Anda di halaman 1dari 9

RENCANA STRATEGIS PENGEMBANGAN

SMKN 1 CISARUA
A. Program Jangka Panjang (8 – 10 tahun)
1. Bidang Akademik
a. Terciptanya sebuah lembaga pendidikan yang ideal ditandai dengan :
1. Tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak.
2. Proses pengelolaan KBM yang bermutu.
3. Lulusan yang berkualitas.
b. Tercukupinya sarana dan prasarana sekolah yang membantu proses pembelajaran.
c. Tercukupinya tenaga guru dan karyawan yang mau meningkatkan mutu pelayanan.
d. Terciptanya budaya tertib, disiplin dan bersih
e. Terlaksananya kegiatan ekstrakulikuler yang dapat menjadi program unggulan dalam rangka
pembinaan bakat siswa.
2. Bidang Pengembangan Sarana Fisik
a. Tertata-nya Pembangunan Sarana Fisik meliputi Kelas, Tempat Ibadah dan sarana lainnya.
b. Terciptanya lingkungan sekolah yang kondusif dan menyenangkan.
c. Tercukupinya fasilitas sekolah.

B. Program Jangka Pendek (1-5 Tahun)


1. Bidang Akademik
a. Terciptanya budaya disiplin dan tanggungjawab semua warga sekolah.
b. Tercukupinya kebutuhan pokok pelajaran untuk siswa.
c. Terlengkapinya sarana pembelajaran / peraga atau media pembelajaran.
d. Pelaksanaan KBM yang berkualitas.
e. Terciptanya Pengelolaan Keuangan yang transparan dan tertib.
f. Peningkatan Kesejahteraan Guru dan Karyawan.

2. Bidang Pengembangan Sarana Fisik


a. Pengecatan gedung, perbaikan pintu dan kamar kecil
b. Penataan lingkungan (penghijauan, tanaman)
c. Perbaikan instalasi air dan listrik
d. Pengadaan komputer untuk pengelolaan administrasi
e. Membangun ruang kelas
A. Identifikasi Masalah

I. Kesiswaan
a. Beberapa kegiatan ekstrakulikuler yang fungsinya sebagai wadah bakat dan minat siswa
kurang berjalan konsisten.
b. Ada beberapa poin dalam tata tertib sekolah yang belum sepenuhnya dijalankan oleh
siswa.

II. Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran


a. Belum semua guru paham kurikulum terbaru dan pembuatan administrasi guru yang
benar dan lengkap
b. Media pembelajaran/ peraga yang dibuat guru masih minim
c. Model pembelajaran CBT dan PBE belum sepenuhnya diterapkan
III. Pendidikan dan Tenaga Kependidikan serta pengembangannya.
3.1. Banyaknya siswa dalam kelas, anak jadi ramai
3.2. Pelajaran ekstrakurikuler, Pramuka, Drum Band, Qiroah, Tari.
IV. Sarana Prasarana
4.1. Ruang Kelas Kurang
4.2. Anak jajan di sembarang tempat
4.3. Belum ada ruang Kegiatan Dewasa Anak
4.4. Sepeda anak tidak teratur penempatannya
4.5. Tempat ibadah perlu diperbaiki
4.6. Jumlah komputer untuk pembelajaran belum memadai

V. Keuangan dan Pembiayaan


5.1. Dengan adanya BOS / BOP pengertian sekolah gratis menjadi kendala dalam pengembangan
sekolah.
5.2. Belum adanya tempat sepeda yang aman
5.3. Pengadaan Koperasi sekolah
5.4. Pengadaan majalah dinding

