Anda di halaman 1dari 12

dee-roy

Belajar & Berbagi

Lanjut ke konten
 Beranda
 Daftar Inisiasi
 Perihal
← Soal UAS Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) Beserta Jawaban dan Penjelasannya

Contoh Soal Ujian Tugas Akhir Program Manajemen Operasi,


Beserta Perhitungannya
Posted on 11 Mei 2016by Triyanto Banyumasan

PT. MAX TOP


PT. Max Top adalah suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang telekomunikasi,
termasuk telepon genggam. Saat ini PT. Max Top menempati posisi pertama dalam
meraih pangsa pasar di Indonesia. PT. Max Top menerapkan filosofi “ kepuasan
pelanggan berarti kesejahteraan” yang mulai dicanangkan sejak tahun 2005. Pihak
manajemen selalu menekankan bahwa apabila pelanggan puas dengan produk mereka,
maka akan mendatangkan keuntungan besar bagi perusahaan dan pada akhirnya akan
mendatangkan kesejahteraan bagi seluruh karyawan. Demikian pula sebaliknya, apabila
pelanggan tidak puas dengan produk mereka, maka penjualan akan menurun dan pada
akhirnya perusahaan akan mengalami kerugian. Selama sepuluh tahun beroperasi, PT.
Max Top telah memproduksi berbagai peralatan komunikasi berteknologi tinggi yang
bertujuan untuk memuaskan pelanggan. Dengan alasan kepuasan pelanggan itulah,
pihak manajemen menetapkan standar mutu yang ketat, mulai dari pengadaan bahan
baku, pemilihan pemasok, proses produksi, tenaga ahli, sampai pada distribusi produk.
Pada pertengahan tahun 2010, PT. Max Top memproduksi satu produk telepon
genggam merek terbaru dengan fitur-fitur yang sangat canggih, eksklusif, dan
mengakomodasi kebutuhan konsumen masa kini. Produk telepon genggam baru
tersebut memiliki kelebihan fitur kamera perekam dengan resolusi tinggi serta
dilengkapi dengan memori yang cukup besar. Telepon genggam ini dapat dikatakan
juga berfungsi sebagai komputer mini, mengingat kemampuannya yang menyamai
kemampuan komputer PC. Selain kelebihan dari sisi teknologi komunikasi, telepon
genggam ini juga memiliki kelebihan utama yaitu tahan air sehingga pemakai tidak
terlalu risau apabila telepon genggamnya terkena air. Telepon genggam baru ini
diperkenalkan ke pasar dengan tipe G221 sebagai pengembangan dari
tipe sebelumnya. Produk G221 ini diharapkan mampu meraih pasar yang lebih luas,
karena pihak manajemen sangat yakin akan kemampuan dan kelebihan produk
tersebut. Agar dapat meraih pasar seluas-luasnya, perusahaan melakukan promosi
melalui berbagai media agar konsumen semakin mengenali produk tersebut.
REPORT THIS AD
REPORT THIS AD

