Anda di halaman 1dari 26

LAPORAN

PRAKTEK KERJA INDUSTRI


KPRI KEMENAG

OLEH :

IVADATUL WULANDARI

YAYASAN PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN

SMK RIYADLUL QUR’AN


PROGRAM STUDI KEAHLIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
KOMPETENSI KEAHLIAN REKAYASA PERANGKAT LUNAK
JL. SUNAN AMPEL 52 C NGASEM - NGAJUM - MALANG
2018 – 2019

1
LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI KPRI EKO KAPTI

OLEH :
IVADATUL WULANDARI
NISN :
0026437438

Ngajum, 03 Oktober 2018


Kepala Kompetensi Keahlian Ketua Prakerin
Rekayasa Perangakat Lunak

Urnika Mudhifatul J, S.Kom., M.Pd. Dafid Bayu Firmansya M.Kom

Mengetahui,

Kepala SMK Riyadlul Qur’an Ketua II KPRI Eko Kapti

Nur Salam HS.,SE,M.Pd Saiful Jul Noerjanto, SH,M.Si

2
KATA PENGANTAR

Puja dan puji syukur penulis panjatkan kepada kehadirat Allah SWT atas
segala rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan
penyusunan laporan ini sebagai tugas Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)
Sehubungan dengan terlaksanakanya Prakerin ini tidak terlepas dari
bantuan dan dorongan dari semua pihak secara moral maupun material, oleh
karena itu saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Kepada Kyai, Gus dan Guru penulis yang selalu mendidik,
mengarahkan, menasehati, mendoakan dan mencintai saya dengan
kasih sayang dan semangat yang tidak ada habisnya dalam membentuk
suatu karakter yang baik untuk menjadi generasi yang baik
kedepannya.
2. Kepada orang tua yang selama ini turut mendukung kegiatan Praktek
Kerja Industri yang selama ini penulis jalankan.
3. Kepada Bpk. Nur Salam HS.SE, Mpd selaku Kepala Sekolah yang
telah memberikan kepercayaan untuk melaksanakan Prakerin sebagai
salah satu syarat penilaian kelulusan.
4. Kepada Bpk. Supriyanto S.Pdi , atas bimbingan, dorongan, dan ilmu
yang telah diberikan selama masa Prakerin Berlangsung.
5. Seluruh pembimbing Prakerin di Kantor Koprasi Republik Indonesia
Eko kapti yang telah bersedia membimbing kami selama Prakerin.
6. Dan tidak lupa penulis ucapkan terimakasih kepada rekan-rekan dan
semua pihak yang terkait dalam penyusunan laporan ini.
Semoga laporan ini dapat memberikan manfaat untuk Prakerin tahun
selanjutnya dan semoga untuk tahun kedepannya dapat menjadi lebih baik.
Ngajum, 2018

Penulis

IVADATUL WULANDARI

3
DAFTAR ISI

COVER
LEMBAR PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang . ............................................................................................ 1
1.2 Tujuan Pelaksanaan Prakerin ........................................................................ 2
1.3 Manfaat Pelaksanaan Prakerin ...................................................................... 2
1.4 Waktu dan Tempat Prakerin.......................................................................... 3

BAB II URAIAN POKOK LAPORAN


2.1 Uraian Umum ................................................................................................ 4
2.1.1 Sejarah Instansi ................................................................................... 4
2.1.2 Struktur Organisasi Instansi ................................................................ 5
2.1.3 Visi dan Misi Instansi ......................................................................... 5
2.2 Uraian Khusus ............................................................................................... 7
2.2.1 Pengertian dan Komponen Sistem Informasi...................................... 7
2.2.2 Sistem Informasi Berbasis Web ........................................................ 15
2.2.3 Pengertian dan Aplikasi Basis Data .................................................. 28
2.3 Uraian Kegiatan .......................................................................................... 29
2.3.1 Temuan Masalah ............................................................................... 29
2.3.2 Pemecahan Masalah .......................................................................... 30
2.3.3 Jurnal Kegiatan Prakerin ................................................................... 31
2.3.4 Presensi Kehadiran Prakerin ............................................................. 45

