Anda di halaman 1dari 21

AKUNTANSI DANA CADANGAN

DAN
ASET LAINNYA
ANGGOTA
1) Dhimas Bintoro B A (20171220048) 6) Herliana W (20171220092)
2) Agnes Kusuma H W (20171220063) 7) Dilla Okstantia E (20171220094)
3) Apriliya Putri A P (20171220065) 8) Dinny Awalia (20171220095)
4) Ana Revita Dewi (20171220078) 9) Desi Nur Aini (20171220096)
5) Silvya Arini S P (20171220086) 10)Fajar Ramadhan (20171220097)
RUANG LINGKUP
Dana Cadangan menurut PSAP No 1 : FUNGSI - FUNGSI YANG TERKAIT :

Dana yang disisihkan untuk menampung 1) Pengguna Anggaran/


kebutuhan yang memerlukan dana relatif Kuasa Pengguna Anggaran
besar yang tidak dapat dipenuhi dalam
2) Bendahara Pengeluaran
satu tahun anggaran.
3) Pejabat Penatausahaan
Peruntukan Dana Cadangan harus diatur Keuangan SKPD
dengan Peraturan Daerah.
4) Bendahara Umum Daerah/
Peruntukan Dana Cadangan biasanya Kuasa Bendahara Umum
digunakan untuk pembangunan aset, Daerah
seperti: rumah sakit, pasar induk, gedung
olahraga.
DOKUMEN YANG DIGUNAKAN :
1) Peraturan daerah tentang dana cadangan;

2) Surat Perintah Pencairan Dana Langsung (SP2D-LS)


Sebagai dokumen pencairan atau transfer pemindahan dari rekening kas
umum daerah ke rekening dana cadangan;

3) Dokumen perintah pencairan dari dana cadangan ke rekening


kas umum daerah;

4) Nota kredit, dokumen hasil pengelolaan dana cadangan


JURNAL STANDAR TERKAIT DANA CADANGAN

1) Pembentukan Dana Cadangan


Jurnal atas transaksi pembentukan dana cadangan yang
dicatat oleh sistem akuntansi PPKD adalah :
LAPORAN OPERASIONAL
TANGGAL URAIAN DEBIT KREDIT
Dana Cadangan xxx
Kas di Kas Daerah xxx

LAPORAN REALISASI ANGGARAN


TANGGAL URAIAN DEBIT KREDIT
Pengeluaran Pembiayaan - xxx
Pembentukan Dana Cadangan
Estimasi Perubahan SAL xxx
ILUSTRASI:

Tanggal 2 Februari 2013 pemerintah daerah mentransfer dana


cadangan sebesar Rp 3.500.000.000,-. Dana cadangan ini akan
digunakan untuk membangun stadion olahraga.
Jurnal atas transaksi tersebut adalah :
LAPORAN OPERASIONAL
TANGGAL URAIAN DEBIT KREDIT
02/02/13 Dana Cadangan Rp 3.500.000.000,-
Kas di Kas Daerah Rp 3.500.000.000,-

LAPORAN REALISASI ANGGARAN


TANGGAL URAIAN DEBIT KREDIT
02/02/13 Pengeluaran Pembiayaan -
Pembentukan Dana Cadangan Rp 3.500.000.000,-
Estimasi Perubahan SAL Rp 3.500.000.000,-
JURNAL STANDAR TERKAIT DANA CADANGAN

2) Pencairan Dana Cadangan


Jurnal atas transaksi pencairan dana cadangan yang
dicatat oleh sistem akuntansi PPKD adalah :
LAPORAN OPERASIONAL
TANGGAL URAIAN DEBIT KREDIT
Kas di Kas Daerah xxx
Dana Cadangan xxx

LAPORAN REALISASI ANGGARAN


TANGGAL URAIAN DEBIT KREDIT
Estimasi Perubahan SAL xxx
Penerimaan Pembiayaan - xxx
Pencairan Dana Cadangan
ILUSTRASI:

Tanggal 25 Oktober 2013 Pemerintah Daerah mencairkan dana dari rekening


dana cadangan pembangunan stadiom olahraga sebesar Rp 1.500.000.000,-.
Pembangunan stadion olahraga tersebut akan segera dimulai.
Jurnal atas transaksi tersebut adalah :
LAPORAN OPERASIONAL
TANGGAL URAIAN DEBIT KREDIT
25/10/13 Kas di Kas Daerah Rp 1.500.000.000,-
Dana Cadangan Rp 1.500.000.000,-

LAPORAN REALISASI ANGGARAN


TANGGAL URAIAN DEBIT KREDIT
25/10/13 Estimasi Perubahan SAL Rp 1.500.000.000,-
Penerimaan Pembiayaan -
Pencairan Dana Cadangan Rp 1.500.000.000,-
A Dalam PSAP No. 01 paragraf 66, aset non lancar
S lainnya diklasifikasikan sebagai Aset Lainnya,
E diantaranya :

T 2 3
1
Tagihan Penjualan Tuntutan Ganti
Aset Tak Berwujud
Angsuran Rugi
L
A 4 5
6
I Kemitraan dengan
Pihak Ketiga
Kas yang dibatasi
Penggunaannya
Aset Lain-lain

N
ASET TAK BERWUJUD

a. Klasifikasi Aset Tak Berwujud : b. Pengakuan Aset Tak Berwujud


1) Goodwill Agar diakui sebagai Aset tak berwujud,
harus memenuhi :
2) Hak Paten atau Hak Cipta
1) Definisi dari Aset tak Berwujud
3) Royalti
2) Kriteria Pengakuan
4) Perangkat Lunak Komputer (Software)
5) Lisensi atau Franchise Kriteria yang harus dipenuhi aset tak
berwujud :
6) Hasil Kajian atau penelitian yang
1) Kemungkinan besar diperkirakan
memberikan manfaat jangka panjang
manfaat ekonomi di masa yang
7) Aset tidak berwujud lainnya akan datang.
8) Aset tak berwujud dalam pengerjaan 2) Biaya perolehan / nilai wajarnya
dapat diukur
ASET TAK BERWUJUD

c. Pengukuran Aset Tak Berwujud d. Pengungkapan Aset Tak Berwujud


Berdasarkan Permendagri No. 64 Hal-hal yang diungkapkan dalam
tahun 2013, aset tak berwujud laporan keuangan atas aset tak
diukur dengan harga perolehan. berwujud :
1) Masa manfaat dan metode
Biaya untuk memperoleh aset tak
berwujud :
amortisasi
1) Harga Beli (Biaya Impor, Pajak) 2) Nilai tercatat bruto, akumulasi
2) Setiap biaya yang didistibusikan amortisasi & nilai sisa aset tak
untuk memperbaiki aset berwujud
3) Penambahan dan penurunan
nilai tercatat pada awal juga
akhir periode
TAGIHAN PENJUALAN TUNTUTAN GANTI
ANGSURAN RUGI
Menggambarkan jumlah yang diterima dari Menuntut penggantian atas kerugian
penjualan aset pemerintah secara angsuran negara sebagai akibat dari perbuatan
kepada pegawai pemerintah.
melanggar hukum yang dilakukan pegawai.
Contoh : Penjualan Rumah / kendaraan
Contoh : Perusakan Aset
dinas
Dokumen yang digunakan :
Dokumen yang digunakan : 1) Surat Keterangan Tanggung Jawab
Daftar Saldo Tagihan Penjualan Angsuran Mutlak (SKTJM
2) Surat Tanda Setoran (STS)
3) Surat Setoran Bukan Pajak (SSBP)
KEMITRAAN DENGAN PIHAK KETIGA

a. Klasifikasi Kemitraan dengan b. Pengakuan Aset Kemitraan


Pihak Ketiga dengan Pihak Ketiga
1) Bangun, Kelola, Serah (BKS) 1) Diakui pada saat perjanjian kerja
sama/ kemitraan
2) Bangun, Serah, Kelola (BSK) 2) Diakui pada saat pengadaan
pembangunan gedung telah selesai
3) Kerja Sama Pemanfaatan (KSP)
& siap digunakan
4) Sewa 3) Aset telah diaudit oleh aparat
pengawas fungsional
4) Perjanjian berakhir dan aset kembali
ke pengelola
5) Pengelola aset menetapkan status
penggunaan aset
6) Aset lain berubah menjadi aset
tetap
KEMITRAAN DENGAN PIHAK KETIGA

