Anda di halaman 1dari 17

MATERI : MALARIA RINGAN

SOAL PILIHAN GANDA


1. Pemeriksaan laboratorium yang dilakukan untuk memastikan plasmodium
adalah ?
A. pemeriksaan darah tipis ( tetes tebal dan tetes tipis)
B. pemeriksaan darah vena( tetes tebal dan tetes tipis)
C. ELISA ( tetes tebal dan tetes tipis)
D. PCR
E. pemeriksaan darah tipis dan darah vena

Jawaban : A
2. Di bawah ini yang merupakan jenis obat anti malaria yang digunakan program
nasional adalah...
A. A.cefadroxil dan amoxicillin
B. Amoxicillin dan piperakuin
C. Cefadroxil dan paracetamol
D. dihyroartemisinin dan paracetamol
E. Dihydroartemisinin dan piperakuin
Jawaban : E
3. Terdapat dua siklus hidup plasmodium malaria yaitu ?
A. Siklus eksoeritrostik dan siklus skizogoni
B. Siklus gametosit dan siklus eritrostik
C. Siklus eksoeritrostik dan siklus eritrostik
D. Siklus skizogoni dan siklus sporogoni
E. Siklus hipnozoit dan siklus gametosit

Jawaban : D

4. Berikut ini plasmodium malaria yang hanya mempunyai 1 siklus


eksoeritrostik yaitu?
A. Plasmodium vivax
B. Plasmodium ovale
C. Plasmodium malariae dan plasmodium knowlesi
D. Plasmodium falsifarum dan plasmodium vivax
E. Plasmodium falsifarum dan plasmodium knowlesi
Jawaban : E
5. Jenis plasmodium yang banyak ditemukan di Indonesia adalah ?
A. P. Falciparum dan P.vivax
B. P.vivax dan P.malariae
C. P. Falciparum dan p. Malariae
D. P. Knowlesi dan p. Malariae
Jawaban : A
6. Apa penyebab Malaria ?
A. Virus Dengue, P. falcifarum, P. vivax, P. malariae, P. ovale, P. knowlesi
B. Parasit P. falcifarum, P. vivax, P. malariae, P. ovale, P. knowlesi
C. Bakteri plasmodium P. falcifarum, P. vivax, P.malariae, P. ovale, P,
knowlesi
D. Virus plasmodium P. falcifarum, P. vivax, P. malariae, P. ovale, P.
knowlesi
E. Jamur plasmodium P. falcifarum, P. vivax, P. ovale, P. malariae, P.
knowlesi
Jawaban : B
7. Apakah jenis plasmodium penyebab penyakit malaria tropika ?
A. Vivax
B. Malariae
C. Falcifarum
D. Ovale
E. Knowlesi
Jawaban : C
8. Plasmodium apa yang sporozoitnya membentuk hipnosis dalam hati sehingga
dapat mengakibatkan relaps jangka panjang dan rekurens ?
A. P. falcifarum dan P. malariae
B. P. falcifarum dan P. ovale
C. P. ovale dan P. malariae
D. P. vivax dan P. ovale
E. P. malariae dan P. knowlesi
Jawaban : D
9. Apa penyakit yang disebabkan Plasmodium malariae ?
A. Kuartana
B. Benigna Tertiana
C. Maligna Tertiana
D. Tertian
E. Tertian dan Kuartana
Jawaban : A
10. Apa penyebab anemia pada penyakit malaria ?
A. Kejadian proses hemolitik dan defisiensi asam folat
B. Defisiensi zat besi dan vitamin
C. Mual muntah berlebihan akibat parasitemia
D. Parasitemia dan kekurangan vitamin
E. Semua jawaban benar Jawaban : A
SOAL KELOMPOK 7
PENGENDALIAN VEKTOR MALARIA

