Anda di halaman 1dari 2

No Peneliti, tahun, Desain/Metodo Jumlah Prosedur Intervensi Hasil

tempat penelitian logi penelitian Responden/partisipan


1 Peneliti : Harianto Metode yang 39 Mahasiswa/orang Prosedur pengambilan Sebelium :Hasil Analisa
Manalu dan Yunus digunakan data dan dokumentasi data tersebut
Elon dalam penelitian dilakukan setelah menunjukan bahwa
ini adalah quasi mendapatkan ijin keterampilan kesiagaan
Tahun : 2019
eksperimental pelaksaaan penelitian. mahasiswa terhadap
Tempat Penelitian : design,dengan Calon responden yang bencana gempa bumi saat
kampus Universitas rancangan One merupakan mahasiswa sebelum dilakukan
Advent Indonesia Group Pre-Test UNAI diundang untuk pendekatan drilling
(UNAI) and PostTest. mengikuti promosi adalah dalam kategori
dan drilling rendah (40,5%). Hasil ini
menunjukkan bahwa
kesiapsiagaan bencana.
mahasiswa walaupun
Calon responden yang
terlihat telah memperoleh
hadir diberi penjelasan
informasi dari beragam
tentang maksud dan
sumber informasi tentang
tujuan dari penelitian.
gempa masih belum
Responden yang bersedia
berpartisipasi diminta memiliki keterampilan
kesiagaan terhadap
untuk menandatangani
gempa yang baik saat
informed consent, dan
bencana terjadi.
selanjutnya mengikuti
program promosi dan
drilling yang merupakan Sesudah : Hasil analisa
intervensi yang data tersebut
berlangsung selama dua menunjukan bahwa
kali 60 menit. Sebelum tingkat keterampilan
dan sesudah intervensi kesiagaan mahasiswa
tersebut setiap peserta tentang kesiagaan
dikondisikan pada bencana gempa saat
simulasi gempa. Respon sesudah dilakukannya
masing-masing peserta promosi dan drilling
direkam dengan 4 kesiagaan bencana
kamera kemudian gempa dalam kategori
dianalisa dengan baik dengan nilai 92,48 0
instrument check list 0. Nilai rerata ini terlihat
yang diadopsi dari Buku melonjak dari nilai
Pedoman Kesiapsiagaan sebelum promosi dan
terhadap Bencana yang kegiatan drilling yaitu
diterbitkan oleh BNPB 40,5 0 0 yang
tahun 2017. menunjukkan
peningkatan perilaku
kesiagaan sekitar 50 0 0.
Peningkatan kesiagaan
dengan pendekatan
promosi dan pelatihan
juga terbukti efektif
dalam penelitian yang
dilakukan (Daud R.,
2014) yang menunjukkan
pelonjakan perilaku
kesiagaan 20,2% dari
76,9% saat sebelum
pelatihan menjadi 97,1 0
0 saat setelah pelatihan.