Anda di halaman 1dari 18

Menggunakan Haliza

Machinery Analyzer

Dasar Menggunakan Haliza untuk Melakukan


Analisa Kondisi Motor Bakar (Diesel Engine / Gas Engine)

Haliza 10.0
Daun Biru Engineering

Perlengkapan Standar
Daun Biru Engineering

• Magnetik Pick Up (MPU) • USB to Serial Converter


• MPU Conditioner • Baterai dan Charger
• Magnetik Stand + pemegang • Kabel-kabel
• MPU Cond  Haliza
• Paku Payung
(Kabel Marker)
• Timing Light • Kabel sensor tekanan
• Pressure Transducer • Kabel sensor vibrasi
• Kunci Pressure Transducer • Software SofHaliza 87
• Accelerometer dan Mag. base • Alat Utama Haliza 10.0
• Infrared Temperatur Gun • Koper Haliza 10.0
• Tas Peralatan
• Strap (tali gantungan
pengikat)

1
Komponen Utama
Daun Biru Engineering

• Unit Utama Haliza


• Sensor
 Pressure
 Vibration
 Infrared Temperature Gun
 Magnetig Pick-up (MPU)
 Timing Light
• Software Analysis (SofHaliza)

Gambaran Utama Cara Kerja Sistem


Daun Biru Engineering

Data
dan spesifikasi
SofHaliza
Pe
ng

ata
am

D
il
bi

b
m
la

A
te/
n
Da

Ru
ta

rim
Ki

2
Unit Utama Haliza 10.0
Daun Biru Engineering

Timing Light Port Kanal 2

Komunikasi
Port Kanal 1
Charger &
Port Pick Up

OK /
Cancel
LCD
Display

Tombol
Navigasi

Unit Utama Haliza 10.0


Daun Biru Engineering

Indikator
Pick Up

Naik

OK
Nutup Folder

Turun Cancel
Buka Power
Folder

3
Fungsi Tombol
Daun Biru Engineering

• Naik / Turun
 Untuk menggerakkan cursor (kotak pemilih) naik atau turun.
 Untuk memilih titik yang ingin dilakukan pengambilan data.
 Untuk memindahkan data yang ingin ditampilkan saat melihat data
(memindahkan dari siklus ke siklus).
• Power
 Tekan sekali untuk menhidupkan sistem.
 Tekan lama (sekitar 2 detik) untuk mematikan.
• OK
 Menjalankan fungsi yang sedang dipilih oleh cursor.
 Menyimpan data saat proses pengambilan data berlangsung.
• Cancel
 Membatalkan fungsi yang sedang dijalankan.
 Kembali ke menu sebelumnya.
• Folder Nutup / Buka
 Untuk membuka / menutup folder di-(file manager data).
 Untuk menambah besaran penambahan / pengurangan saat Cek TDC
dengan Timing Light.

Menu Analisis Diesel Engine


Daun Biru Engineering

Backlit Level
Ambil Data ( Rute Based )
Lihat Data
Fungsi Lain
Komunikasi

Bat 11.43 (Volt), Sudut Koreksi: 0.0 (deg), Zero: 0.0 (bar),

4
Keterangan Menu Utama
Daun Biru Engineering


Backlit On / Off
Untuk mematikan menyalakan fungsi backlight

Ambil Data (Rute)
Memilih titik yang akan diambil datanya sesuai dengan rute yang dikirimkan

Lihat Data
Melihat data yang sudah pernah disimpan (rute yang lama akan terhapus
saat rute baru dikirimkan tetapi hasil pengambilan data masih ada)
• Komunikasi
Untuk berkomunikasi dengan komputer yang sudah terinstall SofHaliza
• Fungsi Lain
Menuju manajemen fungsi lainnya

Menu Analisis Diesel Engine


Daun Biru Engineering

Set Sudut Koreksi


Test Timing Light
File Manager
Urutan Konektor
Terminal Service
Setting Haliza
Mematikan Haliza

Fungsi Lain
Haliza 10.0 Januari 2013:01:15

5
Menu Fungsi Lain
Daun Biru Engineering

Setting Recip / Diesel Engine


 Menu untuk setting parameter data reciprocating
Setting Vibrasi
 Menu untuk setting parameter vibrasi rotating
Set Sudut Koreksi
 Menu untuk setting koreksi sudut koreksi pick-up
File Manager
 Menu untuk menuju file manager, melihat data pengukuran
lama dan lain-lain
Test Timing Light
 Menu untuk mencoba fungsi dari timing light, seharusnya timing
light akan berkedip setiap 1/2 detik

Sensor Tekanan Statik


Daun Biru Engineering

• Mengubah data tekanan menjadi sinyal listrik.


