Anda di halaman 1dari 34

LAPORAN

MAGANG III

DI SMK PENERBANGAN AAG ADISUTJIPTO YOGYAKARTA

Oleh :

1. Elisa Mella Fidyaningrum 2015004005

2. Doni Indra Setiawan 2015004090

3. Muhammad Rizqi Hadiana 2015004101

4. Ambar Dana Pangesti 2015004102

HALAMAN JUDUL

i
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA

YOGYAKARTA

2018

ii
LEMBAR PENGESAHAN

HALAMAN PENGESAHAN

Laporan Magang III

di SMK Penerbangan AAG Adisutjipto

telah diterima dan disahkan

Yogyakarta,

a.n. Kepala Sekolah

Kepala Tata Usaha Dosen Pembimbing

Farid Rahmat Saleh, S.Fil., M.IP. Drs. B. Kusmanto, M.Pd

NIY : 0302200907210112 NIY : 19510306 198312 1 001

iii
Menyetujui, Mengetahui,

Dekan Koordinator Magang

Nanang Bagus Subekti, S.Pd., M.Ed. Rosidah Aliim Hidayat, S.Pd., M.Pd

NIDN. 0508067702 NIY. 85 09 273

iv
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, hidayah,
dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan magang III yang
berjudul “LAPORAN MAGANG III DI SMK PENERBANGAN AAG
ADISUTJIPTO” dengan tepat waktu dan tanpa halangan yang berarti.

Laporan Magang III ini disusun berdasarkan apa yang telah penulis lakukan
pada saat magang di SMK Penerbangan AAG Adisutjipto yang beralamat di Jalan
Janti, Depok, Sleman Yogyakarta.

Dalam penyusunan laporan magang ini banyak pihak yang telah membantu.
Oleh karena itu, tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada :

1. Bapak Drs. H. Pardimin, M.Pd., Ph.D., selaku Rektor Universitas


Sarjanawiyata Tamansiswa.
2. Bapak Nanang Bagus Subekti , S.Pd., M.Ed., selaku Dekan FKIP UST.
3. Ibu Istiqomah, S.Si., M.Sc., selaku Kaprodi Pendidikan Matematika.
4. Ibu Rosidah Aliim Hidayat, M.Pd., selaku Koordinator Magang FKIP
UST.
5. Bapak Drs. B. Kusmanto, M.Pd., selaku Dosen Pembimbing Magang III di
SMK Penerbangan AAG Adisutjipto yang telah memberikan bimbingan,
pengarahan, dan petunjuk kepada kami.
6. Bapak Nur Haryanto, M.Han., selaku Kepala SMK Penerbangan AAG
Adisutjipto yang telah memberikan izin dan kesempatan untuk
melaksanakan Magang III di SMK Penerbangan AAG Adisutjipto.
7. Ibu Suharni, M.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum
SMK Penerbangan AAG Adisutjipto yang telah membantu dan
membimbing kami dalam pelaksanaan Magang III.
8. Bapak Farid Rahmad Saleh, S.Fil., M.IP., selaku Kepala Tata Usaha SMK
Penerbangan AAG Adisutjipto.

v
9. Ibu Siti Hirodah Wuryanti, S.Pd., Ibu Endang Wahyu Widayati, S.Pd., Ibu
Tidariana Puspitasari, S.Pd., dan Ibu Sri Harjanti S.Si., selaku guru
pembimbing matematika yang telah membantu kami dalam pelaksanaan
Magang III.
10. Pamong dan karyawan SMK Penerbagan AAG Adisutjipto yang telah
membantu kami dalam pelaksanaan Magang III.
11. Siswa-siswi SMK Penerbangan AAG Adisutjipto yang telah membantu
dalam pelaksanaan Magang III.
12. Teman-teman mahasiswa magang di SMK Penerbangan AAG Adisutjipto.
13. Orang tua kami yang telah mendukung dan mendoakan kami dalam
pelaksanaan Magang III.
14. Semua pihak yang telah membantu dalam pengumpulan informasi dan
segala yang dibutuhkan dalam Magang III

Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dari laporan magang


ini, baik dari materi maupun teknik penyajiannya, mengingat kurangnya
pengetahuan dan pengalaman penulis. Oleh karena itu, kritik dan saran yang
membangun sangat penulis harapkan.

Terimakasih.

