Anda di halaman 1dari 38

PT PLN (Persero)

PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PENGOPERASIAN GI GITET

6. PENGOPERASIAN GI GITET

6.1. Pendahuluan

6.1.1. Latar belakang


Kesinambungan penyaluran energi listrik yang dikelola oleh PLN P3B salah
satunya di tentukan oleh kesiapan operasi Gardu Induk,namun berdsarkan
pengamatan terhadap unjuk kerja opersional selama ini,terdapat beberapa
kendala sebagai berikut :
• Alur kerja dan penanggung jawab pengoperasian Gardu Induk belum baku
dan seragam untuk setiap Gardu Induk yang disebabkan oleh adanya
perubahan organisasi PLN P3B menjadi P3B
• Belum tersedianya buku standar pengoperasian Gardu Induk yang seragam
sebagai panduan operator Gardu Induk dalam melaksanakan tugasnya.
Sesuai surat keputusan General Manager PT.PLN (Persero) UBS P3B
No.005.K/021/GM.UBS P3B/2001 tanggal 07 Januari 2002 perihal “
Pembentukan Tim penyempurnaan Prosedur Operasi Sistem dan Pemeliharaan
PT.PLN (Persero) P3B” dan sebagai pedoman pengoperasian Gardu Induk,
maka diterbitkan Buku Petunjuk Pengoperasian Gardu Induk.

6.1.2. Peranan Operator Gardu Induk.


Disamping sebagai “perpanjangan tangan operasional dari dispatcher, operator
Gardu Induk juga berperan mengawasi dan mengamati kondisi fisik peralatan
Gardu Induk dan juga berperan sebagai pelaksana pembebasan peralatan untuk
pelaksanaan pemeliharaan.

6.1.3. Pola Pemantauan Operasi Gardu Induk


Di sistem tenaga listrik Jawa Bali terdapat dua pola Pemantauan operasi Gardu
Induk, yaitu Gardu Induk yang dijaga operator (GI) dan Gardu Induk yang tidak
dijaga operator atau Gardu Induk patroli (GIPAT).
Pada Gardu Induk yang dijaga operator, pemantauan besaran listrik dan
pengoperasian PMT serta pencatatan kondisi peralatan dilakukan oleh operator
Gardu Induk.
Pada pola GIPAT, pemantauan besaran listrik dan pencatatan kondisi peralatan
dilakukan secara patroli. Sedangkan manuver pembukaan dan penutupan PMT
di Gardu Induk master dan GIPAT dilakukan oleh operator Gardu Induk atas

Berbagi Dan Menyebarkan Ilmu Pengetahuan 237


Serta Niali-Nilai Perusahaan
PT PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PENGOPERASIAN GI GITET

peritah dispatcher. Mengingat peranan yang sangat penting tersebut, seorang


operator Gardu Induk yang bertugas harus :

▪ Memiliki kemampuan/pengetahuan tentang tugas dan tanggung jawabnya.


▪ Memiliki disiplin dan semangat kerja yang tinggi
▪ Sehat jasmani dan rohani.

6.1.4. Maksud dan Tujuan


Buku “Petunjuk Pengoperasian Gadu Induk” ini disusun dengan maksud :

▪ Untuk membantu operator Gardu Induk dalam menjalankan tugas sehingga


terhindar dari kesalahan yang disebabkan oleh faktor kesalahan petugas
(human error).
▪ Untuk memperjelas wewenang dan tanggung jawab operator Gardu Induk
dalam melakukan tugas pengoperasian Gardu Induk.
▪ Untuk meningkatkan kualitas kerja operator Gardu Induk khususnya dalam
melakukan tugas pengoperasian Gardu Induk.

6.2. Tugas Operator Gardu Induk

6.2.1. Kondisi normal.


a. Definisi
Yang dimaksud dengan “kondisi normal” adalah suatu kondisi dimana semua
peralatan utama, peralatan pendukung dapat dioperasikan sesuai batas
pengusahaan dan keamanan sesuai fungsinya.

b. Yang harus dilakukan Operator Gardu Induk (dilanjut pada halaman berikut)
❖ Serah Terima Tugas.
• Datang 30 menit lebih awal dari jam dinasnya
• Memberi penjelasan kondisi akhir peralatan instalasi kepada Operator
pengganti
• Mengisi logsheet
• Menandatangani Berita Acara serah terima tugas
• Memeriksa seluruh peralatan secara visual dan mengisi logsheet dan
checklist seperti pada lampiran

❖ Laporan secara periodik

Berbagi Dan Menyebarkan Ilmu Pengetahuan 238


Serta Niali-Nilai Perusahaan
PT PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PENGOPERASIAN GI GITET

• Melaporkan secara periodik kepada Dispatcher Region tentang


pembebanan instalasi dan kondisi peralatan Gardu Induk

c. Yang harus dilakukan Operator Gardu Induk (lanjutan kondisi normal)


❖ Pengaturan On Load Tap Changer (OLTC)
• OLTC Operasi Automatic
- Operator memonitor tegangan sisi sekunder trafo (IBT & Distribusi).
• OLTC Operasi manual
- Operator memonitor dan mengupayakan tegangan sisi sekunder
trafo distribusi pada tegangan nominal…..kV sesuai
kesepakatan/atas perintah UPD*) dengan cara mengubah posisi
Tap Changer
- Operator memonitor tegangan sisi sekunder trafo IBT dan atas
perintah Dispatcher melaksanakan perubahan posisi tap changer.

6.2.2. Kondisi terganggu.


a. Definisi
Yang dimaksud dengan “kondisi gangguan” adalah suatu kondisi yang
mengalami perubahan dari susunan atau konfigurasi awalnya karena
pengaruh dari : “ alam dan peralatan itu sendiri” dan mengakibatkan instalasi
menjadi tidak normal.

b. Yang harus dilakukan Operator Gardu Induk


• Mematikan bunyi sirene/Horn/Klakson.
• Mengamati secara menyeluruh perubahan pada panel kontrol dan
indikasi pada lemari proteksi
• Mencatat jam kejadian,annunciator pada panel kontrol dan indikator rele
yang bekerja,pada lemari proteksi,kemudian direset.
• Dalam hal gangguan yang mengakibatkan padam total Gardu
Induk,yakinkan bahwa tegangan 150 kV hilang dengan melihat kV
meter pada seluruh panel kontrol atau koordinasi dengan Dispatcher
Region Jabar.
• Melaksanakan SOP Gardu Induk yang berlaku.
• Melaporkan gangguan kepada Dispatcher Region Jabar.
• Melaksanakan instruksi (dicatat) dari Dispatcher Region Jabar.
• Melaporkan gangguan kepada piket dan Ass. Manager Har/Manager
UPT Bandung Timur.

Berbagi Dan Menyebarkan Ilmu Pengetahuan 239


Serta Niali-Nilai Perusahaan
PT PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PENGOPERASIAN GI GITET

6.2.3. Kondisi emergency


a. Definisi
Yang dimaksud dengan “kondisi emergency” adalah kejadian musibah yaitu:
Pendudukan/huru-hara,kebakaran,bencana alam (banjir,gempa) yang dapat
membahayakan jiwa manusia dan kerusakan peralatan instalasi listrik.

b. Yang harus dilakukan Operator Gardu Induk.