• Berpendingin udara.
• Perlu dilakukan “Cek referensi atm” untuk
mendapatkan referensi tekanan atmosfir.
• Range pengukuran 0 – 300 bar.
• Tipe data untuk tekanan adalah P, yaitu tekanan
pembakaran vs sudut engkol.

6
Sensor Tekanan Dinamik
Daun Biru Engineering

• Mengubah data tekanan menjadi sinyal listrik.


• Berpendingin udara.
• Tidak perlu melakukan “Cek referensi atm” untuk
mendapatkan referensi tekanan atmosfir.
• Range pengukuran 0 – 1000 bar.
• Tipe data untuk tekanan diatas 1000 RPM lebih,
dan bisa juga dilakukan pada RPM rendah.
• Tipe data tekanan adalah Pdyn (dinamik), yaitu
tekanan pembakaran vs sudut engkol.

Sensor Vibrasi
Daun Biru Engineering

• Mengubah sinyal vibrasi menjadi sinyal elektris.


• Data yang dapat diambil;
 Vibrasi konvensional  fungsi waktu
 Vibrasi sebagai fungsi sudut engkol
• Cara pengambilan dapat dikombinasikan dengan
magnetik base, dan probe tip.
• Tipe data yang dapat dipakai adalah
 V  Vibrasi silinder raw vs sudut engkol
 Ws  Spektrum vibrasi silinder.
 Bv  Spektrum vibrasi pondasi.

7
Temperature Gun (Infrared)
Daun Biru Engineering

• Sensor temperatur yang menangkap dan


mengubah inframerah yang dipancarkan oleh
obyek menjadi angka di display.
• Sensor temperatur inframerah ini akan
mengambil data temperatur bagian luar (kulit/
skin temperatur) pada bagian yang akan diukur,
misalnya exhaust manifold, valve cap pada
kompresor, valve bahan bakar pada gas engine.
• Menggunakan laser sebagai acuan titik yang
diukur.
• Atur jarak kira-kira 30 cm  150 cm dari obyek.
• Untuk mendapatkan data yang lebih baik,
permukaan sebaiknya di cat dengan warna hitam
flat.
• Dapat mengukur antara – 30 sampai 535 C.
• Tidak langsung disimpan dalam alat ukur, tetapi
data dapat dimasukkan dalam software
SofHaliza.

Magnetic Pick-Up (MPU)


Daun Biru Engineering

• Mengubah perubahan medan magnet menjadi sinyal listrik.


• Memerlukan sebuah benda yang dapat ditarik magnet (ferromagnetik)
yang akan ditempel pada fly-wheel atau crank shaft.
 Baut, paku payung, lubang dll.
 Benda yang memberikan sinyal ini selanjutnya disebut dengan MARKER.
• Sebagai referensi sudut yang akan dikirimkan kedalam Haliza.

8
Timing Light
Daun Biru Engineering

• Bukan sensor untuk pengambilan


data.
• Berfungsi untuk membantu
mengecek ketepatan pemasangan
sensor TDC.
• Akan menyala sesuai dengan sinyal
TDC yang dikirim oleh Haliza 10.0
dan MPU.
• Baterai terintegrasi dengan Haliza
10.0

SOP Umum Pengambilan Data


Daun Biru Engineering

• Menyiapkan route untuk diesel engine yang bersangkutan dalam software


SofHaliza.
• Memasukkan route kedalam Haliza.
• Siapkan sensor dan kabel-kabel.
• Pasang marker dan pasang magnetik pick-up.
• Periksa ketepatan marker dengan timing light.
• Ambil data.

9
Pemasangan Magnetik Pick-up
Daun Biru Engineering

• Untuk tipe data yang memerlukan referensi sudut, Haliza dan SofHaliza
memerlukan sudut atau fase rotasi dalam proses pengambilan data maupun
analisisnya kemudian.
• Referensi sudut ini diperoleh dari sinyal dikirimkan oleh marker yang diterima
oleh MPU dan dikirimkan ke Haliza.
• Marker akan ditempel pada bagian motor bakar/kompresor yang mempunyai
putaran sama dengan putaran crank-shaft.
• Kita hanya memerlukan satu buah marker untuk keseluruhan silinder pada
motor bakar/kompresor yang bersangkutan.

Pemasangan MPU dan Marker


Daun Biru Engineering

• Setup sudut fasa antar silinder pada SofHaliza.


