Anda di halaman 1dari 14

MAKALAH

TRANSFORMASI GEOMETRI
“ROTASI”

DISUSUN OLEH:

Annisa Nur Fitriani (09)


Aziz Setia Ardanu (12)
Daffa Fairuz Fahmi (13)
Felicius Dewey Fausta I.P (18)
Guntur Naufal Razaqa (21)
Laurencia Otniel Soekamto (25)
Ryan Brian Hafiyan Putra (30)
Theolita Jane Adratika (34)
Zaneta Aurelia Putri B. (36)

SMA NEGERI 1 PURWOKERTO


2019/2020
KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat limpahan Rahmat
dan Karunia-Nya sehingga kami dapat menyusun makalah ini dengan baik dan tepat pada waktunya.
Dalam makalah ini kami membahas mengenai salah satu dari Transformasi Geometri yaitu Rotasi.
Makalah ini dibuat dengan berbagai observasi dan beberapa bantuan dari berbagai pihak untuk
membantu menyelesaikan tantangan dan hambatan selama mengerjakan makalah ini. Oleh karena itu,
kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam
penyusunan makalah ini.
Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada makalah ini. Oleh karena
itu kami mengundang pembaca untuk memberikan saran serta kritik yang dapat membangun kami. Akhir
kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita sekalian.

1
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ................................................................................................... 1
DAFTAR ISI ................................................................................................................. 2
BAB I PENDAHULUAN .............................................................................................. 3
A. Latar Belakang ....................................................................................................... 3
B. Rumusan Masalah .................................................................................................. 3
C. Tujuan .................................................................................................................... 4
BAB II PEMBAHASAN ............................................................................................... 4
A. Definisi .................................................................................................................. 4
B. Rumus ................................................................................................................... 5
C. Contoh Soal ........................................................................................................... 6
D. Latihan Soal ........................................................................................................ 11
BAB III PENUTUP ..................................................................................................... 12
A. Kesimpulan .......................................................................................................... 12
B. Saran .................................................................................................................... 12
DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................. 13

2
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
MATEMATIKA adalah ilmu yang mempelajari tentang besaran, struktur, bangun ruang, dan
perubahan-perubahan yang ada pada suatu bilangan. Ilmu matematika memiliki dasar yang harus
dipelajari sejak dini, antara lain “Transformasi Geometri”
.
Transformasi Geometri adalah suatu proses pemetaan titik-titik pada gambar ke suatu objek untuk
membentuk gambar lain. Akhirnya jika sebuah objek berubah, maka proses pemetaan pun akan
berubah. Transformasi Geometri pada bidang di sini meliputi translasi (pergeseran), refleksi
(pencerminan), rotasi (perputaran), dan dilatasi (perkalian). Dengan itu kami menulis makalah tentang
salah satu Tranformasi Geometri yaitu Rotasi.

Rotasi adalah perputaran yang ditentukan oleh titik pusat tertentu atau dapat dipahami sebagai
memindahkan dari suatu titik ke titik yang lain. Prinsipnya yaitu dengan memutar terhadap sudut dan
titk pusat tertentu yang memiliki arah sama dengan setiap titik yang diputar.

Maka dari itu, Kami menulis makalah mengenai “Transformasi Geometri Rotasi” yang di
dalamnya memuat penjelasan tentang rotasi.

B. RUMUSAN MASALAH
Dalam membuat suatu makalah masalah sangatlah penting karena dengan adanya masalah akan
memberikan penuntun bagi pembahasan selanjutnya, untuk menentukan suatu masalah hendaknya
harus memberikan petunjung tentang pengambilan data.

