Anda di halaman 1dari 2

1

USULAN RANCANGAN JUDUL PENELITIAN


UNTUK PENULISAN SKRIPSI

A. Pelaksana Penelitian :

a. Nama : Geubrina Rezeky


b. NPM : 1501110035
c. Angkatan Tahun : 2015
d. Program Studi : Ilmu Hukum
e. Bidang : Hukum Pidana
f. Jumlah SKS diperoleh : 136 SKS
g. Sudah/Belum Lulus Semua : Sudah
h. Alamat : Kota Banda Aceh

B. JUDUL-JUDUL

1. Penerapan Penjatuhan Pidana Tambahan Pada Tindak Pidana


Pencucian Uang dalam Tindak Pidana Narkotika di Wilayah Hukum
Kota Banda Aceh.
Pidana tambahan di atur dalam pasal 10 huruf b kitab undang-undang
hukum pidana yaitu pencabutan indungan anak yang menyatakan setiap
orang dilarang melakukan kekerasan atau hak-hak tertentu, perampasan
barang-barang tertentu dan pengumuaman putusan hakim. dalam tindak
pidana pencucian uang para pelaku dikenakan pasal 10 huruf b kuhp yaitu
perampasan barang-barang tertentu dalam pasal 39 ayat (1) sudah
dijelaskan barang-barang kepunyaan dari hasil kejahatan atau sengaja
dipergunakan untuk melakukan kejahatan maka akan di rampas untuk
negara. dalam praktiknya, masih banyak harta-harta yang di rampas tidak
seluruhnya bahkan hanya sebagaian harta yang dimilik pelaku dirampas
untuk negara.

2. Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Korban Malpraktik Medis


oleh Dokter Spesialis Kandungan di Kota Banda Aceh
Malpraktik dapat melanggar Pasal 359 kitab undang-undang hukum pidana
(kuhp) menyatakan barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya)
menyebabkan orang lain mati, diancam dengan ancaman pidana penjara
paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun.
selanjutnya dalam undang-undang nomor 29 tahun 2004 tentang praktik
kedokteran tidak memuat tentang tindak pidana malpraktik. Meskipun
telah ada aturan tentang malpraktik beserta ancaman hukumannya, tetapi
tindak pidana ini tetap terjadi.
2

3. Penerapan Tindak Pidana Penjualan Rokok Terhadap Anak di


Wilayah Hukum Kota Banda Aceh)
Penjualan rokok terhadap anak melanggar Pasal 76j ayat (2) undang-
undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang
nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menyebutkan bahwa
setiap orang dilarang dengan sengaja menempatkan, membiarkan,
melibatkan, menyuruh melibatkan anak dalam penyalah-gunaan, serta
produksi dan distribusi alkohol dan zat adiktif lainnya. pasal 89 ayat (2)
bahwa setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud
dalam pasal 76j ayat (2), dipidana dengan pidana penjara paling singkat 2
(dua) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling sedikit
Rp20.000.000,00 (dua puluh juta rupiah) dan denda paling banyak
Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah). Meski undang-undang sudah
begutu keras memberi sanksi namun dalam prakteknya masih terjadi
penjualan rokok terhadap anak khususnya di kota Banda Aceh.

C. Referensi

Ali, Mahrus, 2011, Dasar - Dasar Hukum Pidana, Jakarta: Sinar Grafika.

Ekaputra, Muhammad. 2013. Dasar-Dasar Hukum Pidana. Medan: USU Press.

Asis, H. Abd. 2014. Hukum Acara Pidana Suatu Pengantar (Edisi Pertama).
Jakarta: Karisma Putra Utama.

Garnasih, Yenti, 2016, Penegakan Hukum Anti Pencucian Uang dan


Permasalahannya di Indonesia, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta.

Harmadi, 2011, Kejahatan Pencucian Uang (Modus-modus Pencucian Uang di


Indonesia), Setara Press, Malang.

Amrani, Hanafi, 2015, Hukum Pidana Pencucian Uang, UII Press, Yogyakarta.

Chazawi, Adami. 2016, Malpraktik Kedokteran, Jakarta: Sinar Grafika.

Saidi, M. 2015, Etika dan Hukum Kesehatan, Jakarta: Prenademia Group.

Sofianto, Hufron. 2010, Mengenai Budaya Merokok Bagi Kesehatan. Bogor:


Horizon.