Anda di halaman 1dari 11

1.2.

2 Diagnosa Keperawatan

Hipertermia (00007)
Definisi :suhu inti tubuh diatas kisaran normal diurnal karena kegagalan
termogulasi
Batasan karakteristik Faktor yang berhubungan
 Apnea  Ages farmaseutikal
 Bayi tidak dapat mempertahankan  Aktivitas berlebihan
menyusu  Dehidrasi
 Gelisah  Iskemia
 Hipotensi  Pakaian yang tidak sesuai
 Kejang  Peningkatan laju metabolism
 Koma  Penurunan perspirasi
 Kulit kemerahan  Penyakit
 Kulit terasa hangat  Sepsis
 Letargi  Suhu lingkungsn tinggi
 Postur abnormal  Trauma
 Stupor
 Takikardia
 Takipena
 vasodilatasi

1.2.3 Rencana keperawatan


DIAGNOSA KEPERAWATAN:Hipertermia berhubungan dengan dehidrasi
NOC : Termoregulasi..............................................................Kode: ( 0800 )
Definisi :keseimbangan antara produksi panas, mendapatkan panas, dan kehilangan panas.

Sang Banya Cukup Sedikit Tidak


at k tergan tergan gang
terga tergan ggu ggu guan
nggu ggu
SKALA OUT COME
SKALA OUTCOME KESELURUHAN 1 2 3 4 5 NA
HAN

INDIKATOR
080009 Merasa 1 2 3 4 5 NA
merinding saat
panas

080010 Berkeringat saat 1 2 3 4 5 NA


panas
080011 Menggigil saat 1 2 3 4 5 NA
dingin
080017 Denyut jantung 1 2 3 4 5 NA
apikal
080012 Denyut nadi 1 2 3 4 5 NA
radial
080013 Tingka 1 2 3 4 5 NA
pernafasan
080015 Melaporkan 1 2 3 4 5 NA
kenyamanan
suhu
080001 Peningkatan suhu 1 2 3 4 5 NA
kulit
080018 Penurunan suhu 1 2 3 4 5 NA
kulit
080019 hipertermia 1 2 3 4 5 NA
080020 hipotermia 1 2 3 4 5 NA
080003 Sakit kepala 1 2 3 4 5 NA
080004 Sakit otot 1 2 3 4 5 NA
080005 Sifat lekas marah 1 2 3 4 5 NA
080006 mengantuk 1 2 3 4 5 NA

080007 Perubahan warna 1 2 3 4 5 NA


kulit
080008 Obat berkedut 1 2 3 4 5 NA

080014 Dehidrasi 1 2 3 4 5 NA

080021 Kram panas 1 2 3 4 5 NA

080022 Stroke panas 1 2 3 4 5 NA

080023 Radang dingin 1 2 3 4 5 NA

Sang Banya Cukup Sedikit Tidak


at k tergan tergan gang
terga tergan ggu ggu guan
nggu ggu
SKALA OUT COME
SKALA OUTCOME KESELURUHAN 1 2 3 4 5 NA
HAN

INDIKATOR
080106 Berat badan 1 2 3 4 5 NA

080107 Thermogenesis 1 2 3 4 5 NA
yang tidak
mengigil
080108 Mengambil 1 2 3 4 5 NA
postur kehilangan
panas untuk
hipotemia
080109 Mengambil 1 2 3 4 5 NA
postur kehilangan
panas untuk
hipertermia
080110 Penyapihan dari 1 2 3 4 5 NA
incubator (bayi)
ke boks bayi
080113 Keseimbangan 1 2 3 4 5 NA
asam/basa
080116 Suhu tidak stabil 1 2 3 4 5 NA
080117 Hipertermia 1 2 3 4 5 NA
080118 Hipotermia 1 2 3 4 5 NA
080119 Nafas tidak 1 2 3 4 5 NA
teratur
080120 Takipnea 1 2 3 4 5 NA
080103 Kegelisahan 1 2 3 4 5 NA
080104 Kelesuan 1 2 3 4 5 NA
080105 Perubahan warna 1 2 3 4 5 NA
kulit
080111 Dehidrasi 1 2 3 4 5 NA

