Anda di halaman 1dari 3

Pengertian MLPP dan CPP

1. MLPP (Maximally lose packed position)


Kedua permukaan sendi dalam keadaan melonggar maksimal, kapsul sendi dan
ligament begitu pula. Pada MLPP inilah biasanya dilakukan pemeriksaan dan
penanganan manual terapi. contoh: humeroulna = fleksi 700 + supinasi 100 ,
humeroradialis = fleksi 700 + supinasi 350.

2. CPP (Close Packed Position)


Suatu posisi dimana permukaan sendi dalam keadaan merapai/kompresi
maksimal, keadaan ini terjadi pada posisi akhir suatu gerakan . Merapatnya persendian
tadi diakibatkan karena menegangnya kapsul sendi dan ligament.pada posisi ini tidak
mungkin suatu persendian dilakukan mobilisasi. Contoh: art.radiocarpal: maximal
dorsi fleksi, elbow joint: maksimal ekstensi.

A. Soulder Joint

Tujuan mobilisasi sendi untuk mengembalikan fungsi sendi yang normal tanpa
nyeri pada waktu melakukan aktivitas gerak sendi. Secara mekanik tujuannya untuk
memperbaiki “joint play movement” melalui mekanisme gerak arthrokinematik yang
benar.

Secara biomekanik gerakan suatu sendi akan mengikuti pola gerak


arthrokinematik dan arteokinematik. Pada sendi bahu yang merupakan sendi yang
sangat komplek selalu mengikuti maka mobilisasi sendi juga dipengaruhi oleh struktur
sendi yang lain dalam mempertahankan mobilitasnya yang normal.

Sendi yang terlibat pada gerakan bahu tercakup dalam komponen shoulder
girdle, sehingga untuk memobilisasi sendi bahu juga melibatkan sendi lain misalnya
acromio clavicular, sternoclavicular dan cervico thoracal serta costo scapular. Disisi
lain peran otot juga sangat menentukan mobilisasi sendi bahu, misalnya otot
deltoideus, rotator cuff dan otot lain di sekitar sendi bahu.Pada kondisi tertentu nyeri
bahu dapat terjadi oleh karena factor muskuler yang secara tidak langsung apabila otot
tersebut mengalami patologi akan menekan struktur vaskuler dan persyarafan yang
melintasi sendi bahu misalnya pada kondisi scalmi sindrom, pectoralis sindrom yang
sering disebut TOC. Sindroma nyeri bahu sangat luas, apabila dikaji secara holistic,
sehingga untuk membatasi pengertian mobilisasi disini hanya akan dibahas tentang
mobilisasi artikuler yang berkaitan dengan (1) mekanisme joint play yaitu roll-gliding
dan traksi serta (2) mobilisasi muskuler pada otot postural yang ikut mempengaruhi
mobilitas sendi bahu.

Sebelum melakukan mobilisasi sendi bahu maka harus dipahami tentang


pengertian permukaan sendi concave dan convex sebgai dasar artrokinetik. Pada sendi
bahu, glenohumeral berpermukaan convex sedang cavitas glenoidalis bersifat
concave. Gliding akan berlawanan dengan arah gerak tulang (osteokinetik). Sedang
sendi yang berpermukaannya concave maka arah gliding (sliding) searah dengan
tulang yang bergerak.

Traksi pada sendi bahu ke arah lateral, ventral cranial atau tegak lurus dengan
permukaan sendi pada posisi maximal loose packed position. Pelaksanaan traksi
tujuan terapi bias ke segala arah menurut daerah keterbtasan sendi.

B. Struktur Penyusun
1. Clavikula
2. Scapula
3. Humeri
4. Costa
5. Sternum
6. Vertebral
7. Thoracal

C. Arthrologi
1.Glenohumeral joint
2.Acromionclavicular joint
3.Sternoclavikular joint
4.Scapulothoracal joint
5.Intervertebral joint
6.Costovertebral dan costosternal joint
7.Suprahumeral joint.

1. Glenohumeral Joint

Artrokinematiak osteokinematika

Gerak fisiologis: fleksi –ekstensi


Bidang sagital dengan rom ; 180-60
osteokinematika : rotasi spine
artrokinematika : spine
strech end feel : elastise
a. Gerak fisiologis abduksi
Bidang frontal n dengan ROM : 90
Osteokinematika ; pendularrotasion
Arthrokinematka ; caudal translasi
end feel : elstise harder
b. Gerak fisiologi horisontal abduksi dan horisontal adduksi
Bidang tranversal dengan ROM : 110-30
Endfeel : elastis end feel
Osteokinematika : pendular rotasions
artrokinematika: ventral translasi dan dorsal translasi.
c. Gerak fiisiologis internal rotasi
Bidang tranversal dengan ROM : 100
Endfeel : elastis end feel
Osteokinematika : rotasi
artrokinematika: dorsal translasi.
d. Gerak fisiologis external rotasi
Bidang tranversal dengan ROM : 80
Endfeel : elastis end feel
Osteokinematika : rotasi
artrokinematika: ventral translasi

MLPP dan CPP


1. MLPP: Pss kekendoran capsulo ligamenteir maksimal.
Pss: fleksi - abduksi 30 dan sedikit internal rotasi.
2. CPP : Penguncian permukaan sendi
Pss: abduksi – fleksi penuh