▪ Membebaskan peralatan Gardu Induk yang terganggu dari tegangan (jika
memungkinkan)
▪ Melaporkan kepada Dispatcher Region Jabar, Piket/Ass
Man.Har/Manager UPT Bandung Timur.
▪ Melakukan Evakuasi (meninggalkan tempat) untuk menyelamatkan diri.

6.2.4. Kondisi Pemeliharaan.


a. Definisi
Yang dimaksud dengan “kondisi pemeliharaan” adalah kegiatan
pemeliharaan yang dilakukan untuk mempertahankan perfomance peralatan
instalasi.

b. Yang harus dilakukan Operator Gardu Induk.


• Memeriksa ijin/persetujuan pelaksanaan pemeliharaan peralatan dan
berkoordinasi dengan Dispatcher Region Jabar.
• Meneliti urutan manuver pada buku prosedur K3 yang telah diisi.
• Melaksanakan eksekusi manuver pembebasan tegangan sesuai SOP
yang berlaku.
• Merubah posisi switch lokal/remote scada*) di panel kontrol pada posisi
lokal*) sesuai GI setempat.
• Menutup PMS tanah sebagai pengaman.
• Memasang taging di panel kontrol bersama pengawas manuver.
• Menandatangani dokumen Keselamatan Kerja Form-4.
• Mengikuti serah terima pembebasan tegangan antara Pengawas Manuver
(PM) dan Pengawas Pekerjaan (PP).
• Mengikuti serah terima pekerjaan selesai dari Pengawas Pekerjaan (PP)
kepada Pengawas Manuver (PM).
• Membuka PMS tanah.
• Melepas taging di panel kontrol bersama Pengawas Manuver (PM).

Berbagi Dan Menyebarkan Ilmu Pengetahuan 240


Serta Niali-Nilai Perusahaan
PT PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PENGOPERASIAN GI GITET

• Merubah posisi switch lokal/remote scada*) pada posisi remote*) sesuai


kondisi GI setempat.
• Berdasarkan perintah Dispatcher Region Jabar melaksanakan eksekusi
manuver pemberian tegangan sesuai Sop yang berlaku.
• Menandatangani dokumen Keselamatan kerja Form-7.

6.3. Petunjuk Pengoperasian Gardu Induk


6.3.1. Peralatan Instalasi Di Ruang Kontrol & Proteksi
A. Panel Kontrol
❖ Panel kontrol Penghantar 150 kV BANDUNG I-II

1. Penjelasan Gb Panel kontrol Penghantar 150 kV BANDUNG I-II

No Nama Alat Penjelasan


1=20 Ampere Meter Pengukuran arus dalam satuan ampere
Phasa R
1 4 20 23 2=21 Ampere Meter Pengukuran arus dalam satuan ampere
21 24 Phasa S
2 5 3=22 Ampere Meter Pengukuran arus dalam satuan
3 6 22 25 Phasa T ampere.
4=23 MW Meter Pengukuran Daya Aktif dalam Mega
7 26 Watt
5=24 Mvar Meter Pengukuran Daya Reaktif dalam satuan
8 27 MVar
6=25 Auto Reclose Indikator pengunci saat aouto reclose
Lock-Out kerja
7=26 Selektor Pengecekan tegangan phasa-phasa
9 1011 282930 Switch atau phasa netral
12 31 Tegangan
8=27 Annunciator Lampu indikator gangguan
9=28 Lamp Test Saklar test lampu indikasi
/annunciator
13 14 32 33 10=29 Acceptance Tombol untuk mereset bel
15 11=30 Cancelation Tombol untuk mereset lampu
16 17 34 35 36 annunciator.
37 12=31 Kunci Local Kunci Untuk remote dari panel
18 Remote /supervisi remote dari dispatcher.
19 13=32 TPL PMS Saklar Indikasi untuk memasukan
38 REL I /mengeluarkan PMS REL I PHT secara
Bandung 2/1 remote dari Panel kontrol
14=33 TPL PMS Saklar Indikasi untuk memasukan
REL II /mengeluarkan PMS REL II PHT secara
Bandung 2/1 remote dari Panel kontrol
15=36 Kunci Saklar untuk mensinkronkan tegangan
ON/OFF di Pht dengan tegangan di Busbar saat
Syncrocheck memasukkan PMT
16=35 TPL PMT Saklar Indikasi untuk memasukan
Bandung 2/1 /mengeluarkan PMT PHT secara

Berbagi Dan Menyebarkan Ilmu Pengetahuan 241


Serta Niali-Nilai Perusahaan
remote dari Panel Kontrol
17=34 Trip Relay Mereset lock-out relay & lampu indikasi
Reset & Off remote control
Remote
18=37 TPL PMS Saklar indikasi untuk memasukkan
Line /mengeluarkan PMS Line
19=38 Indikator PMS Saklar indikasi PMS tanah dalam
Pentanahan keadaan keluar/masuk.

1.a. Penjelasan Panel Proteksi 150 kV Bandung 1

No Nama Alat Penjelasan

1 Switch A/R Menentukan/Memilih kondisi A/R


2 Simulator A/R Alat untuk mensimulasikan Kerja
A/R
3 Simulator PMT Replika PMT posisi masuk atau
posisi keluar
1 2 4 Relay Relay Jarak untuk
3 Qudramho proteksi/pengaman Bandung 1
5 Kunci ON/OFF Saklar untuk mensinkronkan
syncrocheck tegangan di Pht dengan di
Busbar saat memasukkan PMT
6 Reset Lock-out Mereset Lock-out yang kerja
4 Relay
7 Reset counter Mereset counter PMT (tiadak
5 6 7 8 aktif)
8 Saklar ON/OFF Saklar untuk memilih A/R
A/R Bekerja atau tidak (tidak aktif)
9 Relay Indikasi Indikasi Relay yang kerja
9 10 11 12 13 14 10 Lock-out A/R 3 Pengunci saat A/R Kerja 3
phasa phasa
11 Relay Relay untuk mensinkronkan
15 16 17 Syncrocheck tegangan di Pht dengan di
Busbar saat memasukkan PMT
12 Test link block Tempat melakukan pengujian
relay sycrocheck
18 19 20 13 A/R Bridge trip Lock out saat A/R di By Pass
14 A/R Lock Out Pengunci saat A/R kerja
15 Directional Relay Proteksi Untuk
Relay Menentukan arah gangguan
21 22 23 16 Kunci ON/OFF Kunci Pemilihan Apakah
Directional Mengaktifkan/Tidak Relay
Relay Directinal
17 Busbar Lockout/Pengunci untuk proteksi
24 25 26 27 Protection Rele busbar
Trip
18 Test link block Tempat pemisah sisi MK dengan
OCR relay serta melakukan pengujian
OCR
19 OCR Relay Proteksi/Pengaman Back-
up Penghantar Bandunh I
20 Syncronising Lock-out relay syncrocheck
Check Guard
21- Lock-out Spare
26
27 Directinal O/C Indikator pengunci saat Relay
atau E/F Lock- directional kerja.
Out

