Anda di halaman 1dari 30

MODUL PEMBELAJARAN

ADMINISTRASI SISTEM JARINGAN

SISTEM OPERASI JARINGAN


INSTALASI LINUX DEBIAN

1
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI......................................................................................................................... 1
A. Peta Konsep .............................................................................................................. 2
B. Kompetensi Dasar .................................................................................................... 3
C. Materi Pembelajaran ............................................................................................... 4
Materi Pembelajaran I ............................................................................................ 4
a. Sistem Operasi Jaringan ................................................................................. 4
1. Pengertian Sistem Operasi Jaringan.................................................. 4
2. Karakteristik Sistem Operasi Jaringan .............................................. 4
3. Fungsi Utama Sistem Operasi Jaringan ............................................ 5
4. Jenis-Jenis Sistem Operasi jaringan berdasarkan layanan (interface) 5
5. Jenis-Jenis Sistem Operasi Jaringan ................................................. 5
b. Sistem Operasi Open Source ......................................................................... 7
Materi Pembelajaran II ............................................................................................. 9
1. Komputer Server ............................................................................... 9
2. Komputer user atau client ................................................................. 10
3. Hub .................................................................................................... 11
4. Swicth ............................................................................................... 12
5. Bridge ................................................................................................ 13
6. Routrer .............................................................................................. 14
7. Acces Point ....................................................................................... 14
8. Kabel ................................................................................................. 15
9. NIC atau Ethernet Card ..................................................................... 16
10. Modem ............................................................................................ 16
11. Konektor ......................................................................................... 17
12. Repeater .......................................................................................... 17
Materi Pembelajaran III ............................................................................................ 18
Langkah-langkah Mengistal Linux Debian 7 Berbasis CLI ......................................... 18
D. TUGAS DAN LATIHAN ........................................................................................ 27
E. RANGKUMAN ........................................................................................................ 27
F. SENARAI .................................................................................................................. 29
G. DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................... 30

A. Peta Konsep
Pengertian

Karakteristik

Fungsi
Open Source
SOJ
Jenis SOJ
Clouse Source

Jenis SOJ
berdasarkan GUI
Interface

CLI
Hardware

Langkah
Instalasi Debian

B. Kompetensi Dasar
1. KD pada KI pengetahuan
3.1 Menerapkan sistem operasi jaringan
2. KD pada KI keterampilan
4.1 Menginstalasi sistem operasi jaringan

Indikator Pencapaian Kompetensi


1. Indikator KD pada KI pengetahuan

3.1.1 Menjelaskan pengertian sistem operasi jaringan


3.1.2 Menjelaskan karakteristik system operasi jaringan
3.1.3 Menjelaskan fungsi system operasi jaringan
3.1.4 Menjelaskan macam-macam system operasi jaringan
3.1.5 Menentukan spesifikasi hardware server yang dibutuhkan dalam pembuatan
jaringan
3.1.6 Menjelaskan cara instalasi sistem operasi (Critical)
2. Indikator KD pada KI keterampilan
4.1.1 Melakukan instalasi sistem operasi jaringan
4.1.2 Menguji hasil instalasi sistem operasi jaringan
4.1.3 Membuat laporan instalasi sistem operasi jaringan (Critical)

Tujuan Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran dari IPK pengetahuan
Setelah berdiskusi dan menggali informasi, siswa dapat:
1. Menentukan pengertian dari system operasi jaringan sesuai pedoman dengan penuh
rasa ingin tahu dan tanggung jawab
2. Menentukan spesifikasi hardware server yang dibutuhkan sesuai pedoman dengan
penuh rasa ingin tahu dan tanggung jawab
3. Menentukan cara instalasi sistem operasi sesuai pedoman dengan penuh rasa ingin
tahu dan tanggung jawab
Tujuan Pembelajaran dari IPK Keterampilan
Disajikan video pembelajaran, siswa dapat:
1. Melakukan instalasi sistem operasi jaringan sesuai pedoman secara mandiri
2. Menguji hasil instalasi sistem operasi jaringan sesuai pedoman secara jelas, santun
dan mandiri
3. Membuat laporan instalasi sistem operasi jaringan sesuai pedoman secara mandiri

C. Materi Pembelajaran
Pertemuan I
A. Sistem Operasi Jaringan
1. Pengertian Sistem Operasi Jaringan
Sistem Operasi Jaringan (Network Operating System) adalah sebuah jenis
sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi
ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani
pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer),
DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir
dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an. Sistem operasi jaringan adalah
suatu jenis sistem operasi yang dikususkan untuk menangani jaringan.Sistem
operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani
pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer),
DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya.

