Anda di halaman 1dari 4

Analisa Termodinamika Laju Perpindahan Panas dan Pengeringan pada

Mesin Pengering Berbahan Bakar Gas dengan Variabel Temperatur


Lingkungan
jurnalTeknik Mesin Untirta Vol.IV,NO. 1, April 2018, hal 34-38

ANALISIS JURNAL
TERMODINAMIKA
Dosen Pengajar: Dr. Abdul Hakim, M.pd

Disusun Oleh:
Hairun Nisa (1805035008)
Rahman Setyawan (1805035006)

Kelas:
Reguler A 2018

PENDIDIKAN FISIKA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MULAWARMAN
2019
LAPORAN JURNAL

Nama/Nim :Hairun Nisa/1805035008 Tanggal tugas : 23/10/ 2019


Rahman Setyawan/1805035006 Tanggal penyerahan:30/10/1019
Kelompok : 1 (satu)

A. Inti Sari
Pengeringan merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk tujuan
untuk menurunkan kadar air pada bahan yang basah, dan diharapkan hasil
pengeringan kadar air habis hingga 100%. Pengeringan dapat dilakukan
dengan dua cara, yang pertama menggunakan cara konvensional dan modern.
Cara konvensional dapat dilakukan dengan cara penjemuran di bawah terik
matahari, artinya bergantung pada cuaca dan memerlukan tempat untuk
penjemuran. Sedangkan secara modern dapat dilakukan dengan prinsip
termodinamika. Dari percobaan dapat di ambil insti sari yang pertama
pengaruh suhu lingkungan terhadap laju perpindahan kalor ialah semakin
tinggi suhu lingkungan maka massa jenis (𝜌) udara akan semakin berkurang.
Berkurangnya massa jenis udara membuat laju aliran massanya semakin kecil
yang mengakibatkan laju perpindahan kalor (𝑄) semakin rendah. Yang kedua
pengaruh suhu lingkungan terhadap laju pengeringan. Suhu lingkungan yang
tinggi menghasilkan kelembaban yang rendah. Kelembaban yang rendah
menhasilkan perbedaan tekanan uap air, jika semakin besar perbedaan
tekanan uap air maka mempercepat pemindahan uap air dari dalam ke luar.
Sehingga suhu ruang pembakaran yang tinggi disertai tingkat kelembaban
yang rendah mempersingkat periode pengeringan sehingga meningkatkan laju
pengeringan

B. Pendapat/Tanggapan
Agar kita dapat menghemat energi dalam penggunaan pengeringan, perlu
ditinjau lebih lanjut beban maksimum untuk penggeringan tersebut. Jika kita
memperoleh beban maksimum dalam pengeringan maka, kita bisa
menghemat energi karena mengeringkan dalam jumlah yang lebih banyak
lebih hemat energi dan waktu.

C. Pertanyaan
1. Jelaskan metode perpindahan kalor yang terjadi pada proses pengeringan!
2. Bagaimana cara memperoleh hasil efisiensi yang tinggi pada proses
pengerimngan?
Dugaan jawaban:
1. perpindahan kalor yang terjadi pada proses pengeringan ialah dengan
konveksi paksa. Udara yang dihembuskaan dari lingkungan akan
meningkatkan suhu ruang pembakaran. Suhu ruang pembakaran yang
meningkat membuat proses pengeringan lebih cepat.
2. Mesin pengering dalam hai ini lebih efisien apabila digunakan untuk
mengeringkan pakaian dalam jumlah yang banyak( mendekati kapasitas
maksimum) dan pada suhu lingkungan yang tinggi.