BAB III PENUTUP


3.1 Kesimpulan ................................................................................................. 50
3.2 Saran ............................................................................................................ 50

4
3.2.1 Saran untuk Instansi .......................................................................... 50
3.2.2 Saran untuk Sekolah ......................................................................... 51

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN NILAI
LAMPIRAN DOKUMENTASI
LAMPIRAN RIWAYAT PENULIS

5
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) ialah suatu bentuk penyelenggaraan
kegiatan di sekolah yang memadukan secara sistematik dan sinkron antara
program pendidikan di sekolah dan program pengusahaan yang di peroleh
melalui kegiatan bekerja langsung di dunia kerja untuk mencapai suatu
tingkat keahlian profesional. Keahlian profesional tersebut hanya dapat di
bentuk melalui tiga unsur utama yaitu ilmu pengetahuan, teknik, dan kiat.
Ilmu pengetahuan dan teknik dapat di pelajari dalam kegiatan di sekolah,
akan tetapi hal itu dapat di kuasi melalui proses pengerjaan langsung pada
bidang profesi itu sendiri. Sejalan dengan kebijakan Departemen Pendidikan
Nasional yang menetapkan konsep “Link and Match” melalui Praktek Kerja
Industri bahwa salah satu pembelajaran atau kegiatan belajar siswa harus
dilaksanakan di Dunia Usaha dan Dunia Industri untuk Sekolah Menengah
Kejuruan pada umumnya, salah satunya termasuk SMK Riyadlul Qur’an
Ngasem Ngajum Malang melaksanakan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN).
Pendidikan sistem ganda di harapkan dapat menciptakan tenaga kerja yang
profesional tersebut. Dimana para siswa yang dapat melaksanakan pendidikan
tersebut diharapkan dapat menerapkan ilmu yang didapat dan sekaligus
mempelajari dunia industri. Tanpa diadakannya pendidikan sistem ganda, hal
ini kita tidak akan bisa langsung terjun kedunia industri dikarenakan penulis
belum mengetahui situasi dan kondisi lingkungan kerja.
Beberapa peraturan dalam melaksanakan kegiatan (PRAKERIN) beserta
keputusan dari mentri. Berikut peraturan (PRAKERIN) :
1. Tercantum pada UU No.2 tahun1989 tentang pendidikan nasional yaitu
untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan,
pengajaran, dan latihan bagi peranannya di masa yang akan datang.
2. Peraturan Pemerintahan No.29 Tahun 1990 tentang pendidikan
menenengah yang bertujuan meningkankan kemampuan peserta didik
sebagai anggota masyarakat dalam mengadakan hubungan timbal balik

6
dengan lingkungan sosial, budaya, alam sekitar dan meningkatkan
pengetahuan peserta didik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang
yang lebih tinggi dan untuk mengembangkan diri sejalan dengan
perkembangan IPTEK serta kebudayaan.
3. Peraturan Pemerintah No.39 Tahun 1992 tantang peran serta
masyarakat dalam pendidikan.
4. Didalam laporan MENDIKBUD tentang kurikulum 1994 SMKTA
yaitu dalam dokumen landasan, program dan pembangunan kurikulum
1994 SMKTA disebutkan bahwa peningkatan mutu dan relevasi
pendidikan menengah kejuruan diarahkan untuk mengembangkan
suatu sistem yang utuh dan mantap sehinggaterdapat kesinambungan
antara dunia pendidikan dan dunia kerja.
Ada beberapa ketentuan yang tertuang dalam UU No. 2 Tahun 1989
tentang Sistem Pendidiksan Nasional, PP No. 29 Tahun 1990 tentang
Pendidikan Menengah Kejuruan , PP No. 39 Tahun 1992 Serta Masyarakat
dalam Pendidikan Nasional.Adapun isi dari UU tersebut, antara lain :
1. Penyelenggaraan pendidikan dilaksanakan melalui 2 jalur. Jalur
Pendidikan Sekolah dan Jalur Pendidikan di Luar Sekolah ( UU SPN,
Bab IV, pasal 10 ayat 1 ).
2. Penyelenggaraan sekolah menengah dapat bekerja sama dengan
masyarakat terutama dunia usaha dan para dermawan, untuk meperoleh
sumber daya dalam rangka menunjang kesejahteraan. Penyelenggaraan
dan mengembangan Pendidikan. ( PP 29, Bab XI, Pasal 29 ayat 1 ).
3. Pengaduan dan pendayagunaan Sumber Daya Pendidikan yang
dilakukan ( Bab VII, Pasal 33 ).
4. Peran serta masyarakat dapat berbentuk pemberian kesempatan untuk
dan atau pelatihan kerja. ( PP No. 39, Bab III, Pasal IV Butir 1 ).
5. Pemerintah dan masyarakat menciptakan peluang yang lebih besar
untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam Sistem Pendidikan
Nasional. ( PP No. 39, Bab VI, Pasal 8 ayat 2 ).

