Anda di halaman 1dari 2

NAMA : INDRI WALDININGSIH

NPM : F0I 119027

Evaluation of Perioperative Medication Errors and Adverse Drug Events


Karen C. Nanji, M.D., M.P.H., Amit Patel, M.D., M.P.H., Sofia Shaikh,
B.Sc., Diane L. Seger, R.Ph., David W. Bates, M.D., M.Sc.

Judul : Evaluasi Tingkat Kesalahan Pengobatan Perioperatif (MEs) dan Kejadian Obat
Yang Merugikan (ADE).

Lokasi Penelitian : Massachusetts General Hospital, Booston, Massachusetts

Abstrak :

Latar Belakang : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai tingkat kesalahan

pengobatan perioperatif (MEs) dan kejadian obat yang merugikan (ADE)

sebagai persentase dari administrasi obat, untuk mengevaluasi akar

penyebabnya, dan untuk merumuskan solusi yang ditargetkan untuk

pencegahannya.

Metode : Dalam penelitian observasional prospektif ini, staf studi terlatih anestesi

(ahli anestesi / perawat anestesi) mengamati operasi yang dipilih secara

acak di pusat medis akademik perawatan tersier 1.046 tempat tidur untuk

mengidentifikasi ME dan ADE selama 8 bulan. Abstraksi bagan

retrospektif dilakukan untuk menandai peristiwa yang terlewatkan oleh

pengamatan. Semua kejadian selanjutnya akan diulas oleh dua pengulas

independen. Hasil utama adalah kejadian ME dan ADE.

Hasil : Sebanyak 277 operasi diamati dengan 3.671 administrasi obat di mana 193

(5,3%; 95% CI, 4,5 - 6.0) melibatkan ME dan / atau ADE. Dari jumlah

tersebut, 153 (79,3%) dapat dicegah dan 40 (20,7%) tidak dapat dicegah. Itu

termasuk kejadian 153 (79,3%) kesalahan dan 91 (47,2%) ADE. Meskipun

32 (20,9%) dari kesalahan memiliki sedikit potensi bahaya, 51 (33,3%)


menyebabkan ADE dan 70 lainnya (45,8%) berpotensi membahayakan

pasien. Dari 153 kesalahan, 99 (64,7%) serius, 51 (33,3%) signifikan, dan 3

(2,0%) mengancam jiwa.

Kesimpulan : Satu dari 20 pemberian obat perioperatif terdapat ME dan / atau ADE..

Lebih dari sepertiga dari MEs yang damati menyebabkan ADE, dan dua

pertiga sisanya memiliki potensi bahaya. Angka ini jauh lebih tinggi

daripada yang dilaporkan oleh survei retrospektif. Diharapkan adanyan

solusi spesifik yang dapat mengurangi kejadian MEs pada perioperative.