2. Karakteristik Sistem Operasi Jaringan


Ada beberapa karakteristik dari sistem operasi jaringan yaitu:
a. Pusat kendali sumber daya jaringan
b. Akses aman ke sebuah jaringan
c. Mengizinkan remote user terkoneksi ke jaringan
d. Mengizinkan user terkoneksi ke jaringan lain (misalnya Internet)
e. Back up data dan memastikan data tersebut tersedia

3. Fungsi Utama Sistem Operasi Jaringan


a. Menghubungkan sejumlah komputer dan perangkat lainnya ke sebuah jaringan
b. Mengelola sumber daya jaringan
c. Menyediakan layanan
d. Menyediakan keamanan jaringan bagi multiple users
e. Mudah menambahkan client dan sumber daya lainnnya
f. Memonitor status dan fungsi elemen - elemen jaringan
g. Distribusi program dan update software ke client
h. Menggunakan kemampuan server secara efisien
i. Menyediakan tolerasi kesalahan

4. Jenis-Jenis Sistem Operasi jaringan berdasarkan layanan (interface)


a. Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI
Adalah Sistem operasi yang dalam proses Instalasinya, user tidak perlu
menghafal sintax - sintax atau perintah DOS atau bahasa pemograman yang
digunakannya. Berikut beberapa contoh Sistem Operasi jaringan berbasis GUI: Linux
Redhat, Windows NT 3.51, Windows 2000 (NT 5.0), Windows Server 2003,
Windows XP, Microsoft MS-NET, Microsoft LAN Manager, Novell NetWare.
b. Sistem Operasi Jaringan Berbasis Text
Adalah sistem operasi yang proses instalasinya, user diharapkan untuk
menghafal perintah DOS yang digunakan untuk menjalankan suatu proses instalasi
Sistem Operasi Jaringan tersebut, diantaranya adalah sebagai berikut: Linux
Debian, Linux Suse, Sun Solaris, Linux Mandrake, Knoppix, MacOS. UNIX,
Windows NT, Windows 2000 Server, Windows 2003 Server.

5. Jenis-Jenis Sistem Operasi Jaringan


a. Close Source
Pengertian Closed Source Software adalah perangkat lunak atau software
yang dipublikasikan tanpa diberikan kode sumbernya, pada software jenis closed
source hanya terdiri dari file binari saja tanpa adanya ruang untuk mengakses ke kode
sumber software tersebut. Secara umum, software closed source memiliki lisensi atau
hak cipta yang bertujuan untuk melindungi software tersebut dari penggunaan yang
dapat merugikan si pembuat software dan menguntungkan pihak ketiga. Software
Closed Source bersifat terbatas dalam penggunaan, penyalinan, juga modifikasi. Bagi
seseorang atau perusahaan yang bermaksud ingin mengakses kode sumber maka
dibutuhkan perjanjian khusus yang dinamakan perjanjian non-disclosure. Sistem
Operasi Close Source adalah Sistem Operasi yang kodenya tidak dibuka untuk umum,
pemilik kode close source bisa membagikan source codenya melalui lisensi secara
gratis maupun gengan membayar. Pada Sistem Operasi Close Source ini paket
program tidak dapat didistribusikan lagi selain oleh Pembuat/Vendor Program
tersebut. Jika ada pendistribusian yang bukan dari Vendor Program tersebut, maka
dianggap sebagai pembajakan software.
1) Keuntungan/Kelebihan Close Source
a) Kestablian sistem terjamin
b) Support/dukungan langsung dari pemilik program
c) Lebih mudah digunakan
2) Kerugian/Kekurangan Close Source
a) Celah yang terbuka
b) Adanya lisensi yang mengharuskan pengguna menyediakan dana
c) Pengembangan terbatas
d) Diperlukan antivirus
e) Harga lisensi mahal
3) Pengelompokkan dan Contoh Software Closed Source
Sistem Operasi Contoh perangkat lunak dalam kelompok Sistem Operasi yang
menggunakan lisensi Closed Source adalah Microsoft Windows: MS-DOS, Windows 95,
Windows 98, Windows ME, Windows NT, Windows XP, Windows Server 2003,
Windows Vista, Windows Server 2008, Windows 7, Windows 8.
a) Bahasa Pemrograman
Ada banyak jenis bahasa pemrograman, diantaranya software pemrograman
tersebut banyak yang memiliki lisensi closed source, contohnya: ASP.Net, Pascal, Visual
Basic
b) Web Browser
Contoh Web Browser dengan kode sumber tertutup adalah Internet Explorer yang
sejak dahulu dipakai oleh Microsoft dalam Sistem Operasi Windows-nya.
c) Aplikasi
Banyak sekali aplikasi yang menggunakan lisensi kode tertutup atau closed source,
contoh aplikasi terkenal adalah: CorelDraw, Adobe Photoshop
d) Aplikasi Perkantoran
Microsoft Office menjadi aplikasi paling populer berbasis closed source untuk
membantu menyelesaikan pekerjaan kantor dan lainnya.
e) Anti Virus
Untuk mengamankan komputer dari serangan program-program jahat maka
diperlukan penangkalnya. Banyak sekali software anti virus, dan berikut ini contoh anti
virus closed source: Norton, dan McAfee.

