Anda di halaman 1dari 17

PEMBUATAN KISI-KISI SOAL : IKATAN KIMIA

Kelompok 2 :
 Dian Fitriani (3315160224)
 Rizky Yoga Krisnawan (3315160450)
 Vhya Syahkuan-za (3315161075)

DIMENSI
KOMPETENSI INDIKATOR NOMOR KUNCI
INDIKATOR SOAL PENGETAHUAN & WAKTU
DASAR KOMPETENSI SOAL JAWABAN
LEVEL KOGNITIF
3.5 3.5.1 Menjelaskan 3.5.1.1 Menjelaskan
Membandingkan konsep ikatan ion, pengertian ikatan ion,
C1
ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan kovalen, ikatan 1 Essay 6 menit
(Conceptual – Remember)
ikatan kovalen, ikatan kovalen kovalen koordinasi dan
ikatan kovalen koordinasi, dan ikatan logam
koordinasi dan ikatan logam 3.5.1.1 Menjelaskan sifat
ikatan logam senyawa yang memiliki
ikatan ion, ikatan kovalen, C2
7 PG C 1 menit
ikatan kovalen koordinasi (Conceptual – Understand)
dan ikatan logam

3.5.2 Menentukan 3.5.2.1 Menentukan jenis


ikatan kimia dalam ikatan kimia pada suatu zat C2
1 PG A 1 menit
suatu senyawa dilihat dari sifat-sifatmya (Conceptual – Understand)

C3
4 PG E 1 menit
(Conceptual – Apply)
3.5.2.2 Menentukan jenis C2
2 PG C 1 menit
ikatan kimia dilihat dari (Conceptual – Understand)
struktur lewis suatu
senyawa

3.5.3 3.5.3.1 Mengklasifikasikan


Mengklasifikasikan senyawa-senyawa yang 5 PG A 3 menit
senyawa-senyawa termasuk ke dalam ikatan
yang termasuk ke kovalen, ikatan kovalen C4
dalam ikatan koordinasi dan ikatan (Conceptual – Analyze)
kovalen, ikatan logam berdasarkan sifat 6 PG B 3 menit
kovalen koordinasi unsur
dan ikatan logam
3.5.4 Menganalisis 3.5.4.1 Mengidentifikasi
sifat zat sifat zat berdasarkan jenis C4
3 PG B 3 menit
berdasarkan jenis ikatannya (Conceptual – Analyze)
ikatannya
3.5.4.2 Menganalisis
kepolaran suatu zat
berdasarkan jenis C4
3 Essay 6 menit
ikatannya (Conceptual – Analyze)

3.5.5
Membandingkan
ikatan ion, ikatan
kovalen, ikatan
kovalen koordinasi,
dan ikatan logam
serta kaitannya
dengan sifat zat
3.5.6 Menganalisis 3.5.6.1 Menganalisis
ikatan yang terjadi proses peristiwa yang
dalam kehidupan terjadi dalam kehidupan
sehari-hari sehari-hari ditinjau dari C4
2 Essay 15 menit
konsep ikatan kimia (Conceptual – Analyze)
NO RUBRIK SOAL URAIAN JAWABAN RUBRIK
SOAL ESSAY PENILAIAN
1 Jelaskan apa yang Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi akibat Skor 30
dimaksud dengan istilah adanya serah terima elektron antar atom yang Apabila peserta didik menjawab poin A, B dan C
berikut, berikan ciri dan berikatan. Atom-atom yang melepas elektron seperti uraian disampng
menjadi ion positif (kation) sedang atom-atom
masing-masing
yang menerima elektron menjadi ion negatif A. Skor 7
contohnya! (anion). Contoh: contoh benar dan dilengkapi Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi akibat adanya
A. Ikatan ion dengan struktur Lewisnya. serah terima elektron antar atom yang berikatan.
B. Ikatan logam Atom-atom yang melepas elektron menjadi ion
C. Ikatan kovalen Ikatan logam adalah ikatan kimia yang terbentuk positif (kation) sedang atom-atom yang menerima
akibat penggunaan bersama elektron-elektron elektron menjadi ion negatif (anion). Contoh: contoh
valensi antar atom-atom logam. benar tanpa dilengkapi dengan struktur Lewisnya.
Contoh: contoh benar dan disertai uraian
mengenai lautan elektron serta dilengkapi dengan Skor 5
struktur ikatan logamnya. Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi akibat adanya
serah terima elektron antar atom yang berikatan.
Ikatan kovalen merupakan ikatan yang terjadi Atom-atom yang melepas elektron menjadi ion
karena pemakaian bersama sepasang elektron positif (kation) sedang atom-atom yang menerima
yang disumbangkan oleh masing-masing atom elektron menjadi ion negatif (anion). Contoh: tanpa
yang berikatan. Contoh: contoh benar dan dilengkapi contoh.
dilengkapi dengan struktur Lewisnya.
Skor 1
Jawaban peserta didik di luar konteks soal.