Masalah yang akan kami bahasa dalam makalah yaitu mengapa kita harus mempelajari :

1. Mengapa kita harus mempelajari rotasi


2. Apa definisi dari rotasi
3. Apa saja jenis rotasi
4. Bagaimana contoh soal rotasi dan penyelesaiannya

3
C. TUJUAN
1. Mengetahui definisi dari suatu rotasi
2. Mengetahui jenis dari suatu rotasi
3. Mengetahui contoh masalah rotasi dan penyelesaian
4. Dapat menyelesaikan soal masalah rotasi

BAB 2
PEMBAHASAN
A. DEFINISI
Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, transfomasi memiliki arti : perubahan rupa (bentuk, sifat,
fungsi dan sebagainya). Dalam system koordinat kartesius, untuk memindahkan satu titik atau bangun
pada bidang dapat menggunakan transformasi.
Jadi, transformasi geometri adalah pengubanahn titik-titik koordinat ke suatu koordinat lain pada
bidang tertentu. Transformasi geometri ini tidak hanya bisa dilakukan terhadap titk, namun bisa juga
dilakukan pada sekumpulan titik yang membentuk suatu bidang atau bangun tertentu. Selain itu
transformasi geometri juga bisa diartikan suatu pemetaan satu-satu (one-one) dan onto dari sembarang
titik di suatu bidang ke titik lan di bidang tersebut. Titik lain di bidang itu disebut bayangan atau peta.
Transformasi geometri dapat mengakibatkan berbagai macam perubahan, perubahan itu dapat berupa
perubahan letak, perubahan penyajian, maupun perubahan bentuk.
Transformasi geometri meliputi translasi atau pergeseran, refleksi atau pencerminan, rotasi atau
perputran dan dilatasi atau perkalian. Namun dalam makalah ini yang akan kami bahas adalah
transformasi geometri rotasi atau perputaran. Rotasi adalah transformasi yang memetakan setiap titik
pada bidang ke titik lainnya dengan cara memutar pada pusat titik tertentu. Titik pusat rotasi adalah
titik tetap atau titik pusat yang digunakan sebagai acuan untuk menentukan arah dan besar sudut rotasi.
Titik pusat dapat berada di dalam bangun, pada bangun, atau diluar bangun geometri yang hendak
dirotasi.
Arah rotasi disepakati dengan aturan bahwa jika perputaran belawanan dengan arah jarum jam,
maka rotasi bernilai positif. Sedangkan jika perputaran searah jarum jam maka rotasi bernilai negative.
Besarnya sudut putar rotasi menentukan jauhnya rotasi. Jauh rotasi dinyatakan dalam bilangan
pesahan terhadap satu kali putaran penug (360°) atau besar sudut dalam ukuran derajat atau radian.

4
Rotasi dikatakan positif jika arahna berlawanan arah jarum jam, dan bernilai negative jika searah
jarum jam. Sebagai contoh :

B. RUMUS
1. Rotasi dengan pusat O(0,0) sebesar α

2. Rotasi dengan pusat (m,n) sebesar α

5
3. Rotasi dengan pusat (0,0) sebesar α kemudian sebesar β

4. Rotasi dengan pusat P(m,n) sebesar α kemudian sebesar β

C. CONTOH SOAL
1. Tentukan bayangan garis y = 5x + 4 oleh rotasi R(O, -90)!
Pembahasan :

(x, y) (y, -x)


x’ = y , y’ = -x
x’ = 5(-y’) + 4
x’ + 5y’ – 4 = 0

Jadi bayangan x + 5y – 4 = 0

6
2. Tentukan bayangan titik (-2, 8) oleh rotasi R(O, 135)!
Pembahasan :

3. Tentukan bayangan titik (5, -3) oleh rotasi R(P, 90) dengan koordinat titik P(-1, 2)!
Pembahasan :

4. Bayangan titik A(4,2) yg dirotasikan 90𝑜 , berlawanan arah jarum jam dengan pusat (2, -1) yaitu...
Penyelesaian :
Diketahui :
 A(4,2) => x =4
 y =2
 P(2, -1) => a=2
Ditanya : 𝐴′ b= (-1)

7
Jawaban :
𝑥 ′ = (𝑥 − 𝑎)𝑐𝑜𝑠𝛼 − (𝑦 − 𝑏)𝑠𝑖𝑛𝛼 + 𝑎
= (4 − 2) cos 90 − (2 + 1)𝑠𝑖𝑛90 + 2
= 2.0 − 3.1 + 2
= -1
𝑦 ′ = (𝑥 − 𝑎)𝑠𝑖𝑛𝛼 + (𝑦 − 𝑏)𝑐𝑜𝑠𝛼 + 𝑏
= (4 − 2)𝑠𝑖𝑛90 − (2 + 1)𝑐𝑜𝑠90 + (−1)
= 2.1 − 3.0 − 1
= 2-0-1
=1
Jadi 𝐴′(−1 , 1)