1. Tujuan dari penggunaan kelambu berinsektisida adalah...

a. Membunuh nyamuk yang hinggap di dinding rumah yang disemprot


sehingga kepadatan populasinya menurun.
b. Mencegah terjadinya kontak langsung antara manusia dengan nyamuk
dan membunuh nyamuk yang hinggap
c. Menurunkan populasi larva anopheles
d. Mengarahkan agar nyamuk menggigit ternak sampai kenyang darah
hewan, sehingga nyamuk tidak lagi menggigit manusia
e. Mengubah fisik lingkungan tempat perindukan, sehingga tidak cocok
lagi untuk kehidupan larva nyamuk
Jawaban: B

2. Bagaimana Evaluasi dilaksanakan terhadap cakupan, kecuali.....


A. Cakupan penduduk yang dilindungi minimal 90% penduduk.
B. Cakupan bangunan harus mencapai minimal 80% dari jumlah rumah di
desa tersebut.
C. Cakupan permukaan yang disemprot minimal 90% dari semua bagian
rumah yang harusnya disemprot.
D. Cakupan Evaluasi entomologi (kepadatan vektor, angka paritas, uji
efektifitas)
E. Cakupan di lakukan dalam 5 hari sebelum pasca malaria
Jawaban : E

3. Yang merupakan bagian dari evaluasi tindakan anti larva (larviciding)


adalah..
a. Cakupan tempat perindukan yang di lakukan larvaciding
b. Cakupan penduduk yang dilindungi
c. Evaluasi entomologi
d. Evaluasi entomologi kepadatan lalat yang tidak di larvaciding
e. Cakupan keluarga yang memiliki anggota keluarga yang sakit
Jawaban: A
4. Ada 10 langkah dalam kegiatan persiapan pelaksanaan operasional
pengendalian vector. Langkah kelima yaitu …

a. Menentukan endeminitas berdasarkan kasus malaria di suatu daerah


dengan angka kejadian setiap tahun yang diukur dengan indicator
API
b. Identifikasi KLB yang terjadi pada suatu daerah
c. Melakukan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan dalam
upaya pengendalian vector malaria
d. Identfikasi akses pelayanan kesehatan antara lain jumlah sasaran
pelayanan kesehatan yang aksesnya terbatas
e. Menentukan jenis intervensi pengendalian vector malaria yang
efektif dan mempunyai sasaran yang jelas
Jawaban: D

5. Apa tujuan larvaciding dalam pengendalian vector malaria…

a. Membunuh nyamuk yang hinggap di dinding rumah yang disemprot


sehingga kepadatan populsinya menurun dalam rangka
memutuskan rantai penularan malaria
b.Mencegah terjadinya kontak langsung antara manusia dengan
nyamuk dan membunuh nyamuk
c. Menurunkan populasi larva anopheles
d.Menekan atau menurunkan populasi larva nyamuk
e. Mengarahkan agar nyamuk menggigit ternak sampai kenyang darah
hewan, sehingga nyamuk tidak lagi menggigit manusia
Jawaban: C

6. Di bawah ini yang merupakan kriteria pelaksanaan IRS (Indoor Residual


Spraying) adalah, kecuali…

a. Data kasus malaria yaitu 2 bulan sebelum puncak median kasus


b. Desa endemis tinggi dan terjadi peningkatan kasus atau KLB
c. Bionomic vector, istirahat atau hinggap di dinding rumah
d. Masyarakat ikut membantu kegiatan IRS
e. Akses layanan kesehatan mendukung
Jawaban: A

7. Di bawah ini yang merupakan indikator evaluasi penggunaan kelambu


berinsektisida (Long Lasting Insecticidal Nets/LLINs) adalah, kecuali…

a. Cakupan penduduk yang dilindungi (minimal 80% penduduk)


b. Cakupan KK yang memiliki kelambu
c. Cakupan penggunaan kelambu oleh masyarakat di daerah endemis
d. Persentase balita yang tidur di dalam kelambu malam sebelumnya
e. Evaluasi sanitasi rumah
Jawaban: E

