Anda di halaman 1dari 1

Jelaskan isu-isu di bidang akuntansi dan auditing yang dianggap menarik dan jelaskan

mengapa isu tersebut menarik bagi Anda!

Jawab :
Selamat siang, berikut tanggapan saya mengenai diskusi sesi 1 ini.
Isu di bidang akuntansi yang menarik menurut saya adalah Akuntansi Sosial, Karna
Akuntansi Sosial ini merupakan penerapan pendekatan sosiologis yang ditujukan untuk
mendorong perusahaan yang berfungsi dalam sistem pasar besar untuk mempertanggung
jawabkan dampak kegiatan pada lingkungan, melalui pengukuran internalisasi dan
pengungkapan dampak sosial dalam laporan akuntansinya.
Akuntansi sosial adalah pengukuran dan pelaporan, internal atau eksternal yang
menginformasikan pengaruh kepedulian perusahaan terhadap kegiatan masyarakat (Estes,
1976) .
Akuntansi Sosial bertujuan untuk mengukur dan mengungkapkan social benefit dan social
cost yang ditimbulkan oleh kegiatan-kegiatan perusahaan tersebut kepada masyarakat. Secara
lebih tepat tujuan akuntansi sosial ini adalah untuk meng-internalize social cost dan social
benefit sehingga hasil yang relevan dapat ditentukan.
Sumber : BMP Teori Akuntansi EKSI4415 Modul 7 Halaman 37-38

Isu di bidang Auditing yang menarik pada jenis Audit menurut saya adalah Audit
Operasional yaitu penelaahan atas bagian manapun dari prosedur dan metode operasi
perusahaan untuk menilai efisiensi dan efektivitasnya. Pada saat selesainya audit operasional,
auditor akan memberikan rekomendasi dan saran kepada manajemen untuk memperbaiki
jalannya operasi perusahaan. Contoh : Menilai efisiensi dan keakuratan dari proses transaksi
pembayaran gaji yang mempergunakan system computer baru, evaluasi struktur organisasi,
evaluasi metode produksi, pemanfaatan komputer, dan pembelian aset tetap yang baru.
Hal lain yang menarik di bidang Auditing yaitu pada jenis Auditor Pajak, Direktorat Jendral
Pajak (DJP) yang berada di bawah Kementrian Kauangan RI bertanggungjawab atas
penerimaan pemerintah dari sektor perpajakan dan bertanggung jawab atas penegakan hukum
dalam pelaksanaan ketentuan perpajakan. Aparat pelaksana DJP di lapangan adalah KPP
(Kantor Pelayanan Pajak) dan KARIPKA (Kantor Pemeriksaan dan Penyidik Pajak).
KARIPKA memiliki auditor-auditor khusus yang melakukan audit terhadap wajib pajak
tertentu untuk menilai apakah telah memenuhi aturan atau ketentuan perundangan
perpajakan.
Sumber : BMP Laboratorium Auditing EKSI4414 Modul 1 Halaman 9-10

TerimaKasih
SEMANGAT