b. Sistem Operasi Open Source


Sistem Operasi Open Source adalah perangkat lunak (software) yang di mana
kode programnya bersifat terbuka dan disediakan oleh pengembangnya secara umum
agar bisa untuk dipelajari, diubah maupun dikembangkan lebih lanjut serta
disebarluaskan dan boleh bahkan untuk memperbaiki bug atau kesalahan pada
program tersebut. Sementara itu, jika ada pembuat perangkat lunak (software) yang
tidak mengizinkan dari kode programnya untuk diubah dan dimodifikasi, namun kode
program dari perangkat lunak tersebut sebenarnya tersedia, maka bukanlah
disebut sebagai sistem operasi open source. Yang perlu ditekankan di sini adalah,
Sistem Operasi Open Source tidak selalu disediakan secara gratis, melainkan tetap ada
biaya yang dikeluarkan untuk membeli program tersebut, Seperti halnya adalah
RedHat Linux. Tujuan Open Source yang sesungguhnya adalah
menghilangkan ketergantungan terhadap Vendor, yang di mana dari pihak Vendor
bisa saja bertindak secara seenaknya. Open Source juga meyediakan software yang
mudah untuk dijangkau oleh masyarakat luas dan menghindari adanya
pengambilan keuntungan besar-besaran/berlebihan dari Vendor. Dan perlu
digarisbawahi, Open Source di sini bersifat bebas maksudnya bukan berarti
sebebas-bebasnya, melainkan bebas untuk digunakan, dikembangkan, disebarkan
ulang dengan mempertanggungjawabkan secara bersama dan tidak untuk
menghilangkan hak cipta pembuat.

Keuntungan/Kelebihan Open Source


a) Legal
b) Menyelamatkan devisa Negara
c) Keamanan system
d) Hemat biaya
e) Dukungan dari pengembang lebih besar
f) Bebas untuk mengubah dan memodifikasi
g) Lebih aman
h) Kesalahan (bug, error) lebih cepat ditemukan dan diperbaiki
i) Lisensei gratis
j) Bebas dari malware
k) Tidak mengulangi development

Kerugian/Kelemahan Open Source


a) Tidak ada garansi dari pengembang
b) Open Source digunakan secara sharing
c) Kurangnya SDM yang memanfaatkan Open Source
d) Tidak adanya perlindungan Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI)
e) Kesulitan mengetahui status project
f) User Interface rumit bagi pengguna yang awam