• Temukan TDC (Top Dead Center) untuk silinder #1.
• Putar flywheel sehingga silinder #1 berada pada posisi
TDC.
 Untuk motor bakar 4 langkah, TDC dapat dipilih overlap
ataupun TDC pembakaran (sama saja).
• Pilih lokasi dimana akan dilakukan pemasangan MPU.
Gunakan braket yang tidak bergetar jika perlu.
• Pasang baut, lubang, paku payung atau benda yang dapat
ditarik magnet (lihat gambar).
• Untuk pemakaian permanent, sebaiknya dipasangkan
baut.

10
Pemasangan MPU dan Marker
Daun Biru Engineering

TDC

Cyl #1 Bracket

Alternatif

Karet sendal dan paku Gunakan lem


payung yang baik

Cat: Paku payung mesti dipilih yang dpt ditarik magnet

Menjalankan dan Memeriksa Marker


Daun Biru Engineering

• Hubungkan MPU ke sinyal conditioner (pengkondisi sinyal).

• Hubungkan pengkondisi sinyal dengan unit utama lewat kabel (30 m).
• Pilih fungsi “Analisis Diesel Engine” dari menu awal.
• Pilih fungsi “Cek TDC dengan Timing Light”.
• Periksa/cek marker dengan menggunakan timing light.
• Jika hasilnya tidak tepat pada TDC silinder #1, ubah dengan menggunakan
tombol “naik / turun” yang ada di Haliza.
• Jika besaran penambahan / pengurangan terlalu besar, ubah nilai
pengurangan / penambahan dengan tombol tambahan.
• Tekan OK jika sudah sesuai.

11
Menggunakan Pengkondisi Sinyal
Daun Biru Engineering

• Pengkondisi (penguat) sinyal adalah bertugas


menguatkan dan memberikan sinyal PU ke
Haliza, sehingga Haliza akan dapat
memperoleh sinyal yang bersih, kuat dan
sesuai.
• Pasang kabel marker dari Haliza, untuk
melihat power sudah masuk atau belum. Jika
LED merah menyala, maka power sudah
masuk.
• Jika lampu LED menyala tetapi tidak ada
sinyal (hidup/mati) pada LED satu lagi pada
saat pick up didekatkan dengan besi (atau
benda lain, kemungkinan ada kesalahan
pada instalasi kabel..
• Jika sudah terdapat sinyal, dapat langsung
dihubungkan dengan timing light untuk
pengecekan awal.
• Jika menggunakan sensor RPM dari
MONITA, maka perlu disesuaikan karena
terdapat beda tegangan masukan antara
HALIZA dengan MONITA.

Daun Biru Engineering

Jack stereo
Haliza / Monita

12 V
Sinyal Jack stereo haliza
Ground

Pick-up Haliza

24 V
Sinyal Masuk modul monita
Ground

*)
Sinyal Jack stereo monita
Ground
Pick-up Monita Kabel marker 30 meter
ke Haliza
*) +24v tidak dipasang pada jack stereo

12
Cek TDC marker dengan timing light.
Daun Biru Engineering

• Pilih menu Cek TDC dengan Set Sudut Koreksi


Timing Light. Test Timing Light
File Manager
• Sorot flywheel dengan lampu Urutan Konektor
timing, atur sampai sampai posisi Terminal Service
TOP 1 dengan marker segaris, Setting Haliza
dengan menggunakan tombol Mematikan Haliza
Kanan/Kiri.
Fungsi Lain
• Tekan tombol OK jika sudah
selesai.
• Increment dapat diatur dengan Set Sudut Koreksi
menekan tombol Bawah. Tekan
OK jika sudah setuju dengan Tombol kanan --> Tambah
increment. Tombol kiri --> Kurang
Tombol bawah --> Set penambahan (increment)

Rpm = inf
Sudut koreksi = 0.0

Increment / decrement = 1.0

Pengambilan Data
Daun Biru Engineering

• Pada dasarnya, jika rute anda baik, anda tinggal mengikuti route yang
sudah dimasukkan.
• Untuk setiap fungsi analisis (diesel / rotating) menu pemilihan rute akan
seperti berikut:

ISI dari Rute

No. Titik Data Note

-4- #3 P-s
5 #4 V-s
6 #5 V-s
7 FWEA Spektrum Pondasi
Tipe data
No urut

Nama Titik Daun Biru Engineering


Haliza 10.0

13
Pengambilan Data Motor Diesel
Daun Biru Engineering

• Siapkan rute dan masukkan (kirim) route dalam Haliza.