2. Penjelasan Gb Panel kontrol Penghantar 150 kV BOGOR


No Nama Alat Penjelasan
1 Ampere Meter Pengukuran arus dalam satuan
Phasa R ampere
2 Ampere Meter Pengukuran arus dalam satuan
1 2 3 Phasa S ampere
3 Ampere Meter Pengukuran arus dalam satuan
x 4 5 Phasa T ampere
4 Mvar Meter Pengukuran Daya Reaktif dalam
satuan MVar
5 MW Meter Mengukur daya aktif dengan satuan
6 megawatt
6 Annunciator Lampu Indikator Gangguan
7
8 Test Lamp Tombol untuk Mengecek kesiapan
Lampu Annunciator
7 8 9 10 1112 9 Reret Bel Tombol untuk mereset Bel/Horn
10 Reset LAMP Tombol untuk mereset Lampu
Indikator
11 Reset Master Tombol untuk Mereset Lock out
13 14 Trip
12 Selector Switch Pengecekan tegangan phasa-phasa
16 17 Tegangan atau phasa netral
1 13 TPL PMS REL-I Saklar Indikasi untuk memasukan
19 PHT Bogor /mengeluarkan PMS REL I PHT
1 secara remote dari Panel kontrol
20 14 TPL PMS REL- Saklar Indikasi untuk memasukan
II /mengeluarkan PMS REL II PHT
PHT Bogor secara remote dari Panel Kontrol
15 Saklar Saklar untuk remote lokal dari Panel
Lokal/Remote / remote dari dispatcer
16 TPL PMT PHT Saklar Indikasi untuk memasukan
Bogor /mengeluarkan PMT PHT secara
remote dari Panel Kontrol
21 22 17 Kunci ON/OFF Saklar untuk mensinkronkan
Syncrocheck tegangan di Pht dengan di Busbar
saat memasukkan PMT
18 Label Keterangan Pada saat
Keterangan Pemeliharaan/tidak Operasi
19 TPL PMS Line Indikasi PMS PHT dalam keadaan
23 24
Penghantar Keluar/Masuk
20 Indikator PMS Indikasi PMS Tanah Keadaan
Pentanahan Keluar/Masuk
21 KWH Kirim Alat/Indikator Energi Listrik yang
disalurkan
22 KWH Terima Alat/Indikator Energi Listrik yang
diterima
23 Test link block Test Ling Box Pengujian Arus
Arus
24 Test link block Test Ling Box Pengujian Tegangan
Tegangan

2.a. Panel Proteksi Penghantar Bogor 150 kV

No Nama Alat Penjelasan

1 Relay UR d-60 Relay Proteksi/Pengaman


Utama Penghantar Bogor
2 Trip Relay Reset Tombol untuk Mereset Lock out
relay
3 Cunter Relay Tombol untuk Mereset Counter
Reset yang kerja.
4 Relay Indication Indikasi Relay yang kerja
5 Relay Micom Relay Proteksi/Pengaman
1 utama Penghantar Bogor
6 Auto Reclose Indikator pengunci saat aouto
2 3 Lock-Out reclose kerja
7 OCR Relay Proteksi/Pengaman Back-
up Penghantar Bogor
8 Directional Relay Relay Proteksi Untuk
Menentukan arah gangguan
4 5 6 9 Kunci ON/OFF Kunci Pemilihan Apakah
Directional Relay Mengaktifkan/Tidak Relay
Directional
10 Busbar Protection Lockout/Pengunci untuk proteksi
7 Rele Trip busbar
11 Lock-Out Spare Persediaan
12 Lock-Out Spare Persediaan
8 9 10 13 Lock-Out Spare Persediaan
14 Lock-Out Spare Persediaan
15 Lock-Out Spare Persediaan
16 Lock-Out Spare Persediaan
1 1 1 17 Directinal O/C Indikator pengunci saat Relay
atau E/F Lock- directional kerja.
Out

1 1 1 1
3. Penjelasan Gb Panel kontrol Trafo II 150/20 kV 60 MVA

No Nama Alat Penjelasan

1 MW Meter Mengukur daya aktif dengan


satuan megawatt
1 2 Mvar Meter Pengukuran Daya Reaktif dalam
satuan MVar
3 Annunciator Lampu indikasi gangguan
2 4 Selector Switch Pengecekan tegangan phasa-
Tegangan phasa atau phasa netral
5 Test Lamp, Reset Test Lampu dan Mereset Bel dan
3 Horn & bel Lampu
6 TPL PMS REL 1 Saklar Indikasi untuk memasukan
/mengeluarkan PMS REL I TRF
secara remote dari Panel kontrol
4 7 TPL PMS REL II Saklar Indikasi untuk memasukan
/mengeluarkan PMS REL II TRF
5 secara remote dari Panel kontrol
8 TPL PMT 150 kV Saklar Indikasi untuk memasukan
/mengeluarkan PMT TRAFO TT
6 7 Primer secara remote dari Panel
Kontrol
9 TPL Local / Saklar Untuk remote dari
10 8 9 Remote panel/supervisi remote dari
dispatcher.
1 10 OLCT Position Posisi Tap Changer
11 OLTC Control Saklar untuk
12 menaikan/menurunkan posisi tap
Changer
12 TPL PMT 20 kV Saklar Indikasi untuk memasukan
/mengeluarkan PMT TRAFO sisi
TR secara remote dari Panel
Kontrol
4. Penjelasan Gb Panel kontrol Trafo III 150/20 kV 60 MVA

No Nama Alat Penjelasan

1 Volt Meter 150 kV Pengukuran Tegangan sisi 150 kV


dalam kV
2 Ampere Meter Pengukuran arus dalam satuan
1 2 150 kV ampere
3 Mvar Meter Pengukuran Daya Reaktif dalam
3 4 5 satuan MVar
6 7 8 4 MW Meter Mengukur daya aktif dengan
satuan megawatt
5 Volt meter 20 kV Pengukuran Tegangan sisi 150 kV
dalam kV
6 Ampere Meter Mengukur Arus dalam satuan
9 Phasa R Ampere
7 Ampere Meter Mengukur Arus dalam satuan
Phasa S Ampere
8 Ampere Meter Mengukur Arus dalam satuan
10 1 12 13 14 Phasa R Ampere
9 Annunciator Lampu indikasi gangguan
10 Selector Switch Pengecekan tegangan phasa-
Tegangan phasa atau phasa netral
17 18 11 Test Lamp Saklar test lampu
indikasi/annunciator
15 12 Reset Horn Tombol untuk mereset bel / Horn
19 20 13 Reset Lamp Saklar untuk mereset lampu saat
14 Selector Switch Pengecekan tegangan phasa-
16 Tegangan phasa atau phasa netral
15 OLCT Position Posisi Tap Changer
16 OLTC Control Saklar untuk
menaikan/menurunkan posisi tap
21
Changer
17 TPL PMS REL 1 Saklar Indikasi untuk memasukan
22 /mengeluarkan PMS REL I TRF
23
secara remote dari Panel kontrol
18 TPL PMS REL II Saklar Indikasi untuk memasukan
/mengeluarkan PMS REL II TRF
secara remote dari Panel kontrol
19 TPL PMT 150 kV Saklar Indikasi untuk memasukan
/mengeluarkan PMT TRAFO TT
Primer secara remote dari Panel
Kontrol
20 TPL Local / Saklar Untuk remote dari
Remote panel/supervisi remote dari
dispatcher.
21 TPL PMT 20 kV Saklar Indikasi untuk memasukan
/mengeluarkan PMT TRAFO sisi
TR secara remote dari Panel
Kontrol
22 TPL PMS REL I Saklar Indikasi untuk memasukan
/mengeluarkan PMS REL I TRF
secara remote dari Panel kontrol
23 TPL PMS REL II Saklar Indikasi untuk memasukan
/mengeluarkan PMS REL II TRF
sisi TT secara remote dari Panel
kontrol

