Anda di halaman 1dari 8

Cara Flashing Xiaomi Menggunakan Mi Flash Tools [Kupas Tuntas] | foldertips.

com –
Terlihat sederhana, tapi ternyata banyak juga yang tidak paham dan bertanya pada kolom
komentar pada saat melakukan flashing ROM dengan Mi Flash ini.

 Mengapa device tidak terdeteksi di Mi Flash?


 Mengapa hasil ekstrak ROM tidak ada folder /images?
 Mengapa file flash_all.bat not found?
 bahkan ada yang bertanya bagaimana cara me-rename file hingga cara mengekstrak ROM dan
seterusnya…

Rasanya lelah juga terus menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti ini yang sebenarnya
kalau sudah biasa mengoperasikan komputer dengan baik, pertanyaan seperti ini tidak akan
ada.

Oleh karena itu, pada artikel kali ini saya coba kupas tuntas bagaimana cara flashing
menggunakan Mi Flash Tools..

Simak ulasan berikut..

Baca Juga:
 Cara Update / Flashing ROM MIUI 9 Global Dev Xiaomi Semua Tipe
 4 Cara Update / Flashing ROM Resmi Xiaomi MIUI Official Lengkap

Cara Flashing Xiaomi Menggunakan Mi Flash Tools


[Kupas Tuntas]

#1. Mengenal Mi Flash Tools

Mi Flash Tools merupakan aplikasi gratis dari Xiaomi Mobile Inc. yang digunakan untuk
melakukan flashing ROM yang pada umumnya untuk smartphone Xiaomi dengan tipe
SoC (System of Chip) Qualcomm Snadragon, meskipun sebenarnya bisa juga untuk
Mediatek.

Namun pengguna Mediatek biasanya lebih suka menggunakan SP Flash


Tools karena flashing bisa dilakukan dengan keadaan bootloader terkunci.

Mi Flash Tools bisa diunduh di situs official-nya di sini


» https://xiaomiflashtool.com/category/download

#2. Cara Install Mi Flash Tools

Menginstall Mi Flash Tools pada dasarnya sama saja seperti memasang aplikasi pada
umumnya. Setelah proses mengunduh selesai, kamu akan mendapatkan berkas dalam
format .zip, jadi ekstrak terlebih dahulu kemudian Klik Kanan » Install pada
berkas MiFlashxxxxxxxx.msi.

Selanjutnya klik tombol Next > hingga proses selesai sampai Close.
Jika muncul notifikasi seperti ini beberapa kali, pilih “Install this driver software anyway”.

Notifikasi peringatan ini muncul karena publisher driver MiFlash Tools tidak dikenal oleh
Windows.

Setelah instalasi selesai, jalankan MiFlash Tools dengan membuka


folder C:\XiaoMi\XiaoMiFlash kemudian Klik Kanan » Run as
Administrator pada XiaoMiFlash.exe atau bisa juga melalui icon Mi Flash Tools yang muncul
di dekstop.

Berikut tampilan dari Mi Flash Tools..


#3. Cara Ekstrak ROM Fastboot Yang Benar

Oke.., langkah berikutnya adalah pengekstrakan ROM karena hal ini termasuk yang paling
sering ditanyakan.

Jadi gini, tentunya kamu sudah paham bahwa ROM yang digunakan untuk Mi Flash
Tools adalah ROM fastboot dengan ekstensi .tgz/tar bukan ROM Recovery (.zip).

Unduh ROM fastboot sesuai tipe Xiaomi kamu :

 ROM Fastboot Xiaomi.

Bagaimana cara mengekstraknya?

Gunakan WinRAR, kemudian Klik Kanan » Extract Here seperti gambar berikut..

Apabila ekstrak berhasil, akan terbentuk folder dengan beberapa berkas seperti berikut..

Hasil
ekstrak ROM fastboot yang benar

Jika hasil ekstrak tidak seperti di atas, berarti kamu salah pilih ROM (kemungkinan ROM
Recovery, bukan ROM Fastboot) atau proses ekstraksi gagal.

Nah ada hal yang sering menjadi masalah disini..!

Jika ROM fastboot kamu unduh menggunakan browser, ekstensi-nya akan menjadi .tgz. Tapi
jika kamu mengunduh ROM fastboot menggunakan Internet Download Manager,
maka server Xiaomi akan mengganti ekstensi .tgz menjadi .tar yang saya sendiri tidak tahu
apa sebabnya mengapa ini terjadi.

Lihat gambar berikut..


ROM dengan ekstensi .tar, jika diekstrak akan menghasilkan satu berkas saja tanpa ekstensi
apapun dengan icon kotak putih kosong, seperti ini..

Solusinya, ganti nama berkas ini dengan menambahkan .zip kemudian ekstrak kembali..

.. hingga hasil ekstraknya seperti penampakan pada gambar “Hasil ekstrak ROM Fastboot
yang benar” di atas.

Catatan!
Apabila ekstensi seperti .tar, .tgz atau .zip tidak muncul di PC/Laptop, ubah
dulu pengaturan Folder Option pada Windows Explorer dengan menghilangkan
centang “Hide extension for known file types”.
#4. Cara Memasang Driver Mi Flash Tools

Sebenarnya Mi Flash Tools ini sudah termasuk driver untuk menghubungkan smartphone
kamu ke PC atau Laptop yang secara otomatis terpasang pada saat kamu melakukan
instalasi.

Namun berdasarkan pengalaman saya, ada beberapa tipe smartphone yang tidak terdeteksi
jika hanya mengandalkan driver bawaan dari Mi Flash Tools ini.

Itulah mengapa pada setiap artikel yang saya tulis, saya selalu menyarankan untuk
memasang :

 Xiaomi Android USB Driver;


 dan ADB Driver Dan Fastboot.

.. baca artikel pada link di atas untuk memasang driver-nya.

#5. Cara Flashing ROM Dengan Mi Flash Tools

Setelah Mi Flash Tools terpasang dengan benar, driver sudah OK, ekstraksi ROM juga
sudah benar, maka saatnya melakukan flashing.

Kesalahan lain yang sering terjadi pada saat proses flashing adalah salah memilih folder
dimana berkas ROM hasil ekstraksi tersimpan. Hal ini yang menyebabkan file flash_all.bat
not found dan sebagainya yang pada intinya berkas ROM tidak ditemukan.

Arahkan ke folder ROM seperti berikut..


Berikut penampakannya pada saat memilih Select,

Kalau sudah, klik Refresh.

Jika smartphone terkoneksi pada Mode Fastboot » muncul kombinasi angka;

Jika smartphone terkoneksi pada Mode EDL (Emergency) » muncul COMX.

 Mode Fastboot » melakukan flashing ROM jika bootloader sudah terbuka (unlock
bootloader). Cara masuk fastboot baca di sini;
 Mode EDL (Emergency Download) » melakukan flashing jika bootloader masih terkunci atau
HP kamu bootloop/hardbrick. Cara masuk mode EDL baca di sini;

Kalau smartphone kamu tidak terdeteksi di Mi Flash, pastikan smartphone sudah berada
pada mode fastboot sepert ini..
Fastboot Mode

Gunakan kabel USB Original atau yang berkualitas baik dan sudah tersambung dengan
benar dengan PC/Laptop.

Selanjutnya cek device manager, pastikan tidak ada tanda pentung…

Contoh tanda pentung pada Mode

ADB/Fastboot Contoh tanda pentung


pada Mode EDL

.. jika ada tanda pentung (biasanya pengguna Windows 64 bit), nonaktifkan terlebih dahulu
driver signature pada PC/Laptop kamu.

Lanjut lagi…

Pada bagian bawah Mi Flash, terdapat pilihan seperti berikut..

 clean all » pilihan ini akan menjalankan berkas flash_all.bat, jika memilih clean allmaka
seluruh data dan aplikasi pada smartphone kamu akan terhapus (clean install),
namun bootloader tetap terbuka (tetap UBL);
 save user data » pilihan ini akan menjalankan berkas flash_all_except_data_storage.bat, jika
memilih save user data maka data-datamu tetap aman, namun aplikasi akan hilang (wipe
factory reset), bootloader tetap terbuka (tetap UBL);
 clean all and lock » pilihan ini akan menjalankan berkas flash_all_lock.bat, jika
memilih clean all and lock maka seluruh data dan aplikasi pada smartphone kamu akan
terhapus (clean install) dan bootloader menjadi terkunci (locked bootloader).
Saya pribadi biasanya menyarankan untuk memilih clean all untuk menghindari bugyang
tidak diinginkan (clean install) namun sebelumnya wajib untuk membackup data terlebih
dahulu.

Namun jika HP bootloop, maka data tidak bisa dibackup. Jadi kamu bisa memilih clean
all dan menghapus script berikut ini..

Buka folder ROM, cari file rawprogram0.xml di dalam folder /images

edit dengan menggunakan text editor seperti Notepad++ atau SublimeText, hapus bagian
ini..

<program SECTOR_SIZE_IN_BYTES="512" file_sector_offset="0"


filename="userdata.img" label="userdata" num_partition_sectors="0"
partofsingleimage="false" physical_partition_number="0"
readbackverify="false" size_in_KB="0" sparse="true"
start_byte_hex="0xc4000000" start_sector="6422528"/>

..selanjutnya simpan dan lakukan proses flashing seperti langkah di atas.

Proses flashing bisa memakan waktu kurang lebih 5-10 menit tergantung dari tipe Xiaomi
kamu. Biasanya Xiaomi dengan tipe Redmi atau Note memakan waktu yang lebih lama
dibanding tipe Mi.

Jika proses flashing berhasil, akan muncul notifikasi “flash done” seperti ini

Jika sudah, smartphone Xiaomi kamu akan restart otomatis. Jika tidak, lepaskan kabel USB
dan coba nyalakan smartphone dengan menekan tombol Power beberapa saat.
Proses booting pertama kali akan memakan waktu lebih lama dibanding biasanya, ini
normal.

Jika setelah flashing pada HP kamu tetap tidak menyala, kemungkinan eMMC
lemahatau HP kamu kehabisan baterai.

Demikian artikel Cara Flashing Xiaomi Menggunakan Mi Flash Tools [Kupas Tuntas].

Semoga bermanfaat..!