B. Skor 7
Ikatan logam adalah ikatan kimia yang terbentuk
akibat penggunaan bersama elektron-elektron
valensi antar atom-atom logam. Contoh: contoh dan
uraian contoh benar dan tanpa dilengkapi struktur
ikatan logamnya.
Skor 5
Ikatan logam adalah ikatan kimia yang terbentuk
akibat penggunaan bersama elektron-elektron
valensi antar atom-atom logam. Contoh: contoh
benar tanpa uraian contoh dan tanpa dilengkapi
struktur ikatan logamnya.

Skor 3
Ikatan logam adalah ikatan kimia yang terbentuk
akibat penggunaan bersama elektron-elektron
valensi antar atom-atom logam. Contoh: tanpa
contoh.

Skor 1
Jawaban peserta didik di luar konteks soal.

C. Skor 7
Ikatan kovalen terjadi karena pemakaian bersama
sepasang elektron yang disumbangkan oleh
masing-masing atom yang berikatan. Contoh:
contoh benar dan tanpa dilengkapi dengan
struktur Lewisnya.

Skor 5
Ikatan kovalen terjadi karena pemakaian bersama
sepasang elektron yang disumbangkan oleh
masing-masing atom yang berikatan. Contoh:
tanpa dilengkapi contoh.

Skor 1
Jawaban peserta didik di luar konteks soal.
2 Mandi merupakan Sabun merupakan molekul yang memiliki bagian Skor 35
kebutuhan jasmani bagi kepala dan ekor. Bagian ekor merupakan rantai Apabila peserta didik menjawab lengkap seperti uraian
setiap orang. Dalam panjang hidrokarbon yang bersifat hidrofobik disamping
setiap prosesnya, mandi (tidak suka air) atau bersifat non polar. Bagian
merupakan upaya kepala yang tersusun dari ion -COO- bersifat Skor 30
membersihkan kotoran hidrofilik (suka air) atau bersifat polar. Sabun merupakan molekul yang memiliki gugus
dari tubuh dengan
hidrofilik (suka air) yang bersifat polar dan gugus
menggunakan air dan
sabun. Lalu, bagaimana hidrofobik (tidak suka air) yang bersifat non polar.
proses sabun dapat Kotoran yang menempel di kulit termasuk ke dalam jenis
membersihkan kotoran lemak atau minyak dan memiliki sifat non polar. Oleh
dari tubuh Anda? karena itu, ketika mandi menggunakan sabun, molekul
Jelaskan dan tinjau hidrofobik pada sabun akan mengikat minyak atau
dalam segi ikatan kotoran di kulit, karena keduanya memiliki sifat
kimia! Kotoran yang menempel di kulit termasuk ke kepolaran yang sama, yaitu sama-sama bersifat non
dalam jenis lemak atau minyak dan bersifat non
polar. Sedangkan minyak yang telah berikatan dengan
polar. Oleh karena itu, ketika mandi
menggunakan sabun, molekul hidrofobik pada sabun akan mudah terbawa oleh air, karena gugus
sabun akan mengikat minyak atau kotoran di hidrofilik pada sabun akan mengikat air serta minyak dan
kulit, sedangkan minyak yang telah berikatan air akan ikut larut bersama sabun sehingga kulit terbebas
dengan sabun akan mudah terbawa oleh air dari kotoran.
sehingga terlepas dari kulit. Hal ini sesuai dengan
prinsip "like dissolves like", yaitu senyawa yang Skor 20
memiliki sifat kepolaran yang sama akan dapat
