Anda di halaman 1dari 12

Conditioning Monitoring

Untuk Diesel Engine

PT. Daun Biru Engineering

Latar Belakang

 Pemeliharaan berbasis waktu (time based


maintenance) kurang mampu menjaga
performa motor diesel secara optimal.
 Diperlukan data berbasis termodinamika dan
getaran untuk menentukan kondisi motor
diesel secara akurat.

1
Perawatan/Maintenance
Pendahuluan
Definisi
Maintenance merupakan usaha dan kegiatan untuk
mempertahankan agar aset dapat bekerja sesuai dengan
fungsi aslinya.
History
Maintenance selalu berubah dan berkembang sesuai
dengan tuntutan zaman (kompetisi bisnis). Baik tujuan,
metode,dan tuntutannya.

Class
maintenance

Tingkatan Maintenance

Pro-Active Maintenance

Predictive Maintenance

Preventive Maintenance

Reactive Maintenance

2
Preventive Maintenance
Kegiatan aktivitas maintenance yang berdasar
waktu (sering disebut “Periodic Maintenance”)
Kalender
Waktu operasi
Jumlah produksi

Meliputi kegiatan seperti:


Mengganti Oli
Membersihkan maupun mengganti filter
Memberi grease pada bearing
Kalibrasi alat ukur

Predictive Maintenance
Bagian dari Predictive Maintenance (PdM)
adalah conditioning monitoring.
Ada beberapa macam kegiatan conditioning
monitoring, seperti:
 Conditioning Monitoring based on
vibration.
 Conditioning Monitoring based on
temperatur.
 Conditioning Monitoring based on oil
analysis.

3
Tujuan Pekerjaan Analisis
 Meningkatkan performance (prestasi)
 Menghindari pekerjaan perawatan (pemeliharaan
dan koreksi) yang mahal, fatal dan sebenarnya
dapat dihindari
 Menghemat biaya perawatan
 Meningkatkan availability
 Mengurangi down-time
 Mengurangi emisi/polusi
“You can’t improve what you don’t measure”

Hasil Yang Diinginkan

100 %
30% Proactive
80%
% Total Maintenance
Maintenance
Hours

70%

Reactive
Maintenance 20%

Sekarang Kedepan

4
Urutan Pekerjaan
Mengumpulkan Masukkan data
Data spesifikasi Membuat rute
spesifikasi ke
Motor diesel yang dalam database pengukuran
hendak diuji

Memasukkan
Pengambilan Memasukkan
hasil pengukuran
rute ke alat
ke dalam Data diagnosa
database

Analisis Buat Laksanakan


semua data Rekomendasi Perbaikan

Flow Chart Uji Performa


Sensor Putaran
Haliza Diesel MOTOR
Sensor Vibrasi
Analyzer DIESEL
Sensor Tekanan
Rute
&
Hasil Pengukuran
Kurva Tekanan-Sudut Crankshaft

Kurva Tekanan-Volume
SofHaliza
(Software) Kurva Vibrasi-Sudut Engkol

Laporan hasil Pembakaran


Analisis
&

Database +
Data Operasi di Lapangan
Rekomendasi

(Heat Balance, dsb)

5
Haliza Diesel Analyzer

Flow Chart

Sensor Putaran

Flow Chart

6
Sensor Vibrasi

Flow Chart

Sensor Tekanan

Flow Chart

7
Pressure – Crankshaft

Flow Chart

Tekanan Seluruh Siklus

8
Pressure – Volume

Flow Chart

Vibrasi – Crankshaft

Flow Chart

9
Vibrasi Seluruh Siklus

Flow Chart

Tabel Laporan Pembakaran


Laporan Pembakaran Motor
Unit #7, Sulzer, Sektor Luengbata Sulzer
07/06/2007 10:29:15 Model: 12 ZV 40/48

Tekanan pada sudut (bar) Sudut terjadinya (derajat) Puncak (Peak) (bar)
Sil IHP Laju P Exh (C)
(kW) 180 340 400 540 0 BB in nyala delay peak min rata2 maks dev beda

# 1A 503,5 0,5 22,9 43,5 2,1 0,3 -9,1 -2,2 6,9 17,0 75,3 76,6 79,2 0,99 5,1 0,6 483
# 2A 468,2 0,5 22,1 40,7 1,8 0,2 -15,0 -13,4 1,6 15,7 70,2 71,7 73,3 0,73 0,5 0,6 437
# 3A 641,5 3,1 15,6 35,6 17,2 8,6 -8,7 -1,8 6,9 18,3 65,1 67,4 70,0 1,11 -3,3 8,0 470
# 4A 452,0 0,5 22,1 40,3 2,0 0,3 -7,4 0,7 8,0 16,5 67,4 68,5 70,7 0,84 -2,8 0,4 509
# 5A 466,1 0,5 21,5 40,6 1,9 0,2 -8,5 -1,3 7,1 18,2 70,7 72,9 74,8 1,18 0,0 0,6 472
# 6A 515,4 0,4 22,0 44,3 2,3 0,2 -9,2 -1,9 7,3 18,1 69,5 73,6 75,3 1,26 2,3 0,6 571
# 1B 451,5 0,4 20,7 39,9 1,9 0,2 -9,2 -2,7 6,5 16,7 66,7 68,3 69,5 0,85 -4,6 0,6 485
# 2B 485,0 0,5 21,9 42,4 2,1 0,4 -8,8 -1,5 7,2 18,4 70,7 72,4 74,1 0,97 2,5 0,5 523
# 3B 491,7 0,7 21,6 42,6 2,1 0,2 -8,1 -0,5 7,5 18,5 69,2 70,9 72,5 1,13 -1,5 0,6 518
# 4B 468,8 0,5 22,1 41,5 2,0 0,2 -8,6 -1,3 7,3 18,0 70,0 71,5 73,0 1,02 -1,3 0,5 512
# 5B 499,5 0,5 21,6 43,5 2,3 0,3 -8,7 -1,2 7,6 17,5 70,5 72,0 74,3 1,25 1,5 0,6 461
# 6B 484,2 0,6 21,2 42,3 2,1 0,1 -8,6 -1,4 7,2 18,4 70,5 72,4 74,1 0,99 0,5 0,5 492

5927,4 0,7 21,3 41,4 3,3 0,9 69,7 71,5 73,4 13,6 % 494,4

Flow Chart

10
Motor Diesel

Flow Chart

SofHaliza (Software)
.

Flow Chart

11
Data Operasi
Data Operasi yang diambil :
 Temperatur exhaust masing-masing silinder.
 Temperatur exhaust sebelum/sesudah manifold
Turbocharger sisi turbin side.
 Temperatur dan tekanan air pendingin dan oli
masuk/keluar mesin.
 Temperatur dan tekanan udara masuk (Charge
Air Pressure).
 Putaran Turbo.
 Beban saat pengukuran.
Flow Chart

Pertanyaan ?
PT. Daun Biru Engineering
Jl. Raya Pekapuran No.41 Sukamaju Baru Tapos,
Depok 16455

Telp : (021) 87743652, 87743615


Fax : (021) 87743634
HP : +62-81385290227
Email : faozan@daunbiru.com
support@daunbiru.com
www.daunbiru.com

12