4.a. Penjelasan Panel Proteksi Trafo III 150/20kV 60 MVA

No Nama Alat Penjelasan

1 Relay Differential Relay Pengamaninternal trafo


Phasa R phasa R
2 Relay Differential Relay Pengaman internal trafo
Phasa S phasa S
3 Relay Differential Relay Pengaman internal trafo
Phasa T phasa T
4 Test link block Tempat pengujian/Pemisah antara
1 2 3 4 Differential sisi MK dengan relay Diff
5 REF 150 kV Pengaman tanah terbatas trafo
sisi 150 kV
5 6 7 6 REF 20 kV Pengaman tanah terbatas trafo
sisi 20 kV
7 Test link block Tempat pengujian/Pemisah antara
8 9 10 11 REF sisi MK dengan relay REF
8 OCR 150 kV Relay Pengaman eksternal trafo
sisi 150kV
9 Test link block Tempat pengujian/Pemisah antara
12 13 14 15 OCR 150 kV sisi MK dengan relay OCR
10 SBEF 150 kV Pengaman Pentanahan titik Netral
trafo sisi 150kV
16 17 18 11 Test link block Tempat pengujian/Pemisah antara
SBEF 150 kV sisi MK dengan relay SBEF
12 OCR 20 kV Relay Pengaman eksternal trafo
sisi 20kV
13 Test link block Tempat pengujian/Pemisah antara
OCR 20 kV sisi MK dengan relay OCR
14 SBEF 20 kV Pengaman Pentanahan titik Netral
trafo sisi 20kV
15 Test link block Tempat pengujian/Pemisah antara
SBEF 20 kV sisi MK dengan relay SBEF
16 Lock-out sisi 150 Relay Pengunci saat sisi TT Dan
& 20 kV TR trip/kerja
17 Lock-Out sisi 20 Relay Pengunci saat sisi TR
kV trip/kerja
18 Relay AVR Relay Pengatur Posis Tap
changer (tegangan) otomatis
19 Relay Differensial Pengaman Internal Trafo
Trafo II 60 MVA
19 150/20 kV
5. Penjelasan Panel Kontrol Bay KOPEL 150 kV

No Nama Alat Penjelasan

1 Ampere Meter Pengukuran arus dalam satuan


Phasa R ampere
1 2 3 2 Ampere Meter Pengukuran arus dalam satuan
Phasa S ampere
3 Ampere Meter Pengukuran arus dalam satuan
4 5 Phasa T ampere
4 KV Meter Rel 1 Pengukur Tegangan dengan
satuan Kilo Volt
5 KV Meter Rel 2 Pengukur Tegangan dengan
6 satuan Kilo Volt
6 Annunciator Lampu Indikator Gangguan
7 Selector Switch Pengecekan tegangan phasa-
Tegangan phasa atau phasa netral
8 Test Lamp Tombol untuk Mengecek kesiapan
7 8 9 10 11 12 Lampu Annunciator
9 Auk Tombol untuk mereset Bel/Horn
10 Reset (ANN) Tombol untuk mereset Lampu
Indikator
13 14 11 Reset Master Trip
12 Selector Switch Pengecekan tegangan phasa-
Tegangan phasa atau phasa netral
17 13 TPL PMS REL-I Saklar Indikasi untuk memasukan
16 Kopel /mengeluarkan PMS REL I Kopel
15 secara remote dari Panel kontrol
14 TPL PMS REL-II Saklar Indikasi untuk memasukan
Kopel /mengeluarkan PMS REL II Kopel
secara remote dari Panel Kontrol
15 TPL PMT Kopel Saklar Indikasi untuk memasukan
/mengeluarkan PMT Kopel secara
remote dari Panel Kontrol
16 Saklar Saklar untuk remote lokal dari
Lokal/Remote Panel / remote dari dispatcer
17 Kunci ON/OFF Saklar untuk mensinkronkan
Syncrocheck tegangan di Pht dengan di Busbar
saat memasukkan PMT
18 Buspro Proteksi/Pengaman busbar
19 Test link block Pemisah antara switcyard
19 (tegangan, arus, DC, trip) dengan
18 20
relay
20 OCR Pengaman Kopel

21 22 21 Test link block Pemisah antara switcyard


Buspro (tegangan, arus, DC, trip) dengan
relay Buspro
22 Test link block Pemisah antara switcyard
OCR (tegangan, arus, DC, trip) dengan
relay OCR
❖ Annunciator Penghantar 150 kV BANDUNG – 1

1. Penjelasan Gb Announciator Penghantar 150 kV Bandung -1


No Penjelasan Arti/Tindakan
1 2 3 4 5 1 VT Circuit Fail Rangkain VT Terganggu/
Periksa catat Reset Laporkan
6 7 8 9 10
2 AC Supply Gangguan sumber AC /
Fail Periksa Catat Reset, laporkan
3 110 DC Gangguan sumber 110 DC /
11 12 13 14 15 Supply Fail Periksa Catat Reset, laporkan
4 CB Fault SF6 Gangguan PMT akibat tekana
16 17 18 19 20
Gas Gas SF6 turun / Periksa dan
laporkan
5 Cadangan
6 SF6 Gas Auto PMT trip otomatis akibat
Trip Close tekanan Gas SF6 turun dan
Blocking tidak boleh dikeluarkan
7 Trip Circuit Gangguan rangkaian triping /
Faulty Periksa, rreset dan laporkan
8 Main Distance rele bekerja/ Periksa
Protection dist. rele dan laporkan ke
Trip Dispatcher
9 Back Up Rele OCR-GFR bekerja/
Protection Periksa dist. rele dan laporkan
Trip ke Dispatcher
10 Cadangan
11 Cadangan
12 Transfer
Internal Trip
13 Cadangan
14 CB Motor Gangguan pada motor untuk
Supply Failure compressor /Periksa, Reset
dan laporkan
15 Cadangan
16 Protection Gangguan pada sistim
Faulty Proteksi / Periksa, Reset dan
laporkan
17 Auto Trip Oil Tekanan minyak hydrolik
Pressure rendah / Periksa, Reset dan
laporkan
18 Close PMT tidak bisa dikeluarkan
Blocking
19 Isolator Motor Gangguan pada motor PMS /
Supply Failure Periksa, Reset dan Laporkan
20 Cadangan
2. Penjelasan Annunciator Penghantar 150 kV BANDUNG – 2