Yogyakarta, November 2018

Penulis

vi
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL................................................................................................ i

HALAMAN PENGESAHAN ................................................................................ iii

KATA PENGANTAR .............................................................................................v

DAFTAR ISI ......................................................................................................... vii

DAFTAR LAMPIRAN .......................................................................................... ix

BAB I PENDAHULUAN ........................................................................................1

A. Latar Belakang..............................................................................................1

B. Rumusan Masalah .........................................................................................3

C. Tujuan ...........................................................................................................4

BAB II HASIL MAGANG III .................................................................................5

A. Hasil Observasi .............................................................................................5

1. Kondisi Kelas..........................................................................................6

2. Pembelajaran dan Pengelolaan Kelas .....................................................8

3. Kompetensi Pedagogik ...........................................................................9

4. Kompetensi Profesional ........................................................................11

5. Kompetensi Kepribadian Guru .............................................................12

6. Kompetensi Sosial Guru .......................................................................13

B. Hasil Pelaksanaan Pembelajaran Terbimbing.............................................13

BAB III PENUTUP ...............................................................................................16

A. Simpulan .....................................................................................................16

vii
B. Saran ...........................................................................................................17

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................19

LAMPIRAN ...........................................................................................................20

viii
DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN 1 Lembar Observasi

LAMPIRAN 2 Silabus Matematika Kelas X dan XI

LAMPIRAN 3 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

LAMPIRAN 4 Daftar Mengajar

LAMPIRAN 5 Dokumentasi Kegiatan Magang III

ix
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Progam magang III merupakan salah satu mata kuliah kependidikan
yang wajib lulus dan harus ditempuh oleh mahasiswa S-1 FKIP UST
(Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa) untuk mendapatkan gelar sarjana.
Magang III dilaksanakan di sekolah yang sudah ditetapkan oleh pihak kampus
guna memberikan pengalaman, wawasan pedagogik, dan profesional bagi para
mahasiswa calon guru.
Sebagai calon pendidik, perlu mengetahui, memahami dan mempelajari
tentang kondisi lapangan sebenarnya di sekolah meliputi kondisi kelas, kondisi
sekolah, proses pembelajaran dan pengelolaan kelas dan juga bagaimana
melakukan praktik pelaksanaan pembelajaran sebagai bekal mengajar ketika
sudah menjadi pendidik.
Kegiatan yang dilakukan dalam magang III ini ialah melakukan
observasi pembelajaran dan pengelolaan kelas diantaranya: 1. Perangkat
pembelajaran (silabus, rencana persiapan pembelajaran) 2. Proses
Pembelajaran (membuka pelajaran, penyajian materi, metode pembelajaran,
penggunaan bahasa, penggunaan waktu, variasi gerak, cara memotivasi siswa,
teknik bertanya, teknik penguasaan kelas, penggunaan media, pengayaan,
bentuk dan cara evaluasi, serta menutup pelajaran) 3. Perilaku siswa (perilaku
siswa di dalam kelas). Selain itu ada aspek lain yang diamati yaitu kondisi
kelas diantaranya : kondisi fisik kelas, potensi siswa, potensi guru, fasilitas
KBM, media, pojok baca, struktur organisasi kelas.
Selain melakukan observasi, dalam magang III juga melakukan kegiatan
refleksi terhadap proses pembelajaran yang dibimbing oleh guru pembimbing.
Kegiatan refleksi ini mencakup segala proses pembelajaran seperti menyiapkan

1
rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) sebagai panduan ketika mengajar,
mempersiapkan materi, media serta instrumen evaluasi pembelajaran.
Kegiatan observasi dan refleksi tersebut menjadi kegiatan pokok yang
harus dilaksanakan selama magang III berlangsung. Beberapa hal tentang poin-
poin yang diobservasi merupakan sesuatu yang harus dapat dipahami betul
oleh calon pendidik. Seperti disebutkan dalam Undang Undang Nomor 20
Tahun 2003 Pasal 40 Ayat 2 yang berbunyi sebagai berikut.
Pendidik dan tenaga kependidikan berkewajiban :
1. Menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan,
kreatif, dinamis, dan dialogis.
1. Memiliki komitmen secara profesional untuk meningkatkan mutu
pendidikan; dan
2. Memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga, profesi, dan
kedudukan sesuai dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 pasal 28 juga menyebutkan
bahwa:
1. Pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai
agen pembelajaran, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan
untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
2. Kualifikasi akademik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah tingkat
pendidikan minimal yang harus dipenuhi oleh seorang pendidik yang
dibuktikan dengan ijazah dan/atau sertifikat keahlian yang relevan sesuai
ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
3. Kompetensi sebagai agen pembelajaran pada jenjang pendidikan dasar
dan menengah serta pendidikan usia dini meliputi :
a) Kompetensi pedagogik;
b) Kompetensi kepribadian;
c) Kompetensi profesional; dan
d) Kompetensi sosial.

