Anda di halaman 1dari 8

A.

PENGERTIAN AKUPUNTUR
Menurut buku pedoman praktis belajar akupuntur, akupuntur berasal dari kata Latin. Acus yang
artinya jarum dan Punctur yang artinya menusuk, jadi akupuntur berarti “menusuk dengan
jarum” (Dr. Djuharto S.S, 1982). Didalam bahasa Inggris menjadi to puncture, sedangkan
dalam bahasa Cina adalah cenciu. Kata tersebut kemudian diadaptasikan kedalam bahasa
Indonesia menjadi akupunktur atau tusuk jarum.Akupuntur (Bahasa Inggris: Acupuncture;
Bahasa Latin: acus, “jarum” (k benda), dan pungere, “tusuk” (k kerja)) atau dalam Bahasa

Mandarin standard, zhēn jiǔ (針灸 arti harfiah: jarum – moxibustion) adalah teknik

memasukkan atau memanipulasi jarum ke dalam “titik akupunktur” tubuh. Menurut ajaran ilmu
akupunktur, ini akan memulihkan kesehatan dan kebugaran, dan khususnya sangat baik untuk
mengobati rasa sakit. Definisi serta karakterisasi titik-titik ini di-standardisasi-kan oleh
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) [1]. Akupunktur berasal dari Tiongkok dan pada
umumnya dikaitkan dengan Obat-obatan Tradisional Tiongkok. Bermacam-macam jenis
akupuntur (Jepang, Korea, dan Tiongkok klasik) dipraktekkan dan diajarkan di seluruh dunia.

B. TUJUAN AKUPUNTUR
Apakah akupuntur benar-benar mujarab atau sekadar placebo, hal ini masih menjadi bahan riset
ilmiah. Ditinjau dari percobaan-percobaan klinis yang ada menurut protokol obat-obatan
berdasarkan bukti; beberapa ilmuwan telah menemukan kemanjurannya untuk sakit kepala,
sakit punggung bagian bawah dan nausea, tapi kebanyakan kondisi diakhiri dengan tidak
cukupnya bukti yang memastikan apakah akupunktur benar-benar efektif. Organisasi
Kesehatan Dunia (WHO), Pusat untuk Obat-obatan Alternatif dan Komplementer Nasional
(NCCAM) yang berada di bawah naungan Institut Kesehatan Nasional (NIH), Asosiasi Medis
Amerika (AMA) dan beberapa laporan resmi juga telah mempelajari serta memberi komentar
tentang kemanjuran akupunktur. Terdapat persetujuan umum bahwa akupunktur adalah aman
apabila dilakukan oleh praktisi yang terlatih, dan bahwa penelitian lebih jauh tentang
akupunktur diperlukan. Dari beberapa kesaksian Praktisi Akupuntur banyak membantu dalam
menuntaskan persoalan kesehatan secara phisik.
Manfaat dari akupuntur :
Mengatasi obesitas dengan diimbangi olahraga dan diet, Terapi radang sendi, Anti Penuaan,
Mengantisipasi Risiko Eksternal dan Terapi setelah stroke.
C. MACAM-MACAM AKUPUNKTUR
Dalam perkembangannya Ilmu Akupunktur diklasifikasikan sebagai berikut :

1. Akupunktur Umum

2. Akupunktur Kecantikan

3. Akupunktur Kebidanan

4. Akupunktur Anestesi

D. MANFAAT AKUPUNKTUR
a. Angina. Angina ditandai dengan nyeri pada dada atau jantung. Studi menunjukkan bahwa
angina bisa disembuhkan dengan menggunakan elektro-akupuntur. Elektro-akupuntur
memanfaatkan sepasang jarum yang dihubungkan dengan baterai sehingga menciptakan
impuls listrik yang dapat digunakan untuk membantu pasien dengan angina.
b. Gangguan keseimbangan. Sebuah studi menunjukkan bahwa pasien dengan gangguan
keseimbangan menunjukkan kemajuan positif setelah mendapatkan terapi akupunktur.
Namun, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memperkuat klaim ini
c. Carpal Tunnel Syndrome (CTS). Pasien dengan CTS mengalami nyeri pada tangan dan
jari. CTS disebabkan oleh berbagai hal seperti sering mengangkat benda berat, atau
pergelangan tangan tertekan akibat terlalu banyak menggunakan keyboard atau mouse.
Studi menunjukkan bahwa individu dengan CTS menunjukkan pengurangan nyeri setelah
menjalani akupunktur
d. Morning Sickness. Hal ini biasanya dialami oleh wanita hamil terutama pada tahap awal
kehamilan mereka. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa akupunktur merupakan
metode yang efektif untuk mengurangi gejala ini.
e. Epicondylitis. Epicondylitis dikenal pula sebagai Tenis Elbow yaitu timbulnya rasa nyeri
pada siku. Akupunktur yang dilakukan secara teratur dapat membantu meringankan
kondisi ini
f. Menurunkan berat badan. Akupunktur dapat membantu siapa saja yang ingin lebih
langsing. Akupunktur bekerja dengan menekan nafsu makan sehingga berat badan ideal
dapat dicapai.
g. Depresi. Pasien dengan depresi dapat memanfaatkan akupunktur untuk mengobati gejala-
gejala yang terkait dengan gangguan ini. Akupunktur tidak hanya mengobati gejala depresi
tetapi juga membuat obat anti-depresi bekerja lebih efisien.
h. Infertilitas (mandul). Beberapa studi telah menunjukkan hasil positif bahwa akupunktur
dapat meningkatkan kualitas dan kekuatan sperma. Pastikan terapi ini dilakukan oleh
seorang ahli akupunktur bersertifikat dan terlatih untuk hasil yang optimal.
i. Hipertensi. Banyak penelitian mengungkapkan bagaimana pasien hipertensi menunjukkan
perbaikan setelah dirawat dengan akupunktur.
j. Sakit kepala.Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa akupunktur bisa
menghilangkan sakit kepala kronis seperti migrain. Konsultasikan dengan dokter sebelum
menempuh terapi ini