No Penjelasan Arti/Tindakan
1 2 3 4 5 1 VT circuit fail Gangguan pada PT / Periksa Catat
Reset, laporkan
2 AC supply fail Gangguan sumber AC / Periksa
6 7 8 9 10 Catat Reset, laporkan
3 110 DC supply Gangguan sumber 110 DC / Periksa
fail Catat Reset, laporkan
11 12 13 14 15
4 CB fault SF6 Gas Gangguan PMT akibat tekanan Gas
SF6 turun / Periksa dan laporkan
16 17 18 19 20
5 Cadangan
6 SF6 gas trip PMT trip otomatis akibat tekanan
blocking Gas SF6 turun dan tidak boleh
dikeluarkan
7 Trip circuit faulty Gangguan rangkaian triping /
Periksa, rreset dan laporkan
8 Main protection Distance rele bekerja/ Periksa dist.
trip rele dan laporkan ke Dispatcher
9 Cadangan
10 Cadangan
11 Back up Rele OCR-GFR bekerja/ Periksa
protection trip dist. rele dan laporkan ke
Dispatcher
12 Transfer internal
trip
13 Cadangan
14 CB motor over Motor Kompressor terus bekerja/
running Periksa , Reset dan laporkan
15 Cadangan
16 Protection faulty Gangguan pada sistim Proteksi /
Periksa, Reset dan laporkan
17 Trip blocking PMT tidak boleh dimasukan
18 Close blocking PMT tidak boleh dikeluarkan
19 110 V charger fail Gangguan pada Batere Charger
110 Volt DC / Periksa Catat Reset,
laporkan
20 48 V supply fail Gangguan pada sumber DC 48 Volt
/ Periksa Catat Reset, laporkan
3. Penjelasan Annunciator Penghantar 150 kV BOGOR

No Penjelasan Arti/Tindakan
1 Distance Protection Distance rele bekerja/ Periksa dist.
Operated rele dan laporkan ke Dispatcher
2 Tripping Relay Relay bekerja mentripkan PMT/
Operated Periksa dist. rele dan laporkan ke
Dispatcher
3 CB SF-6 Pressure Alarm Gas SF6 kurang/ Periksa
Alarm manometer tek.gas di PMT
4 110 DC Supply Gangguan sumber 110 DC /
Failure Alarm Periksa Catat Reset, laporkan
5 CVT Failure Alarm Gangguan pada CVT / Periksa
Catat Reset, laporkan
6 PLC Fail Gangguan pada sistem PLC /
Periksa Catat Reset, laporkan
7 MCB AC 380 MK Gangguan pada sistem 380 Volt
Failure AC / Periksa Catat Reset, laporkan
8 CB Lock Out Closing PMT tidak bisa dikeluarkanakibat
N2 / Oil tekanan N2 atau minyak hydrolik
turun.
9 TCS Operated Alarm Gangguan rangkaian triping /
Periksa, rreset dan laporkan
10 OCR / GFR Operated Rele OCR-GFR bekerja/ Periksa
dist. rele dan laporkan ke
Dispatcher
11 Distance Relay Fuse Fuse Distance Relay gangguan /
Fail Ganti fuse yang putus
12 CB’s Local Control Pemilih Posisi PMT di Lokal
Position (Under karena sedang ada pekerjaan
Maintenance)
13 Distance Protection Gangguan pada Rele distance itu
Inoperated sendiri /Lapor ke Dispatcher dan
Piket UPT
14 Recloser In Progress
15 PLC Failure Gangguan pada sistem PLC /
Periksa Catat Reset, laporkan
16 Lost Of Voltage Tegangan pada distance Relay
hilang/ Periksa, rreset dan
laporkan
17 Carrier Send Receive Distance relay bekerja dengan
bantuan Tele Proteksi / Periksa,
rreset dan laporkan
18 CB General Lock Out PMT tidak bisa dikeluarkan dan
N2 / Oil dimasukan akibat tekanan N2
atau minyak hydrolik turun
19 Cadangan
20 Cb’s Poles PMT tidak masuk karena tidak
Discrepancy serempak/lapor ke Dispatcher dan
piket UPT
4. Penjelasan Annunciator Penghantar 150 kV TRAFO II
No Penjelasan Arti/Tindakan
1 2 3 4 5
1 Differential Relay proteksi pengaman utama bekerja (TRIP) /
Relay Trip Catat Reset, laporkan
6 7 8 9 1
0
2 REF Relay Relay REF sisi 150KV & 20KV bekerja (TRIP) /
Trip periksa catat reset, laporkan
1 1
2
1 1 1
5
3 Sudden Relay pendeteksi tekanan yang sangat tinggi dan
1 3 4
Pressure tiba-taba (TRIP) / periksa catat reset, laporkan
1 1 1 1 2
0
Relay Trip
6 7 8 9
4 Bucholz Trip Relay pendeteksi gas bekerja (TRIP) / periksa catat
reset, laporkan
2 2
2 3
2
1
5 Bucholz Relay pendeteksi gas kerja memberi alarm /
Alarm periksa catat reset, laporkan
6 OLTC Relay Relay pendeteksi Tap Changer bekerja (TRIP) /
Trip periksa catat reset, laporkan
7 150 KV OCR Relay OCR sisi 150 KV bekerja (TRIP) / periksa
Trip catat reset, laporkan
8 150 KV GFR Relay GFR sisi 150 KV bekerja (TRIP) / periksa
Trip catat reset, laporkan
9 70 KV OCR Relay OCR sisi 70 KV bekerja (TRIP) / periksa
Trip catat reset, laporkan
10 70 KV GFR Relay GFR sisi 70 KV bekerja (TRIP) / periksa
Trip catat reset, laporkan
11 Winding Relay pendeteksi panas belitan bekerja (TRIP) /
Temperature periksa catat reset, laporkan
Trip
12 Winding Relay pendeteksi panas belitan kerja memberi
Temperature alarm (Step-1) / periksa catat reset, laporkan
Alarm Step-1
13 Winding Relay pendeteksi panas belitan kerja memberi
Temperature alarm (Step-2) / periksa catat reset, laporkan
Alarm Step-2
14 OLTC Oil Minyak di Tap Changer berkurang (alarm) / periksa
Level Low catat reset, laporkan
15 Transformer Minyak di Trafo tangki utama berkurang (alarm) /
Oil Level Low periksa catat reset, laporkan
16 DC Diff Relay Gangguan sumber DC untuk Relay Differensial /
Failure periksa catat reset, laporkan
17 DC REF Gangguan sumber DC untuk REF / periksa catat
Relay Failure reset, laporkan
18 DC Gangguan sumber DC untuk OCR/GFR / periksa
OCR+GFR catat reset, laporkan
Failure
19 150 KV CB PMT 150 KV Trip / periksa catat reset, laporkan
Trip
20 70 KV CB PMT 70 KV Trip / periksa catat reset, laporkan
Trip
21 Cadangan
22 Cadangan
23 Cadangan
24 Cadangan
5. Penjelasan Annunciator Penghantar 150 kV TRAFO III
No Penjelasan Arti/Tindakan
1 2 3 4 5 1 Differential Relay proteksi pengaman utama
Relay Operated bekerja (TRIP) / Catat Reset,
laporkan
6 7 8 9 10 2 REF 150 & 20 Relay REF sisi 150KV & 20KV
KV Operated bekerja (TRIP) / periksa catat reset,
laporkan
11 12 13 14 15
3 OCR 150 KV Relay OCR sisi 150 KV bekerja
Operated (TRIP) / periksa catat reset, laporkan
4 SEF 150 KV Relay SEF sisi 150 KV bekerja
Operated (TRIP) / periksa catat reset, laporkan
16 17 18 19 20
5 OCR 20 KV Relay OCR sisi 20 KV bekerja
Operated (TRIP) / periksa catat reset, laporkan
6 SEF 20 KV Relay SEF sisi 20 KV bekerja (TRIP)
Operated / periksa catat reset, laporkan
7 Bucholz Trip Relay pendeteksi gas bekerja (TRIP)
/ periksa catat reset, laporkan
8 OLTC Trip Relay pendeteksi Tap Changer
bekerja (TRIP) / periksa catat reset,
laporkan
9 Suddent Relay pendeteksi Tekanan lebih
Pressure Trip bekerja (TRIP) / periksa catat reset,
laporkan
10 Winding Relay pendeteksi panas belitan
Temperature bekerja (TRIP) / periksa catat reset,
(HV/LV) Trip laporkan

