Anda di halaman 1dari 10

NAMA :

Kelas :

ASPEK PER-UU-AN FARMASI SEKTOR PEMERINTAHAN


No YANG
DIATUR PER-UU-AN
Perbedaan Persamaan
TERKAIT

A Tupoksi Pasal 18 Kemenkes dan BPOM sama


PERPRES No 35 Tugas
Kemenkes sama menyelenggaran tugas
Thn 2015 Tentang Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan mempunyai tugas pemerintah terkait sediaan
VS BPOM menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang farmasi
Kemenkes
Terkait kefarmasian dan alat kesehatan sesuai dengan ketentuan peraturan
Sediaan perundangundangan.
Farmasi
Pasal 19
Fungsi
a. perumusan kebijakan di bidang produksi dan distribusi sediaan
farmasi, alat kesehatan dan perbekalan kesehatan rumah tangga,
pengawasan alat kesehatan dan perbekalan kesehatan rumah tangga,
tata kelola perbekalan kesehatan, dan pelayanan kefarmasian;
b. pelaksanaan kebijakan di bidang produksi dan distribusi sediaan
farmasi, alat kesehatan dan perbekala kesehatan rumah tangga,
pengawasan alat kesehatan dan perbekalan kesehatan rumah tangga,
tata kelola perbekalan kesehatan, dan pelayanan kefarmasian;
c. penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang produksi
dan distribusi sediaan farmasi, alat kesehatan dan perbekalan
kesehatan rumah tangga, pengawasan alat kesehatan dan perbekalan
kesehatan rumah tangga, tata kelola perbekalan kesehatan, dan
pelayanan kefarmasian;
d. pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang produksi dan
distribusi sediaan farmasi, alat kesehatan dan perbekalan kesehatan
rumah tangga, pengawasan alat kesehatan dan perbekalan kesehatan
rumah tangga, tata kelola perbekalan kesehatan, dan pelayanan
kefarmasian;
e. pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang produksi dan distribusi
sediaan farmasi, alat kesehatan dan perbekalan kesehatan rumah
tangga, pengawasan alat kesehatan dan perbekalan kesehatan rumah
tangga, tata kelola perbekalan kesehatan, dan pelayanan kefarmasian;
f. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat
Kesehatan; dan
g. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Menteri.

Pasal 135-136
PMK 64 tahun Tugas
2015 tentang Menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di
Organisasi dan bidang kefarmasian dan alat kesehatan
Tata Kerja
Fungsi
Kementerian - Perumusan, pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar,
Kesehatan prosedur, dan kriteria, pemberian bimbingan teknis dan supervisi
dan pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang produksi dan
distribusi sediaan farmasi, alat kesehatan dan perbekalan kesehatan
rumah tangga, pengawasan alat kesehatan, dan perbekalan
kesehatan rumah tangga, tata kelola perbekalan kesehatan, dan
pelayanan kefarmasian
- Pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Kefarmasian dan
Alat Kesehatan
- Tugas lain oleh Menteri

Pasal 137
Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat terdiri atas:
a. Sekretariat Direktorat Jenderal;
b. Direktorat Kesehatan Keluarga;
c. Direktorat Kesehatan Lingkungan;
d. Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga;
e. Direktorat Gizi Masyarakat; dan
f. Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.

Tugas
Perpes 80 tahun - Menyelenggarakan tugas pemerintah dibidang pengawasan obat Kemenkes dan BPOM sama sama
2017 tentang dan Makanan (obat, bahan obat, narkotika, psikotropika, menyelenggaran tugas pemerintah
Badan Pengawas prekursor, zat adiktif, obat tradisional, suplemen kesehatan, terkait sediaan farmasi
Obat dan kosmetik, dan pangan olahan
Makanan
Fungsi
- Penyusunan dan pelaksanan kebijakan nasional dan norma,
standar, prosedur, dan kriteria
- Koordinasi pelaksaan dan pemberian bimbingan teknis dan
supervisi
- Pelaksanaan penindakan terhadap pelanggaran ketentuan
peraturan perundangan-undangan
- Koordinasi pelaksanaan tugas, pembinan, dan pemberian
dukungan administrasi internal
- Pengelolaan barang milik/ kekayaan negara
- Pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan BPOM
- Pelaksanaan dukungan yang bersifat substansif di lingkungan
BPOM

