Anda di halaman 1dari 21

MAKALAH

IFRS 5
ASSET TIDAK LANCAR YANG DIMILKI UNTUK
DIJUAL
SEMINAR AKUNTANSI KEUANGAN

DISUSUN OLEH :
RIRIN RUSMALA DEWI (1811070062)

FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN AKUNTANSI INTENSIF
PERBANAS INSTITUTE
2019
PENDAHULUAN

IFRS 5 adalah standar pertama yang dihasilkan dari joint project


antara IASB dan FASB. IFRS 5 ini adalah hasil review Standar FASB SFAS
No. 144 Accounting for the Impairment or Disposal of Long-Lived Assets
yang diterbitkan tahun 2001. Tujuan joint project ini semata-mata adalah
untuk menghasilkan standar yang lebih konvergen antara IFRS dan US
GAAP, yang mana sebelumnya memiliki perbedaan yang cukup signifikan
karena karena IFRS menganut principle based, sementara US GAAP
menganut rule based. Namun berkat tercapainya konvergensi ini IFRS pun
akhirnya menjadi standar akuntansi yang paling banyak dijadikan referensi
banyak negara di dunia sampai saat ini.

IFRS 5 sendiri mengharuskan entitas-entitas untuk melakukan


reklasifikasi aset tidak lancarnya di dalam laporan posisi keuangan menjadi
dikuasai untuk dijual, atau pelepasan kelompok aset entitas bilamana
manajemen memutuskan untuk menjual aset tersebut didalam satu tahun.
Kelompok aset yang dihentikan penggunaannya dapat diklasifikasikan
sebagai operasi yang dihentikan bilamana memenuhi kriteria tertentu. Dan
untuk pengertian aset tidak lancar itu sendiri adalah aset yang tidak
memenuhi definisi aset lancar, misalnya aset tetap atau aset tidak berwujud.
Sedangkan dimiliki untuk dijual artinya nilai tercatat aset akan dipulihkan
melalui penjualan, bukan digunakan dalam kegiatan usaha. Aset ini
diidentifikasi secara terpisah agar pengguna laporan keuangan mendapat
informasi mengenai kinerja entitas di masa depan.

IFRS 5 berlaku untuk semua aset tidak lancar, bukan hanya aset
tunggal, namun berlaku juga untuk kelompok aset dan liabilitas terkait yang
akan dilepas dalam satu transaksi tunggal (disebut dengan istilah kelompok
lepasan). IFRS ini tidak diterapkan untuk aset tersedia untuk dijual yang
diatur dengan IFRS lain. Yang dikecualikan dalam penerapan IFRS 5 ini
adalah aset yang dinilai dengan nilai wajar, yang perubahannya diakui
secara langsung di Laba Rugi. Aset tidak lancar yang dikecualikan dalam
penerapan IFRS 5 ini adalah aset pajak tangguhan, aset keuangan, properti
investasi, dan aset biologis.
RUANG LINGKUP