Sabun merupakan molekul yang memiliki gugus
saling melarutkan.
hidrofilik (suka air) yang bersifat polar dan gugus
hidrofobik (tidak suka air) yang bersifat non polar.
Kotoran yang menempel di kulit termasuk ke dalam jenis
lemak atau minyak dan memiliki sifat non polar. Oleh
karena itu, ketika mandi menggunakan sabun, molekul
hidrofobik pada sabun akan mengikat minyak atau
kotoran di kulit, sedangkan minyak yang telah berikatan
Sejumlah bagian ekor molekul sabun akan dapat dengan sabun akan mudah terbawa oleh air sehingga
mengikat minyak yang bersifat non polar, terlepas dari kulit.
sedangkan bagian kepala molekul sabun yang
bersifat hidrofilik membuat molekul-molekul Skor 10
sabun tetap dapat terikat dengan air. Sehingga Sabun merupakan molekul yang memiliki gugus
ketika kamu membilas sabun dengan air, partikel hidrofilik (suka air) dan gugus hidrofobik (tidak suka
kotoran minyak akan ikut mengalir dengan air dan air). Karena sifat inilah sabun dapat berikatan dengan air
kulit terbebas dari kotoran. dan dapat berikatan dengan kotoran (lemak, bersifat non
polar), sehingga dapat membersihkan kotoran dari tubuh.

Skor 5
Sabun dapat melarutkan kotoran, karena memiliki gugus
polar dan non polar. Gugus non polar pada sabun akan
mengikat minyak yang juga bersifat non polar dan air
akan diikat oleh gugus polar.

Skor 1
Jawaban peserta didik di luar konteks soal.
3 Bagaimana meninjau Kepolaran suatu senyawa dapat ditinjau Skor 35
kepolaran dari suatu dan ditentukan oleh keelektronegatifan suatu Apabila peserta didik menjawab lengkap seperti uraian
senyawa? Bandingkan unsur. Senyawa yang bersifat polar terjadi antara disamping
kepolaran senyawa atom-atom unsur yang beda
Skor 30
kovalen HF, H2O dan keelektronegatifannya besar, mempunyai bentuk
Kepolaran suatu senyawa dapat ditinjau dan ditentukan
NH3 dan struktur Lewis molekul asimetris dan mempunyai momen dipol (
oleh keelektronegatifan suatu unsur. Senyawa yang
masing-masing μ = hasil kali jumlah muatan dengan jaraknya) ≠
memiliki beda keelektronegatifan yang lebih besar
senyawa! 0. Sedangkan pada senyawa kovalen non polar
terbentuk antara atom-atom unsur yang
mempunyai beda keelektronegatifan nol atau adalah senyawa yang bersifat lebih polar. Hal ini dapat
mempunyai momen dipol = 0 (nol) dan dijabarkan sebagai berikut:
mempunyai bentuk molekul simetri.
Urutan kepolaran dari 3 senyawa tersebut  NH3
berdasarkan keelektronegatifannya. Senyawa Keelektronegatifan H=2,20 dan N=3,04
yang memiliki beda keelektronegatifan yang lebih Beda keelektronegatifan
besar adalah senyawa yang bersifat lebih polar. = 3,04 – 2,20 = 0,84
Hal ini dapat dijabarkan sebagai berikut:
 NH3
Keelektronegatifan H=2,20 dan N=3,04
Beda keelektronegatifan
= 3,04 – 2,20 = 0,84
 H2O
Keelektronegatifan H=2,20 dan O=3,44
Beda keelektronegatifan
= 3,44 – 2,20 = 1,24