6. Penjelasan Annunciator KOPEL 150 KV

No Penjelasan Arti/Tindakan
1 6 1 OCR / GFR OCR/GFR Kopel Trip Instan/Catat
Moment Reset laporkan
2 7 2 OCR / GFR OCR/GFR Kopel Trip Time delay/
Delay Catat Reset laporkan
8
3 BusPro Kerja Relay pengaman busbar bekerja/
3
Catat Reset laporkan
4 MCB PT MCB Sumber Tegangan Terbuka/
4 9
Open Catat Reset laporkan
5 DC Failure Sumber DC Hilang/ Catat Reset
5 10 laporkan
6 AC Failure Sumber AC Hilang/ Catat Reset
laporkan
7 Gas SF6 Tekanan gas SF6 turun / Catat
Failure Reset laporkan
❖ Langkah Pengoperasian
1. Pengoperasian Penghantar 150 kV BANDUNG I-II dan BOGOR

➢ Persiapan Pengoperasian
• Pastikan bahwa PMS tanah keadaan keluar dilihat secara visual
ke Switchyard dan lihat indikator PMS tanah dipanel kontrol (TPL)
pada posisi horizontal lampu harus padam.

• Masukan PMS penghantar secara manual di Switchyard atau di


remote dari panel kontrol dan indikator PMS (TPL) dipanel kontrol
pada posisi vertikal lampu harus padam.

• Untuk memasukan PMS rel ada beberapa cara,pilih posisi pada


sakelar pemilih:
- Supervisory : Diremote dari Dispatcher
- Remote : Dimasukan dari panel kontrol
- Lokal : Dimasukan manual di Switchyard

• Untuk memasukan PMT ada beberapa cara,pilih posisi pada


sakelar pemilih:
- Supervisory : Diremote dari Dispatcher
- Remote : Dimasukan dari panel kontrol
- Lokal : Dimasukan manual di Switchyard

2. Membebaskan Penghantar 150 kV BANDUNG I-II dan BOGOR


➢ Persiapan Pembebasan
• Untuk mengeluarkan PMT ada beberapa cara,pilih posisi pada
sakelar pemilih:
- Supervisory : Diremote dari Dispatcher
- Remote : Dikeluarkan dari panel kontrol
- Lokal : Dikeluarkan manual di Switchyard

3. Mengoperasikan Trafo II dan III 150/20 kV 60 MVA

➢ Persiapan Pengoperasian
• Untuk memasukan PMS rel ada beberapa cara,pilih posisi pada
sakelar pemilih:
- Supervisory : Diremote dari Dispatcher
- Remote : Dimasukan dari panel kontrol
- Lokal : Dimasukan manual di Switchyard

• Untuk memasukan PMT ada beberapa cara,pilih posisi pada


sakelar pemilih:
- Supervisory : Diremote dari Dispatcher
- Remote : Dimasukan dari panel kontrol
- Lokal : Dimasukan manual di Switchyard

4. Mengeluarkan Trafo II dan III 150/20 kV 60 MVA

➢ Persiapan Pembebasan
• Untuk mengeluarkan PMT ada beberapa cara,pilih posisi pada
sakelar pemilih:
- Supervisory : Diremote dari Dispatcher
- Remote : Dikeluarkan dari panel kontrol
- Lokal : Dikeluarkan manual di Switchyard

B. Lemari Proteksi

❖ Penjelasan Distance rele Penghantar 150 kV BANDUNG – I

Distance Rele Quadramho No Indikasi Arti Tindakan


1 A Phasa A Catat,reset dan lapor
Terganggu ke Dispatcher
(Zone1)
A o 2 B Phasa B Catat,reset dan lapor
B o Terganggu ke Dispatcher
C
(Zone1)
Z2 o
Z3 o RESET
3 C Phasa C Catat,reset dan lapor
Aided trip o Terganggu ke Dispatcher
SOTF o (Zone1)
V FAIL o 4 ZONE 2 Time Delay 2 Catat,reset dan lapor
Bekerja (Zone2) ke Dispatcher
5 ZONE 3 Time Delay 3 Catat,reset dan lapor
Bekerja (Zone3) ke Dispatcher
O 2 Y
6 AIDED Trip dengan Catat,reset dan lapor
TRIP sinyal Carrier ke Dispatcher
(Sinyal PLC)
7 SOTF Menyatakan PMT Catat,reset dan lapor
dalam keadaan ke Dispatcher
terbuka
8 V FAIL Rangkaian Periksa MCB PT
sekunder PT
terganggu
1. Penjelasan OCR/GFR Penghantar 150 kV BANDUNG I

MCGG52
MCGG52
A 1 2 3
B No : 7412806
Inst Inst Zph+1
Inst
16 In : 5 A
t t t
Vx : 110 V =
I> Is I> Is I> Is

0.1 0.05 0.1 0.05 0.1 0.05


0.1 0 0.1 0 0.1 0 17
0.2 0 0.2 0 0.2 0
4 0.4 0 8 0.4 102 0.4 0
0.4 0 0.4 0 0.4 0
0.4 0 0.4 0 0.4 0
0.8 0 0.8 0 0.8 0
1 1 1
1 9 113 1
5 1 1 1

0.025 0.05 0.025 0.05 0.025


0 0.05 0 0.05
0 0.1 0 0.1 0
108.05 0.05
0 0.2 0 0.2
6 10 0 0.1
0 0 0.2
0.3 0
0 0.4 01.43 0 0.3
0 0.4 0 0.4 91
1 SI VI EI LTI D D D
2 1 1 2 4 8
4 2 2
8 4 4
16 8 8
~ 16 16
~ ~

7 11 15 GEC

M
1.a. Penjelasan OCR/GFR MCGG82 Penghantar150 kV BANDUNG-I

No Indikasi Arti Tindakan


1
A
Inst - Rele bekerja tanpa waktu (trip Moment) Catat,reset dan lapor ke
t phasa A Dispatcher
I > Is - Rele bekerja dengan waktu (trip time delay)
ph A
B
- Rele bekerja starting ph A
Inst
2
t
I > Is
- Rele bekerja tanpa waktu (trip Moment) Catat,reset dan lapor ke
phasa B Dispatcher
- Rele bekerja dengan waktu (trip time delay)
GFR ph B
Inst
- Rele bekerja starting ph B
t
3
I > Is
- Rele bekerja tanpa waktu (trip Moment) GFR Catat,reset dan lapor ke
Dispatcher
- Rele bekerja dengan waktu (trip time delay)
GFR
- Rele bekerja starting GFR

4 Setting arus ph A
5 Pilihan kurva waktu ph A
6 Setting waktu ph A
7 Setting moment ph A
8 Setting arus ph B
9 Pilihan kurva waktu ph B
10 Setting waktu ph B
11 Setting moment ph B
12 Setting arus GFR
13 Pilihan kurva waktu GFR
14 Setting waktu GFR
15 Setting moment GFR
16 Data teknik
17 Reset
18 Gambar pilihan kurva
19 Tabel karakteristik waktu
2. Penjelasan OCR/GFR Trafo III 150/20 kV 60 MVA