2
4. Seseorang yang tidak memiliki ijazah dan/atau sertifikat keahlian
sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tetapi memiliki keahlian khusus
yang diakui dan diperlukan dapat diangkat menjadi pendidik setelah
melewati uji kelayakan dan kesetaraan.
5. Kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sampai dengan (4) dikembangkan
oleh BNSP dan ditetapkan dengan peraturan menteri.
Menurut Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah yang telah
disebutkan di atas, maka kegiatan Magang 1 sangat tepat dilakukan agar
mahasiswa memiliki landasan jati diri sebagai pendidik, memiliki dasar-dasar
kompetensi akademik kependidikan dan sosial yang mantap serta memahami
budaya sekolah.
SMK Penerbangan AAG Adisutjipto merupakan sekolah yang dipilih
sebagai objek bagi penulis untuk melakukan observasi terkait hal-hal di atas.
Di SMK Penerbangan AAG Adisutjipto inilah penulis menggali ilmu
mengenai bagaimana pembelajaran dan pengelolaan kelas dan kondisi kelas
serta yang paling penting melaksanakan pembelajaran terbimbing seperti yang
telah dijelaskan diatas.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka rumusan masalah
yang diajukan adalah:
1. Bagaimana kondisi kelas di SMK Penerbangan AAG Adisutjipto?
2. Bagaimana pembelajaran dan pengelolaan kelas di SMK Penerbangan
AAG Adisutjipto?
3. Bagaimana pelaksanaan pembelajaran terbimbing di SMK Penerbangan
AAG Adisutjipto?

3
C. Tujuan
Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan laporan ini ialah:
1. Mengetahui kondisi kelas SMK Penerbangan AAG Adisutjipto.
2. Mengetahui pembelajaran dan pengelolaan kelas SMK Penerbangan
AAG Adisutjipto.
3. Mengetahui pelaksanaan pembelajaran terbimbing di SMK Penerbangan
AAG Adisutjipto.

4
BAB II

HASIL MAGANG III

BAB II HASIL MAGANG III


A. Hasil Observasi
SMK Penerbangan AAG Adisutjipto Yogyakarta merupakan sekolah
swasta yang terletak di Jalan Janti Depok, Sleman Yogyakarta. SMK
Penerbangan AAG Adisutjipto Yogyakarta memiliki 5 jurusan/peminatan,
diantaranya :
1. Airframe Powerplant (AP).
2. Electrical Avionic (EA).
3. Aircraft Electricity (AE)
4. Aircraft Machining (AM).
5. Teknik Kendaraan Ringan (TKR)
SMK Penerbangan AAG Adisutjipto merupakan salah satu sekolah yang
menggunakan kurikulum 2013. SMK Penerbangan AAG Adisutjipto menjadi
pilihan atau rujukan bagi siswa yang ingin belajar lebih dalam mengenai dunia
penerbangan. Siswa SMK Penerbangan AAG Adisutjipto tidak hanya berasal
dari kota Yogyakarta namun juga dari berbagai daerah dari pulau Sumatra
hingga Papua. Hal ini menunjukan SMK Penerbangan AAG Adisutjipto sangat
diminati oleh siswa yang ingin masuk dan belajara dunia penerbangan.
Pihak sekolah SMK Penerbangan AAG Adisutjipto memberikan kami
kemudahan dalam melaksanakan kegiatan magang di sekolah tersebut. Kepala
sekolah SMK Penerbangan AAG Adisutjipto Bapak Nur Haryanto, M.Ham
memberikan tugas kepada wakil kepala sekolah bagian kurikulum Ibu Suharni,
M.Pd. untuk membagi guru pendamping kepada kami yang melakukan
kegiatan magang di sekolah tersebut. Guru pendamping ditugaskan untuk
membantu kami dalam melakukan observasi dan membimbing kami dalam
melaksanakan kegiatan refleksi proses pembelajaran dikelas. Kami berempat
mendapat guru pendamping masing-masing satu orang guru matematika yakni

5
diantaranya Ibu Siti Hirodah Wuryanti, S.Pd. yang bertugas untuk
mendampingi mahasiswa bernama Muhammad Rizqi Hadiana, Ibu Endang
Wahyu Widayati, S.Pd. yang bertugas untuk mendampingi mahasiswa
bernama Elisa Mella Fidyaningrum, Ibu Sri Harjanti, S.Si, yang bertugas untuk
mendampingi mahasiswa bernama Ambar Dana Pangesti, dan Ibu Tidariana
Puspitasari, S.Pd. yang bertugas untuk mendampingi mahasiswa bernama Doni
Indra Setiawan.
Beberapa aspek yang kami amati dalam observasi terkait kondisi kelas
yang ada di SMK Penerbangan AAG Adisutjipto yaitu :