5. Bayangan Titik A( 4, -2) oleh rotasi dengan pusat O(0,0) sejauh 90𝑜 Searah arah jarum jam adalah
.....
Penyelesaian :
Diketahui :
x = 4 , y= -2
R[0 , −900 ] karena searah
Ditanya : 𝐴𝐼
Jawaban :
𝑥′ 𝐶𝑜𝑠 (−900 ) − 𝑆𝑖𝑛(−90𝑜 ) 𝑥
( ′) = ( )( )
𝑦 𝑆𝑖𝑛 (−900 ) 𝐶𝑜𝑠(−90𝑜 ) 𝑦
𝐶𝑜𝑠90 𝑆𝑖𝑛90 4
=( )( )
−𝑆𝑖𝑛90 𝐶𝑜𝑠90 −2
0 1 4
=( )( )
−1 0 −2
0 + (−2)
=( )
−4 + 0
−2
=( )
−4
Jadi Bayangan 𝐴′ (−2 , −4)

8
6. Bayangan dari rotasi dengan pusat (3, -2) sejauh 360𝑜 berlawanan arah jarum jam
adalah (5,4) , tentukan titik asalnya !!
Penyelesaian :
Diketahui
 P(3,4) => a=3 , b = -2
 Titik 𝐴𝐼 (5,4) => 𝑥 𝐼 = 5 , 𝑦𝐼 = 4
Ditanya : titik asal ?
Jawaban
𝑥′ 𝐶𝑜𝑠𝛼 −𝑠𝑖𝑛𝛼 𝑥 − 𝑎 𝑎
[ ]= [ ] [𝑦 − 𝑏 ] + [ ]
y′ 𝑠𝑖𝑛𝛼 𝑐𝑜𝑠𝛼 𝑏
5 𝑐𝑜𝑠360𝑜 − sin 360𝑜 𝑥 − 3 3
[ ] = [ 0 ] [𝑦 + 3] + [−2]
4 𝑠𝑖𝑛360𝑜 cos 360
5 1 −0 𝑥 − 3 3
[ ] = [ ][ ]+[ ]
4 0 1 𝑦+3 −2
5 1. (𝑥 − 3) + −0(𝑦 + 3) 3
[ ] = [ ]+[ ]
4 0. (𝑥 − 3) + 1(𝑦 + 3) −2
5 𝑥−3 3
[ ] = [ ]+[ ]
4 𝑦+3 2
5 3 𝑥−3
[ ]−[ ]= [ ]
4 −2 𝑦 +3
2 𝑥−3
[ ] = [ ]
6 𝑦+3
Maka :
2= x - 3 6 = y+3
2+3 = x 6-3 = y
5 =x 3 =y
Jadi titik Asalnya (5,3)

9
7. Bayangan garis 3x – y + 2 = 0 jika diputar sejauh 45𝑜 dengan pusat O (0,0) adalah..
Pembahasan :
𝑥′ 𝑥
( ′ ) = 𝑀 (𝑦 )
𝑦
𝑥′ 𝐶𝑜𝑠45° − 𝑆𝑖𝑛45° 𝑥
( ′) = ( )( )
𝑦 𝑆𝑖𝑛45° 𝐶𝑜𝑠45° 𝑦
1 1
𝑥′ √2 − √2
( ′) = (2 2 ) (𝑥 )
𝑦 1 1 𝑦
√2 √2
2 2
−1
1 1
𝑥 √2 − √2 ′
(𝑦) = ( 2 2 ) (𝑥 )
1 1 𝑦′
√2 √2
2 2
1 1
𝑥 √2 √2 𝑥′
(𝑦) = ( 2 2 ) ( ′)
1 1 𝑦
− √2 √2
2 2
1 1
𝑥 = √2𝑥 + √2 𝑦 ′
2 2
1 1
𝑦 = − √2𝑥 + √2 𝑦 ′
2 2

