Anda di halaman 1dari 16

BAB III

IDENTIFIKASI ISU DAN NILAI-NILAI DASAR ASN

3.1 Penetapan Isu


Dalam penetapan isu yang diangkat penulis menggunakan teknik USG yang
mana pengertian USG adalah sebagai berikut :

Tabel 1. Perumusan Isu Dan Penetapan Isu


N PRIORITA
ISU AKTUAL/MASALAH POKOK U S G SKOR
O S

Ketidak patuhan Petugas melakukan


1. 5 5 4 14 I
Hand Hygiene

Petugas tidak patuh terhadap SOP


2. 4 3 4 11 II
yang berlaku di puskesmas
Kurangnya pemahaman pasien TB
3. 3 3 4 10 III
dalam kepatuhan minum obat

Berdasarkan tabel tersebut, ditemukan isu/masalah pokok yang menjadi


prioritas, yakni “Ketidak Kepatuhan Petugas Melakukan Hand Hygine”.

3.2 Keterkaitan Nilai Dasar ASN dengan ISU

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Isu adalah masalah yang
dikedepankan untuk ditanggapi. Jika tidak ditangani secara benar, isu yang didapati
baik dalam organisasi maupun di luar organisasi tersebut akan memberikan efek-
efek negatif.

Pembentukan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk dapat


mengubah mindset sebagai pelayan masyarakat. Oleh karena itu adanya
penerapaan pola baru nilai dasar ASN diharapkan mampu menunjukkan perubahan
mindset ASN di zaman sekarang ini. Berdasarkan lima nilai dasar ANEKA yaitu

11 Zulfikar HR Matike, SKep, Ns | UPTD Puskesmas Ollot


Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi yang
harus ditanamkan dan menjadi habituasi setiap ASN zaman sekarang maka perlu
diketahui indikator-indikator dari kelima nilai dasar tersebut yaitu:

1. Akuntabilitas
Akuntabilitas merupakan kewajiban setiap individu, kelompok, atau institusi
untuk memenuhi tanggungjawab. Sebagai ASN, kita memiliki kewajiban
pertanggungjawaban yang harus dicapai. Agar rancangan kegiatan ini terlaksana
dengan baik dan tercapai sesuai target yang ditetapkan maka dibutuhkan
partisipasi, kejelasan target dan transparansi.
2. Nasionalisme
Nasionalisme adalah suatu pemahaman untuk mencintai bangsa dan negara
sendiri. Sebagai ASN harus dapat menanamkan dan megamalkan nilai-nilai luhur
Pancasila dalam menumbuhkan nasionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN)
sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik dan dan sebagai perekat
persatuan dan kesatuan bangsa dalam pelaksanaan tugas jabatannya. Indikator
nasionalisme yang perlu diterapkan dihubungkan dengan rancangan kegiatan ini
adalah rasa tanggung jawab, disiplin, jujur dan mendahulukan kepentingan
bersama satu organisasi agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.
3. Etika Publik
Etika publik adalah refleksi tentang standar/norma yang menentukan baik/buruk,
benar/salah perilaku, tindakan dan keputusan untuk mengarahkan kebijakan
publik dalam rangka menjalankan tanggung jawab pelayanan sesuai dengan
kode etik profesi. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, etika hormat dan taat
terhadap perintah atasan serta menerapkan nilai kesopanan untuk meminta izin
dan konsultasi kegiatan dan berkoordinasi dengan pimpinan instansi yang
menjadi ruang lingkup kegiatan kita, serta cermat dalam melaksanakan kegiatan
ini.
4. Komitmen Mutu
Standar penjaminan mutu pada setiap organisasi tentulah tidak sama mengingat
visi dan arah yang akan dituju berbeda tetapi ada beberapa nilai yang harus ada
pada komitmen mutu seperti:

12 Zulfikar HR Matike, SKep, Ns | UPTD Puskesmas Ollot


a. Efektif
b. Efisien
c. Inovasi
d. Berorientasi mutu

Indikator ini yang dibutuhkan untuk melihat jalannya rancangan kegiatan. Dalam
kegiatan ini melibatkan keempat indikator tersebut, karena adanya inovasi,
memiliki orientasi mutu untuk setiap bahan/pengetahuan yang di publikasi,
membutuhkan efektif dan efisien untuk setiap kegiatannya.

5. Anti Korupsi
Menurut Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, korupsi adalah tindakan
melawan hukum dengan melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau
orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau
perekonomian Negara. Sangat dibutuhkan nilai jujur dan sederhana melakukan
kegiatan ini, untuk memusnahkan korupsi dalam bentuk apapun.