Pasal 2-3
PerBPOM 26
Tugas
Tahun 2017
Tentang
Oraganisasi Obat 1. BPOM mempunyai tugas menyelenggarakan tugas pemerintahan di
Tata Kerja Badan bidang pengawasan Obat dan Makanan sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan.
Pengawas Obat 2. Obat dan Makanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas
Dan Makanan obat, bahan obat, narkotika, psikotropika, prekursor, zat adiktif, obat
tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik, dan pangan olahan.
Pasal 4
Fungsi
1. Dalam melaksanakan tugas pengawasan Obat dan Makanan, BPOM
menyelenggarakan fungsi:
2. penyusunan kebijakan nasional di bidang pengawasan Obat dan
Makanan;
3. pelaksanaan kebijakan nasional di bidang pengawasan Obat dan
Makanan;
4. penyusunan dan penetapan norma, standar, prosedur, dan kriteria di
bidang Pengawasan Sebelum Beredar dan Pengawasan Selama
Beredar;
5. pelaksanaan Pengawasan Sebelum Beredar dan Pengawasan Selama
Beredar;
6. koordinasi pelaksanaan pengawasan Obat dan Makanan dengan
instansi pemerintah pusat dan daerah;
7. pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang pengawasan
Obat dan Makanan;
8. pelaksanaan penindakan terhadap pelanggaran ketentuan peraturan
perundang-undangan di bidang pengawasan Obat dan Makanan;
9. koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan, dan pemberian dukungan
administrasi kepada seluruh unsur organisasi di lingkungan BPOM;
10. pengelolaan barang milik/kekayaan negara yang menjadi tanggung
jawab BPOM;

Per BPOM 12
Pasal 3
Tahun 2018
Tugas
Tentang
Organisasi Tata
Kerja Unit UPT BPOM mempunyai tugas melaksanakan kebijakan teknis
Pelaksana Teknis operasional di bidang pengawasan Obat dan Makanan sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dibidang
Lingkungan Pasal 4
Badan Fungsi
Pengawasan Obat a. penyusunan rencana dan program di bidang pengawasan Obat dan
Makanan;
Dan Makanan b. pelaksanaan pemeriksaan sarana/fasilitas produksi Obat dan
Makanan;
c. pelaksanaan pemeriksaan sarana/fasilitas distribusi Obat dan
Makanan dan/atau sarana/fasilitas pelayanan kefarmasian;
d. pelaksanaan sertifikasi produk dan sarana/fasilitas produksi dan/atau
distribusi Obat dan Makanan;
e. pelaksanaan pengambilan contoh (sampling) Obat dan Makanan;
f. pelaksanaan pengujian Obat dan Makanan;
g. pelaksanaan intelijen dan penyidikan terhadap pelanggaran
ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pengawasan
Obat dan Makanan;
h. pengelolaan komunikasi, informasi, edukasi, dan pengaduan
masyarakat di bidang pengawasan Obat dan Makanan;
i. pelaksanaan koordinasi dan kerja sama di bidang pengawasan Obat
dan Makanan;
j. pelaksanaan pemantauan, evaluasi, dan pelaporan di bidang
pengawasan Obat dan Makanan;
k. pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga; dan
l. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala

B Tupoksi PERGUB No 32 Tugas : Tupoksi Dinkes Provinsi dan


Dinkes Tahun 2009 Melaksanakan urusan pemerintahan daerah bidang kesehatan Kab/kota sama-sama
Provinsi vs Tentang Tugas berdasarkan asas otonomi, dekonsentrasi, dan tugas pembantuan melaksanakan urusan
Fungsi :
KAB/ Pokok, Fungsi, pemerintah dibidang kesehatan
KOTA Rincian Tugas
Unit dan Tata - Perumusan dan penetapan kebijakan teknis urusan bidang
Kerja Dinas kesehatan
Kesehatan - Penyelenggaraan bidang urusan kesehatan meliputi regulasi dan
Provinsi Jawa kebijakan kesehatan, bina pelayanan kesehatan, bina penyehatan
Barat lingkungan dan pencegahan penyakit, serta daya kesehatan
- Pembinaan dan pelaksanaan tugas-tugas kesehatan meliputi
regulasi dan kebijakan kesehatan, bina penyehatan lingkungan
dan pencegahan penyakit serta sumber daya kesehatan
- Penyelenggaraan tugas-tugas kesekretarian
- Pengkoordinasian dan pembinaan UPTD

PERGUB No 15
Tahun 2011 Pasal 3
Tentang Tugas
Pembentukan 1. Unit Penyelenggara merupakan Unit Pelaksana Teknis Dinas
Kesehatan dalam penyelenggaraan jaminan pemeliharaan kesehatan
Organisasi Dan Daerah.
Tata Kerja Unit 2. Unit Penyelenggara dipimpin oleh seorang Kepala Unit yang
Penyelenggaraan berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala
Jaminan Oinas.
Pemeliharaan
Pasal 4
Kesehatan Daerah Fungsi
1. penyusunan Rencana Ke~a dan Anggaran (RKA) dan Ookumen
Pelaksanaan Anggaran (OPA) Unit Penyelenggara;
2. pelaksanaan Ookumen Pelaksanaan Anggaran (OPA) Unit
Penyelenggara;
3. penyusunan rencana strategis Unit Penyelenggara;
4. perencanaan kebutuhan, penyediaan, pemeliharaan dan
perawatan prasarana dan sarana Unit Penyelenggara; penyusunan
standar dan prosedur penyelenggaraan JPK;
5. pelaksanaan pemasaran Program JPK;
6. penghitungan dan pemrosesan penetapan iuran peserta program
JPK;
7. penerbitan jaminan dan kartu peserta program JPK;
8. penetapan PPK program JPK;
9. penetapan manfaat dan tarif pelayanan peserta program JPK;
10. penerimaan, verifikasi dan pembayaran tagihan PPK peserta
program JPK;
11. pengendalian mutu, keamanan, kenyamanan dan biaya pelayanan
yang diberikan oleh PPK;
12. penghitungan unit cost, biaya dasar dan potensi penerimaan
program JPK;
13. penghitungan, pengajuan dan pengelolaan dana JPK yang
menjadi tanggung jawab Pemerintah Oaerah;
14. pelaksanaan monitoring dan evaluasi kepuasan peserta program
JPK;
15. pelaksanaan pencatatan dan pelaporan Unit Penyelenggara;
16. pengelolaan dokumen dan teknologi informasi Unit
Penyelenggara;
17. pengelolaan kepegawaian, keuangan dan barang;
18. pelaksanaan kegiatan ketatausahaan dan rumah tangga;
19. pelaksanaan pencatatan dan pelaporan kepesertaan asuransi
komersial yang beroperasi di wilayah Provinsi OKI Jakarta;
20. penyusunan bahan pelaporan Oinas Kesehatan yang terkait
dengan tugas dan fungsi Unit Penyelenggara; dan
21. pelaporan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan fungsi
Unit Penyelenggara.
22. pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan BPOM; dan
23. pelaksanaan dukungan yang bersifat substantif kepada seluruh
unsur organisasi di lingkungan BPOM.

Perda Kabupaten
Bogor No 12 Tugas
Tupoksi Dinkes Provinsi dan
Tahun 2008
Kab/kota sama-sama
tentang Membantu Bupati dalam melaksanakan urusan pemerintah daerah melaksanakan urusan pemerintah
Pembentukan berdasarkan asas otomi di bidang kesehatan dan tugas dibidang kesehatan
Lembaga Teknis pembantuan.
Daerah.
Fungsi
- Perumusan kebijakan teknis di bidang kesehatan
- Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di
bidang kesehatan
- Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang kesehatan dan
- Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan
tugas dan fungsinya
Tugas Tupoksi Dinkes Kab/kota di
Perda no 12 tahun
Melaksanakan urusan kesehatan DKI dan di luar Jakarta sama
2014 tentang
sama melaksanakan urusan
Organisasi
Fungsi kesehatan
Perangkat Daerah
- Penyusunan rencana strategis dan rencana kerja dan anggaran
dinas kesehatan
- Pelaksanaan rencana strategis dan dokumen pelaksanaan
anggaran Dinas Kesehatan
- Penyusunan kebijakan, pedoman dan standar teknis urusan
C
kesehatan
Dinkes - Perencanaan, pembangunan, pengembangan dan pembinaan
KAB/KOT kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, serta pelayanan
A DI DKI kesehatan
VS Luar - Pengawasan, pengendalian, pemantuan, dan evaluasi pelayanan
DKI kesehatan pada seluruh sarana kesehatan di wilayah daerah
- Perencanaan, pengaturan, penyelenggaraan, pembinaan dan
pengawasan upaya kesehatan ibu, bayi, anak, remaja, lanjut usia
dan penyandang disabilitas
- Perencanaan, pengaturan, penyelenggaran, pembinaan dan
pengawasan pemyelenggaraan pelayanan kesehatan khusus
- Pencegahan, pengendalian, dan penanganan penyakit menular
dan penyakit tidak menular serta akibat yang ditimbulkannya
- Pengawasan, pemantauan, pengendalian, pembinaan dan
evaluasi pelayanan RSUD/RSKD
- Pengawasan, pengendalian, dan pembinaan kesehatan kerja
- Pengumpulan, pengolahan, penyajian dan pengembangan
informasi kesehatan
- Pembangunan, pengembangan dan pembinaan peran serta
masyarakat dalam pengelolaan kesehatan
- Perencanaan dan pengelolaan pembiayaan penyelenggaran
pelayanan kesehatan
- Penanganan kesehatan fakir miskin sesuai dengan lingkup
tugasnya
- Pemungutan penatausahaan, penggunaan, pemiliharaan dan
perawatan prasarana dan sarana di bidang kesehatan
- Pengawasan dan pengendalian izin di bidang kesehatan
- Pemberian dukungan teknis kepada masyarakat dan perangkat
daerah di bidang kesehatan
- Penegakan peraturan perundang-undangan daerah di bidang
kesehatan

Perda Tugas
Tanggerang No 5 Melaksanakan sebagian urusan pemerintahan daerah di bidang
kesehatan berdasarkan asas otonomi dan pembantuan
tahun 2008
tentang Fungsi Tupoksi Dinkes Kab/kota di DKI
Pembentukan dan - Perumusan kebijakan teknis bidang kesehatan dan di luar Jakarta sama sama
Susunan - Penyelenggaran urusan pemerintahan dan pelayanan umum melaksanakan urusan kesehatan
kesehatan
Organisasi Dinas
- Melaksanakan teknis administratif meliputi administratif umum,
Daerah kepegawaian, keuangan, sarana prasarana, dan administratif
perlengkapan
- Perencanaan dan pelaksanaan informasi kesehatan dan
penanganan kesehatan masyarakat
- Penyelenggaraan pelayanan kesehatan dasar dan pelayanan
kesehatan rujukan
- Pembinaan teknis unit kerja dinas dan unit pelaksana teknis
dinas serta tenaga fungsional
- Pembinaan kesehatan keluarga dan kesehatan lingkungan serta
pencegahan dan pemberantasan penyakit
- Pengawasan obat dan makanan
- Pemberian ijin pelayanan bidang kesehatan
- Pembinaan, pengendalian, dan pengawasan bidang kesehatan
- Evaluasi dan pelaporan serta penyelenggaraan ketata-usahaan
- Pengoordinasian lintas sektor
Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh walikota sesuai dengan tugas
dan fungsinya

Anda mungkin juga menyukai