7
6. Pada Sekolah Menengah Kejuruan dapat dilakukan uji coba gagasan
baru yang diperlukan dalam rangka pembangunan pendidikan
menengah kejuruan. ( PP No. 29, Bab XIII, Pasal 32 ayat 2 ).
7. Peran serta masyarakat dapat mengalihkan forum konsultasi Kerja
Sama dan Koordinasi. ( PP No. 39, Bab VI, Pasal 10 ).
8. Masyarakat sebagai mitra pemerintah berkesempatan yang seluas-
luasnya untuk berperan serta dalam Penyelenggaraan Pendidikan
Nasional ( UU SPN, Bab XIII, Pasal 47 ayat 1 ).
1.2 TUJUAN PRAKERIN
Selama melaksanakan kegiatan Prakerin maka maksud dan tujuan
penulisan Laporan Praktek Kerja Industri adalah sebagai berikut :
1. Untuk memenuhi salah satu persyaratan menempuh Ujian Nasional
pada tahun ajaran 2018/2019.
2. Melatih penulis untuk belajar bersosialisasi, bekerjasama dan juga
relation dengan orang lain terutama dalam dunia kerja.
3. Memperkenalkan kepada penulis mengenai lingkungan dunia kerja
yang sebenarnya dan bersikap mandiri dalam menghadapi persoalan-
persoalan dunia kerja.
4. Mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang di dapat di sekolah ke dalam
dunia industri yang sebenarnya dan melengkapi kompetensi produktif
yang penulis miliki dari hasil pembelajaran klasikal serta menambah
pengetahuan penulis mengenai pengelolaan administrasi di dunia
industri.
5. Melatih penulis untuk mampu membangun relationship di dunia usaha
atau industri.
6. Melatih penulis untuk mampu menyusun hasil pelaksanaan prakerin
dalam bentuk laporan yang memiliki nilai yang ilmiah.
7. Untuk merealisasikan pengetahuan yang didapat dari sekolah dengan
pekerjaan yang sebenarnya didalam dunia kerja baik dalam perusahaan
maupun instansi (Lembaga) dan lain-lain.

8
a. Tujuan Umum
1. Menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas, yaitu tenaga kerja yang
memiliki tingkat pengetahuan, keterampilan, etos kerja yang sesuai
dengan tuntutan lapangan kerja.
2. Memperkokoh link and match (kesesuaian dan kesepadanan) antara
SMK dan dunia kerja.
3. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses pendidikan dan juga
pelatihan kerja berkualitas.
4. Untuk mencapai visi dan misi SMK Riyadlul Qur’an.
b. Tujuan Khusus
1. Meningkatkan, memantapkan keterampilan dan sikap profesional siswa,
sebagai bekal untuk memasuki lapangan kerja yang sesuai dengan
program keahlian atau bidang kerja yang dipilih.
2. Memberikan kesempatan siswa untuk adaptasi dengan linkungan kerja
dan sekaligus mengenal aspek-aspek usaha dalam lapangan kerja yang
sebenarnya, baik sebagai karyawan maupun sebagai pekerja mandiri
(wirausaha).

1.3 MANFAAT PELAKSANAAN PRAKERIN


a. MANFAAT BAGI SEKOLAH
1. Tujuan pendidikan untuk mendapat keahlian professional lebih mudah
di capai .
2. Dapat menyesuaikan program pendidikan dengan kebutuhan lapangan
kerja .

b. MANFAAT BAGI SISWA


1. Mendapatkan pengetahuan atau ilmu pengetahuan yang belum di
peroleh di lingkungan sekolah .
2. Dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja di Industri.