Contoh Sistem Operasi Open Source


 Linux, merupakan software sistem operasi yang gratis dan sangat populer:
UNIX, BSD, GNU Linux, Sun Solaris, Fedora, Linux Ubuntu, Knoppix, Garuda
OS, Backtrack, RedHat, Mandriva, OpenSUSE, Debian, Kondra Linux, Turbo
Linux, Linux Mint, Slackware.
 XAMPP, merupakan paket softwere yang berguna untuk simulasi dan
pengembangan web, termasuk juga di dalamnya Apache dan MySQL (database).
 Mozilla Firefox, merupakan softwere yang berguna untuk menjelajahi halaman
web di internet.
 OpenOffice, merupakan paket softwere perkantoran yang berguna untuk mengolah
kata, tabel dan database.
 osCommerce, merupakan softwere aplikasi web yang digunakan untuk toko online.
 ClamAV & ClamWin, merupakan softwere antivirus.
 Audacity, merupakan softwere perekam sekaligus pengolah audio.
 GIMP, merupakan softwere pengolah foto dan juga gambar digital.
 VideoLAN, merupakan softwere pemutar file multimedia
 Blender, merupakan program untuk pembuatan model 3 (tiga) dimensi, misalnya
seperti animasi dan game.
 Filezilla, merupakan softwere jaringan yang berfungsi untuk transfer file via
protokol FTP pada jaringan komputer atau jaringan internet.
 Mplayer, merupakan ssoftwere pemutar musik yang berbasis open
source
Materi Pembelajaran II
Untuk membangun sebuah jaringan komputer, tentu saja ada banyak hal yang harus
diperhatikan, salah satunya adalah faktor hardware. Hardware atau perangkat keras
merupakan elemen yang sangat vital dalam pembentukan jaringan komputer. Apabila
kekurangan satu elemen hardware saja, maka dapat dipastikan suatu jaringan tidak akan dapat
berjalan dengan sempurnya. Berikut ini adalah beberapa hardware atau perangkat keras yang
bisa digunakan pada jaringan komputer :

1. Komputer Server

Perangkat keras komputer pertama yang merupakan perangkat penting dalam jaringan
komputer adalah sever. Ya, server merupakan salah satu perangkat yang sangat penting,
karena server merupakan pusat dari jaringan komputer. Semua data penting yang nantinya
akan disebarkan melalui jaringan internet semuanya berada padakompute server. Komputer
server ini nantinya akan saling terhubung dengan komputer – komputer client, yang dapat
mengakses data dari server tersebut.

 Fungsi utama dari server

Fungsi utama dari server adalah sebagai database informasi yang nantinya akan dikirimkan
dan juga disebarkan oleh jaringan. Semua data tersebut akan ditransmisikan melalui sistem
jaringan agar nantinya dapat sampai ke komputer client. Kecanggihan pada komputer server
ini sangat penting dalam menunjang keandalan jaringan agar tidak terjadi

Spesifikasi khusus dari komputer server

Dengan tugasnya yang harus bisa menyediakan data bagi client yang terhubung ke dalam
jaringannya, maka komputer server wajib mampu untuk beroperasi secara penuh, yaitu 24
jam sehari. Maka dari itu, biasanya komputer server memiliki spesifikasi yang tidak ada pada
komputer biasa pada umumnya, seperti power supply yang lebih baik, harddisk yang
memiliki kapasitas besar, processor yang jauh lebih cepat dan tidak mudah panas, kapasitas
RAM yang besar, serta berbagai spesifikasi khusus lainnya.

 Kebutuhan dan penanganan komputer server

Selain itu, ada baiknya komputer server diletakkan di dalam suatu ruangan dengan sistem
pendingin udara yang tetap berjalan, sehingga hal ini dapat mengurangi peningkatan suhu
panas pada komputer server.

2. Komputer user atau client

Perangkat keras dalam jaringan komputer yang kedua adalah komputer client atau user,
sering juga dkenal dengan istilah terminal ataupun workstation. Secara umum, komputer
client ini merupakan komputer umum yang digunakan untuk memperoleh data dari server.

Ibarat rantai makanan di dalam ilmu ekologi, komputer server adalah tanaman penyedia
makanan, sedangkan komputer client adalah hewan yang memakan hasil buah dari tanaman
tersebut. Artinya, komputer client ini di tugaskan untuk menarik data yang ada di komputer
server.

Komputer client yang sudah terhubung ke dalam jaringan, akan dapat memperoleh informasi
dan juga akses terhadap komputer server. Komputer client ini dioperasikan secara manual
oleh usernya, yaitu manusia untuk berbagai macam kebutuhan, seperti mencari data, bermain
game online, ataupun keperluan lainnya.

3. Hub
Fungsi utama dari hub adalah untuk membagi jaringan dari satu server menuju ke client
komputer dalam satu jaringan, terutama jaringan LAN alias lokal. Secara teoritis, hub sendiri
adalah sebuah hardware atau perangkat keras yang merupaan suatu central connection point
pada suatu jaringan, yang berfungsi untuk menerima sinyal dari server atau host dan
kemudian mentransmisikannya ke client yang akan membentuk suatu jaringan.