MCGG-82

1 2 3 4 MCGG82
A B C No : 7412806
Inst Inst Inst Inst Zph+1
In : 5 A
t t t t 13 Vx : 110 V =
I> Is I> Is I> Is I> Is

0.1 0.05 0.1 0.05 0.1 0.05 0.1 0.05 14


0.1 0 0.1 0 0.1 0 0.1 0
0.2 5 0 0.2 0 0.2 0 09.2 0
0.4 0 0.4 0 0.4 0 0.4 0
0.4 0 0.4 0 0.4 0 0.4 0
0.4 0 0.4 0 0.4 0 0.4 0
0.8 0 0.8 0 0.8 0 0.8 0

6 1 1 1 10 1
1 1 1 1
1 1 1 1
15
0.025 0.05 0.025 0.05 0.025 0.05 0.025 0.05
0 7 0.05 0 0.05 0 0.05 101 0.05
0 0.1 0 0.1 0 0.1 0 0.1
0 0.2 0 0.2 0 0.2 0 0.2
0 0.3 0 0.3 0 0.3 0 0.3
0 0.4 0 0.4 0 0.4 0 0.4

1 1 1 12 1 SI VI EI LTI D D D
8 2 2 2 2 2 4 8
4 4 4 4
8 8 8 8 16
16 16 16 16
~ ~ ~ ~

GEC

M
2.a. Penjelasan OCR/GFR MCGG82 Trafo III 150/20 kV 60 MVA

No Indikasi Arti Tindakan


1
A
Inst - Rele bekerja tanpa waktu (trip Moment)
Catat,reset dan lapor
t phasa A
ke
I > Is - Rele bekerja dengan waktu (trip time delay)
Dispatcher
ph A
B - Rele bekerja starting ph A
2 Inst
t - Rele bekerja tanpa waktu (trip Moment)
Catat,reset dan lapor
I > Is phasa B
ke
- Rele bekerja dengan waktu (trip time delay)
C Dispatcher
ph B
Inst
- Rele bekerja starting ph B
t
3
I > Is
- Rele bekerja tanpa waktu (trip Moment)
Catat,reset dan lapor
phasa C
ke
GFR - Rele bekerja dengan waktu (trip time delay)
Inst Dispatcher
ph C
t
- Rele bekerja starting ph C
I > Is
4
- Rele bekerja tanpa waktu (trip Moment)
Catat,reset dan lapor
GFR
ke Dispatcher
- Rele bekerja dengan waktu (trip time delay)
GFR
- Rele bekerja starting GFR
5 Setting arus ph A,B,C
6 Pilihan kurva waktu ph A,B,C
7 Setting waktu ph A,B,C
8 Setting moment ph A,B,C
9 Setting arus GFR
10 Pilihan kurva waktu GFR
11 Setting waktu GFR
12 Setting moment GFR
13 Data teknik
14 Reset
15 Gambar pilihan kurva
16 Tabel karakteristik waktu
2.b. Penjelasan Rele Differential Trafo III 150/20 kV 60 MVA

No Indikasi Arti Tindakan


1 Jarum Setting Perhatikan jarum
DIFFERENTIAL
Penunjuk Arus penunjuk
MBCH 2 Lampu Led Menyala Catat,reset dan
Type M
bila trip lapor ke Dispatcher
BCH
3 Tombol Tombol Tekan bila akan
No …………………….. reset mereset

2 0.1
4 0
0 Is
6 =ΣxIn
8 0

Trip

RESET

GEC In f Hz
M Vx V
2.c. Penjelasan Rele SEF Trafo III 20 kV 60 MVA

No Indikasi Arti Tindakan


1 MCGG22 1 GFR
6
No : 7412806
Rele kerja Catat,rese
Inst Zph+1
Inst tanpa waktu t dan lapor
In : 5 A
t (trip moment) ke
Vx : 110 V =
Dispatche
I> Is t Rele kerja
r
dgn waktu
0.1 0.05 7 (trip time
0.1 0
0.2 0 delay) GFR
0.4 2 0 I > Is
0.4 0 Rele kerja
0.4 0 starting GFR
0.8 0
2 Setting arus
1 GFR
3 1
1 3 Pilihan kurva
waktu GFR
0.025 0.05 8
0 0.05 4 Setting waktu
0 4 0.1 GFR
0 0.2
0 0.3 5 Setting
0 0.4 moment GFR
9
6 Data teknik
1 SI VI EI LTI D D D 7 Reset
2 2 4 8
4 8 Gambar
5 8 pilihan kurva
16
~ 9 Tabel
karakteristik
waktu

GEC
2.d. Penjelasan Rele REF Trafo III 150/20 kV 60 MVA

No Indikasi Arti Tindakan


MFAC 1 Indikasi Relay Rele Catat,reset dan
bekerja laporkan ke
MCAG 14C1BD0002B
Dispatcher
2 Tap Setting
No ………… Tegangan

50 Hz
(Rext Ohm )
-

Vs 25 50 75 100 150 175

GI. PRIANGAN
BANDUNG
II I
LA 150/0.1/√3k LA 150/0.1/√3k

1000/5-5 A
1000/5-5 A

1600 A 1600 A

REL 150 KV
I

II

2500 A
1600 A 1250 A 1

1000/5-5 A 600/5-5 A 6

TRAFO III 60
MVA
150/0.1/√3k WT.800 A 150/20 kV
LA
2000/5-5 A

2500 A
BOGOR
REL 20 kV
I K
O
II
Lampiran – 1

DATA RELAY TERPASANG DI PANEL SIMULASI GI PRIANGAN (GI LABOR)


PLN P3B REGION JAWA BARAT
Panel Proteksi Jenis Relay Data Teknis Jmlh Keterangan
Merk : ABB 1 set
Type : SPAJ140C
KOPEL OCR No : 00979
In : 1A/5A
Vac : 50-250V
Merk : GEC ALSTHOM 1 set
Type : MCAG34F
BUS PRO
No : 607968B
Rext : 270W
Merk : GE 1 set
Type : d60
PHT 150 KV No : A3CC01000930
UR D-60
BOGOR
In : 1/5A
Vn : 125-250Vdc
Merk : MICOM 1 set
Type : P442
No : 757729
In : 1/5A
Vn : 100-120Vac
Merk : GEC ALSTHOM 1 set
Type : MCGG82H
OCR / GFR No : 696293H
In : 5A
Vdc : 48V/125V
Merk : METI 1 set
Type : METI31H1
DIRECTIONAL No : 487004G
RELAY In : 5A
Vdc : 110/125V