8. Persamaan bayangan parabola 𝑦 = 𝑥 2 + 4 karena rotasi sejauh 180° dengan pusat (0,0) adalah…
Pembahasan :
𝑥′ 𝐶𝑜𝑠180° − 𝑆𝑖𝑛180° 𝑥
( ′) = ( )( )
𝑦 𝑆𝑖𝑛180° 𝐶𝑜𝑠180° 𝑦
𝑥′ −1 0 𝑥 −𝑥
( ′) = ( ) (𝑦) = (−𝑦)
𝑦 0 −1
Didapat 𝑦 = −𝑦 ′ dan 𝑥 = −𝑥 ′
Subsitusikan ke persamaan kurva
−𝑦 ′ = (−𝑥 ′ )2 + 4
−𝑦 ′ = (𝑥 ′ )2 + 4
𝑦 ′ = −(𝑥 ′ )2 − 4
∴ 𝑦 = −𝑥 2 − 4

10
9. Titik B (2,4) dirotasi 90° dengan arah rotasi searah jarum jam dan berpusat di O(0,0). Koordinat
bayangan titik B sama dengan…
Pembahasan :
90° searah jarum jam → θ = −90°
𝑥′ 𝐶𝑜𝑠90° 𝑆𝑖𝑛90° 2
( ′) = ( )( )
𝑦 −𝑆𝑖𝑛90° 𝐶𝑜𝑠90° 4
0 1 2
=( )( )
−1 0 4
4
= ( )
−2
Jadi, bayangannya (4,-2)

10.Hasil rotasi titik B(-3,2) sejauh 180° dengan pusat rotasi di titik P(2,-1) adalah…
Pembahasan :
𝑥′ 𝐶𝑜𝑠 𝛼° − 𝑆𝑖𝑛 𝛼° 𝑥 − 𝑎 𝑎
( ′) = ( ) (𝑦 − 𝑏 ) + ( )
𝑦 𝑆𝑖𝑛 𝛼° 𝐶𝑜𝑠 𝛼° 𝑏
𝑥′ −1 0 −3 − 2 2
( ′) = ( )( )+( )
𝑦 0 −1 2+1 −1
𝑥′ −1 0 −5 2
( ′) = ( ) ( )+( )
𝑦 0 −1 3 −1
𝑥′ 5 2
( ′) = ( ) + ( )
𝑦 −3 −1
𝑥′ 7
( ′) = ( )
𝑦 −4

D. LATIHAN SOAL
1. Bayangan garis y = 2x + 2 jika diputar sejauh 180° dengan pusat (0,0) berlawanan arah adalah…
2. Hasil rotasi titik A (2,4) sejauh π / 4 dengan pusat rotasi (5,4) berlawanan arah adalah…
3. Bayangan titik A (10, -5) oleh rotasi dengan pusat O (0,0) sejauh 135° searah jarum jam adalah…
4. Bayangan dari rotasi dengan pusat O (4,5) sejauh 90° berlawanan arah adalah R (8,10). Tentukan
titik asalnya !
5. Bayangan garis y = 4x + 1 jika diputar sejauh 60° dengan pusat (3,2) searah jarum jam adalah…

11
BAB 3
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Adapun secara ringkas kesimpulan materi tentang Transformasi Geometri Rotasi sebagai berikut:
Rotasi (putaran) transformasi dengan cara memutar objek dengn titik pusat tertentu.

B. SARAN
Makalah ini dapat digunakan sebagai bahan untuk belajar mengenai Transformasi Geometri Rotasi
dengan membaca ulasan materi dan rumus, terdapat juga contoh soal dan latihan soal sebagai
pelengkap bahan belajar.

12
DAFTAR PUSTAKA

https://inspirasi-dttg.blogspot.com/2019/01/makalah-transformasi-geometri.html?m=1
https://www.academia.edu/36988671/Bahan_Ajar_Geometri_Tranformasi
https://idschool.net/sma/rumus-pada-transformasi-geometri-translasi-refleksi-rotasi-dan-dilatasi/
https://inspirasi-dttg.blogspot.com/2019/01/makalah-transformasi-geometri.html?m=1
https://www.kamusq.com/2013/06/matematika-adalah-pengertian-dan.html?m=1

13