Dengan adanya central connection point ini, maka hub dapat mentransmisikan data dari
server menuju lebih dari satu client yang terhubung dalam satu jaringan LAN. Apabila anda
hanya ingin sekedar membagi satu jaringan lokal ke dalam beberapa komputer saja, maka
hub merupakan salah satu perangkat keras yang tepat.

Fungsi Hub

 Membuat jaringan lokal dari beberapa komputer


 Mentransmisikan jaringan, terutama LAN
 Penguat sinyal dari suatu jaringan
 Mempengaruhi proses konektivitas antar jaringan

Kelemahan dari hub

 Apabila hub mengalami kerusakan, maka keseluruhan jaringan komputer akan


mengalami kegagalan
 Tidak bisa mengatur kecepatan ataupun jumlah paket data yang ditransmisikan ke
komputer client

4. Switch
Switch memiliki fungsi yang sama seperti hub, yaitu dapat membantu memecah – mecah
jaringan lokal. Dari satu komputer server atau host, anda dapat menggunakan switch untuk
mengkoneksikan lebih dari satu komputer client ke dalam satu jaringan LAN atau lokal.

 Perbedaan Hub Dengan Switch

Yang membedakan fungsi hub dengan switch adalah kemampuannya. Switch memiliki
kemampuan yang lebih pintar daripada hub, karena switch mampu membatasi dan juga
mengatur jumlah paket data yang ditransmisikan ke dalam komputer client yang terhubung
dalam jaringan. Jadi, dengan menggunakan swictch, pengaturan data antar client bisa
dibedakan.

 Fungsi Utama dari switch


o Untuk menerima sinyal dan juga data dari komputer atau server
o Mentransmisikan data dari server atau host ke dalam jaringan dan kepada client
o Memperkuat sinyal yang ditransmisikan dari server atau host menuju client
o Dapat mengatur dan juga membatasi jumlah paket data yang ditransmisikan kepada
client.
o Sebagai central connection point
o Dapat berfungsi sebagai repeater
o Sebagai splitter atau pemisah antar komputer di dalam suatu jaringan.

5. Bridge

Bridge memiliki fungsi utama untuk menjembatani jaringan. Maksud dari menjembatani
jaringan adalah bridge dapat menggabungkan lebih dari satu jaringan lokal ke dalam satu
jaringan lokal yang lebih luas, ataupun sebaliknya, memecah satu jaringan lokal / LAN yang
luas menjadi beberapa jaringan lokal yang lebih kecil. Selain itu, bridge juga dapat menjadi
penghubung antar dua atau lebih jaringan lokal dengan topologi jaringan yang berbeda –
beda.
Fungsi bridge akan sangat terasa apabila anda berada di dalam lingkungan instansi besar,
yang terdiri dari beberapa ruangan kantor atau divisi yang letak gedungnya berjauhan.
Seluruh komputer antar gedung akan dapat tetap saling terhubung denngan satu jaringan
LAN induk dengan menggunakan bridge.

Fungsi dan Keunggulan Bridge

 Memecah jaringan LAN yang besar, menjadi jaringan – jaringan kecil untuk gedung
atau ruangan tertentu
 Menghemat biaya operasional, hanya membutuhkan satu server saja untuk banyak
gedung dalam jangkauan yang luas
 Bisa digunakan untuk memecah jaringan LAN hingga ke luar pulau
 Menjaga keamanan data dari suatu organisasi
 Mempermudah proses monitoring pada suatu jaringan yang lebih kecil

6. Router

Perangkat keras dalam jaringan komputer berikutnya adalah router. Router sendiri secara
teknis memiliki fungsi untuk melakukan penghalaan, atau menyalurkan koneksi internet
melalui protokol TCP IP menuju komputer client.

Secara khusus, bisa seperti access point, dimana bisa meneruskan koneksi internet dari
broadband atau provider mernuju lokasi komputer client. Namun demikian, pada dasarnya
fungsi router jauh lebih banyak dari pada itu, karena router digunakan untuk memberikan rute
atau jalan – jalan tertentu bagi paket data yang ditransmisikan.