VI. Fungsi dan Hambatannya


6.1. Bila hendak ke kamar kecil keluar masuk siswa tidak minta ijin dan lapor kepada guru
6.2. Dalam mengikuti pelajaran ada beberapa yang sering suka mengganggu teman sehingga
suasana kelas menjadi gaduh.
6.3. Bila berpapasan di jalan siswa dan guru, siswa tidak ada respon untuk menyapa
6.4. Jumlah kelas belum sesuai dengan kapasitas anak
6.5. Jumlah Guru belum mencukupi
6.6. Sepeda siswa belum ada tempatnya
6.7. Bungkus bekas makanan sering dibuang sembarangan / tidak pada tempatnya oleh siswa.
6.8. Belum ada tempat untuk melebur sampah yang memadai

VII. Peran serta Masyarakat dan Kemitraan


7.1. Peran serta masyarakat masih rendah karena tingkat pendidikan yang berbeda – beda
7.2. Mengadakan musyawarah dengan wali murid

VIII. Lingkungan dan Budaya


8.1. Karena belum ada guru karawitan maka anak – anak sangat membutuhkan
8.2. Tidak ada guru seni musik

IX. Menejemen dan Administrasi


9.1. Administrasi sekolah dan administrasi Kepala Sekolah
9.2. Mengatur / penugasan guru dan karyawan
9.3. RAB / APB
9.4. KBM
9.5. Ekstrakurikuler
9.6. Administrasi keuangan

B. Rumus dan Masalah


I. Kesiswaan
1.1. Apakah jumlah siswa melebihi ketentuan yang telah ada sehingga perlu pemecahan kelas ?
1.2. Apakah siswa baru tersebut membutuhkan / mendapatkan Bimbingan dan Konseling ?
1.3. Apakah siswa perlu sosialisasi / penjelasan masalah Tata Tertib peserta upacara ?
1.4. Apakah para siswa yang akan bertugas dalam upacara membutuhkan latihan secara rutin?
1.5. Apakah anak perlu mendapatkan pelajaran Budi Pekerti ?
1.6. Apakah siswa tersebut membutuhkan layanan bimbingan dan koseling ?
1.7. Apakah siswa perlu membutuhkan pengetahuan mengenai majalah dinding ?
1.8. Apakah kegiatan ekstrakulikuler dipelukan dan apakah anak didik dapat memilih kegiatan
ekstrakulikuler yang sesuai dengan bakat dan minat mereka ?
1.9. Apakah siswa perlu adanya KOPSIS ?
1.10. Apakah siswa perlu adanya Dokter Kecil ?
1.11. Apakah siswa memerlukan obat PPPK ?

II. Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran


2.1. Apakah KTSP disusun oleh sekolah sendiri ?
2.2. Apakah nilai rata – rata peserta didik sudah sama atau diatas KKM?
2.3. Apakah guru sudah apakah melakukan penilaian KTSP dan penilaian aspek – aspek ?
2.4. Apakah guru memberikan tugas kepada siswa pada setiap mata pelajaran ?
2.5. Apakah siswa sudah membentuk kelompok belajar ?
2.6. Apakah waktu masuk dan akhir pelajaran sudah sesuai dengan jadwal KTSP ?
2.7. Apakah metode pembelajaran di kelas menarik dan membangkitkan siswa?

III. Tenaga Kependidikan Serta Pengembangannya


3.1. Apakah jumlah tenaga penidik sudah mencukupi ?
3.2. Apakah sudah ada tenaga pelajaran ekstrakulikluer yang sesuai dengan jurusannya ?

IV. Sarana Prasarana


4.1. Apakah perlu penambahan ruang kelas SD Wojo ?
4.2. Apakah perlu menyediakan ruang KOPSIS untuk menyediakan makanan sehat ?
4.3. Apakah perlu menyediakan ruang Kegiatan Dewasa Anak untuk meningkatkan kreatifitas
anak ?
4.4. Apakah perlu membuat tempat sepeda untuk anak- anak?
4.5. Apakah perlu penambahan komputer untuk praktek anak- anak ?

V. Keuntungan dan Pembiayaan


5.1. Apakah masyarakat sudah memiliki pengertian tentang pembiayaan bidang pendidikan ?
5.2. Apakah masyarakat / wali murid sudah memikirkan adanya tempat sepeda ?
5.3. Apakah di sekolah sudah ada koperasi ?
5.4. Apakah di SD sudah ada gerakan majalah dinding ?