8. Alternatif atau pilihan jenis intervensi pengendalian vector malaria adalah


sebagai berikut adalah kecuali…

a. Penyemprotan rumah penduduk dengan insektisida


b. Penggunaan kelambu berinsektisida
c. Cattle Barrier (zooprofilaksis)
d. Larvaciding
e. Breeding Side
Jawaban: E
9. Di bawah ini yang merupakan prinsip pengendalian vector terpadu
adalah…

a. Pengendalian vektor harus berdasarkan data tentang bioekologi


vektor setempat, dinamika penularan penyakit, ekosistem, dan
perilaku masyarakat yang bersifat spesifik lokal (evidence based).
b. Pengendalian vektor dilakukan dengan partisipasi aktif berbagai
sektor dan program terkait, LSM, organisasi profesi, dunia
usaha/swasta serta masyarakat.
c. Pengendalian vektor dilakukan dengan meningkatkan penggunaan
metode non kimia dan menggunakan pestisida secara radional
serta bijaksana.
d. Pengendalian vektor harus mempertimbangkan kaidah ekologi
dan prinsip ekonomi yang berwawasan lingkungan dan
berkelanjutan.
e. Semua benar
Jawaban: E

10. Di bawah ini yang bukan merupakan bagian dari kriteria pelaksaan Indoor
Residual Spraying, kecuali…

a. Desa endemis tinggi dan terjadi peningkatan kasus atau KLB


b. Cakupan penduduk yang dilindungi minimal 90%
c. Harus disemprotkan pada malam hari
d. Terjadi penurunan kasus malaria
e. Bionomic vector mendukung
Jawaban: A
Soal Malaria Berat

1. Dibawah ini yang merupakan komplikasi terbanyak malaria berat pada anak adalah?
a. Gagal ginjal akut
b. Endema paru
c. Hiperpireksia
d. Hipoglikemia dan anemia berat
e. ikterus

Jawaban : E

2. Spesies Plasmodium yang dapat menyebabkan malaria berat adalah?


a. P. Falciparum
b. P. Falserum
c. P. Palseparum, vivax
d. P. Antibodi, knowelsi
e. P. Knowelsi, Falserum

Jawaban : A

3. Tindakan apa yang dilakukan jika kadar gula darah seseorang < 40 mg %?
a. Berikan oksigen bila sesak nafas
b. Berikan cairan dehidrasi
c. Segera berikan anti malaria
d. Berikan bolus glukosa 40 % intera vena sebanyak 50-100 ml
e. Periksa kadar G6PD

Jawaban : D

4. Tindakan apa yang diberikan kepada pasien yang mengalami gagal ginjal akut (GGA),
kecuali
a. Pada semua penderita malaria berat kadar ureum dan kreatinin diperiksa setiap
hari.
b. Apabila pemeriksaan ureum dan kreatinin tidak memungkinkan, produksi urin
dapat dipakai sebagai acuan.
c. Bila memungkinkan, tekanan vena dimonitor dengan CPV , apabila CVP tidak
mungkin dilakukan monitoring dan pencatatan balans cairan secara akurat
sangat membantu agar tidak terjadi overhidrasi.
d. Bila terjadi anuria dilakukan force diuresis (diuresis paksa) dengan furosemid 40
mg, kemudian 20 mg/jam selama 6 jam.
e. GGA biasanya reversibel apabila ditanggulangi secara cepat dan tepat.

Jawaban: C

5. Prinsip yang harus di lakukan bila pasien koma pada tindakan penunjang, yaitu?
a. Airway, breathing, circulation
b. Airway, PEEP, circulation
c. Airway, breathing, plebotomi
d. Circulation, PEEP, plebotomi
e. Breating, PEEP, plebotomi

Jawaban : A

6. Hipoglikemia adalah suatu keadaan dimana kadar gula darah sewaktu <40 mg%. sering
terfadi pada penderita malaria berat terutama anak usia <3 tahun, ibu hamil, dan penderita
malaria berat lainnya. Apa penyebab hipoglikemia, kecuali:
a. Mendapatkan terapi kina
b. Hiperinsulinemia
c. Peningkatan hormon glukagon
d. Peningkatan uktake glukosa oleh parasit malaria
e. Semua benar