Sebagai salah satu pemain dalam industri elektronik, PT. Max Top juga menghadapi
beberapa pesaing potensial yang kemungkinan akan mengikuti inovasi yang dilakukan
PT. Max Top. Adanya beberapa pesaing dalam industri ini menyebabkan tiap-tiap
produsen berusaha untuk membangkitkan kesukaan terhadap merek bagi pasarnya.
Menyadari akan semakin ketatnya persaingan dalam bisnis telepon genggam, PT. Max
Top selalu berusaha meningkatkan kualitasnya melalui perbaikan-perbaikan dalam
bidang manajemen keuangan, sumber daya manusia, pemasaran sampai pada proses
produksinya. Divisi marketing selaku divisi yang cukup berperan dalam keberhasilan
produk di pasar harus dapat menentukan harga yang tepat serta strategi promosi yang
dapat dilakukan. Produk G221 dibuat sebagai produk yang eksklusif yang ditujukan bagi
para eksekutif yang menuntut kemudahan layanan sesuai yang diinginkan. Tepat pada
bulan Juni 2010, G221 resmi diluncurkan di pasaran dengan wilayah pemasaran utama
meliputi pulau Jawa, Bali, dan Sumatera. Pertumbuhan penjualan yang masih
lambat di awal-awal penjualan produk merupakan tantangan utama yang harus
dihadapi pihak manajemen. Agar G221 dapat menarik minat konsumen yang
mengutamakan kualitas dan kemudahan, maka dilakukan strategi pemasaran yang
memfokuskan pada harga yang tinggi yang dibarengi dengan promosi yang gencar
melalui berbagai media. Sebagai perusahaan yang telah memiliki reputasi yang cukup
baik dalam hal kualitas, maka PT. Max Top selalu menekankan pada kualitas produk
walaupun harga akan menjadi lebih mahal.
Saat ini PT. Max Top memiliki pabrik perakitan di Bekasi. Pada awal tahun 2011, PT.
Max Top berencana untuk memperluas daerah pemasaran meliputi wilayah Indonesia
bagian timur yang diharapkan dapat memberikan tambahan keuntungan bagi
perusahaan. Untuk itu, pihak manajemen merencanakan untuk mendirikan satu pabrik
baru. Terdapat 3 alternatif kota yang dapat dijadikan lokasi pabrik yaitu kota A, kota B,
dan kota C. Apabila pabrik ditempatkan di kota A, maka biaya tetap per bulan yang akan
ditanggung perusahaan saat pabrik telah beroperasi adalah sebesar Rp50.000.000,00
dan biaya variabel sebesar Rp350.000,00 per unit. Untuk kota B, biaya tetap per bulan
adalah sebesar Rp35.000.000,00 dan biaya variabel sebesar Rp400.000,00 per unit,
dan untuk kota C biaya tetap per bulan adalah Rp40.000.000,00 dan biaya variabel
sebesar Rp300.000,00 per unit.

Pihak manajemen memperkirakan bahwa produk G221 akan mampu meraih sukses
sampai dengan minimal dua tahun mendatang. Pada tahun ketiga, akan dikembangkan
produk baru yang lebih canggih dari tipe G221 yaitu tipe G222 dengan fitur yang jauh
lebih memuaskan. Untuk mempersiapkan produksi G222, pihak manajemen berencana
untuk melakukan investasi pembelian mesin yang dapat menunjang keakuratan fitur-
fitur G222. Pihak manajemen menerima tawaran mesin dari Jerman dengan merek
“PEGASUS” seharga Rp1.000.000.000,00. Mesin ini diharapkan mampu memberikan
penghasilan ke perusahaan sebesar Rp270.000.000,00 per tahun. Di samping tawaran
mesin “PEGASUS”, perusahaan juga tengah mempertimbangkan tawaran dari Jepang
dengan merek “HOKAIDO” seharga Rp900.000.000,00. Mesin ini mampu
memberikan penghasilan sebesar Rp210.000.000,00 per tahun.
Pimpinan PT. Max Top menyadari betul bahwa agar dapat memenangkan persaingan,
perusahaan harus melakukan berbagai efisiensi dan perbaikan di segala bidang,
termasuk dalam bidang sumber daya manusia. Saat ini PT. Max Top tengah menyusun
analisis kebutuhan tenaga IT mengingat tenaga IT merupakan tenaga kerja inti bagi
kelancaran produksi perusahaan. Saat ini bagian HRD sedang melakukan riset
mengenai probabilitas daya tahan tenaga IT. Untuk itu, pihak HRD mencoba mencari
data mengenai probabilitas daya tahan tenaga IT pada dua perusahaan pesaing utama,
yaitu PT. Prima Mandiri dan PT. Indo Nusa Telekomindo untuk dibandingkan dengan
probabilitas daya tahan tenaga IT PT. Max Top. Data yang telah dikumpulkan oleh
Bagian HRD adalah seperti pada Tabel 3.

Tabel 3

Data Probabilitas Karyawan

LEVEL
NAMA KARYAWAN IT JUMLAH KEHILANGAN
PERUSAHAAN TAHUN 2010 TENAGA IT
PT. PRIMA MANDIRI 500 50
PT. INDO NUSA
TELEKOMINDO 400 70
PT. MAX TOP 700 40
Sejak tahun 2009 perusahaan menetapkan upah sesuai dengan keputusan pihak
manajemen perusahaan. Upah yang diterima para karyawan dibagi dalam dua golongan
yaitu:

1. Gaji bulanan. Gaji ini diberikan kepada karyawan staf tetap yang besarnya antara
dua hingga lima juta rupiah setiap bulan.
2. Upah harian yang dibayarkan seminggu sekali. Upah ini diberikan kepada
karyawan tidak tetap, yaitu karyawan bagian finishing dan petugas angkut.
Besarnya upah antara Rp50.000,00 hingga Rp60.000,00 per hari.