 Penggunaan dan implementasi router


Contoh penggnaan router biasanya berada di perkantoran atau kampus, dimana router akan
menerima sinyal paket data, dan kemudian router akan melakukan proses routing paket data
tersebut ke lokasi – lokasi yang sudah ditentukan sebelumnya oleh operator router.
Router sangat cocok untuk digunakan pada satu atau lebih gedung perkantoran, kampus,
ataupun mall untuk mentransmisikan paket – paket data ke dalam access point. Dalam hal ini,
router memang memiliki peran ganda yang tumpang tindih dengan access point dalam
jaringan komputer.

7. Access Point

Apabila anda mengetahui bahwa router memilki fungsi yang sama seperti access point, lalu
apa keunggulan dari access point? Access point memiliki keunggulan, yaitu harganya yang
lebih murah dibandingkan dengan router, serta pengaplikasiannya yang jauh lebih sederhana.

Acces point hanya digunakan untuk memancarkan sinyal wireless yang diterima dari router
ataupun broadband untuk membuat suatu jaringan WLAN atau wireless area network. Fungsi
ini jauh lebih sederhana apabila dibandingkan dengan router, yang memiliki fungsi yang
sangat kompleks dan banyak.

Keunggulan Acces Point

 Harga yang lebih murah


 Perawatan yang lebih mudah
 Bisa langsung tersambung dengan router ataupun broadband
 Sudah mendukung penggunaan wireless (yang saat ini access point jga sering kita kenal
dengan istilah hotspot)
 Dapat digunakan dalam ruangan kecil hingga sedang

8. Kabel
Ketika berbicara mengenai jaringan, pastilah kita wajib memilki kabel. Ya, kabel berfungsi
untuk membawa paket data dari server menuju client, tentunya dalam suatu jaringan yang
bukan merupakan jaringan wireless.

Biasanya, kabel yang digunakan adalah jenis kabel UTP atau Unshielded Twisted Pair,
Coaxial, dan juga kabel Fiber Optic. Tentu saja penggunaan kabel dalam jaringan komputer
sangat efisien, terutama ketika anda ingin membangun sebuah jaringan lokal, karena biaya
yang lebih murah dibandingakn dengan perangkat wireless.

Kekurangan penggunaan kabel

 Instalasi yang cenderung rumit, karena harus mempertimbangkan lokasi penempatan


kabel yang aman
 Butuh kabel dalam jumlah banyak

9. NIC atau Ethernet Card

NIC merupakan kependekan dari Network Interface Card, yang merupakan suatu kartu -yang
juga kita kenal dengan istilah ethernet card- yang memegang peranan penting dalam jaringan
kompoter. Ethernet card merupakan kartu jaringan yang ditanamnkan pada komputer, yang
mana akan membuat sebuha komputer mampu terhubung ke dalam jaringan LAN.

 Fungsi ethernet card

Dengan adanya ethernet card ini, maka setiap komputer bisa saling terhubung ke dalam
jaringan dengan menggunakan koneksi kabel. Namun demikian, mungkin saat ini ethernet
card sudah jarnag digunakan, meskipun merupakan salah satu protokol standar dalam sebuah
sistem komputer. Hal ini tidak lain dan juga tidak bukan adalah karena penemuan teknologi
wireless yang lebih praktis dan juga mudah untuk diaplikasikan.

10. Modem

Perangkat keras berikutnya yang merupakan perangkat penting dalam jaringan komputer
adalah modem. Modem merupakan kepanjangan dari modulator dan demodulator. Secara
harafiah itu berarti modem merupakan suatu bentuk komunikasi dua arah yang dimana
modem bisa melakukan proses perubahan data sinyal digital menjadi analog, dan kemudian
bisa merubah kembali sinyal tersbut menjadi digital agar bisa digunakan di dalam komputer.

 Penggunaan modem saat ini

Saat ini perkembangan modem sudah jauh lebih pesat, dulu, modem digunakan untuk
menggunakan koneksi Dial-up yang dikenal dengan nama Modem ADSL. Saat ini, modem
sudah berbentuk USB, sehingga mudah digunakan. Selain itu, ada pula modem yang
memiliki fungsi yang digabung dengan router, sehingga semua fungsi modem, router dan
juga access point berada di dalam satu alat saja.

11. Konektor

Konektor merupakan alat yang di pasang pada masing masing ujung kabel jaringan untuk
menghubungkan adapter network dengan kabel. Berbagai jenis konektor jaringan ini harus
disesuaikan dengan tipe dan jenis kabel jaringan yang dipakai.