9
3. Dapat menambah ketrampilan dan wawasan dunia usaha yang
professional dan handal.
4. Untuk mengasah ketrampilan sesuai dengan Visi dan Misi SMK
Riyadlul Qur’an.

1.4 WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN PRAKERIN


Pada tahun pelajaran 2018-2019 ini penulis melaksanakan kegiatan
PRAKERIN (praktek kerja industri) selama tiga bulan lebih, yang dimulai
pada hari Senin, 14 Mei 2018 sampai dengan hari Rabu, 3 Oktober 2018
Adapun tempat pelaksanaan prakerin yang penulis pilih adalah Koperasi
Pegawai Republik Indonesia Eko Kapti
Alamat : Jl. Kolonel Sugiono No.39 / Ruko Gadang
NoTelp. : (0341)834894
Kelurahan : Gadang
Fax : 0341576170
Web : bii.co.id
Kecamatan : Gadang
Kabupaten : Malang
Kode pos : 65149
Provinsi : JawaTimur

Selama tiga bulan lebih penulis akan melaksanakan Prakerin di KPRI


EKO KAPTI Kantor Departemen Kementrian Agama Kab.Malang dengan
jam buka toko atau jam kerja sebagai berikut:
- Senin - Jumat : 08.00 – 16.00 WIB
- Sabtu - Minggu : Libur

10
BAB II
URAIAN POKOK LAPORAN

2.1 URAIAN UMUM


2.1.1 SEJARAH INSTANSI
KPRI EKO KAPTI KANTOR DEPARTEMEN AGAMA
KABUPATEN MALANG . Koperasi ini di dirikan di Malang pada
tanggal 12 September 1969 dengan nama PRIMER KOPERASI
PEGAWAI EKO KAPTI KANTOR DEPARTEMEN AGAMA
KABUPATEN MALANG / KOTAMADYA MALANG. Badan Hukum
Nomor :168/BH/II/17-69 Tanggal 12 September 1969 . Berkedudukan di
Jl.Aries Munandar 35 Malang.
Mengalami perubahan sebagai berikut :
1. Tanggal 8 September 1980 dengan nama KPN EKO KAPTI
KANTOR DEPARTEMEN AGAMA KABUPATEN
MALANG / KOTAMADYA MALANG .
Badan Hukum Nomor : 168 A / BH /II / 17-69 tanggal 8
September 1980. Berkedudukan di Jl.Aries Munandar 35
Kecamatan Klojen Kotamadya Malang.
2. Tanggal 10 September 1983 dengan nama KPN EKO KAPTI
KANTOR DEPARTEMEN AGAMA KABUPATEN
MALANG. Badan Hukum Nomor : 168B / BH / II / 17-69
tanggal 10 September 1983.
Berkedudukan di Jl.Mojopahit 3 Kecamatan Kedungkandang
Kotamadya Malang. Terhitung mulai tanggal 26 Oktobaer
1981 berkedudukan di Jl. Kolonel Sugiono Nomor 266 Malang.
3. Pada tahun 1981 KPRI Eko Kapti membangun gedung untuk
operasional secara swadaya dengan menempati lahan Kantor
Departemen Agama Kabupaten Malang.

11
4. Tahun 1990 untuk membangun usaha perkantoran maka
pengurus membangun gedung semi permanen dengan ukuran
6m x 15m .
5. Seiring perkembangan usaha , maka KPRI memburtuhkan
lahan yang luas dan respentatif pada tahun 1995 di lakukan
pembelian ruko yang berada di seberang jalan atau depan
Kantor Departemen Agama Kabupaten Malang tepat di Jl.
Kolonel Sugiono 39 Malang.
6. Pada tahun 2000 di lakukan renovasi ruko seluas 6m x 20m
dengan 2 lantai untuk di jadikan temapat usaha. Hal ini di iringi
dengan kegiatann pindah dari gedung yang lama ke gedung
yang baru. Sedangkan gedung yang lama dihibahkan untuk
kepentingan dinas kantor .
7. Pada tahun 2006 dilakukan perluasan bangunan gedung seluas
6m x 24m dengan 2 lantai yang di gunakan untuk gudang,
ruang pengurus/pengawas, administrasi dan USP.