13 Zulfikar HR Matike, SKep, Ns | UPTD Puskesmas Ollot


3.3 Rancangan Aktualisasi

Unit Kerja : UPTD Puskesmas Ollot

Identifikasi Isu :
1. Ketidak patuhan Petugas melakukan Hand Hygiene
2. Petugas tidak patuh terhadap SOP yang berlaku di puskesmas
3. Kurangnya pemahaman pasien TB dalam kepatuhan minum obat

Isu yang diangkat :


Ketidak patuhan Petugas melakukan Hand Hygiene

Gagasan pemecahan isu :


Pelaksanaan Sosialisasi, Edukasi, Motivasi dan Penguatan tentang Pentingnya
melakukan Hand Hygine

14 Zulfikar HR Matike, SKep, Ns | UPTD Puskesmas Ollot


Keterkaitan Kontribusi
Tahap Output/Hasil Penguatan Nilai - Nilai
No Kegiatan Substansi Mata Terhadap Visi Misi
Kegiatan Kegiatan Organisasi
Pelatihan Organisasi
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1. Melakukan 1. Membuat draft 1. Terkumpulnya - Etika Publik ASN yang memiliki Adanya sikap integritas
konsultasi yang akan di isu-isu yang Meminta izin dan akuntabilitas,nasion yang tinggi, hormat,
terdapat di
dengan Kepala konsultasikan kesepakatan dengan alisme serta etika sopan serta taat terhadap
unit kerja.
Puskesmas dengan Kepala sopan kepada menggambarkan pimpinan
Ollot terkait Puskesmas pimpinan merupakan pegawai berkualitas
rencana yang Ollot bentuk rasa hormat yang mampu
akan dilakukan 2. Melakukan 2. Surat kepada atasan memberikan
konfirmasi Persetujuan - Akuntabilitas pelayanan
waktu Kapus untuk Penyampaian pelayanan
pertemuan melakukan rencana kegiatan kesehatan yang
dengan Kepala aktualisasi kepada pimpinan bermutu,
Puskesmas secara transparan professional untuk
3. Menghadap 3. Adanya - Nasionalisme mewujudkan
Pimpinan kesepakatan Penyampaian masyarakat yang
Puskesmas dengan rencana kegiatan sehat dan mandiri
selaku mentor pimpinan kepada pimpinan

15 Zulfikar HR Matike, SKep, Ns | UPTD Puskesmas Ollot


membahas isu Puskesmas harus
dan kegiatan dan dukungan memperhatikan
yang akan pelaksanaan kepentingan
dilaksanakan kegiatan. bersama karena
4. Mendokument 4. Foto kegiatan hasil kegiatan
asikan tersebut merupakan
kegiatan kinerja bersama
konsultasi - Anti Korupsi
dengan Melakukan koordinasi
mentor waktu pertemuan
dengan jujur
- Komitmen mutu
Melakukan koordinasi
dengan kapus agar
meningkatkan
orientasi mutu

2. Koordinasi 1. Koordinasikan 1. Jadwal - Akuntabilitas Adanya Hal ini Adanya komunikasi antar
dengan Tim waktu dan pelaksanaan Koordinasi rencana berhubungan sesama rekan kerja dan
PPI tentang tempat dengan dan pertemuan kegiatan dengan dengan misi untuk pihak komunikasi yang

16 Zulfikar HR Matike, SKep, Ns | UPTD Puskesmas Ollot


pelaksanaan penanggung rekan kerja tim PPI Memberikan tercipta secara
sosialisasi jawab Tim PPI secara transparan pelayanan yang transparan, hormat
Hand Hygiene 2. Diskusi dengan 2. Adanya - Nasionalisme efektif dan efisien menghormati dan
rekan Tim PPI partisipasi dan Koordinasi dengan berdasarkan standar meperhatikan nilai
dukungan dari rekan kerja atau tim profesi kesopanan guna untuk
rekan kerja PPI dilakukan kepentingan bersama
atau tim PPI secara
terkait rencana musyawarah atau
kegiatan diskusi untuk
aktualisasi mencapai
kepentingan
3. Mendokumentas 3. Dokumentasi bersama
ikan kegiatan foto - Etika Publik
Dalam penyampaian
rencana kegiatan
kepada rekan kerja
bidan dilakukan
dengan sopan
3. Menyusun 1. Mencari literature 1. Adanya - Akuntabilitas Menyiapkan materi Sebagai pelayan publik,
Materi yang sesuai literature yang Kegiatan pendataan sosialisasi dan harus mampu