080112 Glukosa darah 1 2 3 4 5 NA


tidak stabil
080114 Hiperbilirubinem 1 2 3 4 5 NA
ia

NIC: Perawatan demam…………………………………….kode:( 3740 )

Perawatan demam (3740)


Definisi :manajemen gejala dan kondisi terkait yang berhubungan dengan peningkatan
suhu tubuh dimediasi oleh pirogen endogen

Aktivitas-aktivitas  Pantau kompikasi-komplikasi yang


 Pantau suhu dan tanda-tanda vital berhubungan dengan demam serta tanda
 Monitor warna kulit dan suhu dan gejala kondisi penyebab demam
 Monitor asupan dan keluaran, sadari (misalnya, kejang, penurunan tingkat
perubahan kehilangan cairan yang tidak kesadaran, status elektrolit abnormal,
dirasakan ketidakseimbangan asam-basa, aritmia
 Beri obat atau cairan IV (misalnya, jantung, dan perubahan abnormalitas sel)
antipiretik, agen antibakteri, dan agen  Pastikan tanda lain dari infeksi yang
anti menggigil) terpantau pada orangtua, karena hanya
 Jangan beri aspirin untuk anak-anak menunjukan demam ringan atau tidak
 Tutup pasien dengan selimut atau demam sama sekali selama proses infeksi
pakaian ringan, tergantung pada fase  Pastikan langkah keamanan pasien yang
demam (yaitu: memberikan selimut gelisah atau mengalami delirium
hangat untuk fase dingin; menyediakan  Lembabkan bibir dan mukosa hidung
pakaian atau linen tempat tidur ringan yang kering
untuk demam dan fase bergejolak/flush
 Dorong konsumsi cairan
 Fasilitasi istirahat, terapkan pembatasan
aktivitas: jika diperlukan
 Berikan oksigen, yang sesuai
 Mandikan 9pasien) dengan spons hangat
dengan hati-hati (yaitu: berikan untuk
pasien dengan suhu yang sangat tinggi,
tidak memberikannya selama fase
dingin, dan hindari agar pasien tidak
menggigil
 Tingkatan sirkulasi udara
NIC : Pengaturan suhu………………………………………………………..kode :( 3900)

Pengaturan suhu (3900)


Definisi : mencapai atau memelihara suhu tubuh dalam batas normal.

Aktivitas-aktivitas  Berikan pengobatan antipiretik, sesuai


 Monitor suhu paling tidak setiap 2 jam, kebutuhan
sesuai kebutuhan,  Pelihara suhu normal pada pasien yang
 Monitor suhu bayi baru lahir sampai baru meninggal yang mendonorkan
stabil organ dengan meningkatkan suhu udara
 Pasang alat monitor suhu inti secara segera;gunakan lampu pengahangat infra
kontinu, sesuai kebutuhan merah, hangatkan udara, atau selimut air;
 Monitor tekanan darah, nadi, respirasi, atau pemasangan cairan IV yang
sesuai kebutuhan dihangatkan, sesuai kebutuhan
 Monitor suhu dan warna kulit
 Monitor dan laporkan adanya tanda dan
gejala dari hipertermia dan hipertermia
 Tingkatkan intake cairan dan nutrisi
adekuat
 Selimuti bayi segera setelah lahir untuk
mencegah kehilangan panas
 Selimuti bayi berat badan lahir rendah
dengan selimut berbahan dalam plastic
(misalnya, polyethylene, polyurethane
segera setelah lahir ketika masih tertutup
cairan amnion, sesuai kebutuhan dan
protocol institusi
 Berikan topi stockinette untuk mencegah
kehilangan panas bayi baru lahir
 Tempatkan bayi baru lahir dibawah
penghangat, jika diperlukan
 Pertahankan kelembaban pada 50 % atau
lebih besar dalam incubator untuk
mencegah hilangnya panas.
 Disusikan pentingnya termoregulasi dan
kemungkinan efek negative dari demam
berlebihan, sesuai kebutuhan
 Instruksikan pasien, khususnya pasien
lansia, mengenai tindakan untuk
mencegah hipotermia karena paparan
dingin
 Informasikan mengenai indikasi adanya
hipotermia dan penanganan emergensi
yang tepat, sesuai kebutuhan
 Guankan matras pengahangat, selimut
yang mensirkulasikan air, mandi air
hangat, kantong es atau bantalan jel, dan
kataterisasi pendingin intravaskuler
untuk menurunkan suhu tubuh, sesuai
kebutuhan
 Sesuaikan suhu lingkungan untuk
kebutuhan pasien
 Berikan medikasi yang tepat untuk
mencegah atau mengkontrol mengggil
NIC : Pengaturan suhu : periperatif……………………………..kode : (3902 )