12
2.1.2 STRUKTUR ORGANISASI INSTANSI

GAMBAR 2.1

13
2.1.3 VISI DAN MISI INSTANSI
1. VISI
Terwujudnya koperasi yang mandiri dan tangguh dengan
berlandaskan amanah dalam membangun ekonomi bersama dan
berkeadilan di Indonesia.
2. MISI
1. Mengajak seluruh potensi yang ada dalam tubuh koperasi khususnya
dan masyarakat pada umumnya agar mereka dapat bersama- sama
bersatu padu dan beritikad baik dalam membangun ekonomi
kerakyatan secara bergotong royong dalam bentuk koperasi.
2. Membantu anggota dalam mobilisasi permodalan dan kebutuhan
hidup sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan anggota.
3. Turut membangun ekonomi anggota khususnya dan masyarakat
pada umumnya sehingga mewujudkan anggotanya sejahtera adil dan
makmur sesuai UUD1945.
4. Sebagai penyeimbang sistem perekonomian Indonesia dalam bentuk
organisasi koperasi.
5. Memberikan kredit dengan jasa yang terjangkau dan pembagian
SHU yang adil.

2.2 URAIAN KHUSUS

2.2.1 PENGERTIAN KOMPENEN SISTEM INFORMASI


Sistem Informasi (SI) adalah kombinasi dari teknologi informasi dan
aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan
manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering
digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan
teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya
pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi
juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam
mendukung proses bisnis.

14
Ada yang membuat perbedaan yang jelas antara sistem informasi, dan
komputer sistem TIK, dan proses bisnis. Sistem informasi yang berbeda dari
teknologi informasi dalam sistem informasi biasanya terlihat seperti memiliki
komponen TIK. Hal ini terutama berkaitan dengan tujuan pemanfaatan teknologi
informasi. Sistem informasi juga berbeda dari proses bisnis. Sistem informasi
membantu untuk mengontrol kinerja proses bisnis.
Alter berpendapat untuk sistem informasi sebagai tipe khusus dari sistem
kerja. Sistem kerja adalah suatu sistem di mana manusia dan/atau mesin
melakukan pekerjaan dengan menggunakan sumber daya untuk memproduksi
produk tertentu dan/atau jasa bagi pelanggan. Sistem informasi adalah suatu
sistem kerja yang kegiatannya ditujukan untuk pengolahan (menangkap,
transmisi, menyimpan, mengambil, memanipulasi dan menampilkan) informasi.
Dengan demikian, sistem informasi antar-berhubungan dengan sistem data
di satu sisi dan sistem aktivitas di sisi lain. Sistem informasi adalah suatu bentuk
komunikasi sistem di mana data yang mewakili dan diproses sebagai bentuk dari
memori sosial. Sistem informasi juga dapat dianggap sebagai bahasa semi formal
yang mendukung manusia dalam pengambilan keputusan dan tindakan. Sistem
informasi merupakan fokus utama dari studi untuk disiplin sistem informasi dan
organisasi informatika.
Sistem informasi adalah gabungan yang terorganisasi dari manusia,
perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam
mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi.
Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang
mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi,
bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan
pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

Komponen prosedur dalam SI berkaitan dengan prosedur manual dan


prosedur berbasis komputer serta standar untuk mengolah data menjadi informasi
yang berguna. Suatu prosedur adalah urutan langkah yang dilakukan untuk
menyelesaikan satu atau lebih aktivitas pengolahan informasi. Pengolahan
informasi ini dapat dikerjakan dengan pengguna, atau kombinasi pengguna dan
staff TI. Suatu bisnis terdiri dari berbagai macam prosedur yang digabungkan

15
secara logis untuk membentuk suatu sistem. Sebagai contoh sistem yang
umumnya ada dalam suatu organisasi adalah sistem penggajian, personalia,
akuntansi, dan gudang. Ini terdiri dari komputer, instruksi, fakta yang tersimpan,
manusia dan prosedur.

