Anda di halaman 1dari 36

Institut Teknologi Sepuluh Nopember

www.its.ac.id

RENCANA PERCEPATAN
PEMBANGUNAN INDUSTRI DI WILAYAH
GERBANGKERTOSUSILA+
Disusun Oleh :
Berto Mulia Wibawa, M.M
Dr. Imam Baihaqi

Disampaikan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur


Surabaya, 31 Oktober 2019 Institut Teknologi Sepuluh Nopember
www.its.ac.id
About me

NAME : BERTO MULIA WIBAWA


PERSONAL BIO
Religion : Islam
Address : Jl. Rungkut Asri Utara No.3-5, Surabaya, East Java, Indonesia
Phone/WA : +628118250288
E-mail : berto@mb.its.ac.id/bertomuliawibawa@gmail.com
LinkedIn : Berto Mulia Wibawa

PROFESSIONAL EXPERIENCE
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
▪ Head of Undergraduate Program, Department of Business Management, Faculty of
Business and Management of Technology, July 2017 to present
▪ Full time lecturer, Department of Business Management, Faculty of Business and
Management of Technology, May 2014 to present
▪ Coordinator, Student Entrepreneurship Development Program, August 2015 to June
2017
Daya Dimensi Indonesia
▪ Associate Facilitator of Marketing, July 2017 to present

Insignia Consulting
▪ Associate Consultant of Marketing and Strategic Management, July 2012 to May 2014

Manajemen Bisnis - ITS


Opening vignette
World Has Changed

Masalah di masa depan


lebih rumit dan kompleks :
jumlah manusia bertambah
(9 M, 2050), perkembangan
Iptek dan peradaban
(Rumit – Sulit)

(Banyak)

Source: Bisnis
Manajemen Six Simple
- ITS Rules, How to Manage Complexity Without Getting Complicated, Yves Morieux, 2014
GERBANGKERTOSUSILA+
(Gresik–Bangkalan–Mojokerto–Surabaya–Sidoarjo–Lamongan)+ Tuban

SURABAYA METROPOLITAN AREA/GREATER


SURABAYA/GERBANGKERTOSUSILA+

Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik,


Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Lamongan, Kabupaten
Bangkalan, Kota Mojokerto, Kabupaten Tuban
INDONESIA :
15 Wilayah Metropolitan

vs

AMERIKA SERIKAT :
384 Wilayah Metropolitan
BPS Jatim, 2019
BPS Jatim, 2019
BPS Jatim, 2019
PERKEM BANGAN EKSPOR DAN IMPOR BADAN PUSAT STATISTIK
PROVINSI JAW A TIMUR
JAWA TIMUR SEPTEMBER 2019
Berita Resmi Statistik No. 66/10/35/Thn XVII, 15 Oktober 2019

Ekspor Impor dan Neraca Non M igas Ekspor Impor September 2019
2 2.500.000
1.895.255 1.930.757
1,5 2.000.000 1.836.136
1.592.161
1 1.500.000

0,5 1.000.000
Ekspor
0 500.000
Impor
-0,5 0
Neraca
Juta USD Agustus 2019 Septem ber 2019
M iliar USD
Ekspor Impor

Dibandingkan Agustus 2019


TOTAL TOTAL
TURUN -15,99% NAIK 5,15%
EKSPOR IMPOR
KOM ODITAS UTAM A NON M IGAS
1. Perhiasan/Permata USD 252,31 juta 1. Besi dan Baja USD 200,30 juta
2. Kayu, Barang dari Kayu USD 112,00 juta 2. Mesin/ Pesawat Mekanik USD 175,71 juta

3. Tembaga USD 105,98 juta 3. Plastik&Barang dari Plastik


USD 123,00 juta

NEGARA TUJUAN / ASAL NON M IGAS


Jepang USD 250,63 juta Tiongkok USD 477,24 juta

Amerika Serikat USD 204,59 juta Amerika Serikat USD 96,22 juta
Tiongkok USD 168,29 juta Jepang USD 73,25 juta
Tantangan:
- Perubahan fungsi
kawasan
- Perubahan landscape
Industri
GERBANGKERTOSUSILA+
(Gresik–Bangkalan–Mojokerto–Surabaya–Sidoarjo–Lamongan)+ Tuban

