Anda di halaman 1dari 2

Pelaksanaan IMD tentunya membutuhkan kerjasama antara petugas kesehatan yang menolong

persalinan dengan ibu dan keluarganya. Setiap tindakan medis tetap harus membutuhkan
persetujuan dari keluarga, sebelum IMD dilakukan tetap harus dikonsultasikan kepada keluarga
tentang manfaat dan pentingnya ASI. Sosialisasi oleh dokter,perwat dan bidan tentu dapat
dilakukan sebelum ibu melahirkan. Misalnya, pada tiap kali kunjungan ANC terutama trimester
ke 3, penggunaan media cetak dan visual juga akan membantu sosialisasi IMD di masyarakat.

Saran
1. Bagi Instansi Pelayanan Kesehatan

Penatalaksanaan Inisiasi Menyusu Dini pada pelayanan kesehatan sebaiknya dilakukan

dengan baik dan benar serta sesuai prosedur yang telah ditetapkan serta bahwa perawat

dapat memberikan informasi bagi ibu yang akan menghadapi persalinan diharapkan

dapat bekerjasama dengan baik terhadap tenaga kesehatan dalam penatalaksanaan

inisiasi menyusu dini. Dan diperlukannya sosialisasi pelaksanaan inisasi menyusu dini

dan ASI eksklusif melalui beberapa media informasi (cetak dan elektronik)

2. Bagi Pendidikan Keperawatan

Sebagai data dasar bagi penelitian selanjutnya mengenai hubungan IMD dengan

kelancaran produksi ASI pada ibu post partum. Berdasarkan hasil penelitian

diharapkan dapat menjadi dasar yang lebih kuat untuk menyatakan IMD dapat

memperlancar produksi asi sehingga ini merupakan satu hal yang sangat diperlukan

untuk memperlancar produksi asi ibu.

3. Bagi Perkembangan Ilmu Keperawatan

Hasil penelitian ini hendaknya digunakan sebagai tambahan referensi bagi mahasiswa yang

berminat melakukan penelitian tentang dukungan suami dalam proses inisiasi menyusu dini.

4. Bagi peneliti
Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk lebih menyempurnakan pembahasan dan

penggunaan intervensi lain untuk menstimulasi kelancaran pengeluaran ASI maupun

kegiatan Inisiasi Menyusu Dini.