SI dapat dikategorikan dalam empat bagian:

1. Sistem Informasi Manajemen


2. Sistem pendukung keputusan
3. Sistem Informasi Eksekutif
4. Sistem Pemrosesan Transaksi

2.2.2 SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB

Teknologi informasi merupakan salah satu teknologi yang sebagian besar


mewarnai kehidupan manusia saat ini terutama dibidang Pendidikan, Perkantoran,
Organisasi, Industri, Telekomunikasi, Kalangan bisnis, Pariwisata, Hiburan,
Militer bahkan bidang Kesehatan telah menggunakan teknologi informasi sebagai
alat bantunya. Organisasi ikatan alumni ITP merupakan organisasi yang
menampung semua lulusan Istitut Teknologi Padang.Organisasi ini diciptakan
bertujuan membantu akses komunikasi sesama lulusan Institut Teknologi Padang.
Saat ini organisasi alumni ITP ini masih dikelola secara sederhana, pengelolaan
database pun masih dilakukan dengan cara manual, hal ini menyebabkan aktivitas
organisasi menjadi terkendala. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun dan
mengimplementasi Sistem informasi alumni ini dapat membantu mengatasi
kendala yang selama ini dialami organisasi ikatan alumni ITP khususnya
mengenai komunikasi dan pengolahan data, selain itu juga dapat bisa membantu
operasional organisasi.Implementasi Sistem Informasi Alumni ITP ini dibangun
menggunakan bahasa pemrograman PHP, database MySQL dan Apache web
server. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa system informasi alumni ini
mampu mengatasi kendala yang dialami organisasi alumni ITP, khususnya
mengenai pengolahan data.

16
2.2.3 PENGERTIAN DAN APLIKASI BASIS DATA

Basis data (database) adalah kumpulan data yang disimpan secara


sistematis di dalam komputer yang dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan
perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi. Pendefinisian
basis data meliputi spesifikasi berupa tipe data, struktur data dan juga batasan-
batasan pada data yang akan disimpan. Basis data merupakan aspek yang sangat
penting dalam sistem informasi karena berfungsi sebagai gudang penyimpanan
data yang akan diolah lebih lanjut. Basis data menjadi penting karena dapat
mengorganisasi data, menghidari duplikasi data, menghindari hubungan antar data
yang tidak jelas dan juga update yang rumit.
Proses memasukkan dan mengambil data ke dan dari media penyimpanan
data memerlukan perangkat lunak yang disebut dengan sistem manajemen basis
data (database management system | DBMS). DBMS merupakan sistem perangkat
lunak yang memungkinkan pengguna basis data (database user) untuk
memelihara, mengontrol dan mengakses data secara praktis dan efisien. Dengan
kata lain, semua akses ke basis data akan ditangani oleh DBMS. DBMS ini
menjadi lapisan yang menghubungkan basis data dengan program aplikasi untuk
memastikan bahwa basis data tetap terorganisasi secara konsisten dan dapat
diakses dengan mudah.
Ada beberapa fungsi yang harus ditangani DBMS seperti mengolah
pendefinisian data, menangani permintaan pengguna untuk mengakses data,
memeriksa sekuriti dan integriti data yang didefinisikan oleh DBA (Database
Administrator), menangani kegagalan dalam pengaksesan data yang disebabkan
oleh kerusakan sistem maupun media penyimpanan (disk) dan juga menangani
unjuk kerja semua fungsi secara efisien. Tujuan utama DBMS adalah untuk
memberikan tinjauan abstrak data kepada pengguna. Jadi sistem
menyembunyikan informasi tentang bagaimana data disimpan, dipelihara dan juga
bisa diakses secara efisien.

