nyeri Akut Agen cidera
- Saat ini pasien mengeluh biologi
nyeri dada kiri menjalar
hingga kelengan kiri dan
punggung kiri
- Nyeri dikeluhkan pasien
seperti tertusuk-tusuk
- Saat ini pesien mengeluh
nyeri dad
- Pasien mengatakan nyeri
berada pada skala 5
- Nyeri dikeluhkan tiba-tiba
Do :
- Nadi : 120x/menit
- Rr : 26x/menit
4. DS : Intoleran Aktivitas Ketidak
-Klien mengatakan sesak nafas Seimbangan Suplai
saat beraktifitas Kebutuhan
-Klien mengatakan badanya Oksigen
terasa lemas dan lelah
DO :
-Klien tampak berbaring ditempat
tidur
-Klien tampak lemah

C. Intervensi Keperawatan
No. Diagnose Keperawatan Noc nic
1. Ketidakefektifan pola nafas b.d Status pernafasan Menajemen jalan
hipertensi - Tidak ada deviasi nafas
dari kisaran normal Aktifitas-aktifitas
frekuensi - Buka jalan nafas
pernapasan dengan teknik
- Tidak ada deviasi chin lift atau jaw
dari kisaran normal thrust.
irama pernafasan. - Posisikan pasien
- Tidak ada deviasi untuk
dari kisaran normal memaksimalkan
kepatenan jalan ventilasi
nafas. - Identifikasi
kebutuhan
actual/potensial
pasien untuk
memasukan
jalan nafas
- Lakukan
fisioterapi dada,
sebagaimana
mestinya.
2. Penurunan curah jantung b.d Menejemen diri : Perawatan jantung
penurunan irama jantung Gagal jantung Aktifitas :
Indikator: - Pastikan tingkat
- Secara konsisten aktifitas pasien
menunjukkan yang tidak
menghindari asap membahayakan
rokok curah jantung
- Secara konsisten atau
menunjukkan memprovikasi
memantau denyut serangan jantung
dan irama jantung - Intruksi pasien
- Secara konsisten tentang
menunjukkan pentingnya
mencari informasi untuk segera
menajemen gagal
melakukan bila
jantung. merasa nyeri
dada
- Monitor
distrimia jantung
termasuk
gangguan ritme
dan kondisi
jantung
3. Nyeri akut b.d agen cidera Control nyeri Menajemen nyeri
biologis Indicator : Aktifitas :
- Secara konsisten - dukung istirahat
menunjukkan atau tidur yang
mengenali kapan adekuat untuk
nyeri terjadi membantu
- Secara konsisten penurunan nyeri
menunjukkan - ajarkan prinsip-
menggunakan prinsip
tindakan menajemen
pencegahan nyeri
tingkat nyeri
Indicator :
- Tidak ada nyeri
yang dilaporkan
- Tidak ada
panjangnya
episode nyeri

4. Intoleran Aktivitas b.d Toleransi Terhadap Terapi Aktivitas :


Ketidakseimbangan Suplai Aktivitas : -Pertimbangkan
Kebutuhan Oksigen -Tidak terganggu kemampuan klien
saturasi oksigen dalam
ketika beraktivitas berpartisipasi
-Tidak terganggu melalui aktivitas
frekuensi nadi ketika spesifik
beraktivitas -Berkolaborasi
-Tidak terganggu dengan ahli terapis
kemudahan bernafas fisik, akupasi dan
ketika beraktivitas terapis rekreasional
dalam perancanaan
dan pemantauan
program aktivitas
-Bantu klien untuk
memilih aktivitas
dan perncapaian
tujuan melalui
aktivitas yang
konsisten dengan
kemampuan fisik,
fisiologis dan
sosial.