 Konektor RJ-45 digunakan untuk Kabel UTP


 Konektor BNC/T digunakan untuk Kabel Coaxial
 Konektor ST digunakan untuk Kabel Fiber Optic

12. Repeater
Repeater merupakan perangkat keras jaringan komputer untuk memperkuat sinyal jika
digunakan pada jarak yang jauh. Dengan adanya repeater ini jaringan yang tidak terjangkau
oleh jarak yang cukup jauh dalam suatu lan, dapat dikembangkan dan di tarik agak jauh dan
memperoleh sinyal yang cukup.

Itu adalah beberapa perangkat keras yang biasa digunakan untuk kepentingan jaringan
komputer. Meskipun memiliki banyak perangkat keras, namun demikian, untuk keperluan
personal, seperti di dalam rumah, anda hanya mmebutuhkan dua perangkat, yaitu PC dan juga
acces point saja untuk membuat jaringan WLAN di dalam rumah anda. Kedua hardware
tersebut sudah cukup untuk membangun sebuah jaringan WLAN di dalam rumah anda,
sehingga anda tidak perlu berkutat dengan banyak kabel dan juga banyak perangkat keras

Materi Pembelajaran III


Langkah-langkah Menginstal Linux Debian 7 Berbasis CLI

1. Masukkan CD yang di dalamnya ada Linux Debian7 wheezy, kemudian atur BIOS
dengan cara tekan tombol del atau F2. Atur booting bios dengan CD-ROM sebagai boot
pertama dan Hardisk pada boot kedua. Sesudah mengatur BIOS tekan F10 untuk
menyimpan lalu tekan enter pada 'OK'

2. Sekarang kita sudah berada di menu awal instalsi debian 7 wheezy ,disini kita akan
menginsatal berbasis text jadi kita Pilih menu Install ,Tekan enter.
3. Pemilihan bahasa silahkan pilih bahasa yang ingin sobat gunakan, disni saya memilih
English – Englis lalu tekan Enter

4. Pemilihan lokasi, berhubung saya berada di Indonesia maka saya pilih Other, tekan enter

5. Ok next, sekarang kita pilih Asia, tekan Enter


6. Pilih Indonesia, tekan Enter

7. Pilih area. Silahkan pilih United States pada bagian ini.

8. Pemilihan layout keyboard pilih American English, tekan Enter


9. Tunggu sejenak saat masih loading untuk enscen CD-ROM.

10. Bagian Hostname silahkan di isi terserah sobat, ini nantinya ini akan di gunakan nama

11. Pada bagian Domain Name isi dengan apa yang sobat inginkan, disini pada bagian ini
domain saya kosongkan. Jika sobat ingin dijadikan sebuah server maka ingatlah Nama
Domain karena ini sangat penting saat mengkonfigurasinya., tekan Enter
12. Isi password root nya terserah sobat, setelah isi Root password nya, tekan Enter

13. Vertivikasi Root password nya jika sudah tekan Enter

14. Isi nama lengkap pengguna/User terserah sobat.

15. Isi nama Akun terserah sobat.


16. Isi Password untuk user.

17. vertifikasi kembali Password untuk user.

18. Setelah itu akan ada proses setting up the clock, tunggu sejenak sampai selesai.

19. Time zone silahkan pilih kawasan daerah sobat. Misal Western (Sumatra, Java, West
And Central Kalimantan)
20. Pada bagian ini sobat akan disuruh mempartisi sebuah hardisk, untuk mempartisi sesuai
keinginan kita maka pilih Manual. Disini saya akan mempartisi hardis secara
automatic maka saya pilih Guided – use entire disk

21. Pilih sesuai dengan gambar di bawah ini.

22. Pilih All files in one partition (recommended for new users)
23. Kemudian Pilih Finish Partitioning and write changes to disk.