1.1 Persyaratan klasifikasi dan presentasi


Klasifikasi dan presentasi persyaratan IFRS ini berlaku untuk semua
aset tidak lancar yangdiakui dan untuk semua kelompok yang dilepas dari
sebuah entitas. Persyaratan pengukuran IFRS ini berlaku untuk semua aset
tidak lancar yang diakui dan untuk semua kelompok yangdilepas
&sebagaimana diatur dalam paragraf -', kecuali untuk aset yang tercantum
dalamparagraf 5 yang akan terus diukur sesuai dengan standar yang sudah
ada. Namun, aset tertentu tidak berpedoman pada persyaratan
pengukurannya dan sebaliknya harus diukur sesuai dengan Standar lainnya.
Aset diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar seusai dengan IAS 1
(Penyajian Laporan Keuangan) tidak akan diklasifikasikan ulang sebagai
aset lancar hingga memenuhi kriteria untuk diklasifikasikan ulang sebagai
aset yang dimiliki untuk dijual seusai dengan IFRS.
a) Aset tidak lancar
Aset tidak lancar adalah aset yang tidak memenuhi definisi aset lancar.
Aset lancar adalah aset yang memenuhi salah satu kriteria berikut:
 diharapkan dapat direalisasikan, atau dimaksudkan untuk dijual
atau dikonsumsi dalam, siklus operasi normal entitas;
 diadakan terutama untuk tujuan diperdagangkan;
 diharapkan dapat direalisasikan dalam waktu dua belas bulan
setelah periode pelaporan; atau
 itu adalah kas atau aset setara kas, kecuali jika dibatasi untuk
dipertukarkan atau digunakan untuk menyelesaikan kewajiban
paling sedikit dua belas bulan setelah periode pelaporan.
b) Kelompok pelepasan (disposal groups)
Kelompok pelepasan adalah sekelompok aset yang akan dibuang, dijual
atau lainnya, bersama-sama sebagai satu kelompok dalam satu transaksi
dan kewajiban yang terkait langsung dengan aset yang akan ditransfer
dalam transaksi. [IFRS 5 (Lampiran A)]. Grup pelepasan dapat berupa
kelompok unit penghasil kas, unit penghasil kas tunggal, atau bagian dari
unit penghasil kas.

1.2 Persyaratan pengukuran


a) Aset tidak lancar yang tidak berada di ruang lingkup
Persyaratan pengukuran IFRS 5 tidak berlaku untuk aset berikut (yang
tercakup dalam Standar yang tercantum): [IFRS 5 (5)]
 aset pajak tangguhan (IAS 12 Pajak Penghasilan);
 aset yang timbul dari imbalan kerja (IAS 19 Employee Benefits);
 aset keuangan dalam ruang lingkup IAS 39 Instrumen Keuangan:
Pengakuan dan
Pengukuran;
 aktiva tidak lancar yang dipertanggungjawabkan sesuai dengan
model nilai wajar IAS 40 Properti Investasi;
 aset tidak lancar yang diukur pada nilai wajar dikurangi biaya titik
penjualan sesuai dengan IAS 41 Pertanian; dan
 hak kontrak berdasarkan kontrak asuransi sebagaimana
didefinisikan dalam Kontrak Asuransi IFRS 4.
b) Current assets
Aset lancar dapat masuk persyaratan IFRS 5, tetapi hanya ketika mereka
adalah bagian dari kelompok pelepasan. Jadi, khususnya:
 jika suatu aset saat ini merupakan bagian dari kelompok pelepasan
yang juga mengandung aset tidak lancar dalam kelompok,
kelompok pelepasan secara keseluruhan akan dikenakan baik
pengukuran maupun klasifikasi dan persyaratan penyajian IFRS 5;
 jika suatu aset saat ini merupakan bagian dari kelompok
pelepasan yang tidak mengandung aset tidak lancar dalam
kelompok, kelompok pelepasan secara keseluruhan akan tunduk
pada klasifikasi dan persyaratan penyajian IFRS 5, tetapi tidak
sesuai dengan persyaratan pengukuran Standar; dan
 aset lancar yang dijual sebagai aset individual (bukan sebagai
bagian dari kelompok pelepasan) tidak akan diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual di bawah IFRS 5.
BILAMANA DILAKUKAN REKLASIFIKASI

Bilamana kondisi berikut dipenuhi, maka IFRS mengharuskan entitas-


entitas untuk melakukan reklasifikasi asetnya sebagai aset yang dimilikki untuk
dijual atau sebagai kelompok aset yang dilepaskan:
Suatu aset tidak lancar atau kelompok aset yang dilepaskan harus tersedia
untuk penjualan segera dan penjualan harus mempunyai kemungkinan tinggi
untuk direalisasikan harga pasar, harus masuk akal dibandingkan dengan nilai
wajar dari aset tidak lancar tersebut atau kelompok aset yang dilepaskan.
Untuk aset yang sudah tersedia untuk dijual segera, maka tindakan yang
diperlukan untuk menyelesaikan penjualan tersebut, harus dilakukan atau mustahil
untuk dibatalkan.Penjualan harus terjadi di dalam kurun waktu satu tahun dari
tanggal dimulainya pengklasifikasian.
Apabila penjualan tidak diselesaikan dalam kurun waktu satu tahun, maka
aset tersebut harus diklasifikasikan sebagai yang dimilikki untuk dijual jika
persyaratan berikut dipenuhi:
 Entitas berkomitmen untuk menjual aset tidak lancar, tetapi kondisi
dipaksakan oleh pihak lain yang menyebabkan penjualan tidak selesai
hingga suatu komitmen pembelian entitas dilakukan dan komitmen ini
sangat mungkin terjadi di dalam kurung waktu satu tahun.
 Suatu komitmen pembelian entitas dilakukan, tetapi kondisi yang tidak
diharapkan, dipaksakan oleh pembeli aset tidak lancar tersebut.
 Aset tidak dijual karena keadaan yang tidak memungkinkan muncul
Aaset tidak lancar harus dipasarkan pada harga yang masuk akal dan
harus memenuhi kriteria, untuk terus diklasifikasikan sebagai aset yang
dimilkki untuk dijual.

Contoh 1
Plastics Fabrication Inc, memiliki suatu fasilitas litbang di California. Oleh karena
perubahan pesat di dalam teknologi plastik, maka entitas memutuskan untuk
membangun fasilitas lainnya di Texas dimana infrastruktur industri minyak terkait
tersedia Entitas memutuskan untuk menempatkan fasilitas litbang tersebut untuk
dijual melalui agen real astate yang terkenal. Entitas akan mengosongkan
bangunan tersebut bilamana ada pembeli dan kontrak penjualan sudah
ditandatangani.
Dalam hal ini, entitas nampaknya memenuhi kriteria di dalam IFRS 5, dan dengan
demikian, harus diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar yang dimilikki untuk
dijual.
II. ASSET YANG DIMILIKI UNTUK DIJUAL
Prinsip keseluruhan IFRS 5 adalah bahwa aset tidak lancar (atau kelompok
pelepasan) harus diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual jika nilai
tercatatnya akan dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan daripada melalui
penggunaan berkelanjutan. [IFRS 5 (6)]
Dua persyaratan umum untuk aset tidak lancar (atau grup pelepasan)
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual adalah bahwa: [IFRS 5 (7)]

 aset (atau kelompok pelepasan) harus tersedia untuk segera dijual


dalam kondisi sekarang hanya dengan persyaratan yang lazim dan
biasa untuk penjualan aset tersebut (atau kelompok pelepasan); dan
 penjualannya harus sangat mungkin.

Contoh 2

Entitas ABC sedang merelokasi fasilitas manufakturnya dari AS ke Cina.


Bangunan pabrik beserta tanahnya tidak diperlukan lagi dan manajemen
memutuskan untuk menjualnya. Dua tahun telah berlalu dan manajemen tidak
mampu untuk menjual bangunan tersebut karena kondisi ekonomi yang menurun
di AS.

Dalam hal ini, aset harus terus untuk mereklasifikasikannya sebagai aset yang
dimilkki untuk dijual walaupun IFRS 5 mengharuskan penjualan untuk terjadi di
dalam satu tahun. Oleh karena kondisi berada di luar kendali manajemen, maka
entitas masih memperlakukannya sebagai aset yang dimilikki untuk dijual
daripada aset tidak lancar yang dimaksudkan untuk digunakan. Hal itu berarti aset
harus diklasifikasikan sebagai yang dimilikki untuk dijual dan dicatat atas dasar
manakah yang terendah antara harga perolehan atau nilai neto yang dapat
direalisasikan
III. KELOMPOK ASET YANG DILEPASKAN (DIJUAL)
IFRS 5 mendefisinikan sekelompok aset yang dilepaskan sebagai aset yang
harus dilepaskan (dijual) bersama-sama sebagai suatu kelompok di dalam suatu
transaksi tunggal Suatu kelompok aset yang dilepaskan, biasanya merupakan
suatu komponen dari suatu entitas. Misalnya, suatu komponen dari suatu entitas
dapat menjadi segmen bisnis (lokasi geografis atau lini produk), suatu unit
penghasil kas, atau suatu anak entitas.

Contoh 5

Entitas XYZ memutuskan untuk mengeliminasi operasinya di AS Midwest yang


menjual produk perawatan kesehatan, tetapi akan terus beroperasi pada bagian
lain dari negara tersebut.

Dalam hal ini, aset yang berlokasi di Midwest akan dianggap sebagai kelompok
aset yang dilepaskan karena operasi milik entitas di Midwest dianggap oleh
manajemen entitas sebagai unit penghasil kas atau suatu segmen geografis.

Untuk kelompok aset tidak lancar atau pelepasan diklasifikasikan sebagai


dimiliki untuk dijual, kriteria yang relevan harus dipenuhi sebelum akhir periode
pelaporan. Jika kriteria tersebut terpenuhi dalam periode setelah tanggal pelaporan
tetapi sebelum laporan keuangan diotorisasi untuk diterbitkan, maka entitas harus
mengungkapkan informasi yang ditentukan dalam paragraf 41 (a), (b) dan ( d)
dalam catatan atas laporan keuangan (yaitu deskripsi dari kelompok aset atau
pelepasan yang tidak lancar, deskripsi fakta dan keadaan yang mengarah pada
pelepasan yang diharapkan dan cara dan waktu yang diharapkan dari pelepasan
tersebut, dan jika berlaku, segmen dimana disajikan).
Ketika entitas mengakuisisi aset tidak lancar (atau grup pelepasan) secara
eksklusif dengan maksud untuk pelepasan selanjutnya, aset tidak lancar (atau
kelompok pelepasan) diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual pada tanggal
akuisisi hanya jika persyaratan satu tahun adalah terpenuhi (kecuali sebagai izin
pengecualian) dan sangat mungkin bahwa kriteria klasifikasi lain yang tidak
terpenuhi pada tanggal tersebut, akan dipenuhi dalam waktu singkat setelah
akuisisi (biasanya dalam tiga bulan).
Jika kriteria yang dimiliki untuk dijual telah terpenuhi setelah periode
pelaporan tetapi sebelum laporan keuangan tersebut disetujui untuk diterbitkan,
suatu entitas tidak boleh mengklasifikasikan aset tidak lancar (atau kelompok
pelepasan) yang dimiliki untuk dijual dalam laporan keuangan tersebut ketika
diterbitkan. Namun entitas harus mengungkapkan informasi yang disebutkan
dalam paragraf 41 (a), (b) dan (d) dalam catatan atas laporan keuanga
IV. PENGUKURAN ASET TIDAK LANCAR YANG DIMILIKKI
UNTUK DIJUAL ATAU KELOMPOK ASET YANG DILEPASKAN

Paragraf 15 mewajibkan entitas untuk mengukur aset tidak lancar (atau


kelompok pelepasan) yang diklasifikasikan dalam kelompok dimiliki untuk dijual
dengan nilai tercatat lebih rendah dan nilai wajar dikurangi biaya
penjualan.Aturan pengukuran yang berasal dari prinsip pengukuran:

 Jika aset yang baru dibeli (atau kelompok pelepasan) memenuhi kriteria
untuk diklasifikasikan dalam kelompok dimiliki untuk dijual, pada
pengakuan awal, hal itu diukur pada nilai tercatat lebih rendah dan nilai
wajar dikurangi biaya penjualan
 Segera sebelum klasifikasi awal yang dimiliki untuk dijual, nilai tercatat
aset (atau kewajiban) diukur sesuai dengan Standar dan Interpretasi yang
berlaku.
 Pada pengukuran ulang berikutnya dari kelompok pelepasan, jumlah
tercatat aset dan liabilitas yang tidak termasuk dalam lingkup IFRS 5,
tetapi termasuk dalam kelompok pelepasan yang diklasifikasikan sebagai
dimiliki untuk dijual, harus diukur ulang sesuai dengan Standar yang
berlaku sebelum nilai wajar dikurangi biaya penjualan kelompok
pelepasan diukur.
a. Aset tidak lancar yang sebelumnya dicatat dengan model revaluasi
Langkah 1: perbarui penilaian (nilai wajar)
Sebelum aset tersebut diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual,
nilai tercatat aset harus diukur sesuai dengan PSAK yang berlaku. [IFRS 5
(18)] Jika aset tersebut dicatat dengan nilai revaluasi di bawah IAS 16, maka
penurunan nilai akan dipertanggungjawabkan dalam ekuitas sepanjang saldo
kredit ada dalam selisih penilaian kembali aset tersebut, dengan selisih
antara yang diakui dalam laporan laba rugi.
Langkah 2: pertimbangkan jumlah yang dapat dipulihkan (nilai wajar yang
lebih tinggi dikurangi biaya jual dan nilai pakai)

Sebelum klasifikasi aset dipegang untuk dijual, entitas harus menilai


apakah ada indikasi bahwa aset tersebut rusak. Jika terdapat indikasi
kerugian penurunan nilai, jumlah yang dapat dipulihkan dari aset harus
ditentukan berdasarkan IAS 36.

Jika pengakuan rugi penurunan nilai diperlukan, kerugian penurunan nilai


harus diperhitungkan sebagai penurunan revaluasi sesuai dengan IAS 16,
sejauh cadangan revaluasi untuk aset tetap. Kerugian penurunan lebih dari
cadangan yang tersedia harus diakuidalam laba atau rugi.

Langkah 3: nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual (jika lebih rendah dari
Langkah 2)
Setelah reklasifikasi aset yang dimiliki untuk dijual, jika nilai wajar
dikurangi biaya jual yang setara dengan nilai pakai, tidak boleh ada
kerugian penurunan nilai lebih lanjut. Namun, jika nilai pakai lebih tinggi,
kerugian penurunan nilai selanjutnya harus diakui dalam laba rugi sesuai
dengan IFRS 5 (20) & (37). Kerugian penurunan nilai ini diakui dalam
laporan laba rugi dengan cara yang sama seperti aset yang sebelum
klasifikasi yang dimiliki untuk dijual tidak dinilai kembali.
b. Pengakuan kerugian penurunan nilai dan pembalikan
 Kerugian penurunan nilai diakui atas setiap penurunan awal atau
selanjutnya aset (atau kelompok lepasan) terhadap nilai wajar dikurangi
biaya untuk menjual sejauh tidak diakui pada pengukuran ulang awal.
 Sehubungan dengan aset individu:Keuntungan diakui atas kenaikan nilai
wajar berikutnya dikurangi biaya jual.
 Berkaitan dengan kelompok-kelompok pelepasan (paragraf 22 dan
23):Suatu laba diakui untuk setiap peningkatan selanjutnya dalam nilai
wajar dikurangi biaya untuk menjual sejauh tidak diakui pada
pengukuran ulang awal tetapi tidak melebihi kerugian penurunan
kumulatif yang sebelumnya diakui dalam hal Gangguan IFRS 5 atau IAS
36 dari Aktiva.

V. PERUBAHAN DALAM KLASIFIKASI DARI YANG DIMILIKI


UNTUK DIJUAL
Manajemen dapat memutuskan untuk mengubah klasifikasi suatu aset yang
dimilikki untuk dijual karena kondisi yang membuat manajemen merubah
rencananya untuk menjual aset yang bersangkutan. Jika kelompok aset atau
pelepasan telah diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, tetapi kriteria yang
diadakan untuk dijual tidak lagi dipenuhi, kelompok aset atau pelepasan harus
dikeluarkan dari kategori yang dimiliki untuk dijual.

a. Mengembalikan aset non-lancar yang tidak lagi dimiliki untuk dijual


Bila aset tidak lancar dihentikan diklasifikasikan dalam kelompok dimiliki
untuk dijual (atau dihentikan untuk dimasukkan ke dalam kelompok pelepasan
yang diklasifikasikan dalam kelompok dimiliki untuk dijual), diukur pada bagian
yang lebih rendah dari: [IFRS 5 (27)]
 jumlah tercatatnya sebelum aset (atau kelompok lepasan) diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan untuk setiap penyusutan,
amortisasi atau revaluasi yang telah diakui seandainya aset (atau
kelompok lepasan) tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual;
dan
 jumlah terpulihkan pada tanggal keputusan berikutnya untuk tidak
menjual.
b. Menghapus aset atau kewajiban dari grup pelepasan
Jika aset atau liabilitas individu dihapus dari grup pelepasan yang
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, sisa aset dan kewajiban grup
pelepasan akan terus diukur sebagai grup hanya jika grup terus memenuhi kriteria
yang diadakan untuk dijual ( lihat bagian 3.1 dari panduan ini). Jika tidak: [IFRS 5
(29)]
 Aset tidak lancar dari kelompok yang secara individu memenuhi kriteria
untuk diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual diukur secara
individual dengan nilai tercatat lebih rendah dan nilai wajar dikurangi
biaya penjualan pada tanggal tersebut; dan
 Aset tidak lancar yang tidak memenuhi kriteria dihapus dari kategori
yang dimiliki untuk dijual dan diukur sesuai dengan 4.6.1 di atas.
Contoh 7

Pada tanggal 1 Januari 2008, Mina Production Inc., mengklasifikasikan suatu


fasilitas produksi dari aset tidak lancar menjadi aset yang dimilkki untuk dijual.
Jumlah yang tercatat dari aset ketika keputusan untuk menjual sebesar $1,5juta
(harga perolehan sebesar $2,2juta dikurang dengan akumulasi penyusutan
$700ribu). Satu tahun setengah kemudian, pada tanggal 30 Juni 2009, manajemen
memutuskan untuk tidak menjual aset tersebut karena adanya suatu pertimbangan
strategik yang baru Estimasi nilai wajar aset, bersih dari biaya untuk menjual
diestimasikan menjadi $900ribu.

Berapakah jumlah fasilitas peroduksi yang harus dibukukan pada tanggal


pembatalan aset kembali menjadi aset tidak lancar?

IFRS 5 mengharuskan entitas-entitas untuk memilih yang lebih rendah dari nilai
yang tercatat dari aset sebelum diklasifikasikan sebagai yang dimilkki untuk dijual
(yaitu $1,5juta) dengan nilai wajar dari aset yang bersih dari biaya menjual, pada
tanggal pembatalan kembali kepada aset tetap pabrik (yaitu $900ribu).

Atas dasar informasi ini, Mina Production Inc., harus membukukan aset pada
$900ribu dengan kerugian sebesar $600ribu yang harus dibukukan atas
pengukuran. kembali dari aset tidak lancar.
VI. Penyajian dan Pengungkapan
IFRS 5 mengharuskan pengungkapan berikut:
 Aset tidak lancer dan kelompok asset dan liabilitas yang dilepaskan harus
diungkapkan secara terpisah pada laporan posisi keuangan.
 Pengungkapan juga harus meliputi keterangan aset tidak lancar dari suatu
kelompok aset yang dilepaskan, keterangan mengenai fakta dan kondisi
penjualan, dan harapan cara dan waktu pelepasan tersebut.
 Setiap keuntungan atau kerugian yang ditimbulkan dari pengukuran
kembali aset yang dimilikki untuk dijual atau sekelompok aset yang
dilepaskan harus dilaporkan di dalam laporan pendapatan komprehensif
di dalam laba atau rugi dari operasi yang berkelanjutan.
 Setiap keuntungan atau kerugian atas operasi yang dihentikan harus
dilaporkan sebagai pos tunggal, bersih dari pajak, pada halaman muka
laporan pendapatan komprehensif sebagai pos lini yang terpisah, selain
itu catatan atas pengungkapan pendapatan dan beban yang timbul dari
operasi yang dihentikan.
Dalam setiap periode di mana aset tidak lancar (atau grup pelepasan) telah
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual atau dijual, informasi berikut harus
diberikan dalam catatan atas laporan keuangan:

 deskripsi dari aset tidak lancar (atau kelompok pelepasan);


 jika berlaku, segmen dilaporkan di mana aset tidak lancar (atau kelompok
pelepasan) disajikan sesuai dengan IFRS 8 Segmen Operasi. (Untuk
entitas yang belum mengadopsi IFRS 8, persyaratannya adalah untuk
mengungkapkan, jika berlaku, segmen di mana aset tidak lancar atau
grup pelepasan disajikan sesuai dengan IAS 14 Pelaporan Segmen).
IFRS 5 (42) mensyaratkan pengungkapan tertentu jika ada perubahan pada
rencana penjualan, seperti apakah aset (atau grup pelepasan) yang sebelumnya
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual tidak lagi memenuhi kriteria, atau
aset atau kewajiban individu telah dihapus dari kelompok pelepasan yang
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Pada periode keputusan untuk
mengubah rencana untuk menjual aset tidak lancar (atau grup pelepasan), laporan
keuangan harus mengungkapkan:
 deskripsi fakta dan keadaan yang mengarah pada keputusan; dan
 efek keputusan pada hasil operasi untuk periode dan periode sebelumnya
disajikan.
ILUSTRASI: Pengukuran Aset tidak lancar yang dimilikki untuk dijual

Myra Ltd mempunyaiasettetapberupamesincetak.Myra Ltd


berkomitmenuntukmenjualasettersebut.Pada1 Des 20X4,
semuakriteriaterpenuhiuntukasettidaklancardiklasifikasikansebagaiyang
dimilikkiuntukdijual. Padatanggal 30 Jun 20X5
,kendaraandijualdenganrinciankondisisebagaiberikut:

Kondisi 1 Kondisi 2

HargaPerolehan (dibeli Jan 20X1) 100.000 100.000

NilaiResidu 10.000 10.000

NilaiWajar di estimasikan 80.000 40.000

BiayauntukMenjual (cost to sell) 3.000 2.000

HargaJualasettgl 20 Jun 20X5 77.000 38.000

Jawab:

 Aset dipindahkan dari kelompok asset tetap kekelompok asset dimiliki untuk
dijual dan diukur pada mana yang terendah antara nilai tercatat dengan nilai
wajar
 Nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual aset= Rp 77.000.000 (Rp
80.000.000 – Rp 3.000.000).
 Jumlah ini lebih tinggi dari nilai tercatat Mesin sebesar Rp 73.000.000 (Rp
100.000.000 – ((Rp 100.000.000 – Rp 10.000.000) /10x3).
 Mesin tersebut diukur sebesar Rp73.000.000.

Jurnalpada 1 Desember 20X4

Kondisi 1 Debit Kredit


AsetDimilikkiuntukdijual 73.000
AkumulasiDepresiasi 27.000
Mesin 100.000
Kondisi 2
AsetDimilikkiuntukdijual 38.000
AkumulasiDepresiasi 27.000
RugiPenurunanNilai 35.000
Mesin 100.000

Jurnalpada 30 Juni 20X5

Kondisi 1 Debit Kredit


Kas 77.000
Asetdimilikkiuntuk di jual 73.000
Keuntunganpenjualanaset 4.000
Kondisi 2
Kas 38.000
Asetdimilikkiuntukdijual 38.000
Pengungkapan harus meliputi keterangan aset tidak lancar dari suatu kelompok aset

yang dilepaskan, keterangan mengenai fakta dan kondisi penjualan, dan harapan
cara dan

waktu pelepasan tersebut.