17
 Microsoft Access

Microsoft Access (atau Microsoft Office Access) adalah sebuah program


aplikasi basis data komputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan
dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari
beberapa aplikasi Microsoft Office, selain tentunya Microsoft Word, Microsoft
Excel, dan Microsoft PowerPoint. Aplikasi ini menggunakan mesin basis data
Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang
intuitif sehingga memudahkan pengguna. Versi terakhir adalah Microsoft Office
Access 2007 yang termasuk ke dalam Microsoft Office System 2007.
Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan di dalam format
Microsoft Access, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL Server, Oracle
Database, atau semua kontainer basis data yang mendukung standar ODBC. Para
pengguna/programmer yang mahir dapat menggunakannya untuk
mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang kompleks, sementara para
programmer yang kurang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan
perangkat lunak aplikasi yang sederhana. Access juga mendukung teknik-teknik
pemrograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat digolongkan ke dalam
perangkat bantu pemrograman berorientasi objek.

 Ms SQL Server

18
Microsoft SQL Server adalah sebuah sistem manajemen basis data
relasional (RDBMS) produk Microsoft.Bahasa kueri utamanya adalah Transact-
SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan
oleh Microsoft dan Sybase.Umumnya SQL Server digunakan di dunia bisnis yang
memiliki basis data berskala kecil sampai dengan menengah, tetapi kemudian
berkembang dengan digunakannya SQL Server pada basis data besar.

Microsoft SQL Server dan Sybase/ASE dapat berkomunikasi lewat


jaringan dengan menggunakan protokol TDS (Tabular Data Stream).Selain dari
itu, Microsoft SQL Server juga mendukung ODBC (Open Database
Connectivity), dan mempunyai driver JDBC untuk bahasa pemrograman Java.
Fitur yang lain dari SQL Server ini adalah kemampuannya untuk membuat basis
data mirroring dan clustering. Pada versi sebelumnya, MS SQL Server 2000
terserang oleh cacing komputer SQL Slammer yang mengakibatkan kelambatan
akses Internet pada tanggal 25 Januari 2003.

 Oracle

Basis data Oracle adalah basis data relasional yang terdiri dari kumpulan
data dalam suatu sistem manajemen basis data RDBMS.Perusahaan perangkat
lunak Oracle memasarkan jenis basis data ini untuk bermacam-macam aplikasi
yang bisa berjalan pada banyak jenis dan merk perangkat keras komputer
(platform).

Basis data Oracle ini pertama kali dikembangkan oleh Larry Ellison, Bob Miner
dan Ed Oates lewat perusahaan konsultasinya bernama Software Development
Laboratories (SDL) pada tahun 1977. Pada tahun 1983, perusahaan ini berubah
nama menjadi Oracle Corporation sampai sekarang.

19
 MySql

MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL
(bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread,
multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat
MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General
Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial
untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.

Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat


lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber
dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh
sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta
hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang
Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson,
dan Michael “Monty” Widenius.

 Postgre SQL

20
Postgre SQL merupakan tool untuk membuat database server yang bersifat
open source yang memiliki licensi GPL (General Public License). Postgre SQL
mendukung bahasa pemrograman seperti : SQL, C, C++, Java, PHP dan lainnya.
Dengan lisensi GPL, PostgreSQL dapat digunakan, dimodifikasi dan
didistribusikan oleh setiap orang tanpa perlu membayar lisensi (free of charge)
baik untuk keperluan pribadi, pendidikan maupun komersil. Kebanyakan
PostgreSQL tersedia untuk pengguna Linux

 Firebird

Firebird (juga disebut FirebirdSQL) adalah sistem manajemen basisdata


relasional yang menawarkan fitur-fitur yang terdapat dalam standar ANSI SQL-99
dan SQL-2003. RDBMS ini berjalan baik di Linux, Windows, maupun pada
sejumlah platform Unix. Firebird di diarahkan dan di-maintain oleh FirebirdSQL
Foundation. Ia merupakan turunan dari Interbase versi open source milik Borland.
Modul-modul kode baru ditambahkan pada Firebird dan berlisensi di bawah
Initial Developer’s Public License (IDPL), sementara modul-modul aslinya dirilis
oleh Inprise berlisensi di bawah InterBase Public License 1.0. Kedua lisensi
tersebut merupakan versi modifikasi dari Mozilla Public License 1.1. Selain dari
software-software diatas, masih banyak lagi softwarenya seperti dBase, syBase,
Informix, FoxPro, DB2, dll

2.3 URAIAN HASIL KERJA

21
2.3.1 TEMUAN MASALAH
1. Adakah hubungan antara jurusan penulis dengan tempat industry
prakerin ?
2. Apakah di tempat prakerin sudah menggunakan IT dalam berbagai
pelayanan dan pengelolaan ?
3. Bagaimanakah proses pelayanan yang dilakukan penulis dalam sistem
kerjanya ?

2.3.2 PEMECAHAN MASALAH

Antara jurusan penulis (rekayasa perangkat lunak) dan tempat industry


prakerin (koprasi pegawai republik Indonesia eko kapti) adalah hanya
sebagian besar menggunakan komputer , setiap ruangan menggunakan
komputer tapi tak 100% menggunakan software untuk mengelola proses
pelayanan . di instansi ini hanya menggunakan program pelayanan ,tidak
dalam bidang software sehingga antara jurusan penulis dengan tempat instansi
hubungannya sedikit , sedangkan jurusan penulis yang tujuannya dapat
membuat software seperti website dan aplikasi lainnya . dan di tempat
prakerin penulis mengetahui bagaimana dunia industri juga diajarkan proses
pengelolaannya saja.

Penulis diajarkan penginputan data dalam aplikasi yang telah di buat oleh
koprasi eko kapti , aplikasi yang diajarkan adalah aplikasi untuk menyimpan
data seluruh barang yang ada di koprasi ,data pembelian barang, data
penjualan barang , data pelunasan hutang , dan data retur barang .

Kesimpulan dari temuan masalah tersebut penulis mengetahui sesuatu


yang belum diketahui oleh seorang penulis dan juga menambah wawasan dan
pengalaman kerja .

22
BAB III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN

Kesimpulan yang dapat di ambil dari kegiatan prakerin antara lain :


1. Selama melaksanakan kegiatan praktek kerja industry
(PRAKERIN) di KPRI Eko Kapti , penulis mengambil kesimpulan
bahwa , Pembelajaran di dunia kerja adalah suatu strategi yang
memberi peluang peserta mengalami proses belajar melalui bekerja
langsung pada pekerjaan sesungguhnya. Dengan adanya
PRAKERIN penulis dapat merasakan bagaimana pelaksanaan
praktek langsung di lingkungan dunia kerja yang dibimbing oleh
seluruh staf koprasi .
2. Penulis di ajarkan penginputan data dalam aplikasi yang telah di
buat oleh koprasi eko kapti , aplikasi yang diajarkan adalah
aplikasi untuk menyimpan data seluruh barang yang ada di koprasi
,data pembelian barang, data penjualan barang , data pelunasan
hutang , dan data retur barang.
3. Kesimpulan dari temuan masalah tersebut pennulis mengetahui
sesuatu yang belum diketahui oleh seorang penulis dan juga
menambah wawasan dan pengalaman kerja .

3.2 SARAN

3.2.1 Saran untuk Instansi

Kepada pembimbing perusahaan agar dapat membimbing


dan mengajarkan siswa lebih jauh lagi ke dalam divisi yang di
tempatkan di instansi sehingga pekerjaan yang di berikan instansi
lebih mudah di pahami .

3.2.2 Saran Untuk Sekolah

Penulis berharap hubungan antara pihak sekolah dan


industry dapat di tingkatkan , penulis mengharapkan agar pihak

23
sekolah lebih memperhatikan pekerjaan , lebih peduli , menghrgai
serta membantu siswa dalam pelaksanaan prekerin .

DAFTAR PUSTAKA

Lina , Rosa . 2017. Laporan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN). Malang :


SMK Riyadlul Qur’an .

Alfath, Miftah . 2016 .Belajar Mengetahui Lebih Jauh Tentang Ilmu Elektronika .
.(Online), (kelaselektro.blogspot.com) , di akses 25 September 2018 .

Author .2016 . Contoh-saran-laporan-prakerin. (Online) , (yaquul.com) , di


akses 25 September 2018 .

Khilmi,Dzatil . 2017 . Laporan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN).Malang :


SMK Riyadlul Qur’an .

24
LAMPIRAN NILAI

25
LAMPIRAN DOKUMENTASI

26