PERTANYAAN
1. Hitunglah total biaya untuk setiap lokasi dengan mempertimbangkan
biaya tetap dan biaya variabel pada kapasitas 400 unit per bulan, kemudian
tentukan kota manakah yang sebaiknya dipilih! Jelaskan alasan Saudara! 25%
2. Hitunglah payback period tiap-tiap mesin, kemudian tentukan mesin
manakah yang sebaiknya dibeli perusahaan. Jelaskan alasan Saudara! 25%
3. a). Tentukan produk G221 saat ini berada pada tahap apa dalam
daur hidup produknya? Jelaskan ciri-ciri tahapan daur hidup tersebut!
b). Berdasarkan uraian kasus, strategi pemasaran apakah yang digunakan
oleh pihak manajemen PT. Max Top sesuai tahapan daur hidup produk yang
sudah Anda pilih pada point a)? Jelaskan alasan Saudara!

c). Jelaskan bauran promosi produk yang dapat dipilih perusahaan!


25%
4. a). Hitunglah probablilitas daya tahan karyawan bagian IT untuk ketiga
perusahaan!
b). Tentukan perusahaan manakah yang mempunyai probabilitas daya tahan
yang paling baik!

c). Jika pada perusahaan lain besarnya upah bagian finishing dan petugas
angkut berkisar antara Rp60.000,00 hingga Rp70.000,00 per hari, maka
sesuai dengan teori keadilan (equity theory) tindakan apa yang kemungkinan
akan dilakukan oleh karyawan bagian finishing dan petugas angkut PT. Max
Top? 25%

JAWABAN
1. Total Biaya untuk setiap lokasi dengan mempertimbangkan biaya
tetap dan biaya variabel pada kapasitas 400 / bulan.
Diketahui :
 Kota A : Biaya Tetap : 50.000.000
Biaya Variabel : 350.000 / Unit

 Kota B : Biaya Tetap : 35.000.000


Biaya Variabel : 400.000 / Unit

 Kota C : Biaya Tetap : 40.000.000


Biaya Variabel : 300.000 / Unit
 Kapasitas Produksi : 400

Rumus : Biaya Tetap + ( Biaya Variabel x Kapasitas Produksi )


 Kota A : 50.000.000 + ( 350.000 x 400 ) = 190.000.000
 Kota B : 35.000.000 + ( 400.000 x 400 ) = 195.000.000
 Kota C : 40.000.000 + ( 300.000 x 400 ) = 160.000.000
Lokasi yang dipilih adalah Kota C karena biaya produksinya lebih kecil
dibandingkan dengan kota-kota yang lain.

2. Payback Period Tiap-Tiap Mesin


Diketahui :

Mesin Merk “PEGASUS” : 1.000.000.000

Proceed Mesin Merk “PEGASUS” : 270.000.000 / Tahun

Mesin Merk “HOKAIDO” : 900.000.000

REPORT THIS AD

Proceed Mesin Merk “HOKAIDO” : 210.000.000 / Tahun

Mesin Merk “PEGASUS”


 Selama 3 Tahun investasi sudah kembali 810.000.000 (3 x 270.000.000),
sedangkan sisanya 1.000.000.000 – 810.000.000 = 190.000.000 akan kembali
dalam ( 190.000.000 / 270.000.000 ) x 12 bulan = 8,4 bulan dibulatkan 8 bulan.
Jadi payback period mesin PEGASUS adalah 3 tahun 8 bulan.
Mesin Merk “HOKAIDO”
 Selama 4 Tahun investasi sudah kembali 840.000.000 ( 4 x 210.000.000 )
sedangkan sisanya 900.000.000 – 840.000.000 = 60.000.000 akan kembali
dalam ( 60.000.000 / 210.000.000 ) x 12 bulan = 3.43 bulan dibulatkan 3 bulan
Jadi payback period mesin Hokaido adalah 4 tahun 3 bulan.

Dengan demikian PT. Max Top disarankan untuk membeli Mesin Merk
PEGASUS karena payback periodnya lebih pendek yang berarti investasi
lebih cepat kembali dibandingkan dengan membeli mesin merk
HOKAIDO.