 H2O
Keelektronegatifan H=2,20 dan O=3,44
Beda keelektronegatifan
= 3,44 – 2,20 = 1,24  HF
Keelektronegatifan H=2,20 dan F=3,98
Beda keelektronegatifan
= 3,98 – 2,20 = 1,78

 HF
Keelektronegatifan H=2,20 dan F=3,98
Beda keelektronegatifan
= 3,98 – 2,20 = 1,78
Berdasarkan data di atas, dapat diambil kesimpulan
bahwa urutan kepolaran dari yang terbesar adalah HF >
H2O > NH3.

Berdasarkan data di atas, dapat diambil Skor 25


kesimpulan bahwa urutan kepolaran dari yang Kepolaran suatu senyawa dapat ditinjau dan ditentukan
terbesar adalah HF > H2O > NH3.
oleh keelektronegatifan suatu unsur. Senyawa yang
bersifat polar terjadi antara atom-atom unsur yang beda
keelektronegatifannya besar, mempunyai bentuk
molekul asimetris dan mempunyai momen dipol ( μ =
hasil kali jumlah muatan dengan jaraknya) ≠ 0.
Sedangkan pada senyawa kovalen non polar terbentuk
antara atom-atom unsur yang mempunyai beda
keelektronegatifan nol atau mempunyai momen dipol =
0 (nol) dan mempunyai bentuk molekul simetri.
Senyawa yang memiliki beda keelektronegatifan
yang lebih besar adalah senyawa yang bersifat lebih
polar. Hal ini dapat dijabarkan sebagai berikut:
 NH3
Keelektronegatifan
H=2,20 dan N=3,04
Beda keelektronegatifan
= 3,04 – 2,20 = 0,84

 H2O
Keelektronegatifan H=2,20 dan O=3,44
Beda keelektronegatifan
= 3,44 – 2,20 = 1,24
 HF
Keelektronegatifan H=2,20 dan F=3,98
Beda keelektronegatifan
= 3,98 – 2,20 = 1,78

Berdasarkan data di atas, dapat diambil


kesimpulan bahwa urutan kepolaran dari yang terbesar
adalah HF > H2O > NH3.

Skor 20
Kepolaran suatu senyawa dapat ditinjau dan
ditentukan oleh keelektronegatifan suatu unsur. Senyawa
yang bersifat polar terjadi antara atom-atom unsur yang
beda keelektronegatifannya besar. Sedangkan pada
senyawa kovalen non polar terbentuk antara atom-atom
unsur yang mempunyai beda keelektronegatifan nol.
Urutan kepolaran dari 3 senyawa tersebut
berdasarkan keelektronegatifannya dapat dijabarkan
sebagai berikut:

 NH3
Keelektronegatifan H=2,20 dan N=3,04
Beda keelektronegatifan
= 3,04 – 2,20 = 0,84
 H2O
Keelektronegatifan H=2,20 dan O=3,44
Beda keelektronegatifan
= 3,44 – 2,20 = 1,24

 HF
Keelektronegatifan H=2,20 dan F=3,98
Beda keelektronegatifan
= 3,98 – 2,20 = 1,78

Skor 15
Apabila peserta didik mampu meninjau kepolaran suatu
senyawa dan mengurutkan kepolaran senyawa yang
diberikan melalui data keelektronegatifan suatu senyawa
dalam soal tanpa menggambarkan struktur Lewisnya.
Skor 10
Apabila peserta didik mampu meninjau kepolaran suatu
senyawa dan mengurutkan kepolaran senyawa yang
diberikan dalam soal tanpa menggambarkan struktur
Lewisnya.

Skor 5
Apabila peserta didik hanya mampu mengurutkan
kepolaran senyawa yang diberikan dalam soal tanpa
menggambarkan struktur Lewisnya.