SURABAYA METROPOLITAN AREA/GREATER


SURABAYA/GERBANGKERTOSUSILA+

Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik,


Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Lamongan, Kabupaten
Bangkalan, Kota Mojokerto, Kabupaten Tuban
GERBANGKERTOSUSILA+
(Gresik–Bangkalan–Mojokerto–Surabaya–Sidoarjo–Lamongan)+ Tuban

SURABAYA METROPOLITAN AREA/GREATER


SURABAYA/GERBANGKERTOSUSILA+

Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik,


Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Lamongan, Kabupaten
Bangkalan, Kota Mojokerto, Kabupaten Tuban
GERBANGKERTOSUSILA+
(Gresik–Bangkalan–Mojokerto–Surabaya–Sidoarjo–Lamongan)+ Tuban

SURABAYA METROPOLITAN AREA/GREATER


SURABAYA/GERBANGKERTOSUSILA+

? ? ?
? ?
Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik,
Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Lamongan, Kabupaten
Bangkalan, Kota Mojokerto, Kabupaten Tuban
MAKRO STRATEGI PENGEMBANGAN
TEKNOLOGI DI JEPANG
• Di Jepang, tenaga kerja melimpah
tetapi lahan terbatas.
• Oleh karena itu, pemerintah
melakukan pengembangan teknologi
Biologis, seperti bibit dan pupuk,
sehingga hemat lahan dan efektivitas
pekerja.
• Produktivitas lahan/hektar lebih
besar 10,5 kali dari AS
• Bentuk strategi lain : menerapkan
konsep Kanban, untuk
mengurangi idle time dalam
produksi.
MAKRO STRATEGI PENGEMBANGAN
TEKNOLOGI DI AS

• Di AS lahannya luas namun tenaga


kerjanya langka dan mahal.
• Oleh karena itu, pemerintah
mengutamakan penemuan teknologi
mekanik yang hemat pekerja.
• Produktivitas tenaga kerja AS 10,2 kali
dibandingkan Jepang (Hayami dan
Ruttan, 1985)
• Bentuk lain strategi : otomatisasi
dan komputerisasi.
DUA STRATEGI DASAR PERTUMBUHAN
KAWASAN METROPOLITAN

1. Konsentrasi hanya pada satu industri


2. Diversifikasi ke dalam industri lain
STRATEGI INTEGRASI
PRODUSEN PRODUSEN
TEKSTIL TEKSTIL
VERTIKAL

HORIZONTAL
PRODUSEN PRODUSEN
PAKAIAN PAKAIAN

TOKO TOKO
PAKAIAN PAKAIAN
URGENSI PERCEPATAN
GERBANGKERTOSUSILA +

• Memenuhi kebutuhan dasar dari wilayah Jawa


Timur dan sekitarnya
• Pengembangan wilayah, penyerapan tenaga kerja,
peningkatan performa wilayah
• Meningkatkan realisasi ekspor
• Meningkatkan investasi
• Konektivitas antar wilayah, pembangunan
transportasi massal (kereta komuter, LRT, dll)
• Efektivitas dan efisiensi industri pengolahan
INDUSTRI APA YANG COCOK?
• Mengangkat potensi daerah lain
• Industri pengolahan hasil
pertanian/perikanan/pertambangan
• Kompetensi inti industri daerah
• Mengangkat konten lokal
• Substitusi Impor
PERMASALAHAN KLASIK

Kasus Petani cabai di Gresik, Jawa Timur


PENTINGNYA KETERSEDIAAN
LOGISTICS SERVICES

• Perlu diingat bahwa Logistics Services memainkan


peranan yang sangat penting dalam penetapan
harga barang.
• Logistics services umumnya bernilai 65% dari COGS
(HPP)
Smart city characteristics