Jawaban : C

7. Dibawah ini yang bukan termasuk obat anti malaria adalah?


a. Artesunatintravena
b. Artemeterintramuskular
c. Kina intramuskular
d. Kina-dehidrokloridaintravena
e. Analgesik

Jawaban : E

8. Bagaimana perhitungan kebutuhan darah pasien malaria dengan anemia berat?


a. Kebutuhan total = ? Hb x BB x 4 cc
b. Kebutuhan total = ? Hb x BB x 3 cc
c. Kebutuhan total = ? Hb x BB x 6 cc
d. Kebutuhan total = ? Hb x BB x 5 cc
e. Kebutuhan total = ? Hb x BB x 7 cc

Jawaban : C

9. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu dimonitor dalam perawatan pasien tidak sadar,
kecuali
a. Pemeriksaan derajat kesadaran setiap 8 jam
b. Pemeriksaan lain sesuai indikasi (besarnya : ureum, creatini dan kalium darah
pada komplikasi gagal ginjal)
c. Pemeriksaan gula darah setiap 8 jam
d. Pemeriksaan DNA
e. Hitung parasit tiap 24 jam

Jawaban : D

10. Apakah obat pilihan malaria


a. Doksisiklin
b. Chloroquin
c. Kina
d. Artesunat

Jawaban : D

1. Pengertian penyakit malaria menurut WHO adalah..


a. Penyakit yang disebabkan oleh parasit Malaria (Plasmodium)
bentuk aseksual yang masuk ke dalam tubuh manusia yang
ditularkan oleh nyamuk malaria (anopheles) betina
b. Penyakit infeksi yang disebakan oleh bakteri yang hidup dan
berkembang biak dalam sel darah merah manusia
c. Penyakit yang ditularkan dari ibu hamil ke janinnya dan dari transfusi
darah yang mengandung bakteri
d. Penyakit yang di tularkan melalui droplet
e. Penyakit yang ditularkan melalui jarum suntik
2. Yang merupakan vektor dari penyakit malaria adalah..
a. Aedes aegypti
b. Culex sp.
c. Anopheles sp
d. Plasmodium
e. Bakteri
3. Jenis Plasmodium yang menyebabkan malaria tertiana dan memiliki
distribusi geografis terluas adalah..
a. Plasmodium falciparum
b. Plasmodium vivax
c. Plasmodium malariae
d. Plasmodium knowlesi
e. Plasmodium quartiana
4. Jenis plasmodium yang menyebabkan malaria quartana adalah..
a. Plasmodium falciparum
b. Plasmodium vivax
c. Plasmodium malariae
d. Plasmodium knowlesi
e. Plasmodium tertiana

5. Perilaku nyamuk lebih suka beristirahat dan hinggap di luar luar rumah
merupakan pengertian dari....

a.endofilik
b.eksofilik
c.endofagik
d.eksofagik
e. Zoofilik
6. Yang termasuk dalam host defenitif dari penyaki malaria adalah

a. Manusia

b. Suhu lingkungan

c. Agent

d. Social budaya

e. Nyamuk Anopheles Sp

7. faktor- faktor lingkungan yang mempengaruhi terjadinya penyakit malaria,


kecuali…

a. Suhu Dan Kelembaban

b. Hujan Dan Angin

c. Kadar Garam Tempat Perindukan

d. Parasite Plasmodium

e. Social Budaya

8. Mengapa pentingnya nyamuk anopheles membutuhkan darah ……….

a. untuk mempertahankan hidupnya

b. untuk mempercepat perkembangbiakan

c. untuk pertumbuhan telurnya

d. untuk menularkan penyakit

e. untuk mengoptimalkan kehidupan nyamuk

9. Faktor – faktor intrinsik yang mempengaruhi kerentanan bagi pejamu terhadap


agent plasmodium adalah…………..

a. Suhu dan angin


b. Hujan dan arus air

c. Sinar matahari

d. Social budaya

e. Jenis kelamin

10. Suhu dan kelembaban bagi kehidupan nyamuk yang optimal berkisar
antar……….

a. 20°C-25°C dengan kelembaban 70%.

b. 20°C-25°C dengan kelembaban 80%.

c. 25°C-27°C dengan kelembaban 80%.

d. 25°C-27°C dengan kelembaban 90%.

e. 24°C-27°C dengan kelembaban 80%.