VI. Budaya dan Lingkungan Sekolah


6.1. Apakah siswa dalam berkomunikasi sudah dapat menggunakan bahasa dengan benar ?
6.2. Apakah siswa sudah terbiasa minta ijin jika melakukan sesuatu pada waktu pelajaran?
6.3. Apkah selama mengikuti pelajaran tenang dan penuh konsentrasi?
6.4. Apakah siswa sudah melakukan memberi sapaan bila bertemu di jalan baik kepada guru
maupun orang lain ?
6.5. Apakah ruangan kelas sudah cukup untuk menampung anak dengan nyaman ?
6.6. Apakah tenaga guru sudah sesuai dengan jumlah kelas ?
6.7. Apakah sepeda siswa sudah pada tempatnya ?
6.8. Apakah sewaktu muslim penghujan halaman sekolah tidak tergenang air?
6.9. Apakah sudah ada tempat untuk melebur sampah ?
6.10. Apakah keamanan sekolah sudah memadai ?

VII.Peran Serta Masyarakat dan Kemitraan


7.1 Apakah diadakan temu wali murid dengan pihak sekolah ?
7.2 Apakah akan menugaskan sekolah ?

VIII.Lingkungan dan Budaya


8.1 Apakah di sekolah sudah ada guru karawitan ?
8.2 Apakah di sekolah sudah diajarkan seni musik ?

IX.Manajemen dan Administrasi


9.1 Apakah Kepala Sekolah mampu mengoprasikan komputer, membuat bermacam
surat – surat, dan apaka sudah melaksanakan 163 buku administrasi Kepala Sekolah ?
9.2 Apakah Kepala Sekolah sudah membuat SK pembagian tugas baik guru /
karyawan sesuai dengan kurikulum ?
9.3 Apakah Kepala Sekola sudah membuat APBS untuk tahun tahun pelajaran?
Apakah Kepala Sekolah mampu memutuskan KTSP yang berbasis sekolah ?
9.4 Apakah sudah melaksanakan Pramuka, pengembangan bakat anak, Koperasi
Siswa dan Latihan Drum Band ?
9.5 Apakah Pendistribusian uang sudah sesuai ?

C. Solusi
I. Kesiswaan
Jumlah siswa melebihi ketentuan sehingga perlu dijadikan dua kelas.
Membei layanan Bimbingan dan Konseling sesuai masalah yang dihadapi siswa dan membutuhkan
guru BK atau guru yang memiliki kapasitas sesuai dengan bidangnya.
Memberi penjelasan mengenai masalah tata tertib peserta upacara bendera, memberikan semacam
sangsi kepada peserta didik yang melangar tata tertib.
Memberikan latihan secara rutin kepada siswa yang ditunjuk sebagai petugas upacara sampai para
petugas betul – betul menguasainya.
Memberikan pelajaran Budi Pekerti kepada seluruh anak didik.
Memberikan layanan Bimbingan dan Konseling kepada siswa yang mengalami masalah – masalah
dalam kehidupannya.
Memberikan penjelasan manfaat dan pentingnya majalah dinding.
Kegiatan ekstrakulikuler sangat diperlukan, diadakan tes minat dan bakat.
Siswa sangat membutuhkan adanya KOPSIS maka diadakan pembentukan KOPSIS.
Suswa sangat membutuhkan adanya Dokter Kecil maka diadakan pembentukan Dokter Kecil.
Siswa sangat membutuhkan adanya, obat PPPK yang memadai, pengadaan obat – obatan PPPK yang
memadai.

Kurikulun dan Kegiatan Pembelajaran


Sosialisasi KTSP, mengikuti diklat KTSP dan KKG KTSP.
Optimalisasi KBM, penambahan jam pelajaran / les, penggunaan alat peraga dengan tepat, pemilihan
sumber belajar yang tepat.
Raport menggunakan format penilaian aspek bukan penilaian pelajaran.
Pemberian tugas setelah selesai tiap mata pelajaran
Pemberian tugas belajar kelompok
Waktu pembelajaran sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.
Metode pembelajaran menggunakan alat peraga.