Merk : GEC ALSTHOM 1 set


INDICATION Type : MVRF81B
RELAY No : 589707B
Vdc : 110/125V
Panel Proteksi Jenis Relay Data Teknis Jmlh Keterangan
Merk : GEC ALSTOM 1 set
AUTORECLOSE Type : MVAA15B
LOCKOUT No : 486857G
Vx : 110/125V
Merk : GEC ALSTHOM 1 set
BUSBAR PROT. Type : MVAJ11D
LOCKOUT No : 486999G
Vx : 110/125Vdc/Vac
Merk : GEC ALSTHOM 1 set
DIRECTIONAL. Type : MVAJ
LOCKOUT No : 486910G
Vx : 110/125Vdc/Vac
Merk : GEC ALSTHOM 6 set
TRIP CIRCUIT Type : MVAX
SUVERVISI No :
Vx : 110/125Vdc/Vac
Merk : GEC ALSTHOM 1 set
Type : SHPM101
PHT 150 KV DISTANCE RELAY No : 517900Cc
BANDUNG-1 Q - MHO
In : 1A
Vdc : 110/125V
Merk : INOVASI RJTB 1 set
AUTORECLOSE Type : MIEW
Vx : 110/125V
Merk : GEC ALSTHOM 1 set
INDICATION Type : MVRFV81B
RELAY No : 775829D
Vdc : 110/125V
Merk : GEC ALSTHOM 1 set
LOCKOUT A/R Type : MVAJ11D
3 FASA - TRIP No : 486996G
Vx : 110/125V
Merk : GEC ALSTHOM 1 set
CHECK Type : MVAS11B
SYNCRONIZING
No : 486807G
RELAY
Vdc : 110/125V
Merk : GEC ALSTHOM 1 set
Type : MVAA11B
AUTORECLOSE
BRIDGE TRIP No : 487014G
Vx : 110/125V
Panel Proteksi Jenis Relay Data Teknis Jmlh Keterangan
Merk : GEC ALSTHOM 1 set
AUTORECLOSE Type : MVA15B
LOCKOUT No : 486854G
Vx : 110/125V
Merk : METI ALSTHOM 1 set
Type : METI131H
DIRECTIONAL No : 487002G
RELE In : 5 A
Vn-F : 110/120V
Vn-g : 57/70V
BUSBAR PROT. Merk : GEC ALSTHOM 1 set
LOCKOUT
Type : MVAJ25D
No : 486999G
In : 5 A
Vdc : 110/125V
Merk : GEC ALSTHOM 1 set
Type : MCGG82H
PHT 150 KV No : 696293H
OCR / GFR
BANDUNG-1
In : 5 A
Vdc : 48/125V
Merk : GEC ALSTHOM 1 set
SYNCRONISING Type : MVAZ03D
CHECK GUARD No : 486849G
Vx : 110/125V
Merk : GEC ALSTHOM 1 set
LOCKOUT Type : MVAJ11D
DIRECTIONAL
No : 486998G
OCR/GFR
Vx : 110/125V
Merk : GEC ALSTHOM 6 set
TRIP CIRCUIT Type : MVAX
SUVERVISI No :
Vx : 110/125Vdc/Vac
Merk : GEC ALSTHOM 1 set
Type : MBCH12D
No : 724623F
TRFO III 60 In : 5 A
DIFERENSIAL Vdc : 110/125V
MVA 150/20
RELAY FASA-R
KV
Panel Proteksi Jenis Relay Data Teknis Jmlh Keterangan
Merk : GEC ALSTHOM 1 set
Type : MBCH12D
DIFERENSIAL No : 725434F
RELAY FASA-S
In : 5 A
Vdc : 110/125V
Merk : GEC ALSTHOM 1 set
Type : MBCH12D
DIFERENSIAL No : 404497E
RELAY FASA-T In : 5 A
Vdc : 110/125V

Merk : GEC ALSTHOM 1 set


Type : MFAC14C
REF 150 kV No : 412788E
Vdc : 110/125V

Merk : GEC ALSTHOM 1 set


Type : MVAC14E
REF 20 kV
No : 412789E
Vdc : 110/125V
Merk : GEC ALSTHOM 1 set
Type : MCGG82H
OCR 150 kV No : 628854F
In : 5 A
Vdc : 48/125V
Merk : GEC ALSTHOM 1 set
Type : MCGG82H
OCR 20 kV No : 594302B
In : 5 A
Vdc : 48/125V
Merk : GEC ALSTHOM 1 set
Type : MCGG22D
SBEF 150 kV No : 594307B
In : 5 A
Vdc : 48/125V
Merk : GEC ALSTHOM 1 set
Type : MCGG22D
SBEF 20 kV No : 594308B
In : 5 A
Vdc : 48/125V
LOCKOUT 150 kV Merk : GEC ALSTHOM 1 set
Type : MVAJ13B
No : 412774E
Vx : 110/125V

Merk : GEC ALSTHOM 1 set


Type : MVAJ13B
LOCKOUT 20 kV
No : 416026E
Vx : 110/125V
Merk : GEC ALSTHOM 1 set
Type : MVGC01H
AVR CONTROL No : 416299E
OLTC
In : 1/5 A
Vx : 110/125V
Merk : ABB 1 set
TRFO II 60 Type : SPAD 346 C3
DIFFERENTIAL No : 125207
MVA
RELAY
150/20 KV In : 1/5 A
Vx : 80-265Vdc/Vac
Lampiran – 2.

Log Sheet Pengoperasian


GI. PRIANGAN
Hari :
Tanggal :
Jam SUTT 150 kV DC AC

BANDUNG I-II BOGOR Bate Rectifi


re er
A M MVA K A M MVA K A M MVA K A V A V A V
W R V W R V W R V
00.0
0
01.0
0
02.0
0
03.0
0
04.0
0
05.0
0
06.0
0
07.0
0
08.0
0
09.0
0
10.0
0
11.0
0
12.0
0
13.0
0
14.0
0
15.0
0
16.0
0
17.0
0
18.0
0
19.0
0
20.0
0
21.0
0
22.0
0
23.0
0
24.0
0

GI. PRIANGAN
Hari :
Tanggal :
Jam Bay 150 kV
Trafo II Trafo III
A MW MVA KV A MW MVA KV A MW MVA KV
R R R
00.00
01.00
02.00
03.00
04.00
05.00
06.00
07.00
08.00
09.00
10.00
11.00
12.00
13.00
14.00
15.00
16.00
17.00
18.00
19.00
20.00
21.00
22.00
23.00
24.00
Lampiran – 3.

Log Sheet beban tertinggi Bulanan.

GI. PRIANGAN
Bulan :

Tgl SUTT 150 kV BANDUNG I- SUTT 150 kV BOGOR


II
A MW MVA KV A MW MVA KV A M MVAR KV
R R W
01
02
03
04
05
06
07
08
09
10
11
12
12
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
Lampiran – 4.

Log Sheet beban tertinggi Bulanan.

GI. PRIANGAN
Bulan :

Tgl Bay 150 kV Trafo II Bay 150 kV Trafo III


A MW MVA KV A MW MVA KV A MW MVA KV
R R R
01
02
03
04
05
06
07
08
09
10
11
12
12
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
Lampiran – 5.

Single Line GI Simulasi ( GI PRIANGAN )

GI.
PRIANGAN
BANDUNG
II I
LA 150/0.1/√3k LA 150/0.1/√3k

1000/5-5 A
1000/5-5 A

1600 A 1600 A

REL 150 KV

II

2500 A
1600 A 1250 A 1250 A

1000/5-5 A 600/5-5 A 600/5-5 A

TRAFO III 60 TRAFO II 60 MVA


MVA 150/20 kV
150/0.1/√3k WT.800 A 150/20 kV

LA
2000/5-5 A

2500 A
BOGOR
REL 20 kV KONSUMEN
I

II