1. Seorang wanita hamil berdasarkan gejala klinis yang didukung oleh pemeriksaan
diagnostik berupa pemeriksaan sedian darah malaria baik secara mirkroskopik (sedian
darah tebal dan darah tipis) maupun rapid diagnostik test (rdt) merupakan pengertian
dari.......
A. Malaria Daalam Kehamilan
B. Malaria Falcyfarum
C. Malaria Vivax
D. Malaria Ovale
E. Malariae
Jawaban A
2. Yang termasuk tanda dan gejala dengan tanpa komplikasi pada ibu hamil adalah,
kecuali..............
A. Demam Atau Menggigil
B. Kedinginan Atau Kaku
C. Sakit Kepala
D. Sakit Otot Atau Persendian
E. Demam Tinggi > 40 0C
Jawaban E
3. Hilangnya kekebalan anti malaria secara konsisten berhubungan dengan terjadinya
imunosupresi selama kehamilan dijelaskan dalam patofisiologi .............
A. Hipotesis 2
B. Hipotesis 3
C. Hipotesis 1
D. Multigravida
E. Limfoporiveratif
Jawaban C
4. Zat plasenta memudahkan sejumlah parasit melekat pada sel sehingga menimbulkan
penyakit malaria di sebut
A. Primagravida
B. Chondroitin Sulfat A
C. Sitokin Thl
D. Imunosupresi
E. Kortisol Serum
Jawaban B
5. Berikut beberapa faktor resiko yang menyebabkan ibu hamil mengalami penyakit malaria
kecuali.....
A. Ibu Hamil Memiliki Resiko Terinfeksi 2 Kali Lebih Besar Di Bandingkan
Wanita Tidak Hamil
B. Ibu Hamil Untuk Pertama Atau Kedua Kalinya Memiliki Resiko Mengalami
Malaria Berat Lebih Besar
C. Ibu Hamil Yang Masih Remaja
D. Ibu Hamil Yang Terinfeksi Dengan Hiv/Aids
E. Ibu Hamil Yang Memiliki Suplai Nutrisi Dan Oksigen Yang Baik
Jawaban E
6. Kerusakan endotel kapiler sering terjadi pada malaria falciparum yang berat karena
terjadi peningkatan permeabilitas cairan, protein dan diapedesis eritrosit merupakan
kerusakan yang terjadi pada bagian ....
A. Sistem Sirkulasi
B. Plasenta
C. Paru-Paru
D. Otak
E. Vaskuler
Jawaban A
7. Meningkatnya fungsi sel B pankreas sehingga pembentukan insulin bertambah pada ibu
hamil merupakan ......
A. Adema Paru
B. Hipoglikemia
C. Malaria Selebral
D. Anemia
E. Lemah Jantung
Jawaban B
8. Perubahan hormonal selama kehamilan menurunkan sintesis imunoglobulin, penurunan
fungsi sistem retikuloendotelial adalah penyebab dalam malaria pada ibu hamil ...........
A. Insufisiensi Plasenta
B. Tingginya Demam
C. Imunosupresi
D. Malaria Kongenital
Jawaban C
9. Ibu yang non imun dapat terjadi tranmisi malaria melalui....
A. Intra-Uterin Ke Janin
B. Otak Ke Janin
C. Plasenta Ke Janin
D. Eritrosit Ke Pembuluh Darah
Jawaban A
10. Berikut ini beberapa cara untuk mendeteksi malaria, kecuali....
A. Anemnesa Dini
B. Pemeriksa Fisik
C. Laboratorium
D. Pemeriksaan Dahak
E. Skrining Rdt
Jawaban D