Tenaga Kependidikan serta Pengembangannya


Tambahan tenaga pendidik
Menambah tenaga ekstrakulikuler sesuai dengan bidangnya.

Sarana Prasarana
Perlu penambahan ruang kelas
Perlu menyediakan ruang UKS untuk menjaga kesehatan anak.
Perlu menyediakan ruang KOPSIS untuk menyediakan makanan sehat.
Perlu menyediakan ruang kegiatan Dewan Anak untuk meningkatkan kreativitas anak.
Perlu menyediakan tempat sepeda untuk anak supaya teratur dan aman.
Perlu re3hab ruang tempat ibadah.

Keuangan dan Pembiayaan


Sosialisasi tentang kebutuhan sekolah di bidang pendanaan
Sosialisasi pentingnya keamanan sepeda siswa dan guru
Sosialisasi siswa memajukan Koperasi Sekolah
Guru memberikan bimbingan kepada siswa

Budaya dan Lingkungan sekolah


Siswa diwajibkan membiasakan menggunakan ucapan bahasa yang benar kepada siapapun dan
dimanapun.
Apabila siswa hendak meninggalkan kelas harap minta ijin dan setelah kembali diharapkan melapor
dengan sikap yang sopan.
Dalam mengikuti pelajaran siswa dimohon duduk dengan tenang dan penuh konsentrasi dan tidak
boleh saling menganggu.
Bila bertemu dijalan kepada siapapun siswa diminta memberi sapaan.
Sepeda siswa dan motor guru diletakan ditempatnya dan sebagian ditaruh di luar parkir.
Siswa diwajibkan membuang sampah bekas makanan pada tempat yang sudah disediakan di depan
kelas. Bagi siswa yang tidak mematuhi mendapat sangsi sesuai dengan yang telah diputuskan siswa.
Dibuatkan saluran air keluar halaman sekolah.
Sampah ditumpuk disuatu tempat untuk dibakar.

Peranserta Masyarakat dan Kemitraan


Diadakan pertemuan wali murid, dialog antar wali murid dengan seklah, mengundang nara sumber
yang berpengalaman.
Untuk wali kelas VI diajak musyawarah masalah penambahan pelajaran / les demi suksesnya
pelaksanaan UASBN. Jika ada bangunan dari sekolah setiap wali murid membantu dengan cara
gotong royong.

Lingkungan dan Budaya


Musyawarah dengan Dewan Sekolah dan guru untuk meminta penambahan guru.
Minta tambahan guru seni musik.
Meminta tambahan guru seni tari.

Manajemen dan Administrasi


Ranjin belajar sendiri dan bersama – sama.
Mengeluarkan SK pembagian tugas guru dan karyawan.
Rapat pleno bersama wali, Dewan Sekolah, guru / karyawan untuk menyusun anggaran.
Musyawarah Guru dan Kepala Sekolah
Mendatangkan pelatih dari luar untuk pramuka dan drum band dan siswa berlatih intensif.
Pendistribusian uang sesuai dengan APBS.

Rencana Program
Program
Pelaksanaan
Budget
1
2
3
4
Secara berkala guru mengingatkan masalah tata tertib upacara bendera.
Menyendirikan tempat dalam upacara bagi anak yang melanggar tata tertib upacara.
Memberikan sangsi berupa membersihkan WC.
Dikurangi nilai pelajarannya
Lari mengelilingi halaman sekolah 10 X.

Diberikan latihan rutin setiap ada pergantian petugas upacara.

Setuap guru wajib menyisipkan pelajaran Budi Pekerti di setiap jam etuap guru wajib menyisipkan
pelajaran Budi Pekerti di setiap jam pelajarannya.
Di nasehati.