E. HASIL PENELITIAN TENTANG AKUPUNTUR


a. Sebuah studi yang dimuat dalam Archieve of Internal Medicine pada Mei 2012
menyebutkan, tekanan tertentu pada titik akupuntur dapat memberikan efek penyembuhan
terhadap sakit punggung hingga 15 persen. Persentase kesembuhan ini sama ketika
akupuntur dilakukan dengan tusuk jarum. Akupuntur yang diterapkan pada sakit punggung
sama efektifnya dengan pemberian obat farmasi atau perawatan dengan metode kiropraksi.
b. Sebuah studi di China yang diterbitkan Journal of Alternative and Complementary
Medicine bulan Agustus 2012 menyebutkan, pasien yang mengalami depresi berkurang
kecemasannya setelah minum obat fluoxetin (prozac) dosis rendah yang disertai dengan
perawatan akupuntur. Sekaligus, akupuntur dapat mengurangi efek samping obat tersebut.
c. Penelitian di Brasil menemukan, akupuntur dapat meringankan rasa mulas dan gangguan
pencernaan pada wanita hamil.
d. Studi yang dimuat dalam American Cancer Society mengatakan, pemberian akupuntur
pada pasien yang menjalani radioterapi dapat menghilangkan atau setidaknya mengurangi
efek samping yang kemungkinan terjadi. Akupuntur juga dikatakan dapat menjadi jalan
untuk meningkatkan kualitas hidup pasien kanker.
e. Pada sebuah tinjauan 22 studi yang melibatkan ahli akupuntur, pengobatan ini dapat
menyembuhkan migrain dansakit kepala karena faktor ketegangan.
f. Studi di Korea yang dimuat jurnal Obesity. Di situ disebutkan, program pengurangan berat
badan yang disertai akupuntur akan meningkatkan keberhasilan program tersebut.

F. TITIK-TITIK MERIDIAN AKUPUNTUR


Adalah jaringan saluran energi kehidupan di dalam tubuh. Meridian merupakan saling
menghubungkan antara organ-organ,jaringan penunjang,panca indera dan bagian tubuh lainnya
yang membentuk sebuah kesatuan yang utuh di dalam tubuh.
Fungsi titik meridian :
 Menghubungkan bagian luar (permukaan) dengan bagian dalam tubuh,bagian atas
dengan bawah,bagian kiri dengan kanan tubuh
 Saluran penghantar penyebab penyakit dan gejala kelainan organ dari dalam tubuh ke
permukaan
 Penghantar rangsangan dari titik akupresure (titik pijat) ke daerah lintasannya dan ke
organ yang bersangkutan
Meridian merupakan jaringan jalan chi (energi) yang tersebar di dalam tubuh. Jika darah
mempunyai jaringan sirkulasi darah, dan syaraf mempunyai jaringan syaraf, maka energi juga
mempunyai jaringannya sendiri yaitu meridian. Ada 12 meridian utama yang menghubungkan
organ tubuh kita dan ditambah 2 meridian istimewa :
1. Meridian Paru (di jalurnya ada 11 pasang titik akupunktur)
2. Meridian Usus Besar (di jalurnya ada 20 pasang titik akupunktur))
3. Meridian Lembung (di jalurnya ada 45 pasang titik akupunktur))
4. Meridian Limpa (di jalurnya ada 21 pasang titik akupunktur))
5. Meridian Jantung (di jalurnya ada 9 pasang titik akupunktur))
6. Meridian Usus Kecil (di jalurnya ada 19 pasang titik akupunktur))
7. Meridian Kandung Kemih (di jalurnya ada 67 pasang titik akupunktur))
8. Meridian Ginjal (di jalurnya ada 27 pasang titik akupunktur))
9. Meridian Selaput Jantung (di jalurnya ada 9 pasang titik akupunktur))
10. Meridian Tri Pemanas (di jalurnya ada 23 pasang titik akupunktur))
11. Meridian Empedu (di jalurnya ada 44 pasang titik akupunktur))
12. Meridian Hati (di jalurnya ada 14 pasang titik akupunktur))
Meridian lainnya antara lain:
1. Meridian Konsepsi (Ren) (di jalurnya ada 24 titik akupunktur)
2. Meridian Gubernur (Du) (di jalurnya ada 28 titik akupunktur)
G. PERALATAN AKUPUNTUR
1. Stainlessteel filiform needle dengan berbagai macam ukuran
2. alkohol 70%
3. kapas steril
Kapas dan alkohol dipergunakan untuk mensterilisasi permukaan tubuh yang akan ditusuk,
sedangkan jarum dipergunakan untuk melakukan penusukan. Kadang-kadang dipergunakan
juga alat bantu lainnya, misalkan:
a. guide tube untuk mempermudah penusukan
b. pinset untuk mencabut jarum
c. flash light untuk membantu pemeriksaan

