Anda di halaman 1dari 17

D

A
FT
A PERINGKAT RISIKO
R SKOR
TINGKATAN
GRADING RANGKING
RI IDENTIFIKASI PROSES RISIKO TINGGI DAMPAK PELUANG RISIKO
SI
NO
1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 DXP L M H E
K
O KATAGORI RUANG
JENIS RISIKO
RISIKO LINGKUP
(R
IS1 Operasional Infeksi Risiko terjadinya Infeksi Kontrol ( akibat adanya
Kontrol permasalahan keterlambatan pengelolaan sampah
K infeksius, permasalahan pada jaringan limbah cair)
R
E
GI
ST
E
R)
K2 Operasional Infeksi
Kontrol
Risiko petugas tertusuk benda tajam pada saat
pemisahan sampah infeksius di ruangan
E
SL
IN
G

3 Operasional Infeksi Risiko petugas mendapat infeksi pada saat


Kontrol mengumpulkan sampah infeksius dari sumbernya
4 Operasional Infeksi Risiko petugas tertusuk benda tajam pada saat
Kontrol pengangkutan sampah infeksius

5 Operasional Infeksi Risiko petugas mendapat infeksi silang :pada saat


Kontrol penimbangan sampah infeksius benda tajam, akibat
keteledoran pembuangan sampah tidak sesuai
dengan jenis tempat sampahnya; akibat tidak
menerapkan hand higiene (cuci tangan) dengan
baik, akibat tidak menggunakan APD yang sesuai
dengan standar.

6 Operasional Infeksi Risiko petugas tertusuk benda tajam pada saat


Kontrol penimbangan sampah infeksius

7 Operasional Infeksi Risiko sampah infeksius menumpuk di TPS


Kontrol
8 Operasional Komunitas Risiko terpapar pencemaran akibat bau limbah
(akibat adanya permasalahan dalam bangunan dan
penggunaannya (letak kantor dan tempat
pembuangan limbah terlalu dekat), pengangkutan
limbah padat infeksius yang sering terlambat,
pengoperasian pengolahan limbah cair yang
bermasalah)

9 Operasional Infeksi Risiko terjadinya infeksi kontrol (pada saat inspeksi


Kontrol saluran limbah cair, inspeksi IPAL dan pengambilan
sampel air limbah)

10 Operasional Infeksi Risiko terpapar bahan berbahaya dan beracun (B3)


Kontrol pada saat melakukan pengelolaan limbah B3,
melakukan pengendalian vektor dan binatang
pengganggu.
11 Operasional Infeksi Tertular infeksi MRSA pada saat inspeksi ruangan
Kontrol akibat kegagalan penerapaan cuci tangan yang
benar, tidak menggunakan APD yang sesuai dan
standar.

12 Operasional Infeksi Risiko tertular penyakit pasien (pada saat kontak


Kontrol dengan pasien, kontak dengan peralatan
terkontaminasi, kontak dengan limbah pasien, dan
akibat tidak menerapkan cuci tangan yang baik)

13 Operasional Masalah Risiko terjadinya Banjir di lingkungan kerja (akibat


Bangunan permasalahan lingkungan)
dan
Pengguna
annya
14 Operasional Infeksi Risiko terpapar zat kimia (pada saat membuat
Kontrol larutan insekstisida dan pemasangan umpan racun
vektor.

15 Operasional Infeksi Risiko tertusuk limbah tajam infeksius / NSI (akibat


Kontrol ketidak lengkapan APD pada saat melakukan
pengawasan dalam pengelolaan sampah benda
tajam)

16 Operasional Kecelakaa Risiko tergelincir/terpeleset/terjatuh saat


n pengawasan sanitasi di lingkungan RS, pada saat
pengawasan dalam penebangan pohon dan
penataan taman, tertimpa oleh benda jatuh saat
pemantauan sanitasi dalam gedung, tertusuk benda
tajam bukan jarum saat operasional dilapangan dan
kegiatan memperbaiki tempat sampah.
17 Operasional Komunitas Risiko terjadinya serangan serangga, vektor dan
binatang pengganggu pada saat melakukan
pengendalian di lingkungan RS.

18 Operasional Infeksi Risiko tetugas terpapar vektor penyakit pada saat


Kontrol melakukan inspeksi dan pengendalian vektor dan
binatang pengganggu.

19 Operasional Kecelakaa Risiko terpapar kebisingan akibat pengoperasian


n peralatan disekitar area pengawasan sanitasi
kesling.
20 Operasional Kecelakaa Risiko terpapar asap rokok (pada saat pemantauan
n ketaatan peraturan larangan merokok)

21 Operasional Komunitas Risiko terpapar debu (saat melakukan pengawasan


sanitasi lingkungan, pada saat melakukan
pengawasan pada pengukuruan debu dan udara
amiben)

22 Operasional Infeksi Risiko bercampur sampah infeksius di ruang rawat


Kontrol inap

23 Operasional Infeksi Risiko kantong sampah Infeksius kosong di ruang


Kontrol rawat inap
24 Operasional Infeksi Risiko kantong sampah umum kosong di ruang
Kontrol rawat inap

25 Operasional Infeksi Risiko sampah umum menumpuk di TPS


Kontrol

26 Operasional Isu Risiko petugas kehilangan dan kerusakan barang


Keamana pribadi maupun dinas (akibat pengawasan yang
n tidak maksimal, tidak adanya cctv, adanya pengacau
(isu keamanan)
TINDAKAN PENGENDALIAN / PENANGG
UPAYA MITIGASI MONITORING EVALUASI UNG
RISIKO YANG DILAKUKAN JAWAB

TANGGAL CAPAIAN TANGGAL CAPAIAN

1. Melakukan prosedur sesuai SPO. Kesling


2. Menggunakan APD secara
lengkap dan tepat.
3. Selalu menerapkan hand hygiene.
4. Melaporkan segera permasalahan
yang terjadi pada pejabat berwenang
untuk ditindak lanjuti.
5. Monitoring harian).
6. Evaluasi bulanan

1. Bekerja sesuai SPO Kesling


2. Gunakan alat Pelindung Diri
sesuai standar
3. Lakukan manajemen alat tajam
dengan benar

1. Melakukan prosedur sesuai SPO. Kesling


2. Menggunakan APD secara
lengkap dan tepat.
3. Selalu menerapkan hand hygiene.
4. Melakukan pengawasan maksimal
pada pembuangan sampah infeksius
5. Optimalisasi sosialisasi dan
edukasi pembuangan sampah
infeksius pada tenaga medis.
6. Monitoring harian.
5. Evaluasi bulanan
1. Bekerja sesuai SPO Kesling
2. Gunakan alat Pelindung Diri
sesuai standar
3. Lakukan manajemen alat tajam
dengan benar

1. Melakukan prosedur sesuai SPO. Kesling


2. Menggunakan APD secara
lengkap dan tepat.
3. Selalu
menerapkan hand hygiene.
4. Melakukan pengawasan maksimal
pada pembuangan sampah infeksius
5. Optimalisasi sosialisasi dan
edukasi pembuangan sampah
infeksius pada tenaga medis.
6. Monitoring harian.
5. Evaluasi bulanan

1. Bekerja sesuai SPO Kesling


2. Gunakan alat Pelindung Diri
sesuai standar
3. Lakukan manajemen alat tajam
dengan benar

1. Sosialisasi standar PPI dalam Kesling


pengelolaan sampah infeksius
kepada instalasi kesling
2. Sampah infeksius yang belum di
angkut/dibawa dalam waktu 24 jam
harus disimpan di sesuai standar PPI
3. Laporkan segera ke pihak ketiga
penanganan sampah infeksius untuk
segera diangkut
1. Melakukan prosedur sesuai SPO. Kesling
2. menggunakan APD secara
lengkap dan tepat.
3 selalu
menerapkan hand hygiene. 4.
melakukan pelaporan atas
pencemaran yang sering terjadi pada
pejabat berwenang untuk ditindak
lanjuti. 5. evaluasi bulanan

1. Melakukan prosedur sesuai SPO. Kesling


2. menggunakan APD secara
lengkap dan tepat.
3 selalu
menerapkan hand hygiene.

1. Melakukan prosedur sesuai SPO. Kesling


2. Menggunakan APD secara
lengkap dan tepat.
3. Selalu menerapkan hand hygiene.
4. Melakukan pengawasan maksimal
pada penyimpanan dan
pembuangan B3.
5. Menyediakan kelengkapan
labeling safety resiko pada
penyimpanan B3, rincian B3 dan
peringatannya.
6. Memperhatikan peringatan pada
tempat" penyimpanan B3.
6. Monitoring harian.
7. Evaluasi bulanan
1 Melakukan prosedur sesuai SPO. Kesling
2. Menggunakan APD secara
lengkap dan tepat.
3. Selalu menerapkan hand hygiene.
4. Optimalisasi pengawasan,
sosilisasi dan edukasi.
5. Monitoring harian.
6. Evaluasi bulanan

1 Melakukan prosedur sesuai SPO. Kesling


2 Menggunakan APD secara lengkap
dan tepat.
3. Selalu menerapkan hand hygiene.
4. Melakukan pengawasan maksimal
pada pembuangan sampah infeksius
(monitoring harian).
5. Evaluasi bulanan

1. Melakukan prosedur sesuai SPO. Kesling


2. Menggunakan APD secara
lengkap dan tepat.
3. Selalu menerapkan hand hygiene.
4. Optimalisasi pengawasan pada
area yang rawan banjir.
5. Melakukan pelaporan kepada
satuan kerja terkait tentang
kemungkinan permasalahan
penyebab banjir.
6. Monitoring harian
7. Evaluasi bulanan.
1. Melakukan prosedur sesuai SPO. Kesling
2. Menggunakan APD secara
lengkap dan tepat.
3. Selalu menerapkan hand hygiene.
4. Mensosialisasikan bahaya
terpapar setiap larutan yang dipakai.
5. Monitoring.
6. Evaluasi bulanan

