Anda di halaman 1dari 2

PELACAKAN KASUS GIZI

KURANG DAN
GIZI BURUK
No. Dokumen:
/SOP/UKM/GIZI/2018
SOP No. Revisi:
Tgl. Terbit : Januari 2018
Halaman : 1/1

UPT. PUSKESMAS
EDI YULIANTO
KECAMATAN
NIP. 19720907 199203 1 006
LABANGKA

1. Pengertian 1. Rangkaian kegiatan penyelidikan atau investigasi terhadap faktor


resiko terjadinya gizi kurang, gizi buruk dan ibu hamil KEK dan
dilanjutkan dengan penanganan kasus gizi.
2. Gizi Buruk adalah Keadaan kurang gizi yang disebabkan karena
kekurangan asupan energy dan protein juga mikronutrien dalam
jangka waktu yang lama
3. Gizi kurang adalah Kekurangan bahan-bahan nutrisi seperti protein,
karbohidrat, lemak dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh.
2. Tujuan 1. Ditemukannya kasus baru balita gizi kurang / gizi buruk untuk dapat
ditangani secara cepat, tepat dan komprehensif
2. Teridentifikasinya factor resiko gizi kuran dan gizi buruk di wilayah
kerja UPT. Puskesmas Labangka Kec. Labangka sebagai bahan
informasi untuk dilaksanakan intervensi
3. Ditetapkannya sebuah rencana pencegahan dan penanggulangan gizi
kurang dan gizi buruk secara komprehensif
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Nomor 1 Tahun 2018 tentang
Jenis-Jenis Pelayanan Yang Telah Disediakan Bagi Masyarakat.
4. Referensi 1. UU No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan
2. Permenkes RI No. 23 Tahun 2014 Tentang Upaya Perbaikan Gizi
3. Buku Pedoman Penatalaksanaan Gizi Buruk Depkes RI tahun 2007
4. Buku Pedoman Penanganan dan Pelacakan Kasus Balita Gizi Buruk
, Depkes RI tahun 2009
5. Buku Pegangan Kader, Kemenkes 2012
5. Langkah - langkah a. Persiapan
1. Mempelajari laporan kasusu gizi kurang / gizi buruk
2. Menyiapkan Instrumen Pemantauan ( Timbangan, Length
Board, Pita Lila, Form Recall, Buku Grafik Pertumbuhan Anak
)
3. Melakukan koordinasi dengan bidan wilayah ( lintas program )
dan surveylens untuk melakukan pelacakan
b. Pelaksanaan
1. Mengklarifikasi laporan Balita Gizi Buruk dan gizi kurang
2. Bersama bidan wilayah dan surveylens melakukanpenyelidikan
kasus ( Menimbang BB, Mengukur PB, ukur LILA )
3. Melakukan pencatatan hasil laporan balita gizi kurang dan gizi
buruk
4. Membuat rencana tindak lanjut
6. Unit Terkait 1. BIdan Wilayah
2. Petugas Surveylens
3. Kader Posyandu