Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Sehubungan dengan berkembangnya zaman dalam bidang ilmu

kesehatan terutama dalam bidang radiologi sangat berkembang pesat.

Radiologi merupakan ilmu kedokteran untuk melihat anatomi dari tubuh

manusia dengan menggunakan radiasi dan gelombang elektromagnetik

serta gelombang mekanik . (pearce,1999)

Dengan menggunakan sinar radiasi atau X-ray, dapat menghasilkan

suatu gambaran radiografi yang dapat berguna untuk mendiagnosa suatu

penyakit. Di dalam bidang radiologi terdapat bermacam – macam

pemeriksaan radiografi,yaitu dengan menggunakan bahan kontras media

dan tidak menggunakan kontras media. Dimana dari kedua macam

pemeriksaan radiografi tersebut mempunyai masing – masing keunggulan

dan kegunaanya untuk mendiagnosa. (misri, 2016)

Salah satu pemeriksaan radiografi yang tidak menggunakan

kontras adalah pemeriksaan Sacrum. Karena pemeriksaan tulang belakang

khususnya Sacrum sering di lakukan di rumah sakit lainnya. Biasanya

dengan klinis trauma pada sacrum. (Bontrager, 2010)


Menurut Balinger, 2012 teknik pemeriksaan Sacrum yaitu proyeksi

AP Axial dengan arah sinar 15˚ ke arah Cranially.

Dari pengalama survey lapangan di Rumah Sakit Umum Daerah

Kembangan Jakarta Barat, Pemeriksaan pada Sacrum dilakukan

.menggunakan proyeksi AP Axial dengan arah sinar 0˚ dan 20˚ ke arah

Cranially.

Berdasarkan uraian diatas maka, penulis tertarik untuk melakukan

penelitian tentang .

“PERBANDINGAN HASIL GAMBARAN PEMERIKSAAN OS

SACRUM DENGAN VARIASI PENYUDUTAN 0˚, 15˚, DAN 20˚ KE ARAH

CRANIALLY PADA KASUS TRAUMA DI RSUD KEMBANGAN JAKARTA

BARAT ”

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan dari latar belakang masalah yang telah di uraikan

sebelumnya, maka dapat dikemukakan rumusan masalah dalam penelitian

yang dilakukan sebagai berikut:

1. Bagaimana teknik pemeriksaan Os Sacrum pada kasus Trauma

di RSUD Kembangan Jakarta Barat.

2. Apakah pemeriksaan tersebut sudah bisa membantu

mengegakkan diagnosa.
1.3 Tujuan Penelitian

1.3.1 Tujuan Umum

Untuk mengetahui prosedur pemeriksaan Os Sacrum pada kasus

Trauma di RSUD Kembangan Jakarta Barat.

1.3.2 Tujuan Khusus

1. Untuk mengetahui teknik pemeriksaan Os Sacrum di

RSUD Jakarta Barat.

2. Untuk mengetahui tekhnik khusus pemeriksaan Os Sacrum

pada kasus Trauma di RSUD Kembangan Jakarta Barat.

3. Untuk mengetahui apakah dapat terdiagnosa dengan

menggunakan proyeksi prosedur tersebut di RSUD

Kembangan Jakarta Barat.

1.4 Manfaat Penelitian

1. Teoritis

Dapat menambah literatur dan metode – metode

pemeriksaan baru yang dapat berguna untuk masa depan dan

orang banyak .

2. Institusi

Menambah wawasan dan menambah koleksi buku – buku

pada perpustakaan ATRON dan dapat di baca oleh para

mahasiswa.
3. Rumah Sakit

Untuk mengetahui prosedur pemeriksaan Os Sacrum yang baik dan

nyaman untuk pasien dan sebagai tambahan refrensi di dalam

institusi rumah sakit dan dapat langsung di terapkan di dalam

pemeriksaan .

4. Radiografer

Untuk menambah wawasan dan dapat mengetahui alternatif

atau variasi prosedur pemeriksaan Os Sacrum proyeksi Ap Axial

dengan hasil gambaran yang baik dengan tetap memperhatikan

kenyamanan pada pasien, sehingga dapat diterapkan di rumah

sakit. .

5. Penulis

Dapat menumbuhkan kreatifitas dan keinginan untuk

menulis atau menangkat sebuah kasus atau masalah yang dapat

diolah dan di analisis sehingga dapat bermanfaat untuk penulis

sendiri dan pembaca dimasa depan .

Anda mungkin juga menyukai