c. Pengukuran Aset Kemitraan d. Penyajian dan Pengungkapan


dengan Pihak Ketiga : Aset Kemitraan :
1) Aset yang diserahkan pemerintah 1) Klasifikasi aset yang membentuk
daerah dalam bentuk kerjasama harus aset kerja sama
dicatat sebagai aset kerjasama atau 2) Penentuan biaya perolehan aset
kemitraan. kerja sama/ kemitraan
2) Dana yang ditanamkan pemerintah 3) Penentuan depresiasi/ penyusutan
daerah dalam kerjasama/ kemitraan aset kerja sama/ kemitraan
dicatat sebagai penyertaan kerjasama
atau kemitraan. Setelah aset diserahkan dan telah
ditetapkan penggunaannya, aset
3) Aset hasil kerjasama yang diserahkan ke
pemerintah daerah dicatat sebesar nilai hasil kerja sama disajikan dalam
wajar saat aset diserahkan. neraca dengan klasifikasi aset tetap.
KAS YANG DIBATASI PENGGUNAANNYA

a. Pengakuan Kas yang Dibatasi Penggunaannya


Diakui saat kas disisihkan untuk membiayai
kegiatan yang butuh dana besar.
Kas yang dibatasi penggunaannya
atau kas terikat pada kegiatan
b. Pengukuran Kas yang Dibatasi Penggunaannya tertentu dalam jangka waktu lebih
Dicatat sebesar nilai nominal kas yang dari 12 bulan, misalnya :
disisihkan pada rekening tertentu untuk 1. Dana Abadi Umat
kegiatan yang butuh dana besar 2. Dana Abadi Pendidikan

c. Penyajian dan Pengungkapan Kas yg Dibatasi


Penggunaannya
Disajikan di dalam kelompok aset lainnya.
ASET LAIN-LAIN

a. Definisi c. Pengukuran
Aset lain-lain merupakan aset tetap yang Disusutkan mengikuti kebijakan
dihentikan penggunaan aktifnya oleh penyusutan aset tetap. Proses
pemerintah daerah karena rusak berat, penghapusan dilakukan paling
usang atau bahkan disebabkan karena lama 12 bulan sejak aset dihentikan
menunggu proses pemindahtanganan (jual penggunaannya.
beli, sewa, hibah)

d. Penyajian dan Pengungkapan


b. Pengakuan
Disajikan dalam kelompok aset lainnya.
Diakui pada saat aset dihentikan dari
Dan hal-hal yang diungkapkan :
penggunaan aktif pemerintah dan
1) Faktor Penghentian Penggunaan
dimasukkan ke dalam aset lain-lain. 2) Jenis Aset Tetap yang dihentikan
3) Informasi mengenai aset yg relevan
ILUSTRASI:
TAGIHAN PENJUALAN ANGSURAN
Tanggal 05 April 2014 dilakukan penjualan rumah dinas kepada pegawai PEMDA, nilai
perolehan rumah dinas sebesar Rp 500.000.000,- Akumulasi penyusutan sebesar
Rp 450.000.000 dan telah disetujui untuk dilakukan pembayaran melalui angsuran
selama 5 tahun dengan nilai tagihan penjualan angsuran sebesar Rp 50.000.000,-

Jurnal atas transaksi tersebut adalah :


LAPORAN OPERASIONAL
TANGGAL URAIAN DEBIT KREDIT
05/04/14 Akumulasi Penyusutan Rumah Dinas Rp 450.000.000
Tagihan Penjualan Angsuran Rp 50.000.000
Rumah Dinas Rp 500.000.000

