Anda di halaman 1dari 6

BAB 11

KEPUTUSAN INVESTASI MODAL

OLEH

NAMA: DEWI NURTIKA

NIM : 105731111817

AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR

2019
A. PENGERTIAN KEPUTUSAN INVESTASI
Keputusan untuk memiliki komitmen jangka panjang merupakan keputusan
Investasi Modal (capital investment decision).Perolehan aset jangka panjang
biasanya melibatkan pengeluaran dana dalam jumlah besar,yang sering kali di sebut
dengan pengeluaran modal (capital outlay).Estimasi arus proyek dan penggunaan
arus kas untuk menilai kelayakan suatu proyek merupakan langkah penting dalam
pembuatan keputusan investasi modal.

B. JENIS-JENIS KEPUTUSAN INVESTASI


Proses pembuatan keputusan iinvestasi modal seringkali disebut sebagai
penganggaran modal (capital budgeting).Terdapat dua jenis proyek penganggaran
modal yang dapat dipertimbangkan.Pertama, proyek independen (independent
project) adalah proyek yang apabiladiterima atau ditolak tidak akan berpengaruh
terhadap arus kas proyek lainnya.Contoh, manajer departemen
pemasaran,penelitian dan pengembangan secara bersama-sama mengusulkan
tambahan suaut nilai produk baru yang memerlukan sumber daya besar untuk
kebutuhan modal kerrja dan peralatan.Demikian pula,keputusan perusahaan
investasi proyek independen.
Kedua, proyek penganggaran modal yang mensyaratkan perusahaan untuk
memilih salah satu di antara alternatif yang saling meniadakanysng menyediakan
jasa dasar yang serupa.Penerimaan salah satu opsi atau pilihan akan menghalangi
penerimaan proyek lainnya.Jadi, proyek yang bersifat saling meniadakan (mutually
exclusive project) adalah proyek yang apabila diterima akan menghalangu
penerimaan proyek lainnya.Contoh, suatu perusahaan berencana untuk
mengotomatisasi bariknya di suatu kota.Pada saat itu perusahaan dihadapkan
dengan pilihan untuk meneruskan operasi produksimanualnya atau mengantinya
dengan sistem operasi otomatisasi.Apabila terdapat tiga sistem terotomatisasi yang
berbeda dipertimbangkan (misal sistem A,B & C), maka akan terdapat empat
alternatif,yaitu sistem yang ada sekarang dengan 3 sistem baru yang potensial.
Apabila salah satu sistem harus dipilih ,maka tiga sistem lainnya akan ditolak .Hal
tersebut merupakan contoh proyek yang bersifat saling meniadakan.

C. MODEL-MODEL NONDISKONTO
Model dasar keptusan invstasi modal dapat diklasifikasikan ke dalam 2 kategori
utama,yaitu: model diskonto dan model diskonto.Model nondiskonto
(non-discounting model ) mengabaikan nilai waktu uang (time value of
money),sementara model diskonto (discounting model) mempertimbangkan nlai
waktu uang secara ekplisit.
a. Metode Periode Pengembalian
Metode Periode Pemgembalian merupakan metode yang
mempertimbangkan waktu yang di perlukan oleh perusahaan untuk
memperoleh kembali investasi awalnya.Apabila arus kas suatu proyek
diasumsikan tetap jumlahnya,maka berlaku Rumus berikut:
Periode Pengembalian= Investasi Awal
Arus Kas Setahun
Apabila arus kas tidak sama jumlahnya,maka periode pengembalian
dihitung dengan cara menambahkan arus kas setahun sampai pada waktu ketika
investasi awal dapat diperoleh kembali.Apabila pembagian untuk setiap tahun
diperlukan,maka diasumsikan bahwa jumlah arus kas yang terjadi adalah merata
setiap tahun.
Singkatnya, metode pengembalian memberikan informasi kepada manajer
yang dapat digunakan sebagai berikut:
1. Mmebantu mengendalikan risiko yang berhubungan dengan
ketidakpastian arus kas di masa depan
2. Membantu meminimalkan dampak investasi terhadap masalah likuiditas
perusahaan
3. Membantu mengendalikan risiko keusangan
4. Mmebantu mengendalikan pengaruh investasi terhaddap ukuran kinerja
Selain itu, juga memiliki keleihan, yaitu sederhana perhitungannya dan
mudah untuk diaplikasikan .Namun,metode periode pengembalian mengandung
kelemahan signifikan,yaitu mengabaikan kinerja investasi setelah melewati
periode pengembalian dan nilai waktu uang
b. Metode Tingkat Pengembalian Akuntansi
Metode Tingkat Pengembalian Akuntansi (accounting rate of return)
adalah metode yang mengukur kelayakan suatu proyek dengan menggunakan
laba ,bukan arus kas proyek.Tingkat pengembalian akuntansi dihitung dengan
menggunakan rumus sebagai berikut:

Tingkat Pengembalian = Laba rata-rata


Investasi awal atau investasi rata-rata
Cara perhitungan laba bersih dan arus kas dapat dirumuskan dalam suatu
formula sederhana sebagai berikut.
AK=LB +D atau LB= AK-D dan Investasi rata-rata= I + S
2

Ket:
AK= Arus Kas I= Investasi
LB=Laba bersih S= Nilai sisa
D = Depresiasi
Model diskonto menggunakan arus kas yang didiskontokan ,yaitu dengan
cara arus kas masa depan dinyatakan dalam nilai sekarang.Penggunaan model
diskonto nilai sekarang memerlukan pemahaman tentang konsep nilai sekarang

D. MODEL -MODEL DISKONTO


Model diskonto secara eksplisit mempertimbangkan nilai waktu uang da
memasukkan konsep diskonto arus kas masuk san arus kas keluar.
a. Metode NPV (Net Present Value)
NPV (net present value- nilai sekarang bersih) merupakan selisih antara nilai
sekarang aruskas dan nilai sekarang arus kas keluar yang berhubungan dengan
suatu proyek.

NPV =  
 CIF 1    COF 1 
  ( persamaan 1)
 1  i t   1  i t 
Atau
   (COF )(df )
=  (CIFI )(df )  I I

Keterangan:
CIFI=Arus kas masuk yang diterima dalam periode t,dengan t=I..n
COFI=Arus kas keluar yanh dikeluarkan dalam periode t,dengan t=I…n
i= Tingkat pengemablian yang diperlukan
t= periode waktu
Dfi= 1 = faktor diskonto
(1+I)t

NPV digunakan untuk mengukur kinerja atau kelayakan suatu


investasi.Apabila NPV suatu proyek positif,hal ini berarti terjadi peningkatan
kekayaan.Jika NPV positif,hal tersebut menandakan bahwa:(1) investasi awal
telah tutup,(2) tingkat pengembalian yang disyaratkan telah berhasil
dipenuhi,dan (3) tingkat pengembalian ysng melebihi butir (1) dan (2) telah
diterima.Jadi apabila NPV lebih besar daipada nol,maka dapat disimpulkan
bahwa investasi menguntungkan dan investasi dapat diterima.Apabila NPV sama
dengan nol,maka pengambil keputusan dapatmenerima atau menolak investasi
tersebut.Akhirnya,apabila NPV lebih kecil daripada nol, maka investasi sebaiknya
ditolak.
b. Metode IRR (Internal Rate of Return)
IRR didefiniskan sebagai tingkat bunga yang menentukan nilai sekarang dari
arus kas masuk proyek sama dengan nilai sekarang dari biaya proyek
tersebut.dengan kata lain,IRR adalah tingkat bunga yang menjadikan NPV proyek
sama dengan nol.Rumus

I=  CFI Keterangan: t = I…n


(1+I)t
Apabila IRR lebih besar daripada tingkat pengembalian yang
disyaratkan,maka proyek tersebut dapat diterima,apabila IRR sama dengan
tingkat pengembalian yang disyaratkan makaproyek dpat diterima atau
ditolak,dan apabila IRR lebih kecil daripada tingkat pengembalian yang
disyaratkan maka proyek ditolak.
Arus Kas Seragam.untuk mengilustrasikan perhitungan IRR dalam situasi
multiperiode.Rumus:

I=CF(df) dengan menghitung df,maka akan didapatkan:


I investasi
df= 
CF Aruskastahunan
Arus Kas Tidak Seragam.Apabila arus kas setiap tahun jumlahnya tidak sama.

C. PASCA AUDIT PROYEK MODAL


Salah satu elemen kunci dalam proses nvestasi modal adalah analisis lebih lanjut
terhadap proyek modal segera setelah proyek diimplementasikan.Analisisini disebut
sebagai pasca-audit (post-audit).Pasca-audit membandingkan antara manfaat
sesungguhnya dengan manfaat yang diestimasi dan biaya operasi sesungguhnya
dengan biaya operasi yang diestimasi.Pasca-audit mengevaluasi hasil keseluruhan
investasi dan mengusulkan tindakan perbaikan apabila diperlukan.
a. Keputusan Awal Proyek
b. Evaluasi Setelah Proyek Berjalan
c. Manfaat Pasca-Audit
(1) Dengan mengevaluasi profitabilitas,pasca audit menjaminbhawa sumber
daya digunakan secara bijaksana.Jika proyek modal tersebut
diijalankan,perusahaan memerlukan dana tambahan dan perhatian ekstra.
(2) dampak terhadap perilaku manajer.Pasca audit menyediakan umpan balik
kepada manajer yang dapat membantunya memperbaiki pembuatan
keputusan dimasayang akan datang.

