Anda di halaman 1dari 5

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN

“TEKNIK NAFAS DALAM DAN BATUK EFEKTIF”

Dosen Pembimbing :

Rusmawati Sitorus, SPd,Skep,MA

Laela Safitri(1830)

AKADEMI KEPERAWATAN HARUM

TAHUN 2018/2019
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK
(MENGAJARKAN TEKNIK NAFAS DALAM DAN BATUK EFEKTIF)

Nama klien/ Umur : Nn. Ika, 19 Tahun


Diagnosa Medis : bronkhitis kronis
Hari/Tanggal : Jumat, 12 April 2019

A. PROSES KEPERAWATAN
1) Kondisi Klien :
a) Data Subjektif (DS) :
Klien mengeluh nafasnya terasa sesak dan berat; klien mengatakan sulit mengeluarkan dahak
b) Data Objektif (DO) :
Klien tampak sesak; nafas cepat dan dangkal; pernafasan cuping hidung;
RR: 28 x/menit; tampak retraksi dada; terdengar ronchi saat diauskultasi.
2) Diagnosa Keperawatan :
Bersihan jalan nafas tidak efektif berhubungan dengan peningkatan produksi sekret
3) Tujuan Khusus :
Membantu memudahkan klien mengeluarkan sekret
4) Tindakan Keperawatan :
Mengajarkan teknik nafas dalam dan batuk efektif

B. TINDAKAN KEPERAWATAN
I. ORIENTASI
a) Salam terapeutik
Perawat : “Selamat pagi bu, perkenalkan nama saya laela safitri, ibu bisa panggil saya
suster laela. Saya mahasiswa akademi keperawatan harum Jakarta sedang dinas pagi hari
jam 08.00-14.00 WIB. Sudah berapa hari ibu dirawat? saya akan merawat ibu pagi ini
sampai pukul 14.00 nanti siang. Kalau boleh tahu nama ibu siapa?”

Klien : “Nama saya Ibu ika”

Perawat : “ibu senang dipanggil siapa?”

Klien : “Bu ika aja.”

Perawat : “Oh iya, bu ika apa yang ibu rasakan sekarang?”

Klien : “Saya merasa sesak nafas dan nafasnya terasa berat.”

Perawat : “Ibu ada batuk?”


Klien : “Iya ada, dahaknya susah dikeluarkan.”

Perawat : “Baiklah bu, selain dengan obat saya akan mengajarkan ibu batuk efektif agar
ibu mudah mengeluarkan dahaknya. Bagaimana ibu bersedia?

Klien : “Ya, saya bersedia sus”

Perawat : “Baiklah ibu ingin memulai latihannya jam berapa dan tempatnya dimana?
Bagaimana kalau sekarang?”

Klien : “Baik, sus”

Perawat : “Baiklah bu, tempatnya disini dan waktunya sekarang saya minta waktu sebentar
hanya 5 menit untuk mempersiapkan alatnya dulu bagaimana bu?”

Klien : “Silahkan suster.”

Perawat : “Baik bu,kita mulai latihan batuk efektif dan nafas dalamnya, apakah ibu
bersedia?

Klien : “Ya, saya bersedia”

Perawat : “Sekarang ibu ikutin saya ya untuk mengeluarkan sekret, ada 5 cara untuk batuk
efektif dan ada 3 cara untuk teknik nafas dalam, yaitu:

Batuk Efektif

1. Tarik nafas dalam 4-5 kali


2. Pada tarikan selanjutnya nafas ditahan selama 1-2 detik
3. Angkat bahu dan dada dilonggarkan serta batukan dengan kuat
4. Lakukan empat kali setiap batuk efektif, frekuensi disesuaikan dengan kebutuhan
5. Perhatikan kondisi penderita

Teknik Nafas Dalam

1. Tarik nafas melalui hidung secara maksimal kemudian tahan 1-2 detik
2. Keluarkan secara perlahan dari mulut
3. Lakukanlah 4-5 kali latihan, lakukanlah minimal 3 kali sehari (pagi, siang, sore)
II. KERJA
Persiapan alat
 Pengalas
 Bengkok berisi cairan desinfektan (lisol/klorin)
 Tissue
Langkah Kerja:
 Atur posisi klien duduk di tepi tempat tidur/ kursi dengan kaki disokong.
 Tempatkan kedua telapak tangan di bawah pada garis tulang iga.
 Anjurkan klien untuk mengambil nafas dalam secara perlahan, menahan selama kurang lebih
3 detik dan mengeluarkannya secara perlahan melalui mulut.
 Bila sekret sudah terdengar, batuk dapat dimulai dengan inspirasi maksimal.
 Anjurkan klien untuk batuk menggunakan otot abdominal dan otot asesori pernafasan lain
dengan menggunakan kekuatan penuh setelah melakukan nafas dalam.
 Apabila klien akan mengeluarkan dahak tampung dahak pada wadah yang sudah diberi
cairan desinfektan.
 Lap mulut klien dengan tisue.
 Rapihkan alat.

III. TERMINASI
Perawat : “Bagaimana perasaan ibu sekarang setelah saya lakukan tindakan?”
Klien : “Nafas saya terasa agak lega, sesaknya berkurang. karena dahaknya sudah
keluar.”
Perawat : “Alhamdulillah ya bu, ibu tadi sudah bisa mengeluarkan dahaknya. Ibu dapat
melakukannya lagi nanti sore seperti yang telah saya ajarkan tadi, sehingga dahaknya cepat
keluar sehingga sesak ibu bisa hilang.”
Klien : “iya suster saya akan mencobanya lagi nanti sore.,”
Perawat : “Iya bu, karena semakin sering ibu melakukannya Insha Allah sesak ibu cepat
hilang. Baiklah bu, karena saya sudah selesai melakukan tindakan, saya permisi dulu, terima
kasih atas atas kerjasamanya. Apabila ibu memerlukan bantuan, ibu bisa memanggil saya di
ruang perawat. Semoga ibu lekas sembuh. Selamat pagi bu.”
Klien : “selamat pagi juga,sus”

Anda mungkin juga menyukai