Anda di halaman 1dari 4

A.

Latar Belakang

Dalam berwiramengerti usaha persaigan tidak dapat dihindari. Untuk itu setiap wirausaha
dituntut untuk selalu mengerti dan memahami apa yang terjadi di pasar dan apa yang menjadi
keinginan konsumen dan serta berbagai perubahn yang ada dilingkungan bisnis sehingga mampu
bersaing dengan dunia bisnis lainya dan berupaya untuk meminimalisasi kelemahan-kelemahan
dan memaksimalkan kekuatan yang dimiliki. Dengan demikian wirausahawan dituntut untuk
memilih dan menetapkan strategi yang dapat digunakan untuk menghadapi persaingan. Dengan
adanya tekanan persaingan yang begitu ketat, baik secara langsung atau tidak langsung akan
sangat mempengaruhi kinerja organisasi bisnis baik dalam hal teknologi kebutuhan pelanggan
dan siklus produk.

Kemudian salah satu yang medorong keunggulan usaha adalah modal sosial. Modal sosial
dibentuk dari faktor perilaku seperti kemauan dan kebiasan bekerja sama berkelompok dan
kemampuan berkomitmen pada tujuan bersama jangka panjang.

Persaingan kompetitif terjadi saat dua atau lebih perusahaan bersaing satu dengan lainnya dengan
mengejar posisi pasar yang menguntungkan
Berdasarkan tabel diatas menjelaskan dari tahun 2015 sampai tahun 2017 usaha UKM mebel
didesa kembang mengalami persaingan yng sangat ketat. Nilai penjualana mebel pertahun ada
yang mengalami kenaikan dan ada pula yang mengalami penurunan yang sangat drastis. Sesuai
dengan latar belakang penelitian, maka dikemukakan kompetensi, intrepreneurial, strategi
kewirausahaaan dan modal sosial kurang begitu baik dikalangan pengusaha mebel di desa
kembang jepara sehingga kinerja menurun

B. Metode Yang Digunakan


1. Populasi
Populasi yang digunaka dalam penelitian ini adalah seluruh uaha dan distributor
pengusaha mebel di desa kembang Jepara sekitar 735 pelaku usaha yang pernah
melakukan transaksi sepanjang sampai tahun 2017
2. Sampel
Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini ditentukan melalui metode purposive
sampling yang diharapkan dapat memenuhi standar UMKM yang sangat potensial untuk
diukur dengan penggunaan rumus slovin

C. Jenis dan Sumber Data


1. Data Primer
Objek dalam penelitian ini adalah pemilik pelaku usaha retail dan eceran mebel didesa
kembang jepara

2. Data Sekunder
Data sekunder dalam penelitina ini adalah pertanyaan tertutup dibangun dari percakapan
sehari-hari yang tidak mengarah pada kuesioner

D. Metode pengumpulan data


1. Kuesioner
Kuesioner yang digunakan adalah kuesioner pilihn ganda. Dimana setiap item pertanyaan
diberika 5 pilihan jawaban.kemudian diberi skor mengacu pada skala likert

E Hasil Penelitian

1. Entrepreneur berpengaruh terhadap keunggulan kompetititf


2. Strategi Kewirausahaan berpengaruh terhadap keunggulan kompetitif
3. Modal Sosial berpengaruh kepada keunggulan kompetitif
4. Keunggulan kompetitif berpengaruh terhadap peningkatan pendapatan usaha.

F. Rekomendasi

1. Strategi kewirausahaan dalam beberapa kaitannya dengan usaha bersama mebel ini perlu
ditekankan kembali untuk lebih mengarah kepada keterkaitannya dengan pola
pemahaman kewirausahaan. Mengenalkan produk-produk ukm yaitu dengan mengikuti
pameran karene dapat menjadi ajang untuk pengenalan produk
2. Kompetensi Enterprenual dan modal sosail yang diarahkan disini adalah hal yang
menyangkut sejauh mana nilai materi dalam usaha kecl yang mereka kembangkan tidak
akan menjadi sia-sia ketika diganti dengan proses sosialisasi dan komunikasi yang baik
antar anggota asosiasi mebel. Kebutahan ini menyangkut bagaimana usahawan
mendapatkan layanan sosial yang cukup dengan adanya kerja kerjasama
Tugas Individu Ekonomi Manajerial

Pengaruh Kompetensi Enterpreneurial, Strategi Kewirausahaan, Modal


Sosial Terhadap Keunggulan Kompetitif Berkelanjutan Dengan Kinerja
Usaha (Pengusaha) Sebagai Variabel Intervening
(Studi Kasus Pada UKM Mebel di Desa Kembang Kab Jepara)
Penelitian Novi Anjar Muslikah

Novia Kepriyani

1710246649

PROGRAM PASCASARJANA MAGISTER AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS RIAU

2018