MULTIPLE CHOICE

PARASITOLOGI DAN DIAGNOSIS MALARIA

1. Apa fungsi dari sediaan darah tebal?

a. Untuk mengetahui spesies parasit penyebab penyakit

b. Untuk melihat parasit malaria di dalam eritrosit

c. Untuk mengenali jenis spesies parasit

d. Untuk mendeteksi ada atau tidaknya infeksi parasit dan perkiraan


parasit dalam darah

e. Untuk mengetahui bentuk parasit seperti skizon atau gametosit

2. Antigen yang tersedia menjadi target pemeriksaan RDT yang diproduksi oleh
parasite malaria stadium aseksual maupun seksual adalah…..
f. HRP II
g. Pan Spesific
h. Kombinasi antara antigen HRP II dari P. falciparum dengan antigen pan
malarial
i. Parasite Lactate Dehydrogenase (pLDH)
j. Single

3. Berikut terdapat beberapa poin-poin diagnosa dari Plasmodium:


(1) Gametosit berbentuk memanjang seperti pisang atau bulan sabit dengan
pigmen berbentuk panjang
(2) Sel darah merah yang terinfeksi sedikit membesar
(3) Sel darah merah yang terinfeksi tidak membesar
(4) Mikrogametosit dengan inti yang membesar (difuse)
(5) Gametosit mempunyai sitoplasma kompak dengan pigmen berwarna coklat
gelap.
Dari pernyataan diatas yang termasuk poin-poin diagnosis Plasmodium
Falciparum adalah...
a. (1)(2)(5)
b. (1)(3)(4)
c. (3)(4)(5)
d. (1)(3)(4)
e. (1)(4)(5)

4. Metode yang digunakan untuk menghitung jumlah parasit malaria adalah....


a. Menghitung berdasarkan jumlah eritrosit darah
b. Menghitung secara kualitatif dan kuantitatif
c. Menghitung berdasarkan jumlah leukosit dan secara semi kuantitatif
d. Menghitung secara semi kuantitatif
e. Menghitung berdasarkan jumlah leukosit dan plasma darah

5. Salah satu kekurangan dari RDT yaitu Rapid test yang menggunakan HRP-2
hanya dapat digunakan untuk....
a. Memberikan pengobatan
b. Mendeteksi p. Falciparum
c. Mendekteksi non-falciparum
d. Menilai jumlah parasit
e. Mendeteksi p. Vivax

6. “Tiga slide dibuat untuk setiap subyek: satu untuk interpretasi langsung, satu
untuk disimpan sebagai cadangan dan satu lagi untuk disimpan jika diperlukan
konfirmasi dari pembaca.” Diatas merupakan salah satu tahapan identifikasi
spesies dalam diaganosa malaria, yaitu..............

a. Fiksasi
b. Kontrol Kualitas
c. Pembacaan sedian darah tipis
d. Pembacaan sediaan darah tebal
e. Pelaporan hasil

7. Jenis RDT yang beredar pada umumnya ada 2 jenis salah satunya jenis single
yang berfungsi untuk…
a. Hanya mendiagnosis infeksi P. falciparum
b. Hanya mendiagnosis infeksi p. vivax
c. Hanya mendiagnosis infeksi P. ovale
d. Hanya mendiagnosis infeksi P. malariae
e. Dapat mendiagnosis infeksi P. falciparum dan non P. falciparum

8. Bahan yang digunakan untuk fiksasi sediaan darah malaria adalah…


a. Alkohol
b. Larutan buffer
c. Bubuk pewarna
d. Cairan giemsa
e. Methanol absolute
9. dalam pewarnaan sediaan slide, alat dan bahan yang diperlukan yaitu, kecuali
a. Methanol absolut
b. pewarna giemsa
c. Tabung reaksi
d. Pipet tetes
e. Larutan Bufer

10. Sediaan yang harus difiksasi menggunakan methanol adalah


a. Sediaan darah tipis
b. Cairan giemsa standar
c. Larutan buffer
d. Glycerolls
e. Sediaan Darah Tipis

SOAL MATERI SURVEILANS MALARIA

KELOMPOK 2

1. Berikut adalah tujuan Surveilans dalam program pemberantasan malaria, kecuali...


k. Melakukan pengamatan dini (SKD) malaria di Puskesmas dan unit pelayanan
kesehatan lainnya dalam rangka mencegah KLB malaria.
l. Menghasilkan informasi yang cepat dan tidak akurat.
m. Penanggulangan KLB malaria secara dini.
n. Mendapatkan/ trend penyakit malaria dari waktu ke waktu.
o. Mendapatkan distribusi penyakit malaria menurut orang, tempat, dan waktu.