• Pasang marker dan MPU.
• Periksa rpm yang diterima oleh Haliza dan periksa apakah
sudah tepat markernya dengan timing light.
• Bersihkan indikator cock dengan cara membuka sebentar
kemudian tutup lagi (buka kurang lebih 5 detik).
• Panaskan pressure transducer (sensor tekanan) dengan
memasang pada silinder #1, buka indicator cock untuk
beberapa saat (1 ~ 2 menit).
• Ambil semua data yang memerlukan fasa sudut engkol (P, V
dll).
• Ambil semua data temperatur & tekanan parameter operasi.
• Ambil data dari Haliza.
• Lakukan analisis.

Pengambilan Data Putaran Mesin


Daun Biru Engineering

• Temukan tipe data putaran dalam rute.


• Periksa bahwa putaran yang diterima konstan.
• Jika tidak ada pesan error (kesalahan) yang muncul, lakukan
penyimpanan data (OK).

Putaran Mesin (rpm) Deutz #3

Nama
Mesin
OK  Simpan
Cancel  Batal & Kembali

Sudut Koreksi
Harga rpm 503 rpm Marker
didapat 0 MCA

14
Display Pengambilan Data Tekanan
Daun Biru Engineering

Tekanan Pembakaran #2 silinder


rpm 504 fasa = 180 89.45 (bar)
siklus 2 mca = 0
rpm
Tekanan
siklus maksimum

Sudut fasa &


koreksi 0 180 360 540
marker

Display Pengambilan Data Vibrasi


Daun Biru Engineering

Vibrasi Silinder #2 silinder


rpm 504 fasa = 180 12.23 (g)
siklus 2 mca = 0
rpm
Vibrasi
siklus maksimum

Sudut fasa &


koreksi 0 180 360 540
marker

15
Pengambilan Data Tekanan
Daun Biru Engineering

• Pastikan dahulu, pressure transducer bisa


dimasukkan ke dalam indicator cock -> dicek
saat mesin masih dingin
• Pasangkan transducer pada silinder sesuai dengan
titik (Silinder) pengukuran.
• Buka indikator cock, Haliza akan secara otomatis
mengambil data tekanan.
• Display akan menampilkan rpm, siklus, dan data
tekanan silinder.
• Amati profile tekanan yang terjadi, jika tidak sesuai
yang kita harapkan:
 Cek apakah indicator cock sudah dibuka penuh
 Kabel sudah terpasang dengan sempurna
 Transducer dalam keadaan baik
 Masalah berasal dari motor bakar yang kita amati
• Tekan “OK” untuk menyimpan, buffer akan diisi
ulang dari siklus 0  19 (20 siklus).
• Tekan “Cancel” jika ingin membatalkan.

Pengambilan Data Vibrasi


Daun Biru Engineering

• Pasang accelerometer dengan kabel yang sesuai.


Sambungkan dengan Haliza.
• Cari titik dimana dapat dipasangkan sensor yang
dapat memberikan data yang benar-benar
memberikan informasi kondisi yang akan diperiksa.
• Gunakan layar untuk mengamati data yang diambil.
• Tekan “OK” untuk menyimpan data.

16
Pengambilan Data Vibrasi Rotating / Pondasi
Daun Biru Engineering

• Gunakan display untuk mengetahui level dan spektrum yang sedang


terjadi.
• Tekan “OK” ketika sinyal sudah kelihatan steady. Nama titik

Spektrum Vibrasi FWEH Velocity

f = 21 (Hz) 1260 (rpm) Overall

Frekuensi
V = 1.5 (P)
Line = 800
V = 1.72
Hanning
Keluaran
Avg = 5
pada
amplitudo Window
maksimum filter

0 250 500 750 1000 frekuensi (Hz)

Pengambilan Data Temperatur


Daun Biru Engineering

Infrared Temperatur Gun


• Siapkan catatan / log sheet.
• Bersihkan permukaan atau cat dengan
warna hitam flat.
• Atur jarak dengan permukaan titik
pemukuran kira-kira 30 cm – 1.5 m.
• Hasil pengukuran dapat dilihat di display.
• Catat hasil pengukuran.
• Pindahkan data pengukuran kedalam
SofHaliza.

17
Pengambilan Data Proses atau Parameter Lain
Daun Biru Engineering

• Data akan secara manual kedalam


SofHaliza.
• Catat parameter yang diinginkan.
• Pindahkan data yang didapat kedalam
SofHaliza.

SofHaliza

18