1. Kondisi Kelas
a. Kondisi Fisik Kelas
Dari setiap kelas yang kami amati, dapat dikatakan seluruh kelas
memiliki kondisi fisik yang baik. Fasilitas yang tersedia di setiap kelas
juga memadai, seperti: papan tulis yang bersih, meja dan kursi yang
lengkap serta tertata rapi, ruang kelas bersih, terdapat 1 meja guru dan 1
kursi guru, jadwal piket kelas dan proyektor. Selain itu, setiap kelas juga
memiliki fasilitas rak buku kecil untuk menyimpan Al-Qur’an dan lemari
yang digunakan untuk meletakkan perlengkapan belajar mengajar seperti
penggaris dan lain sebagainya. Laboratorium komputer juga memiliki
fasilitas yang sangat memadai seperti komputer, proyektor, pendingin
ruangan dan papan tulis kecil.
b. Potensi Siswa
Selama kami melakukan praktek magang, mengajar dan observasi,
kami melihat siswa dan siswi SMK Penerbangan AAG Adisutjipto
memiliki potensi yang berbeda-beda. Mulai dari potensi di bidang
akademik maupun non akademik. Prestasi siswa dan siswi SMK
Penerbangan AAG Adisutjipto telah banyak diraih dan terbukti dari
banyaknya piala dan piagam yang dipajang di lobby depan SMK. Pada
bulan Oktober dan November ini siswa dan siswi SMK Penerbangan

6
AAG Adisutjipto telah mengikuti lomba tonti tingkat kabupaten dan
provinsi serta telah meraih hasil yang memuaskan dengan mendapatkan
juara dalam beberapa kategori.
c. Potensi Guru
Potensi guru SMK Penerbangan AAG Adisutjipto juga beragam.
Banyak guru yang memiliki potensi yang sangat bagus dalam hal
membimbing siswa dan siswi dalam mengembangkan minat dan
bakatnya sehingga prestasi yang diraih tidak terlepas dari peran guru
sebagai fasilitator dan motivator.
d. Fasilitas KBM, media
Fasilitas kegiatan belajar mengajar (KBM) sekolah sangat bagus.
Selain ruang kelas yang memadai, fasilitas lain yang sangat penting untuk
proses KBM yaitu laboratorium/workshop/bengkel kejuruan juga tersedia
untuk setiap program kejuruan/keahlian. Bengkel yang tersedia memiliki
fasilitas yang lengkap. Selain bengkel, media untuk KBM juga tersedia
lengkap.
e. Pojok Baca
Pojok baca di sekolah sudah lengkap, buku-buku yang tersedia mulai
dari mata pelajaran, praktek, teori, wirausaha, agama, tips-tips sukses,
dan masih banyak lagi. Fasilitas yang ada di perpustakan juga cukup baik
seperti meja dan kursi tersedia untuk membaca, papan tulis, computer,
absen elektronik, dan fasilitas pendukug lainnya.
f. Struktur Organisasi Kelas
Selama kami magang, banyak kelas yang belum memiliki struktur
organisasi kelas yang secara tertulis (yang ditempel di kelas). Namun
semua kelas sudah memiliki struktur organisasi. Hanya saja tidak semua
kelas membuat dalam sebuah tulisan dikarenakan SMK Penerbangan
AAG Adisutjipto menerapkan sistem rolling class setiap minggunya.