D. PROYEK-PROYEK SALING MENIADAKAN


a. Perbandingan NPV dan IRR
NPV berbeda dengan IRR dalam dua hal.Pertama, NPV mengasumsikan
bahwa setiap arus kas masuk dinvestasikan kembali pada tingkat pengembalian
yang disyaratkan,sementara IRR mengasumsikan bahwa setiap arus kas masuk
diinvestasikan kembali pada IRR yang dihitung.Pneginvestasian pada tingkat
pengembalian yang disyaratkan lebiah realistis dan memberikan haasil yang
lebih dapat dipercaya ketika membandingkan proyek-proyek yang saling
meniadakan.Kedua, metode NPV mengukur profitabilitas dalam nilai
absolut,sementara metode IRR mengukur profitabilitas dalam nilai relatif.
Oleh karena NPV mengukur dampak proyek yang saling meniadakan
berdasarkan nilai perusahaan,maka pemilihan suatu proyek berdasarkan NPV
yang terbesar adalah konsisten dengan tujuan memaksimalisasi kesejahteraan
pemengang saham.Di pihak lain,IRR tidak konsisten dalam menghasilkan pilihan
yang memaksimalkan kesejahteraan .IRR sebagai suatu ukuran profitabilitas
realtif memiliki kelebhnan untuk mengukur dengan akurat tingkat pengembalian
dana yang diinvestasikan secara internal.
b. Investasi Modal dan Masalah Etika
Seorangmanajer mungkin memerluan persetujuan untuk setiap pengeluaran
modal di atas tingkat yang telah di tentukan.Untuk memeprolej persetujuan
tersebut harus tersedia bukti yang menunjukkan bhawa proyek tersebut akan
menghasilkan NPV positif atau IRR yang dapat diterima.
Para manajer perlu menyadari bahwa bagaimanatujuan dicapai merupakan
hal yang pentiing dibandingkan pencpaiantujuan itusendiri.Selanjutnya,sistem
evaluasi kinerja perusahaan harus berstruktur sehingga sistem pemberian
imbalan tidak menyediakan insentif bagi perilaku yang tidak etis.

E. PERHITUNGAN DAN PENYESUAIAN ARUS KAS


a. Penyesuaian Peralaman terhadap Infalasi
Apabila tingkat pengembalian yang disyaratkan (biaya modal) yang
digunakan dalam analisis investasi modal mencerminkan adanya komponen
inflasi ketika dilakukan analisis NPV, maka inflasi juga harus dipertimbangkan
dalam memprediksi arus kas operasi.Apabila arus kas ooperasi tidak disesuaikan
dengan mempertimbangkan inflasi,maka akan dihasilkan kpetusan yang
keliru.Dalam menyesuaikan prediksi arus kas sebaiknya digunakan indeks
perubahan harga spesifik.Apabila tidak memungkinkan dapat digunakan indeks
harga umum.
b. Konvesi Arus Kas Bruto Menjadi Arus Kas Setelah Pajak
Arus kas setelah paja:tahun 0.Arus kas kelluar bersih pada tahun 0
(pengeluaran kas awal) adalah selisih biaya awal proyek dengan setiap arus kas
masuk yang secara langsung berhubungan dengan biaya awal proyek.BIaya
bruto proyek terdiri atas beberapahal,seperti biaya tanah,biaya peralatan,pajak
atas keuntungan penjualan aset,dan kenaikan modal kerja
Arus kas setelah pajak:Umur proyek.Disamping menentukan pengeluaran
tunai awal,manajer juga harus mengestimasi arus kas setelah pajak tahunan
selama umur proyek.Jika proyek menghasilkan pendapatan,maka sumbeer
utama arus kas adalah dari aktivitas operasional.Arus kas masuk operasional
dapat diperkirakan dari laporan laba rugi.Rumus:

Arus kas setelaj pajak= Laba bersih setelah pajak+ biaya non kas
AK= LB+NK
Keterangan:
AK= Arus kas setelah pajak
LB= Laba bersih setelah pjak
NK= Biaya nonkas