24. Disni kita di minta menulis perubahan partisi yg telah kita buat, maka pilih Yes

25. Tunggu beberapa menit sampai selesai menginstall Base System-nya.

26. Jika sobat hanya menggunakan 1 keping DVD binary maka sobat bisa memilih No.
27. Untuk Network Mirror pilih No

28. Tunggu beberapa saat sampai Configuring apt-nya selesai

29. Kemudian tunggu Select and install softwere sampai selesai.

30. Particepate in the package usage servey, pilih No.


31. Pada Software selection pilih Standard system utilities, tekan spasi untuk menandai
kemudian pilih Continue.

32. Install GRUB Boot Loader Pilih Yes.

33. Finishing the installation pilih continue


34. Kemudian sobat bisa login menggunakan root atau user yang telah kita buat sebelum
nya.

D. TUGAS DAN LATIHAN


1. Sebutkan pengertian system operasi jaringan yang Anda ketahui!
2. Sebutkan karakteristik system operasi jaringan yang Anda ketahui!
3. Sebutkan fungsi system operasi jaringan yang Anda ketahui!
4. Sebutkan 4 macam fungsi HUB yang merupakan komponen dari jaringan!
5. Sebutkan perbedaan antar hub dan swich yang Anda ketahui!
6. Sebutkan langkah-langkah menginstal Debian sesuai procedure yang benar!

E. RANGKUMAN
 Sistem Operasi Jaringan (Network Operating System) adalah sebuah jenis sistem
operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan
 Karakteristik Sistem Operasi Jaringan
a. Pusat kendali sumber daya jaringan
b. Akses aman ke sebuah jaringan
c. Mengizinkan remote user terkoneksi ke jaringan
d. Mengizinkan user terkoneksi ke jaringan lain (misalnya Internet)
e. Back up data dan memastikan data tersebut tersedia
 Fungsi Utama Sistem Operasi Jaringan
a. Menghubungkan sejumlah komputer dan perangkat lainnya ke sebuah jaringan
b. Mengelola sumber daya jaringan
c. Menyediakan layanan
d. Menyediakan keamanan jaringan bagi multiple users
e. Mudah menambahkan client dan sumber daya lainnnya
f. Memonitor status dan fungsi elemen - elemen jaringan
g. Distribusi program dan update software ke client
h. Menggunakan kemampuan server secara efisien
i. Menyediakan tolerasi kesalahan
 Jenis-Jenis Sistem Operasi jaringan berdasarkan layanan (interface)
a. GUI
b. CLI
 Jenis-Jenis Sistem Operasi jaringan
a. Open source
b. Close Source
 Macam-macam hardware jaringan
a. Router
b. Repeater
c. Modem
d. Wireless card
e. Hub
f. Land card
g. Kabel jaringan
h. Bridge
i. Swicth
j. Access point

F. SENARAI
Sistem Operasi Jaringan (Network Operating System) : sebuah jenis sistem operasi
yang ditujukan untuk menangani jaringan
Graphical User Interface (GUI) : jenis antarmuka pengguna yang menggunakan metode
interaksi pada peranti elektronik secara grafis (bukan perintah teks) antara pengguna
dan komputer.
Command-line interface (CLI) : mekanisme interaksi dengan sistem operasi atau
perangkat lunak komputer dengan mengetikkan perintah untuk menjalankan tugas
tertentu.
G. DAFTAR PUSTAKA

Laila, Anna. 2017. MATERI SISTEM OPERASI JARINGAN.


(http://annalailaistifaroh05.blogspot.com/p/materi-sistem-operasi-jaringan.html),
diakses tanggal 5 Oktober 2018.
Zikri, Aulia. 2017. SOJ (Sistem Operasi Jaringan). (http://sudoapt-
getcold.blogspot.com/2011/10/sistem-operasi-jaringan.html), diakses tanggal 6 Oktober
2018.
Pambudi, Edu. 2018. 12 Perangkat Keras Jaringan Komputer : Fungsi Beserta
Gambarnya. (https://dosenit.com/jaringan-komputer/hardware-jaringan/perangkat-
keras-jaringan-komputer), diakses tanggal 5 Oktober 2018.
Sutiana, Tria. 2018. Perangkat Hardware Jaringan Komputer - Cinta Networking.
(https://cintanetworking.blogspot.com/2016/11/perangkat-hardware-jaringan-
komputer_8.html), diakses tanggal 6 Oktober 2018.
Nugraha, Septiana. 2018. Jenis-Jenis Perangkat Keras Jaringan Komputer Lengkap
Dengan Fungsinya(https://ilmu-tkj31.blogspot.com/2016/11/macam-macam-perangkat-
keras-jaringan.html), diakses tanggal 7 Oktober 2018