7
2. Pembelajaran dan Pengelolaan Kelas
a. Perangkat Pembelajaran
Perangkat pembelajaran meliputi satuan pelajaran, rencana
pembelajaran dan silabus. Pada kegiatan pembelajaran dikelas,
pembuatan silabus dan RPP dibuat berdasarkan kurikulum 2013. Untuk
RPP dibuat setiap materi pokok atau bab dalam mata pelajaran.
b. Proses Pembelajaran
Proses Pembelajaran meliputi; membuka pelajaran, penyajian
materi, metode pembelajaran, penggunaan bahasa, penggunaan waktu,
gerak, cara memotivasi siswa, teknik bertanya, teknik penugasan pelas,
bentuk dan cara evaluasi, menutup pelajaran.
Proses pembelajaran dikelas, dari hasil observasi kami, ketika
membuka pelajaran guru mengucapkan salam kemudian presensi siswa.
Selanjutnya guru tidak langsung memberikan rumus, tetapi dibuka
dengan memberikan contoh aplikasi materi pelajaran dalam kehidupan
sehari-hari sebelum menuju materi inti. Hal tersebut beliau lakukan
sebagai salah satu cara untuk menarik perhatian siswa dan memotivasi
siswa agar bersemangat memulai pelajaran. Cara beliau menyajikan
materi juga sangat runtut sehingga mudah di pahami oleh siswa.
Metode pembelajaran yang beliau gunakan yaitu diskusi
kelompok, eksperimen dan juga sedikit ceramah. Ketika beliau mengajar
menggunakan 2 bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan terkadang
menggunakan bahasa daerah yaitu bahasa Jawa, Beliau memanfaatkan
waktu begitu baik, agar siswa paham akan materi fisika yang
disampaikan. Pada saat mengajar beliau bergerak/berjalan di dalam kelas
untuk menguasai kelas. Cara lain memotivasi siswa yaitu dengan teknik
bertanya yang dilakukan di sela-sela pelajaran, cara bertanya ke siswa tak
terduga, dan bertanya ketika sedang menyampaikan materi, sehingga
terlihat siswa yang mendengarkan dan yang tidak mendengarkan. Ketika
beliau mengajar selalu menggunakan media yang ada di sekitarnya dan

8
sederhana. Teknik penugasan beliau yaitu dengan mengumpulkan buku
catatan dari masing-masing siswa sehingga beliau bisa menilai catatan
siswanya. Ketika menutup pelajaran beliau selalu memberikan salam.
Dan bersama-sama dengan siswa menyimpulkan materi pelajaran yang
telah dipelajari.
c. Perilaku Siswa
Dari hasil observasi, perilaku siswa di dalam kelas ketika guru
mengajar siswa memperhatikan, siswa juga mendengarkan dan terkadang
jika siswa kurang paham siswa menanyakannya, sehingga terjadi
interaksi didalam kelas. Perilaku siswa di luar kelas, siswa cenderung
ramai saling bercanda dengan teman lain, menyapa guru dan bersalaman
ketika bertemu. Hampir semua perilaku yang terlihat di lingkungan
sekolah ramah dan sopan.

3. Kompetensi Pedagogik
Kompetensi pedagogik yaitu kemampuan pemahaman terhadap
peserta didik, perancangan dan pelaksanan pembelajaran, evaluasi hasil
belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan
berbagai potensi yang dimilikinya. Sub kompetensi dalam kompetensi
pedagogik adalah (1) memahami peserta didik secara mendalam yang
meliputi memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip
perkembangan kognitif, prinsi-prinsip kepribadian, dan mengindentifikasi
bekal ajar awal peserta didik, (2) merancang pembelajaran, termasuk
memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran yang
meliputi memahami landasan pendidikan, menerapkan teori belajar dan
pembelajaran, menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik
peserta didik, kompetensi yang ingin dicapai, dan materi ajar, serta
menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih, (3)
melaksanakan pembelajaran yang meliputi menata latar (setting)

9
pebelajaran dan melaksanakan pembelajaran berdsarkan startegi yang
dipilih, (4) merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran yang
meliputi merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan
hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode,
menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan
tingkat ketuntasan belajar (mastery level), dan memanfaatkan hasil
penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas progam pembelajaran
secara umum, dan (5) mengembangkan peserta didik untuk
mengaktualisasikan berbagai potensinya meliputi memfasilitasi peserta
didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik, dan memfasilitasi
peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi non akademik.
Guru SMK Penerbangan AAG Adisutjipto mampu melaksanakan
proses belajar mengajar, mampu membantu perkembangan dan menolong
keterlibatan siswa dalam belajar. Guru dapat memahami peserta didik yang
bermacam kepribadian dengan sistem evaluasi maupun pengayaan. Guru
mampu mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai
potensinya. Guru sangat memperhatikan kesiapannya dalam mengajar.
Guru mempersiapkan segala sesuatu untuk pembelajaran seperti rencana
pembelajaran dan media pembelajaran. Guru mempersiapan materi sesuai
dengan kompetensi inti (KI) dan indikator pencapaian kompetensi (IPK)
serta silabus yang tertera dalam kurikulum 2013. Guru menggunakan waktu
secara efektif atau mampu memanfaatkan waktu sesuai dengan aturan
sekolah. Bahasa yang digunakan guru bahasa Indonesia dan bahasa Jawa
sudah jelas dan baik sehingga siswa dapat membaca dan memahami materi
yang disampaikan. Suara guru juga sudah terdengar dengan jelas. Guru
membuat proses belajar mengajar menyenangkan serta inovatif jadi siswa
tidak mudah bosan dan mengantuk. Guru menggunakan media yang
membuat siswa tertarik dengan materi yang akan disampaikan. Guru
melakukan evaluasi diakhir pembelajaran untuk mengetahui kemampuan

10
siswa dan melakukan kegiatan perbaikan guna membantu siswa yang masih
kesulitan dilihat dari hasil evaluasi belajar.