17 Zulfikar HR Matike, SKep, Ns | UPTD Puskesmas Ollot


sosialisasi dengan isu yang berhubungan dilakukan karena edukasi selaras menyediakan informasi
diangkat dengan isu adanya kejelasan dengan misi berupa data yang
2. Membaca dan 2. Paham dengan target dan organisasi yang mutakhir dan terupdate.
memahami isi isi leteratur kegiatan pendataan mana memberikan
literature dilakukan dengan pelayanan
3. Mencatat/menget 3. Materi penuh rasa kesehatan berupa
ik materi sosialisasi tanggung jawab. informasi kesehatan
literature untuk - Komitmen Mutu guna mendorong
disosialisasikan Kegiatan sosialisasi kemandirian
merupakan cara masyarakat dalam
efektif untuk menunjang program
menentukan target kesehatan
rencana kegiatan
sosialisasi edukasi
- Nasionalisme
Penulis mencari,
membaca, dan
memahami isi
literature dengan
rela

18 Zulfikar HR Matike, SKep, Ns | UPTD Puskesmas Ollot


mengorbankan
waktu demi
mendapatkan hasil
yang maksimal dan
disusun dalam
banner untuk
kepentingan
publik.
-Etika Publik
Penyampaian
sosialisasi dilakukan
dengan cermat
4 Sosialisasi dan 1. MeLaksanakan 1. Target - Akuntabilitas Melakukan Sebagai ASN dimana
edukasi pada sosialisasi dan sosialisasi dan Penyampaian sosialisasi dan merupakan pelayan
petugas edukasi tentang edukasi informasi dalam edukasi dapat masyarakat harus
tentang Hand Hand Hygiene memahami bentuk exbenner dan Memberikan memiliki inovasi terutama
Hygine akan poster sebagai pelayanan dalam proses
Pentingnya bentuk kesehatan yang penyampaian informasi
Hand Hygine transparansi berkualitas sesuai guna untuk menarik
2. Membuat 2. Rancangan kepada petugas dan pedoman dan perhatian masyarakat

19 Zulfikar HR Matike, SKep, Ns | UPTD Puskesmas Ollot


rancangan Banner dan mayarakat akan standar pelayanan akan informasi yang
banner sebaik poster tentang informasi publik yang yang ditetapkan dan disampaikan
dan semenarik Hand Hygine mereka butuhkan dapat
mungkin - Nasionalisme dipertanggung
3. Mencetak 3. Banner Mencetak Banner jawabkan
rancangan tentang hand sebagai bentuk sikap
banner hygine rela berkorban
4. Menggalang 4. Penandatanga untuk
komitmen nan komitmen menyampaikan
bersama untuk untuk informasi kesehatan
patuh melakukan kepada masyarakat
melakukan Hand Hand Hygine sebagaimana fungsi
Hygiene ASN yaitu pelayan
masyarakat guna
untuk kepentingan
bersama
- Etika Publik
Sekiranya petugas
cermat dalam
pemilihan kata-kata

20 Zulfikar HR Matike, SKep, Ns | UPTD Puskesmas Ollot


dan kalimat yang
dimuat dalam banner
sehingga informasi
dapat tersampaikan
dengan baik
- Komitmen Mutu
Pembuatan banner
sebagai media
informasi merupakan
bentuk inovasi
5 Pendampingan 1. Melakukan 1. Penguatan - Akuntabilitas Sosialisasi dan Kegiatan ini mendukung
para petugas penguatan kepada para Penyampaian edukasi yang penguatan tata nilai
terkait kembali kepada petugas motivasi disampaikan diberikan guna organisasi yaitu “CINTA”

pemahaman petugas tentang secara Jujur untuk


Hand Hygine hand hygiene - Nasionalisme memberdayakan
setiap hari Adanya penguatan serta mendorong
yang dilakukan kemandirian
dengan penuh rasa masyarakat dalam
2. Memberikan 2. Memotivasi rasa tanggung menunjang program
motivasi tentang petugas- jawab untuk kesehatan

21 Zulfikar HR Matike, SKep, Ns | UPTD Puskesmas Ollot


kepatuhan hand petugas yang kepentingan
hygiene setiap masih kurang bersama.
hari patuh - Etika Publik
melakukan Memberikan
Hand Hygine penguatan serta
3. Memberikan 3. Adany motivasi dilakukan
reinforcement penyampaian dengan sopan dan
positif pada reinforcement cermat sehingga
petugas yang positif pada pesan dapat mudah
bisa petugas yang dipahami
menjelaskan sudah patuh - Komitmen Mutu
dan melakukan Penguatan dan
memperagakan Hand Hygine motivasi dapat
hand hygiene meningkatkan
efisiensi dan ke
evektifitas