Skor 1
Jawaban peserta didik di luar konteks soal.
KUNCI JAWABAN
NO SOAL RUBRIK SOAL PILIHAN GANDA
A B C D E
1 Perhatikan data sifat fisik dua zat berikut:
No. Sifat Fisik Zat A Zat B

1. Kelarutan dalam Larut Larut


air
2. Daya hantar listrik Menghantarkan listrik Menghantarkan
listrik
3. Titik didih Rendah Tinggi
4. Wujud (suhu Lunak dan tidak mudah Padatan
kamar) rapuh √
5. Contoh CCl4, AlCl3 KCl, NaCl

Jenis ikatan yang terjadi pada zat A dan zat B berturut turut adalah …
A. Kovalen polar dan ionik
B. Ion dan kovalen polar
C. Ion dan kovalen non polar
D. Kovalen non polar dan ion
E. Kovalen polar dan kovalen non polar
2 Identifikasi ikatan kovalen koordinasi dalam senyawa berikut:

A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
3 NaCl merupakan senyawa ionik, sementara HCl merupakan senyawa kovalen
polar.

SEBAB

NaCl memiliki titik didih yang tinggi daripada HCl.


Identifikasi kebenaran pernyataan sebab-akibat di atas ...
A. Pernyataan benar, alasan benar dan keduanya menunjukkan sebab
akibat.
B. Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan
sebab akibat.
C. Pernyataan benar, alasan salah.
D. Pernyataan salah, alasan benar.
E. Pernyataan dan alasan salah
4 Tabel berikut ini menunjukkan ikatan yang terjadi dalam kasus pernyataan di
bawah ini dan pilihlah item yang sesuai dengan pernyataan.
No. Pernyataan Jawaban
1. Senyawa MgCl2 terbentuk karena serah terima a. Ikatan ion
elektron antara Mg2+ dengan Cl-. b. Ikatan
2. Besi merupakan logam yang mudah ditempa, kovalen
berbentuk padatan keras dan memiliki titik didih. c. Ikatan
Logam Fe dapat berikatan melalui gaya tarik inti logam
atom Fe dengan lautan elektron Fe yang d. Ikatan
merupakan gabungan elektron valensi Fe. kovalen
3. Senyawa KCl terbentuk karena pemakaian koordinasi √
bersama pasangan elektron oleh atom-atom yang e. Ikatan
berikatan. kovalen
4. Dalam senyawa BF3NH3 terjadi pemakaian polar
bersama pasangan elektron yang disumbangkan f. Ikatan
oleh salah satu atom. kovalen non
5. Gas hidrogen (H2) tidak larut dalam air, tetapi polar
larut dalam kloroform.

Berdasarkan data di atas, pernyataan yang benar ditunjukkan oleh pasangan


nomor..
A. 1b, 3d, 5f, 2c
B. 1a, 2c, 3a, 4c
C. 1e, 3e, 4a, 5f,
D. 2c, 3a, 4e, 5f
E. 1a, 2c, 4d, 5f
5 Suatu atom X mempunyai massa 27 dan neutron 14. Unsur Y memiliki harga
keempat bilangan kuantum elektron terakhir n=2; l=1; m= -1 dan s=-½. Jika
unsur X dan Y berikatan membentuk satu senyawa yang memenuhi aturan oktet,
maka senyawa apakah yang terbentuk?

A. X2Y3 √
B. X3Y2
C. XY
D. XY3
E. X3Y

6 Nomor atom unsur A, B, C, D, dan E berturut-turut 6, 7, 9, 16, 19. Pasangan unsur


yang dapat membentuk ikatan ion adalah ...
A. CD
B. A3B2
C. CD2 √
D. B2D
E. A2C
7 Sifat-sifat logam berikut yang benar adalah ...
A. Semua logam keras dan tidak dapat ditempa.
B. Pada suhu kamar berwujud cair
C. Mempunyai titik leleh tinggi √
D. Penghantar listrik dan panas yang buruk
E. Semua logam pada suhu kamar berwujud padat