4. Kompetensi Profesional
Kompetensi Profesional adalah penguasaan materi pembelajaran
secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasaan materi kurikulum
mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi
materinya, serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya.
(1) menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang
mendukung pelajaran yang diampu. (2) menguasai standar kompetensi dan
kompetensi mata pelajaran / bidang pengembangan yang diampu. (3)
mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. (4)
mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan tindakan
reflektif. (5) memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk
berkomunikasi serta mengembangkan diri.
Guru di SMK Penerbangan AAG Adisutjipto menguasai materi yang
dipaparkan atau sampaikan, sehingga peserta didik tidak merasa kesulitan
menerima pelajaran yang disampaikan. Mengembangkan materi dengan
baik sehingga konsep pembelajaran menjadi berstruktur dan rinci sehingga
memudahkan siswa dalam mempelajari kembali materi yang telah
disampaikan. Selain berstruktur guru mengkonsep materi dengan kreatif
dan disajikan kedalam media yang menarik. Guru selalu memberikan
motivasi kepada siswa dengan cerita atau kata-kata motivasi sehingga siswa
menjadi aktif dan tertarik untuk mengikuti pelajaran. Guru memanfaatkan
teknologi untuk membantu pembelaran dan menciptakan pembelajaran
yang komunikatif seperti penggunaan internet dan teknologi informasi
lainnya.

11
5. Kompetensi Kepribadian Guru
Kompetensi kepribadian adalah kemampuan personal yang
mencerminkan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan
berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik, dan berakhlak mulia. Sub
kompetensi dalam kompetensi kepribadian meliputi. (1) kepribadian yang
mantap dan stabil meliputi bertindak sesuai dengan norma sosial, bangga
menjadi guru, dan memiliki kosistensi dalam bertindak sesuai dengan
norma. (2) kepribadian yang dewasa yaitu menampilkan kemandirian dalam
bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru. (3)
kepribadian yang arif adalah menampilkan tindakan yang didasarkan pada
kemamfaatan peserta didik, sekolah dan masyarakat dan menunjukkan
keterbukaan dalam berpikir dan bertindak. (4) kepribadian yang berwibawa
meliputi memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik
dan memiliki perilaku yang disegani. (5) berakhlak mulia dan menjadi
teladan meliputi bertindak sesuai dengan norma religius (imtaq, jujur,
ikhlas, suka menolong) dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik.
Kompetensi kepribadian guru di SMK Penerbangan AAG
Adisutjipto, mampu menempatkan kondisi dalam situasi di lingkungan
sekolah. Melakukan tindakan sesuai dengan norma-norma yang berlaku di
SMK Penerbangan AAG Adisutjipto. Bertindak sebagai pendidik yang
dicontoh oleh peserta didik, dalam hal mengajar ataupun kepribadiannya.
Salah satu contohnya adalah saat guru mengajar di kelas, sikap tubuhnya
tegap dan memiliki perilaku yang cepat merespon atau tanggap saat ada
peserta didik yang bertanya. Guru-guru senantiasa menanamkan nilai-nilai
keagamaan kepada para siswa melalui kegiatan keagamaan seperti sholat
dhuha berjamaah, membaca asmaul husna bersama-sama, dsb.

12
6. Kompetensi Sosial Guru
Kompetensi sosial adalah kemampuan guru untuk berkomunikasi dan
bergaul secara efektif dengan peserta didik, tenaga kependidikan, orang
tua/wali pesertadidik, dan masyarakat sekitar. (1) bersikap inkulif, bertindak
obyektif, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin,
agama, raskondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial keluaraga.
(2) berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama
pendidik, tenaga kependidikan, orang tua dan masyarakat. (3) beradaptasi di
tempat bertugas di seluruh wilayah RI yang memiliki keragaman sosial
budaya. (4) berkomunikasi dengan lisan maupun tulisan.
Kompetensi sosial guru mampu memberikan nilai-nilai positif
terhadap siswa dengan cara mencontohkan hal-hal baik kepada peserta
didik. Perilaku guru senantiasa diteladani peserta didik. Saling tegur baik
guru dengan guru, guru dengan peserta didik, atau guru dengan
staf/karyawan. Senyum, sapa, dan salam diterapkan dalam SMK
Penerbangan AAG Adisutjipto, saling menghargai dan tolong menolong
tanpa membedakan status sosial, agama, dan ras. Berkomunikasi dengan
baik menggunakan lisan maupun tulisan secara sopan.

B. Hasil Pelaksanaan Pembelajaran Terbimbing


Pelaksanaan pembelajaran terbimbing merupakan kegiatan inti dari
Magang III. Mahasiswa praktikan berlatih untuk menjadi pendidik yang
profesional yaitu tidak hanya melakukan kegiatan di dalam kelas tetapi juga
melakukan praktik persekolahan. Dengan demikian, secara tidak langsung
mahasiswa praktikan telah belajar menjadi pendidik yang bertanggung jawab,
baik dalam mengelola pembelajaran di kelas, maupun mengelola kegiatan
persekolahan yaitu di luar kelas.

Dalam kegiatan pembelajaran terbimbing, mahasiswa dibimbing oleh


seorang guru pembimbing sesuai dengan jurusannya masing–masing. Guru

13
pembimbing tersebut bertanggung jawab membantu mahasiswa praktikan
dalam menyusun materi, membuat rencana pembelajaran, pembuatan media,
serta menyampaikan kritik dan saran dalam pengelolaan kelas. Sehingga di
harapkan penampilan mahasiswa praktikan dalam perannya sebagai pendidik
akan selalu lebih baik.

Sebelum melakukan praktik mengajar, kami terlebih dahulu membuat


rencana pelaksanaan pembelajaran yang digunakan sebagai pedoman ketika
mengajar. RPP yang kami buat juga dinilai oleh guru pembimbing kami. Guru
pembimbing juga memberikan masukan bagaimana menyusun RPP.

Ketika melakukan praktik mengajar, pertemuan pertama dengan siswa


kondisi kelas belum begitu bisa dikondisikan, siswa masih beradaptasi dengan
kami sebagai orang baru yang menggantikan guru mata pelajaran matematika.
Siswa cenderung masih ingin berkenalan. Walaupun demikian, proses
pembelajaran dapat tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Pada pertemuan berikutnya, siswa mulai bisa dikondisikan dan KBM


dapat berjalan dengan baik. Pertemuan selanjutnya siswa sudah terbiasa dan
merasa seperti guru sendiri dalam mengikuti pelajaran dengan baik. Dan pada
saat pertemuan ke empat sudah lebih baik, semua berjalan dengan lancar, siswa
juga tidak gaduh, interaksi pembelajaran didalam kelas pun berjalan dengan
baik.

Dalam setiap pertemuan, guru pembimbing memberikan penilaian kepada


kami. Kemudian memberikan masukan terkait bagaimana mengajar yang baik
dan menyenangkan yang dapat membuat siswa tertarik mengikuti pelajaran,
bagaimana cara menguasai kelas dan lain sebagainya. Setiap masukan yang
diberikan kami gunakan sebagai perbaikan ketika mengajar berikutnya.

Setelah empat kali pembelajaran terbimbing selesai kami masih diberi


kesempatan untuk membantu guru mengisi kelas untuk menambah pengalaman
kami sebagai pendidik atau pengajar dikemudian hari. Dalam laporan ini kami

14
melampirkan RPP yang telah kami buat dan kami pergunakan ketika
melakukan praktik mengajar. RPP yang kami buat berdasarkan silabus yang
digunakan oleh pihak sekolah.

15
BAB III
PENUTUP

A. Simpulan
Kesimpulan yang dapat ditarik dari Magang III yang telah
dilaksanakan oleh praktikan di SMK Penerbangan AAG Adisutjipto adalah
sebagai berikut.
1. Magang III sesuai dengan tujuannya sangat bermanfaat bagi berbagai
pihak terutama mahasiswa Magang guna mengasah dan
mengembangakan empat potensi guru yang harus dimiliki yaitu
kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan
kompetensi profesional.
2. Kegiatan Magang III merupakan sarana bagi mahasiswa untuk
berinteraksi dan bersosialisasi secara langsung dengan masyarakat,
terutama warga masyarakat sekolah dalam mengamalkan ilmu yang
telah diperoleh di kampus untuk diaplikasikan di dunia nyata.
3. Kegiatan Magang III bertujuan untuk memberikan pengalaman dan
praktik nyata bagi mahasiswa dalam hal mengajar maupun praktik
persekolahan. Kegiatan ini bisa dijadikan tolak ukur sejauh mana
mahasiswa telah mengausai ilmu dan pengetahuannya yang diperoleh
selama masa kuliah dan penerapannya dalam kegiatan belajar mengajara
di kelas.
4. Dari pengamatan yang telah dilakukan kondisi fisik kelas, fasilitas
KBM, perpustakaan, laboratorium, bimbingan konseling, dan tempat
ibadah yang terdapat di SMK Penerbangan AAG Adisutjipto sudah
sangat memadai untuk proses belajar mengajar. Perangkat pembelajaran
yang terdiri dari silabus, satuan pelajaran, Rencana Persiapan
Pembelajaran (RPP) sudah sesuai dengan kurikulum dan ketentuan yang
ada. Proses pembelajaran terdiri dari membuka pelajaran, penyajian

16
materi, metode pembelajaran, penggunaan bahasa, penggunaan waktu,
variasi gerak, cara memotivasi siswa, teknik bertanya, teknik
penguasaan kelas, pengayaan bentuk dan cara evaluasi dan menutup
pelajaran yang dilakukan guru dapat menjadi contoh yang baik untuk
kami mahasiswa praktikan.
5. Melalui kegiatan Magang III ini, mahasiswa diharapkan dapat
menyadari pentingnya sikap saling bertoleransi, berkoordinasi, dan
kerjasama antarsesama mahasiswa dalam satu kelompok dengan pihak
sekolah, dan juga pihak lain yang terlibat, agar segala kegiatan dapat
terlaksana dengan baik sehingga kegiatan Magang III berakhir dengan
sukses.

B. Saran
Selain beberapa kesimpulan di atas, praktikan juga ingin
menyampaikan beberapa saran dan masukan untuk beberapa pihak agar
pelaksanaan Magang III yang akan datang dapat semakin baik. Berikut
adalah beberapa saran bagi pelaksanaan Magang III tahun ini yaitu:
1. Untuk Mahasiswa
a. Koordinasi, kerjasama dan kekelompokan baik antar anggota
kelompok, dengan pihak sekolah, maupun pihak-pihak yang terkait
dalam pelaksanaan Magang III sangat diperlukan agar kegiatan
Magang III dapat terlaksana dengan baik.
b. Mahasiswa hendaknya mampu menempatkan diri dan beradaptasi
dengan lingkungan dimana mahasiswa ditempatkan demi
terciptanya lingkungan mengajar yang kondusif dan ideal.
c. Mahasiswa hendaknya mempersiapkan segala sesuatunya dengan
matang, termasuk rencana tambahan apabila suatu saat kendala
datang pada saaat KBM sedang berlangsung.
2. Untuk Sekolah

17
Koordinasi dan kerjasama dengan mahasiswa Magang hendaknya
lebih ditingkatkan lagi sehingga tercipta kesatuan arah dan kepahaman
dalam pelaksanaan kegiatan Magang.
3. Untuk Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Perhatian dan kepedulian dari universitas terhadap mahasiswa
peserta Magang akan semakin baik, jika lebih ditingkatkan terutama
dalam dukungan dana kegiatan, fasilitas penunjang, serta bimbingan/
konsultasi langsung di sekolah.

18
DAFTAR PUSTAKA

Tim Penyusun FKIP UST. 2018. Pedoman Pelaksanaan Magang III. Yogyakarta.
(tidak diterbitkan)

19
LAMPIRAN

LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
Lembar Observasi

1. Elisa Mella Fidyaningrum 2015004005


2. Doni Indra Setiwan 2015004090
3. Muhammad Rizqi Hadiana 2015004101
4. Ambar Dana Pangesti 2015004102
LAMPIRAN 2
Silabus Matematika Kelas X dan XI
LAMPIRAN 3
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP)

1. Elisa Mella Fidyaningrum 2015004005


2. Doni Indra Setiwan 2015004090
3. Muhammad Rizqi Hadiana 2015004101
4. Ambar Dana Pangesti 2015004102
LAMPIRAN 4
Daftar Mengajar

1. Elisa Mella Fidyaningrum 2015004005


2. Doni Indra Setiwan 2015004090
3. Muhammad Rizqi Hadiana 2015004101
4. Ambar Dana Pangesti 2015004102
LAMPIRAN 5
Dokumentasi Kegiatan Magang III