6. Melakukan 1. Membuat 1. Lembar check - Akuntabilitas Hasil evaluasi yang Memastikan kegiatan
evaluasi lembar check list Hasil evaluasi yang ada memberikan sudah berjalan sesuai
list
kepatuhan dibuat merupakan dampak yang baik rencana untuk mencapai
pemantauan
petugas kepatuhan pertanggungjaw dalam menciptakan tujuan organisasi

22 Zulfikar HR Matike, SKep, Ns | UPTD Puskesmas Ollot


melakukan petugas aban semua pihak masyarakat yang sehingga terwujudnya
Hand Hygiene melakukan terkait mandiri dalam tata nilai.
Hand Hygiene
2. Para petugas - Nasionalisme menunjang program
2. Mengisi lembar
paham dan Hasil evaluasi yang kesehatan
check list
mampu didapat merupakan
sekaligus
melaksanakan hasil kerjasama
mengevaluasi
Hand Hygine semua pihak terkait
hasil kegiatan
dan - Etika Publik
menerapkan Hasil evaluasi
setiap hari dilakukan dengan
3. Hasil laporan jujur dan cermat,
3. Membuat
peningkatan sehingga
laporan hasil
kepatuhan mendapatkan
terhadap
Hand Hygine kesimpulan yang
peningkatan
petugas valid tentang
kepatuhan
kegiatan yang
Hand Hygiene
sudah dilakukan
- Komitmen Mutu
Evaluasi yang
dilakukan menilai

23 Zulfikar HR Matike, SKep, Ns | UPTD Puskesmas Ollot


efektifitas
kegiatan
- Anti Korupsi
Berani dalam
menyampaikan
hasil evaluasi,
sehingga tidak ada
yang perlu ditutup-
tutupi.

24 Zulfikar HR Matike, SKep, Ns | UPTD Puskesmas Ollot


JADWAL IMPLEMENTASI

Nama Peserta : Zulfikar HR Matike, S.Kep, Ns


Instansi : UPTD Puskesmas Ollot
Isu : Ketidak Kepatuhan Petugas Melakukan Hand Hygine
Tempat
: Desa Ollot
Aktualisasi

No Isu/Kegiatan Nilai Dasar Tanggal Pelaksanaan Output


1. Melakukan koordinasi ETIKA PUBLIK 27 November 2019 Adanya kesepakatan dengan pimpinan Puskesmas
dengan Kepala AKUNTABILITAS dan dukungan pelaksanaan kegiatan
Puskesmas Ollot terkait NASIONALISME
rencana yang akan ANTI KORUPSI
dilakukan
2. Koordinasi dengan Tim AKUNTABILITAS 28 November 2019 Adanya partisipasi dan dukungan dari Tim PPI
PPI NASIONALISME
ETIKA PUBLIK

24 Zulfikar HR Matike, SKep, Ns | UPTD Puskesmas Ollot


3. Menyusun Materi AKUNTABILITAS 29 November s/d 1 Adanya materi sosialisasi dan edukasi untuk
sosialisasi KOMITMEN MUTU Desember 2019 diinformasikan kepada target
ETIKA PUBLIK
4. Sosialisasi dan edukasi AKUNTABILITAS 2 Desember 2019 Target sosialisasi dan edukasi paham, Hasil
pada petugas tentang NASIONALISME desain banner, Hasil cetakan banner, dan hasil
Hand Hygine ETIKA PUBLIK pengalangan komitmen
KOMITMEN MUTU
5. Pendampingan para AKUNTABILITAS 4-9 Desember 2019 Penguatan dan pemberian motivasi untuk petugas
petugas terkait NASIONALISME yang masih kurang patuh melakukan Hand Hygine.
pemahaman Hand ETIKA PUBLIK Memberikan reinforcement pada petugas yang
Hygine KOMITMEN MUTU sudah patuh.

6. Melakukan evaluasi AKUNTABILITAS 10-14 Desember 2019 Terlaksananya sosialisasi kegiatan yang telah
kepatuhan petugas NASIONALISME direncanakan dan dokumentasi proses kegiatan
melakukan Hand ETIKA PUBLIK serta adanya laporan hasil peningkatan kepatuhan
Hygiene KOMITMEN MUTU melakukan Hand Hygine
ANTI KORUPSI

25 Zulfikar HR Matike, SKep, Ns | UPTD Puskesmas Ollot