1. Melakukan prosedur sesuai SPO. Kesling


2. Menggunakan APD secara
lengkap dan tepat.
3. Selalu menerapkan hand hygiene.
4. Melakukan pengawasan maksimal
pada pembuangan sampah infeksius
dan benda tajam.
5. Optimalisasi sosialisasi dan
edukasi.
6. Monitoring harian
7. Evaluasi bulanan

1. Melakukan prosedur sesuai SPO. Kesling


2. Menggunakan APD secara
lengkap dan tepat.
4. Mengkoordinasikan pekerjaan
dengan satuan kerja terkait.
5. Menyediakan papan peringatan
pada area yang tinggi resiko
kejatuhan benda dan terpeleset.
6. Monitoring harian.
5. Evaluasi bulanan
1. Melakukan prosedur sesuai SPO. Kesling
2. Menggunakan APD secara
lengkap dan tepat.
3. Selalu menerapkan hand hygiene.
4. Melaporkan dengan segera
apabila terjadi kontak lansung
dengan binatang ataupun vektor
seperti tergigit.
5. Melakukan koordinasi kegiatan
dengan satuan kerja terkait.
6. Monitoring harian.
5. Evaluasi bulanan

1. Melakukan prosedur sesuai SPO. Kesling


2. Menggunakan APD secara
lengkap dan tepat.
3. Selalu menerapkan hand hygiene.
4. Melaporkan dengan segera
apabila terjadi kontak lansung
dengan binatang ataupun vektor
seperti tergigit.
5. Monitoring harian.
6. Evaluasi bulanan

1. Melakukan prosedur sesuai SPO. Kesling


2. Menggunakan APD secara
lengkap dan tepat.
3. Mengatur jadwal yang efektif dan
efisien untuk pemantauan pada area
yang tingkat kebisingannya tinggi.
4. Melakukan pemeriksaan secara
berkala pada intensitas kebisingan
area
5. Monitoring harian.
6. Evaluasi bulanan
1. Melakukan prosedur sesuai SPO. Kesling
2. Mencegah / menghindari paparan
asap rokok.
3. Monitoring harian.
4. Evaluasi bulanan

1. Melakukan prosedur sesuai SPO. Kesling


2. Menggunakan APD secara
lengkap dan tepat.
3. Selalu menerapkan hand hygiene.
4. Memanajemen keefektifan waktu
pelaksanaan pengecekan debu dan
udara ambient.
5. Monitoring harian
6. Evaluasi bulanan

1. Penyedian tempat sampah umum, Kesling


infeksius, benda tajam dan botol
kaca
2. Bekerja sesuai dengan SPO

1. Sosialisasi standar PPI dalam Kesling


pengelolaan sampah umum kepada
instalasi kesling
2. Kantong Sampah umum plastik
kuning segera diatasi/sediakan
3. Melakukan amprahan kantong
plastik kuning ke logistik
1. Sosialisasi standar PPI dalam Kesling
pengelolaan sampah umum kepada
instalasi kesling
2. Kantong Sampah umum plastik
hitam segera diatasi/sediakan
3. Melakukan amprahan kantong
plastik hitam ke logistik

1. Sosialisasi standar PPI dalam Kesling


pengelolaan sampah umum kepada
instalasi kesling
2. Sampah umum yang belum di
angkut/dibawa dalam waktu 24 jam
harus disimpan di sesuai standar PPI
3. Laporkan segera ke pihak ketiga
penanganan sampah umum untuk
segera diangkut

1. Menyediakan cctv. Kesling


2. Otimalisasi keberadaan dan fungsi
petugas keamanan.
3. Menerapkan wajib memakai tanda
pengenal setiap masuk wilayah
kerja.
4. Melakukan sosialiasi dan edukasi.
5. Monitoring harian
6. Evaluasi bulanan
DAFTAF RESIKO KESEHATAN LINGKUNGAN

NO PROBALITAS RESIKO SISTEM YANG ADA


JENIS KELOMPOK RESIKO 4 3 2 1 0 5 4 3 2 1 5 4 3 2 1 SKOR PRIO CTT
1 Tidak adanya monitoring kebersihan lingkungan
2 Tidak adanya monitoring pemilahan dan pemakaian
disinfektan serta tehnik desinfektan
3 Kegagalan mengindentifikasi risiko infeksi akibat kontruksi
4 kurangnya kepatuhan melakukankebersihan tangan
5 penempatan limbah tajam dan ampul belum tersedia
secara optimal
6 pembuangan limbah cair belum tersedia secara optimal
7 pembuangan limbah masih belum optimal dilakukan karena
tempat sampah sering kepenuhan seharusnya /23 sudah dibuang
8 kurangnya kepatuhan pemakaian APD
9 injakan tempat sampah banyak yang rusak
10 masih dilakukan pemilahan limbah secara manual
11 penanganan tumpahan belum optimal dilakukan
12 Petugas tertusuk jarum pada saat pengelolaan limbah padat