3. Produk G 221 yang diproduksi oleh PT. Max Top berada pada Tahap
Perkenalan. Pada tahap ini ditandai dengan :
 Pertumbuhan penjualan yang masih lambat di awal-awal penjualan produk
 Max Top selalu menekankan pada kualitas produk walaupun harga akan
menjadi lebih mahal.
 Telepon genggam baru ini diperkenalkan ke pasar dengan tipe G221
sebagai pengembangan dari tipe sebelumnya
 Agar G221 dapat menarik minat konsumen yang mengutamakan kualitas dan
kemudahan, maka dilakukan strategi pemasaran yang memfokuskan pada harga
yang tinggi yang dibarengi dengan promosi yang gencar melalui berbagai media
1. Strategi yang akan diterapkan oleh PT Max Top sesuai dengan kasus pada poin a.
adalah Strategi Profil Tinggi, merupakan strategi pemasaran yang
menetapkan harga tingi dan promosi tinggi (Agar G221 dapat menarik minat
konsumen yang mengutamakan kualitas dan kemudahan, maka dilakukan
strategi pemasaran yang memfokuskan pada harga yang tinggi yang dibarengi
dengan promosi yang gencar melalui berbagai media). Harga yang tinggi
dimaksudkan untuk memperoleh laba kotor per unit sebanyak mungkin.
Sedangkan promosi yang tinggi ditujukan untuk memperbesar penetrasi ke
pasarnya.
2. Bauran promosi produk yang dapat dilkaukan adalah sebagai berikut :
 Periklanan : Pemilihan media ( majalah, televise, surat kabar ), penetuan format
iklan dan pesannya.
 Penjualan Tatap Muka ( Personal Selling ) : Penarikan, pemilihan, latihan,
kompensasi, dan supervise.
 Promosi Penjualan : Dilakukan dengan mengadakan suatu pameran, peragaan,
demonstrasi, dan lain sebagainya.
 Publisitas : kegiatan yang hamper sama dengan periklanan , hanya biasanya
dilakukan tanpa biaya dan tidak berupa iklan.
4. Probablilitas daya tahan karyawan bagian IT untuk ketiga perusahaan

Jumlah Dapat
Level Kehilangan Mempertahankan Level
Nama Perusahaan Karyawan Tenaga IT Perawat Karyawan
IT Tahun
2010
PT. Prima Mandiri 500 50 450 450/500=0.9
PT. Indo Nusa
Telekomindo 400 70 330 330/400=0.83
PT. Max Top 700 40 660 660/700=0.94
REPORT THIS AD

a. Pada table diatas diketahui bahwa Probabilitas PT. Max Top yaitu 0.94 memiliki
probabilitas lebih tinggi untuk mempertahankan karyawannya dibandingkan PT. Prima
Mandiri dan PT. Indo Nusa Telekomindo. PT. Indo Nusa Telekomindo untuk belajar
lebih lanjut kenapa mempunya probabilitas lebih rendah.

b. Pada table diatas diketahui bahwa Probabilitas PT. Max Top yaitu 0.94 memiliki
probabilitas lebih tinggi untuk mempertahankan karyawannya dibandingkan PT. Prima
Mandiri dan PT. Indo Nusa Telekomindo.
c. Jika pada perusahaan lain besarnya upah bagian finishing dan petugas angkut
berkisar antara Rp60.000,00 hingga Rp70.000,00 per hari, maka sesuai dengan teori
keadilan (equity theory) tindakan yang kemungkinan akan dilakukan oleh karyawan
bagian finishing dan petugas angkut PT. Max Top adalah :

Karyawan Perbandingan dengan Orang Lain


Penghargaan yang saya Penghargaan yang
peroleh (outcomes) diterima orang lain
Kontribusi yang saya Kontribusi yang
berikan (inputs) = diberikan orang lain = Adil
Penghargaan yang saya Penghargaan yang
peroleh (outcomes) diterima orang lain Tidak Adil
Kontribusi yang saya Kontribusi yang (di bawah
berikan (inputs) < diberikan orang lain = penghargaan)
Tindakan untuk menebus ketidakadilan adalah:
1. Karyawan mengurangi input/usaha (misal, tidak bekerja keras)
2. Karyawan berusaha meningkatkan pendapatan (misal, korupsi)
3. Karyawan meninggalkan situasi yang menyebabkan ketidakadilan (misal, ke
luar organisasi)

Iklan
LAPORKAN IKLAN INI

Iklan
LAPORKAN IKLAN INI

Share this:

 Twitter

 Facebook

 LinkedIn

 Reddit

 Pinterest

 Tumblr

 Cetak

 Surat elektronik

 Pocket

MANAJEMEN KUALITAS DALAM PERUSAHAAN JASA


dalam "Manajemen Operasi Jasa"
STRATEGI OPERASI UNTUK BARANG DAN JASA
dalam "Manajemen Operasi Jasa"

STRATEGI, KOLABORASI, DAN INTEGRASI DALAM RANTAI PASOK


Strategi merupakan salah satu unsur yang penting dalam kegiatan organisasi atau perusahaan, tidak
terkecuali dalam rantai pasok. Strategi rantai pasok sangat penting bagi kesuksesan pada banyak
organisasi bisnis sekaligus juga sama pentingnya terhadap organisasi non profit. Strategi rantai
pasok ditujukan untuk pencapaian strategi kompetitif perusahaan. Suatu strategi kompetitif
perusahaan bertujuan…
dalam "Manajemen Rantai Pasokan"

Tentang Triyanto Banyumasan


Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Lihat semua pos dari Triyanto Banyumasan →

Pos ini dipublikasikan di Manajemen Operasi dan tag contoh soal uas ut, contoh soal ujian tugas akhir program
manajemen operasi, soal tap ut manajemen. Tandai permalink.

← Soal UAS Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) Beserta Jawaban dan Penjelasannya
3 Balasan ke Contoh Soal Ujian Tugas Akhir Program Manajemen
Operasi, Beserta Perhitungannya

1. Masrido Silaban berkata:


7 Mei 2018 pukul 19:40

Terima kasih,.. ini sangat membantu

Suka

Balas
2. Lastriwan pardede berkata:
5 Desember 2018 pukul 13:30

Reblogged this on Lastriwan Ray Matha Selvia Pardede.

Suka

Balas

3. JAWI berkata:
28 Juni 2019 pukul 07:24

terimakasih atas tersedianya soal dan jawaban TAP manajemen UT semuga bemanfaat
bagi kami

Suka

Balas
Tinggalkan Balasan

 disclaimer
Sebagian isi postingan merupakan inisiasi manajemen Universitas Terbuka. Hak Cipta tulisan yang termasuk inisiasi
milik Universitas Terbuka, atau aviliasinya. Postingan ini hanya untuk memudahkan saya dalam belajar. Kritik saran
ke : deeroy.ut@gmail.com Terimakasih


 Tulisan Terakhir
 Contoh Soal Ujian Tugas Akhir Program Manajemen Operasi, Beserta Perhitungannya
 Soal UAS Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) Beserta Jawaban dan Penjelasannya
 Tips Agar UAS Universitas Terbuka Mendapat Nilai Bagus (lulus), Tanpa Tatap Muka dan Tanpa Modul
 Analisis Sumber Dana dan Penggunaannya Dalam Manajemen Keuangan
 Tujuan Dan Fungsi Manajemen Keuangan, Secara Singkat
 Arsip
 Mei 2016
 Maret 2016
 Februari 2016
 Desember 2015
 November 2015
 Oktober 2015
 September 2015
 Agustus 2015
 November 2013
 Mei 2012
 Maret 2011
 Kategori
 Audit SDM
 Ekonomi Moneter
 informasi
 kewirausahaan
 Manajemen Keuangan
 Manajemen Operasi
 Manajemen Operasi Jasa
 Manajemen Rantai Pasokan
 Manajemen SDM
 Penganggaran
 pengantar ekonomi mikro
 Pengembangan Produk
 Perekonomian Indonesia
 perilaku konsumen
 Tak Berkategori
 Tips dan Trik
 Wordpress post
 Yang sedang belajar

Iklan
LAPORKAN IKLAN INI

 paling banyak dipelajari


 Contoh Soal Ujian Tugas Akhir Program Manajemen Operasi, Beserta Perhitungannya
 Soal UAS Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) Beserta Jawaban dan Penjelasannya
 STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK
 Analisis IS - LM dalam Ekonomi Moneter
 BUDAYA DAN SUBBUDAYA
 Yang Hangat Dari Sebelah
 Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
 Meta
 Daftar
 Masuk
 Entries feed
 Feed Komentar
 WordPress.com
dee-roy
Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Privasi & Cookie: Situs ini menggunakan cookie. Dengan melanjutkan menggunakan situs web ini,
Anda setuju dengan penggunaan mereka.
Untuk mengetahui lebih lanjut, termasuk cara mengontrol cookie, lihat di sini: Kebijakan Cookie
 Ikuti

REPORT THIS AD