2. Apa pengertian dari surveilans periode peringatan dini............?


A. Kegiatan mengolah data dan memvisualisasi data
B. Kegiatan untuk mengalihkan pembicaraan narasumber ke pemateri
C. Kegiatan untuk memantau secara teratur perkembangan penyakit malaria
di suatu wilayah dan mengambil tindakan pendahuluan untuk mencegah
kejadian luar biasa (KLB)
D. Kegiatan memfaktor perhitumgan data di suatu daerah terpencil
E. Kegiatan untuk memblokade jalan raya dalam suatu pemerintahan daerah

3. Yang tidak termasuk dalam periode KLB pada tahaP kegiatan konfirmasi klb adalah...
A. Pengumpulan data demografi
B. Mass blood survey
C. Penyelidikan epidemiologi
D. Membuat rencana penanggulangan
E. Penyelidikan berdasarkan orang, tempat dan waktu
4. Pemeriksaan spesimen darah tersangka malaria pada semua penderita demam dan
dilakukan pengobatan klinis atau pengobatan radikal terhadap semua penderita malaria
positif pernyataan diatas merupakan pengertian dari?

A. Penyelidikan Epidemiologi
B. Mass Fever Survey (MFS)
C. Mass Blood Survey (MBS)
D. Reseptivitas
E. Survey Parasitologi

5. Data yang telah diolah dan dianalisis sehingga dapat di pergunakan untuk menentukan
rencana dan dipergunakan dalam menetapkan atau mengambil keputusan disebut...
A. Data
B. Data sekunder
C. Data primer
D. Informasi
E. Informatika

6. 3 hal penting dalam proses pengumpulan data adalah…


A. Waktu, Teknik, dan Jenis Pengumpulan data
B. Jenis, Teknik, dan Sumber Pengumpulan data
C. Keahlian Petugas, Waktu Pengumpulan, dan Cara Pengumpulan
D. Sumber, Jenis, dan Waktu Pengumpulan data
E. Sumber, Metode, dan Teknik Pengumpulan

7. Pada alur pelaporan surveilans, data dari Balai Labkesda Provinsi akan diberikan
kepada?
A. Rumah Sakit Provinsi
B. Ditjen PPM
C. Dinkes Provinsi
D. Dinkes Kabupaten
E. PLP Subdit Malaria

8. Untuk mengetahui besaran data daerah malaria, maka dalam pengolahan data
digunakan rumus :
A. Annual Parasite Rate (API)
B. Parasite Rate (PR)
C. Spleen Rate (SR)
D. Annual Blood Examination Rate (ABER)
E. Slide Positivity Rate (SPR)

9. Data yang di gunakan dalam pengambilan keputusan adalah....


A. Data kesakitan
B. Data kematian
C. Data vektor
D. Data mengenai lingkungan
E. Semua jawaban benar

10. Di bawah ini yang tidak termasuk dalam kelebihan surveilans malaria adalah..
A. Sistem surveilans malaria saat ini merupakan bagian dari sistem kewaspadaan
dini penyakit potensial wabah
B. Alur sistem surveilans malaria sudah memiliki jengjang pengumpulan data yang
jelas
C. Informasi yang dihasilkan belum digunakan secara optimal untuk pengambilan
keputusan
D. Petugas yang melakukan surveilans sudah ditetapkan
E. Tercukupinya tenaga profesional kesehatan

Note: Obsen yang diberi huruf tebal (bold) adalah jawaban yang benar