Anda di halaman 1dari 3

STRATEGI PELAKSANAAN 2 KOMUNIKASI PASIEN DENGAN RESIKO BUNUH DIRI

A. PRA INTERAKSI

1. Diagnosa Keperawatan
Resiko Bunuh Diri

2. Tindakan Keperawatan
a. Mengidentifikasi aspek positif klien
b. Mendorong klien untuk berfikir positif tentang diri
c. Mendorong klien untuk menghargai diri sebagai individu yang berharga

3. Tujuan
Membantu klien untuk meningkatkan harga diri dan berpikir positif tentang dirinya

B. ORIENTASI

Perawat : Assalamualaikum mba jahrah


Pasien : Wallaikumsalam sus
Perawat : Mba jahrah masih ingat dengan saya?
Pasien : Iya masih sus,suster Riski kan?
Perawat : Iya betul sekali. Bagaimana perasaan mba jahrah hari ini ? masih adakah
keinginan untuk mengakhiri hidup atau bunuh diri ?
Pasien : Baik sus. Sudah tidak ada lagi
Perawat : Baik, kalau begitu sesuai janji kita kemarin selarang kita akan membahas
tentang rasa Syukur atas pemberian Tuhan yang masih mba Jahrah miliki ya. Mba jahrah
mau berapa lama dan dimana ?
Pasien : 10 menit saja sus, disini saja

C. KERJA

Perawat : Baik, sekarang saya bertanya kepada mba Jahrah, apa saja dalam hidup
mba Jahrah yang perlu disyukuri ?
Pasien : Saya bersyukur punya orang tua , keluarga lain dan teman-teman saya
yang sayang sama saya sus.
Perawat : Banyak ya mba yang sayang sama mba Jahrah, siapa saja kira-kira yang
sedih dan rugi kalua mba Jahrah meninggal ?
Pasien : Yang pasti kedua orang saya sus, mereka pasti sangat sedih sekali karena
saya anak tunggal
Perawat : Baik,mba Jahrah sudah tahu ya orang tua mba pasti sangat sedih apabila
mba Jahrah mencoba untuk mengakhiri hidup.
Pasien : Iya,sus
Perawat : Coba sekarang mba Jahrah ceritakan hal-hal yang baik dalam kehidupan
Mba Jahrah.
Pasien : Saya senang dan puas sudah bekerja, bisa membantu orang tua,
menolong teman dan orang lain.
Perawat : Baik, kalau saya boleh tahu keadaan yang bagaimana yang membuat mba
Jahrah merasa senang dan puas ?
Pasien : Saya puas dan senang saat bekerja, dengan begitu saya bisa
menghasilkan uang sendiri dan dapat memberikan ke orang tua saya juga.
Perawat : Bagus ya mba Jahrah, ternyata kehidupan mba masih ada yang baik yang
patut mba Jahrah Syukuri , ya
Pasien : Iya sus, saya benar-benar bersyukur
Perawat : Coba sekarang mba Jahrah sebutkan kegiatan apa yang masih dapat Mba
lakukan selama ini ?
Pasien : Biasanya saya melakukan kegiatan menyapu kamar,merapikan tempat
tidur sus kalau berantakan.
Perawat : Baik, kalau begitu bagaimana kalau sekarang Mba Jahrah mencoba
melakukan kegiatan tersebut ?
Pasien : Iya bisa, sus
Perawat : Mba jahrah mau melakukan kegiatan yang mana ?
Pasien : Yang merapikan tempat tidur saja ya, sus
Perawat : Iya boleh
Pasien : (Mempraktekkan kegiatan merapikan tempat tidur)
Perawat : Bagus sekali ya Mba Jahrah
Pasien : Terima kasih,sus

D. TERMINASI

Perawat : Sekarang bagaimana perasaan mba Jahrah setelah kita bercakap-cakap?


Pasien : Perasaan saya senang sus, saya bersyukur
Perawat : Baik, mba Jahrah bisa sebutkan kembali apa saja yang mba Jahrah patut
syukuri dalam hidup mba Jahrah ?
Pasien : Saya bersyukur punya orang tua , keluarga lain dan teman-teman saya
yang sayang sama saya sus
Perawat : Iya bagus ya mba Jahrah. Jadi mba Jahrah harus mengingat dan ucapkan
hal-hal yang baik dalam kehidupan mba jahrah jika terjadi dorongan
mengakhiri kehidupan ya mba.
Pasien : Iya sus, saya akan mengingat hal-hal baik dalam hidup saya
Perawat : Bagus sekali ya mba Jahrah. Kalau begitu berbincang-bincang kita hari
ini sudah selesai. Besok jam 11.00 saya akan kembali untuk pertemuan
selanjutnya dan membahas tentang cara mengatasi masalah di ruang ini ya
mba. Apakah mba Jahrah setuju ?
Pasien : Iya sus
Perawat : Kalau begitu saya permisi dulu ya mba. Assalamualaikum
Pasien : Waalaikumsalam

Anda mungkin juga menyukai