H. TEORI TEKNIK DAN PROSEDUR AKUPUNTUR


1. Cek catatan keperawatan dan catatan medis klien (Periksa tanda-tanda vital klien)
2. Berikan informed consent
3. Cuci tangan
4. Siapkan alat-alat yang diperlukan
5. Beri salam, panggil nama klien dengan namanya dan memperkenalkan diri (untuk
pertemuan pertama)
6. Menanyakan keluhan
7. Jelaskan tujuan, prosedur, kontrak waktu, dan hal yang perlu dilakukan klien selama
pengobatan berlangsung
8. Berikan kesempatan kepada klien/anggota keluarga lainnya bertanya sebelum kegiatan
dilakukan
9. Jaga privacy dengan menutup sampiran
10. Atur posisi klien, posisikan klien pada posisi telentang (supine), duduk, duduk dengan
tangan bertumpu di meja, berbaring miring atau tengkurap dan berikan alas
11. Bantu lepaskan pakaian klien atau aksesoris yang dapat mennghambat tindakan akupunktur
yang akan dilakukan, jika perlu
12. Cuci tangan dan gunakan sarung tangan bila perlu
13. Bersihkan (desinfeksi) daerah yang akan ditusukkan jarum dengan kapas alkohol
14. Ambil jarum sesuai ukuran ( 0,5 cun : wajah ; 1 cun : lengan ; 1,5 cun : bokong) ukuran
jarum disesuaikan dengan ketebalan kulit
15. Jika menggunakan alat bantu masukkan jarum ke dalam alat bantu dan dekatkan dengan
kulit untuk ditusukkan. Alat bantu biasanya berupa tabung kecil yang terbuat dari bahan
plastik seperti sedotan
16. Jika tanpa batuan alat atau jari tangan telanjang :
a. Jika jarum tebal: Jari salah satu tangan memegang bagian pegangan jarum, arahkan
mata jarum pada titik akupuntur terpilih, dan tusukkan dengan teknik tertentu (tegak
lurus, menyudut, sejajar dan lain-lain
b. Jika jarum tipis: Jari salah satu tangan memegang pegangan jarum dan tangan lainnya
memegnag batang jarum sebagai pengarah mata jarum dan penunjang jarum
c. Jika jarum berukuran kecil: jari telunjuk dan ibu jari menjepit batang jarum (dekat mata
jarum), kemudian jarum ditusukkan dengan cara “memegaskan” jari telunjuk dan
jempol tersebut.
17. Tanyakan pasien apakah sudah nyaman atau belum
18. Diamkan jarum di tempat penusukkan selama 15-20 menit
19. Setelah sesi terapi selama 15-20 menit, cabut jarum dan desinfeksi dengan kapas alkohol
20. Rapihkan alat dan pasien
21. Cuci tangan
22. Dokumentasi
DAFTAR PUSTAKA

B. U. Hadikusumo.1996. TusukJarum Upaya Penyembuhan Alternatif. Yogyakarta :Kanisius

Dharmojono, drh.2001. Menghayati Teoridan Praktek Akupunktur danMoksibasi Jilid


1. Depok :TrubusAgriwidya

HendrikAgusWinarso. 1997.PedomanLengkapAkupunkturdanMoksibasi.Semarang :Dahara


Prize

Gendo, Dr. Med. 2006.TeoriDasarKedokteranTradisionalCina.Yogyakarta :Kanisius

http://domba-bunting.blogspot.com/2009/11/akupuntur-kesehatan-tu
AKUPUNKTUR

DISUSUN OLEH :

ELVIRA FAKHRANA RAZAN


1514401053

POLITEKNIK KESEHATAN TANJUNG KARANG


PRODI D.III KEPERAWATAN
TA. 2016/2017