LAPORAN REALISASI ANGGARAN


TANGGAL URAIAN DEBIT KREDIT
Tidak ada Jurnal
ILUSTRASI:
TUNTUTAN GANTI RUGI
Tanggal 06 Agustus 2012 ditandatangani Surat keterangan Tanggung Jawab Mutlak (SKTJM)
atas nama Luna untuk tuntutan ganti rugi sebesar Rp 5.000.000,- dengan jangka waktu
pelunasannya selama 24 bulan. Tuntutan ganti rugi ini muncul akibat hilangnya sebuah
sepeda motor dengan nilai perolehan Rp 20.000.000,- dengan akumulasi penyusutan sebesar
Rp 10.000.000,-
Jurnal atas transaksi tersebut adalah :
LAPORAN OPERASIONAL
TANGGAL URAIAN DEBIT KREDIT
06/08/12 Akumulasi Penyusutan Sepeda Motor Rp 10.000.000
Tuntutan Ganti Rugi Rp 5.000.000
Kerugian atas Kehilangan Sepeda Motor Rp 5.000.000
Sepeda Motor Rp 20.000.000

LAPORAN REALISASI ANGGARAN


TANGGAL URAIAN DEBIT KREDIT
Tidak ada Jurnal
ILUSTRASI:
KEMITRAAN DENGAN PIHAK KETIGA
Bangun, Kelola, Serah (BKS)
Tanggal 05 Juli 2012 dilakukan perjanjian kerja sama dengan pihak ketiga dalam
rangka pemanfaatan tanah pemerintah, yang mana dalam tanah tersebut akan
dibangun fasilitas olahraga terpadu, nilai tanah tersebut sebesar Rp 5.000.000.000,-.
Fasilitasolahraga terpadu tersebut akan dikelola selama 10 tahun oleh pihak ketiga dan
pada akhir tahun ke-10 aset tersebut akan diserahkan kepada Pemerintah Daerah.

Jurnal atas transaksi tersebut adalah :


LAPORAN OPERASIONAL
TANGGAL URAIAN DEBIT KREDIT
05/07/12 Kemitraan dengan Pihak Ketiga-
Bangun, Kelola, Serah (BKS) Rp 5.000.000.000
Tanah Rp 5.000.000.000

LAPORAN REALISASI ANGGARAN


TANGGAL URAIAN DEBIT KREDIT
Tidak ada Jurnal
ILUSTRASI:
ASET TAK BERWUJUD
Tanggal 05 September 2012 dilakukan pembuatan sistem perangkat lunak (software)
akuntansi keuangan daerah bekerja sama dengan konsultan TI senilai Rp 500.000.000,-
dan telah dilakukan pembayaran dengan SPM-LS N0.4545 dan SP2D No. 888
Jurnal atas transaksi tersebut adalah :
LAPORAN OPERASIONAL
TANGGAL URAIAN DEBIT KREDIT
05/09/12 Aset Tak Berwujud - Software Rp 500.000.000
Kas di Kas Daerah Rp 500.000.000

LAPORAN REALISASI ANGGARAN


TANGGAL URAIAN DEBIT KREDIT
05/09/12 Belanja Aset Tak Berwujud - Software Rp 500.000.000
Estimasi Perubahan SAL Rp 500.000.000
ILUSTRASI:
ASET LAIN-LAIN
Berdasarkan data dari pengelola barang didapatkan informasi bahwa gedung kantor
Dinas Pamong Praja sudah tidak digunakan lagi atau dihentikan penggunaannya
karena Dinas Pamong Praja telah menempati kantor yang baru. Berdasarkan data
yang ada di dalam neraca, nilai gedung kantor yang sudah tidak digunakan lagi
sebesar Rp 300.000.000,-

Jurnal atas transaksi tersebut adalah :


LAPORAN OPERASIONAL
TANGGAL URAIAN DEBIT KREDIT
- Aset Lain-lain – Gedung Kantor yang
tidak digunakan lagi Rp 300.000.000
Gedung Kantor Rp 300.000.000

LAPORAN REALISASI ANGGARAN


TANGGAL URAIAN DEBIT KREDIT
Tidak ada Jurnal
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai