Anda di halaman 1dari 3

1.

Aspek Pasar (Lingkungan Usaha)

a. Aspek Pasar

Aspek pasar kali ini dianalisis untuk melihat peluang dalam praktik dokter gigi di

wilayah Sayang, Jatinangor. Desa Sayang memiliki luas lahan 231 hektar dan secara

administratif terbagi ke dalam 3 dusun, yaitu Dusun 1, Dusun 2, Dusun 3. Sementara

jumlah wilayah Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) masing-masing

sebanyak 13 RW dan 48 RT.

i. Lingkungan Eksternal

- Lingkungan Usaha

Dalam menganalisis lingkungan usaha, ada 3 aspek yang akan

ditelaah yaitu kondisi pasien, jumlah pesaing, dan kualitas pelayanan

yang diberikan. Data yang didapatkan pada tahun 2013, Desa Sayang

adalah sebanyak 8876 orang. Dengan kompisi sebanyak 4488 orang

berjenis kelamin laki-laki dan 4388 orang berjenis kelamin perempuan.

Jumlah kepala keluarganya sebanyak 2515 KK, dan kepadatan

penduduknya setiap kilometer persegi luas wilayah Desa Sayang dihuni

penduduk rata-rata sebanyak 3826 orang.

Aspek kedua yang dikaji adalah jumlah pesaing praktik dokter gigi

di sekitaran Desa Sayang. Pesaing terdekat adalah Klinik Padjadjaran,

Klinik BDC, dan Puskesmas Jatinangor. Desa Sayang belum memiliki

fasilitas kesehatan umum. Dan untuk kualitas pelayanan yang diberikan

harus baik dengan harga yang cukup murah.

- Lingkungan Makro
Faktor yang ditelaah pada lingkungan makro adalah kondisi

ekonomi, perkembangan teknologi, stabilitas politik, dan pergeseran

penduduk. Menurut data pada tahun 2009, mata pencaharian utama

penduduk Desa Sayang adalah pegawai swasta, buruh dan pedagang.

Hasil kajian menunjukkan bahwa profil Desa yaitu pendapatan

menengah ke bawah.

Adapun analisis SWOT pada lingkungan eksternal adalah sebagai berikut:

Indikasi Strength Weakness Opportunities Threats

Lingkungan (Kekuatan) (Kelemahan) (Peluang) (Ancaman)

LINGKUNGAN EKSTERNAL

1. Lingkungan Usaha

Kondisi pasien Jumlah Pasien kelas Diversifikasi Penurunan

banyak menengah ke usaha laba

bawah

Jumlah Pesaing Kuat dalam Pesaing Pemimpin Mengurangi

persaingan banyak tarif pasien

Kualitas Pelayanan Profesional Tarif relative Menjadi Pasien enggan

tinggi standar berobat

2. Lingkungan Makro

Kondisi Ekonomi Inflasi Pertumbuhan Diversifikasi Investasi

rendah rendah usaha mahal


Perkembangan Teknologi Teknologi Muncul Berkurangnya

Teknologi mutahir mutahir pasien baru pasien

Stabilitas Politik Stabilitas Stabilitas Konsulidasi Ketidakpuasan

rendah terkendali investasi massa

Pergeseran Pertumbuhan Pertumbuhan Calon pasien Menurunkan

Penduduk cepat cepat potensial citra