Pengaturan suhu : periperatif ( 3902 )


Definisi :Mencapai dan memelihara suhu tubuh yang diinginkan selama proses pembedahan
Aktivitas – akitivitas  Sediakan dan bantu penyediaan gas
 Identifikasi dan diskusikan tipe anestesi yang dilembabkan atau
anestesi yang direncanakan untuk dihangatkan, sesuai kebutuhan
pasien bersama dengan tim bedah  Sediakan gas intraperitoneal yang
 Identifikasi pada pasien adanya faktor dipanaskan (misalnya karbondioksida)
risiko mengalami suhu tubuh yang untuk laparoskopi
abnormal (misalnya anestesi general,  Hentikan aktivitas memanasi yang
umur, trauma besar, pasien dengan aktif(misalnya, memnasi udara),
luka bakar, berat badan rendah, faktor sesuai kebutuhan
pribadi atau risiko keluarga  Monitor tanda vital, termasuk suhu
mengalami hipertermi maligna) tubuh inti secara kontinus
 Sebelumnya hangatkan pasien dengan  Monitor peningkatan atas penurunan
peralatan penghangat yang aktif suhu tubuh yang abnormal atau yang
(misalnya penghangat dorongan tidak disengaja
udara) paling tidak 15 menit sebelum  Monitor hasil EKG
mulai anestesi, sesuai kebutuhan  Monitor karbondioksida yang sudah
 Pindahkan pasien menggunakan alat kadaluarsa (capnography)
yang hangat (misalnya isolette yang  Monitor hasil laboratorium (misalnya,
dipanaskan), sesuai kebutuhan analisa gas darah, elektrolit)
 Berikan dan atur penggunaan  Yakinkan alat dan bahan penghangat
penghangat yang aktif (misalnya aktif terletak pada tempatnya dan
penghangat menggunakan dorongan dalam kondisi urutan yang baik
udara)  Pertahankan alat dan bahan emergensi
 Sesuaikan suhu disekitar ruangan untuk hipertermia maligna, sesuai
untuk meminimalkan risiko protocol
hipotermia (yaitu penambahan  Mulai protocol hipertermia maligna,
penghangat yang menggunakan sesuai kebutuhan
dorongan udara, ketika area  Siapkan atau berikan natrium
permukaan yang luas terpapar, dantrolene
memepertahankan suhu ruangan pada  Sediakan komunikasi handoff terkait
atau diatas 73,4F atau 23C) dengan adanya pasien yang berisiko
 Meminimalkan paparan pasien selama yang mengalami abnormalitas suhu,
persiapan dan prosedur, jika (misalnya, risiko pribadi atau keluarga
memungkinkan untuk terjadinya hipertermia maligna)
 Berikan cairan irigasi yang dingin atau  Yakinkan suhu tubuh sesuai sampai
hangat, sesuai kebutuhan dengan pasien sadar
 Monitor suhu cairan irigasi
 Hangatkan cairan intravena yang
dingin, sesuai kebutuhan
 Sediakan dan atur penghangat darah