1 Availability of ICT 4 High-tech and creative


infrastructure and usage industries

2 Business-led urban 5 Role of social and


development relational capital

Social-inclusion of urban Social and environmental


3 6
residents in public sustainability
services

Ricthter & Kraus (2015) The Smart City as an opportunity for entrepreneurship, Int. J. Entrepreneurial Venturing, Vol. 7(3)
A smart city is one that uses
technology to make a city efficient
and sustainable, and creates new jobs
as a byproduct

https://www.forbes.com/sites/mikemontgomery/2018/07/24/smart-cities-are-smart-places-for-entrepreneurs/#70e7a52e5321
Gerbangkertasusila+

• City for People


Setting the Goals:
• A Prosperous City
• A Knowledge City
• A Connected City
Tantangan
• Infrastructure – Connectivity
• Mencegah urbanisasi
• Logistics Connectivity
• Pergerakan orang & Barang - MRT
• Livable cities (Nyaman dihuni, affordable)
• Penerapan Industry 4.0
• Disrupsi Bisnis : mengubah industrial landscape
• Institutional and governance
• Perlukah semacam lembaga khusus?
1. Diperlukan BUSINESS MODEL
GERBANGKERTOSUSILA+

Apa saja
Adakah
aktivitas
INSENTIF?
Dengan siapa kunci? Apa nilai
perlu Siapa saja
keunggulan/
dilakukan penerima
manfaat yang
kerjasama/ Fasilitas/ manfaat?
ditawarkan?
kolaborasi? infrastruktur/ Apa yang
Sumberdaya dilakukan
yang Pemerintah?
dibutuhkan?

Perlu dana berapa? Pembangunan Apa misi yang dikejar? Tujuan


berapa lama hingga 100%? Adakah proyek? Dampak bagi
yang dikorbankan? masyarakat?
Saat ini sudah eranya BUSINESS
MODEL, tidak bisa lagi pembangunan
dilakukan secara parsial, kepentingan
segelintir orang, atau sekedar gugur
kewajiban ……
2. Diperlukan BUSINESS PLAN
GERBANGKERTOSUSILA+
PERLUNYA KOLABORASI
MODEL A-B-C-G-M
• A : Academician
• B : Businessman
• C : Community
• G : Government
• M : Media
Harapan Pelaku Industri dari Sudut Pandang
Akademisi terhadap GERBANGKERTOSUSILA+
1. Keberadaan GERBANGKERTOSUSILA+ harus menjamin :
a. Penyerapan tenaga kerja, khususnya untuk masyarakat Jawa Timur
b. Stabilitas harga dan jaminan pasokan kebutuhan dasar masyarakat
c. Peningkatan PDRB Jawa Timur
d. Mengurangi impor terhadap produk-produk yang memungkinkan dibuat sendiri
e. Tumbuhnya bisnis/industri baru (hi-tech & creative industry) bernilai tambah tinggi
yang memperhatikan kebutuhan pasar
2. Perlu penyusunan business plan dan business model
GERBANGKERTOSUSILA+ yang bisa diakses, dipantau, dan dikritisi oleh
masyarakat
3. Perlu memprioritaskan pembuatan infrastruktur dan sistem logistik
terintegrasi dan transportasi publik dan barang yang efektif efisien (cth
: LRT) untuk mendukung pergerakan dari Kawasan selatan Jatim ke utara Jatim.
Penggunaan jalan raya diminimalisir untuk kebutuhan industri.
4. Realisasi dan implementasi SMART CITY.
MATUR NUWUN
Hubungi Kami :

Imam Baihaqi, S.T, M.Sc, Ph.D


Kepala Departemen Manajemen Bisnis - ITS
Mobile: +62-813-3031-6326
Email : ibaihaqi@mb.its.ac.id

Berto Mulia Wibawa, S.Pi, M.M


Kepala Program Studi Sarjana Manajemen Bisnis - ITS
Mobile: +62-811-8250288
Email: berto@mb.its.ac.id
Organized by :

Departemen Manajemen Bisnis,


Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya